cover
Contact Name
Agusri Fauzan
Contact Email
agusri.fauzan@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elafkar@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis
ISSN : 25025384     EISSN : 26852918     DOI : -
Core Subject : Religion,
El-Afkar adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan untuk mengakomodir ide, gagasan serta pemikiran Keislaman bagi seluruh Dosen di Lingkungan IAIN Bengkulu secara umum. Meskipun demikian, nuasa dan trade mark yang akan diciptakan nantinya serta menjadi core identitynya adalah kajian ilmu ke-Ushuluddin-an khususya yang berkaitan dengan pemikiran, filsafat Islam, dan Tafsir Hadis.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017): Desember" : 6 Documents clear
LIVING AL-QUR’AN SEBAGAI METODE ALTERNATIF DALAM STUDI AL-QUR’AN Ahmad Farhan
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.777 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v2i6.1240

Abstract

Pada dasarnya, kajian Al-Qur’an tidak selalu berfokus pada teks al-Qur’an (ma fil al-Qur’an) dan ma haul al Qur’an (kajian terhadap tafsir, ulumul qur’an), namun bisa meluas sampai pada fenomena sosial yang terkait dengan keberadaan al-Quran di tengah komunitas muslim tertentu atau lain yang berinteraksi dengannya dalam kehidupan sehari-hari atau yang sering disebut Living Qur’an, yakni Al-Qur’an yang hidup dalam masyarakat (komunitas). Artikel ini mencoba mengintrodusir pengembangan kajian al-Qur’an ke ranah Living Qur’an, yang sejauh ini kurang mendapatkan perhatian di tengah-tengah mainstream studi Al-Qur’an yang berkutat pada teks Al-Qur’an. Living Qur’an bisa menjadi alternatif menarik dalam pengembangan kajian al-Qur’an kontemporer.
TUHAN DAN MANUSIA Armin Tedy
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.123 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v2i6.1233

Abstract

Dalam tulisan ini Penamaan Tuhan sebagai Rabb,Malik dan ilaah, yang mana Tuhan itu sendiri  adalah sesuatu yang tedapat dalam pikiran (mind) manusia.Dalam struktur manusia, hati merupakan kamar kecil yang terdapat di dalamnya yaitu hati nurani atau suara hati atau merupakan satu titik kecil atau kotak kecil yang tersembunyi secara kuat dan rapih di dalam hati, hati nurani merupakan garis manusia dengan Tuhan atau yang menghubungkan manusia dengan TuhanSedangkan Manusia adalah suatu makhluk pilihan Tuhan, sebagai khalifah-Nya di muka bumi, serta sebagai makhluk yang semi-samawi dan semi-duniawi, yang didalam dirinya ditanamkan sifat mengakui Tuhan, bebas, terpercaya, rasa tanggung jawab terhadap dirinya maupun alam semesta; serta karunia keunggulan atas alam semesta, langit, dan bumi, yang memeiliki pengungkapan- pengungkapan sebagai Al- Basyar, An- nas, al- insan dan Bani Adam.
PEMIKIRAN FILSAFAT POLITIK (Studi Komperatif Al-Farabi dengan Thomas Aquinas) Edi Sumanto
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.396 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v2i6.1237

Abstract

Dalam pemikiran filsafat politik  Al-Farabi  membahas tentang: pemerintahan,  negara, masyarakat dan politik kenegaraan.  Yang terkenal pendapatnya tentang negara utama dibaginya kepada negara yang sempurna dan yang tidak sempurna.  Al-Farabi juga mengemukakan bahwa individu yang berbeda dari sebuah bangsa memiliki watak yang berbeda pula. Sebagaian mereka ada yang memerintah dan sebagaian yang lainnya lebih suka di perintah.  Sedangkan Thomas Aquinas gagasan dan pemikiran-pemikiran politiknya mampu memberikan kontribusi dalam memajuka dan mengembangkan ilmu politik. Ajaran yang dikembangkan tentang hukum alam, negara dan kekuasaan. Selain itu juga Thoma Aquinas dianggap sebagai yang mampu mengembangkan doktrin atau ajaran kristiani dengan sangat baik. Dalam pandangan masalah hukum, negara, dan kekuasaan tidak dapat lepas dari hukum kodrat (Natural Law), yang dalam pemikiranya diartikan sebagai partisipsi rasional dalam hukum abadi (eternal law). Eternal law itu sendiri sebagai kebijakan dan akal budi abadi Tuhan.  
PERAN TASAWUF DALAM KEHIDUPAN MANUSIA MODERN (Perspektif Sayyed Hossein Nasr) Lina Nurhasanah
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.519 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v6i2.2337

