cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : -
Core Subject : Education,
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) BengkuluJurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam. Jurnal ini telah memiliki ISSN : 2599-2287 (Print) dan ISSN : 2622-335X (Online). Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
KURANGNYA BAHASA EKSPRESIF PADA ANAK USIA 5 TAHUN DI JL. RADEN FATAH NO 004 RT 01 KELURAHAN PAGAR DEWA, KECAMATAN. SELEBAR KOTA BENGKULU Septi Fitriana
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.409 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2274

Abstract

Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia umumnya dan dalam kegiatan berkomunikasi khususnya. Bromley menyatakan kemampuan berbicara merupakan suatu ungkapan dalam bentuk kata-kata. Ada yang bersifat reseptif (dimengerti dan diterima) maupun ekspresif (dinyatakan). Anak Berbicara termasuk dalam kemampuan bahasa ekspresif.  Pengembangan bicara anak yang dimaksud adalah usaha meningkatkan kemampuan anak untuk berkomunikasi secara lisan sesuai dengan situasi yang dimasukinya. Pengembangan kemampuan bicara anak pada dasarnya merupakan program kemampuan berpikir logis, sistematis, dan analitis dengan menggunakan bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan gagasannya. Faktor yang mempengaruhi tergangunya bahasa ekspresif SP dikarenakan foktor internal yaitu genetik yaitu karena ibunya memiliki ganguan berbahasa dimana sang ibu juga memiliki  permaslahan yaitu agak cadel dalam berbicara, kemudian faktor eksternal yaitu faktor lingkungan dimana SP tidak memiliki teman sebaya saat berumur 1-4 tahun, menjadikan SP kurang dalam berkomunikasi. Kata kunci: Bahasa Ekspresif
RELEVANSI DONGENG DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Eliya Nopita Sari; Husnul Bahri; Fatrima Santri Syafri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.247 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2275

Abstract

Pembentukan karakter pada anak usia dini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga tanggung jawab orangtua dan masyarakat lainnya. Sangat penting memahami perkembangan karakter anak sejak usia dini. Usiadini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan perkembangan masa selanjutnya Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Relevansi dongeng dengan pembentukan karakter anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Relevansi dongeng dengan pembentukan karakter anak usia dini.Dalam penelitian ini penulis menggunakan (library tesearch), yaitu; penelitian teks/naskah, penelitian materi bahasa dan sastra, dan penelitian-penelitian suatu korpus yang sumbernya dari bahan-bahan pustaka. Dalam menjawab masalah ini, peneliti mengumpulkan data dengan menyusun atau mengklarifikasi, dan menganalisanya, teknik pengumpulan data mengadakan studi penelaan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubunganya dengan masalah yang dipecahkan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dongeng merupakan metude yang sangat bagus untuk pembentukan karakter anak usia dini karena dangan dongeng anak akan lebih capat memahami pesan moral dan karakter apa yang ingin di sampaikan melalui dongeng tersebut . Oleh karena itu pembentukan karakter perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Ada puncara pengembangan karakter yaitu melalui pola pengasuhan dari lingkungan keluarga, sekolah, dan peran ligkungan masyarakat. Kata kunci: Relevansi, Dongeng, pembentukan karakter
PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA ANAK (ANALISIS KAJIAN DAN PEMIKIRAN DALAM PSIKOLOGI AGAMA) Rossi Delta Fitrianah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.279 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2509

Abstract

The process of development of religious life may be quite unique compared to the development aspects of aspects in other human beings. If visualized in graphic form, then aspects of human life aspects such as physical, intellectual, social and so on generally experience improvement in childhood until adolescence or adult Childhood is a period in which an individual begins to interact with other individuals, during this period is actually a golden period in which a person is introduced religion, because this time a child who is not too critical in the sense of what each of his parents will receive it. The influence of the environment especially the family is very dominant for the development of one's religious. A child raised in a religious family will be more likely to develop more religious than the one who does not. A child born into a Muslim family, automatically possessed by a religious instict, develops in an Islamic tradition and is likely to become a Muslim. Keywords: Development of the religious psyche, Child
PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN GELAS BOCOR Maulidya Ulfah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.52 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sosial anak di RA Al-Amin Cirebon, mengetahui peningkatan kemampuan sosial dengan permainan gelas bocor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 20 anak. Data yang diperoleh dari penelitian pra siklus, siklus I, siklus II. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa peningkatan kemampuan sosial anak melalui permainan gelas bocor pada kelompok A di RA Al-Amin Cirebon pada  sebelum diberi tindakan atau Pra Siklus presentasenya adalah 40 %,  pada Siklus I presentasenya adalah 55 %, sedangkan pada siklus II presentasenya adalah 80%, Jadi dapat disimpulkan bahwa presentase antara Pra Siklus ke Siklus I  yaitu 15 %, sehingga selisih antara  presentase Siklus I ke Siklus II yaitu 25 %. Kata kunci: kemampuan sosial, permainan gelas bocor
MENDIDIK ANAK USIA DINI DENGAN BERLANDASKAN PEMIKIRAN TOKOH ISLAM AL-GHAZALI Miya Rahmawati
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.908 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2271