Abstract

Pada Tulisan ini bagaimana tasawuf  berperan dalam kehidupan manusia modern yang merujuk pada pemikiran Sayyed Hossein Nasr dimana tasawuf yang berperan dalam kehidupan manusia modern adalah tasawuf yang mempertahankan integritasnya dan kemurniannya sendiri. Sufisme tersebut harus dapat melawan kekuatan-kekuatan dahsyat yang saat ini terlihat dimana-mana.Sayyed Hossein Nasr memiliki tujuan untuk menyajikan sufisme yang dapat diterima dan dipraktekkan manusia modern sehingga mereka menyadari bahwa dengan tradisi suci (tasawuf) sajalah mereka dapat menyelamatkan diri. Oleh karenanya tasawuf sangat dibutuhkan oleh manusia modern dikarenakan tasawuf merupakan solusi alternative terbaik untuk mengisi kekosongan batin manusia modern yang diakibatkan oleh kemajuan manusia yang menyebabkan manusia hilang akan eksistensinya.
METODOLOGI IMAM AL-THAHAWI DALAM MENYELESAIKAN MUSYKIL AL-HADIS DENGAN PENDEKATAN MUBHAM AL-HADIS Almunadi Almunadi; Adriansyah Adriansyah
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.166 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v6i2.2338

Abstract

Kritik sanad dan matan hadis sangat diperlukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi ke-shahih-an sebuah hadis. Pandangan para Muhadditsin menegaskan bahwa ke-shahih-an sanad hadis bukan jaminan mutlak bagi ke-shahih-an matannya. Seringkali sebuah hadis dinilai shahih atau hasan dari sisi sanadnya, namun sejatinya hadis tersebut tidak demikian, karena tercederai oleh unsur-unsur syaz dan ‘illat yang bukan saja berada pada sanadnya, tetapi juga dapat muncul pada matannya. Secara umum, makna musykil hadis diklasifikasikan kepada dua kategori ; mukhtalaf al-hadis dan hadis yang mengandung makna samar. Musykil hadis kategori kedua adalah hadis yang tidak mengandung unsur kontradiktif dengan semua hadis atau dengan lainnya tetapi hanya mengandung makna samar dan karenanya memerlukan penjelasan. Untuk menyelesaikan problematika yang terdapat dalam hadis tersebut, al-Thahawi melakukan penjelasan maknanya.
NILAI-NILAI FILSAFAT DALAM KAJIAN KEILMUAN DAKWAH Rodiyah Rodiyah
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.747 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v6i2.2339

Abstract

Nilai-nilai fisafat seperti, rasionalis, kritis, sistematis dan universal menjadi hal penting ketika berbicara tentang dakwah, karena-nilai-nilai tersebut juga menjadi komponen penting dalam kajian hakikat dakwah. Nilai-nilai tersebut penting untuk proses kegiatan dakwah, seperti materi yang disampaikan haruslah rasional, kemudian dai dan mad’u dituntut untuk bersikap kritis terhadap materi dakwah, selanjutnya dakwah perlu dilakukan secara sistematis dengan cakupan materi yang universal mencakup semua aspek kehidupan dan aspek  sasaran dakwah yang luas dan tidak terbatas

Page 1 of 1 | Total Record : 6