Abstract

Al-Ghazali merupakan salah satu tokoh Muslim yang pemikirannya sangat luas dan mendalam dalam berbagai hal diantaranya dalam masalah pendidikan. Konsep Pendidikan anak yang diusung oleh Al-Ghazali berpijak pada Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai dasar pendidikan anak. Anak yang lahir menurut al-ghazali suci dan bersih orang tua lah yang akan bertanggung jawab mendidiknya. Terdapat dua pendidikan anak tahapan janin dan tahapan kanak-kanak (thifl). Pokok pemikiran al-ghazali dalam mendidik anak : Pentingnya peran orang tua dan pendidikan akhlak bagi anak usia dini, Seimbangkan antara perintah dengan keteladanan. Gunakan metode pengajaran yang sesuai dengan minat dan bakatnya (kecerdasan jamak) Berikan waktu anak untuk bermain Berikan kegiatan positif di waktu luangnya Reward and Punishment. Pendidikan yang dirumuskan Al-Ghazali mencakup banyak aspek yaitu pendidikan keimanan, pendidikan akhlak, pendidikan 'aqliyah, pendidikan sosial dan pendidikan jasmani. Mengenai metode Al-Ghazali menganjurkan penggunaan metode yang bervariasi yang harus disesuaikan dengan tahap perkembangan akal fikiran anak. Seperti hafalan, pemahaman, pembiasaan, latihan dan lain sebagainya. Kata Kunci : Mendidik Anak Usia Dini, Pemikiran, Al-Ghazali
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK BERBAHASA INDONESIA DENGAN METODE CERITA BERGAMBAR DI RA AMANAH KABUPATEN SELUMA Sutri Dinanti; Fatrica Syafri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.762 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2533

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang penulis laksanakan, permasalahan yang ditemukan dilapangan adalah Bagaimana strategi guru dalam meningkatkan kemampuan anak berbahasa Indonesia dengan metode cerita bergambar di RA Amanah Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dalam penelitian tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitung lainnya. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian perkembangan bahasa Indonesia anak di RA amanah Kabupaten Seluma, sudah dilakukan namun perlu ditingkatkan dengan mengunakan media yang lebih menarik serta metode yang berbeda agar perkembangan berbahasa Indonesia pada anak semakin meningkat dan anak dapat mengunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, strategi guru dalam meningkatkan kemampuan anak berbahasa Indonesia dengan metode cerita bergambar di RA Amanah Kabupaten Seluma dengan memberikan contoh mengajar berbahasa Indonesia agar anak terbiasa untuk berbahasa Indonesia menciptakan pembelajaran yang menarik menggunakan media cerita bergambar agar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia pada anak. Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa Indonesia, media cerita bergambar.
ANALISIS PROBLEMATIKA ANAK USIA 3-5 TAHUN BELUM MENDAPATKAN PENDIDIKAN DI PAUD Ayu Wirda Nengsi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.322 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2273

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini memberikan pondasi yang kuat bagi anak agar di kemudian hari anak bisa menjadi sosok manusia berkualitas yang nantinya tampil sebagai generasi penerus bangsa yang siap berkompetisi di era globalisasi. Tujuan penelitian ini, karena mengingat pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan perkembangan aspek-aspek yang dimilki oleh anak, maka hendaknya anak-anak dapat memperoleh pendidikan sejak dini paling tidak dalam rentang usia 3-5 Tahun yang mempersiapkan anak untuk menghadapi pendidikan dijenjang selanjutnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tetapi berdasarkan survey yang telah dilakukan bahwa hal tersebut masih kurang menjadi perhatian, anak usia 3-5 Tahun masih 34% belum mendapatkan/melaksanakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Berdasarkan hasil survey tersebut yang membuktikan bahwa APK anak usia dini yang terdaftar sebagai siswa PAUD di Indonesia masih sangat minim, kesadaran akan pentingnya PAUD terhadap perkembangan anak usia dini belum sepenuhnya tumbuh, penyelenggaran program PAUD belum terrealisasikan secara sepenuhnya.Kata kunci: Anak Usia Dini, Problematika PAUD
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK 5-6 TAHUN DI PAUD HARAPAN ANANDA KOTA BENGKULU Mefi Wulandari; Ali Akbarjono; Adi Saputra
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.795 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2534

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif pada anak 5-6 tahun di PAUD Harapan Ananda Kota Bengkulu. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan  jenis kuasi eksperimen, teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik observasi, catatan anekdot dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data penelitian ini adalah melalui run test. Berdasarkan penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan motorik kasar), kecerdasan (daya pikir dan daya cipta, kecerdasan emosi, spirirual), sosial emosional (sikap dan prilaku serta beragama), bahasa dan komunikasi sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang di lalui oleh Anak Usia Dini. Maka hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan selama satu bulan serta data akhir menggunakan Run-test menunjukan hasil bahwa: Terdapat pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kogntif anak.  Hal ini dapat dilihat dari hasil postest dan pretest kelas eksperimen dan kontrol, Pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif  pada anak pada kelas eksperimen mengalami kenaikan 81,5% dari hasil sebelumnya 75% meningkat menjadi 87,25%. Kata Kunci : Permainan Puzzle, Perkembangan Kognitif

Page 1 of 1 | Total Record : 8