cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Phone
+6281905887050
Journal Mail Official
imajeri@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Tanah Merdeka No.6, Rambutan, Ps. Rebo, Jakarta Timur, Indonesia 13830
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26544199     DOI : https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i1
Core Subject : Education, Social,
IMAJERI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (E-ISSN: 2654-4199) is an open access, multidisciplinary, peer-reviewed journal that is online publishes two times in a year. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews on linguistics, literature, and their teaching
Articles 148 Documents
KESANTUNAN BERBAHASA CIVITAS ACADEMICA UHAMKA : KAJIAN SOSIO-PRAGMATIK Wini Tarmini; Imam Safii
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kesantunan berbahasa civitas akademika UHAMKA dengan kajian sosiopragmatik. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantuann berbahasa, skala kesantunan berbahasa serta mendeskripsikan nilai-nilai karakter dalam kesantunan berbahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan civitas akademika UHAMKA. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk kesantunan berbahasa terdiri atas tuturan deklaratif, tuturan interogatif, dan tuturan imperatif. Skala kesantunan pada tuturan dosen dengan dosen terdiri atas 5 maksim, yaitu maksim kebijaksanaan (MB), maksim pemufakatan (MM), maksim penghargaan (MH), maksim kesimpatian (MS), maksim kesederhanaan (MSD). Prinsip kerja sama dalam tuturan dosen dengan dosen terdiri atas maksim cara (MC), maksim hubungan (MH), dan maksim kuantitas (MKN); Skala kesantunan pada tuturan dosen dan mahasiswa terdiri atas 3 maksim, yaitu maksim kebijaksanaan (MB), maksim pemufakatan (MF), dan maksim penghargaan (MH); Skala kesantunan pada tuturan dosen dan karyawan terdiri atas 2 maksim, yaitu maksim kedermawanan (MD) dan maksim pemufakatan (MF). Kesantunan berbahasa civitas akademika Uhamka memiliki korelasi dengan nilai-nilai karakter. Wujud perilaku civitas akademika UHAMKA dalam berbahasa saat berkomunikasi memunculkan penanda-penanda gramatikal di antaranya seringkalinya muncul mungkin dan barangkali dalam tuturan. Penggunaan bentuk-bentuk gramatikal tersebut seolah adanya ketidaktegasan untuk menunjukkan kesantunan dalam berbahasa. Latar belakang budaya menentukan karakter dalam bertutur. Ketidaktegasan atau ketidaklugasan dalam bertutur harus dibedakan dengan kesantunan berbahasa. Untuk itu diperlukan sebuah revolusi mental. Sejak usia dini perlu dibiasakan ketegasan dan kelugasan dalam bertutur sehingga ada perbedaan yang signifikan antara tuturan yang tidak tegas dengan perilaku santun dalam berbahasa.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN IMPLIKATUR KONVENSIONAL DALAM WACANA MEME DILAN Ferdian Achsani
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5061

Abstract

Meme merupakan salah satu wacana yang paling baru, yang akhir-akhir ini sering dijumpai di media social. Kehadiran meme digunakan oleh penutur sebagai sarana untuk mengekspresikan diri melalui bahasa humor dan disertai gambar yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur atau makna yang terkandung dalam meme Dilan. penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan dokumen dan teknik analisis interaktif ini menyimpulkan bahwa beberapa wacana meme dilan mengandung tindak tutur direktif dan memiliki makna yang variatif sesuai dengan konteks wacana meme sendiri. Beberaapa tindak tutur yang terdapat dalam wacana meme dilan seperti memerintah, menyarankan, menuntut dan memberi nasihat. Sedangkan makna implikatur yang terdapat dalam wacana meme dilan seperti, mematuhi peraturan, membantu orang tua, beribadah, iklan, sindiran dll. Melalui hasil dari penelitian ini dapat digunakan guru sebagai media pembelajaran pada materi teks iklan, slogan, poster pada kelas VIII. Hal ini dikarenakan melalui sebuah meme, maka akan membantu siswa dalam mengembangkan bahasa, gagasan atau opini siswa, sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
KESESUAIAN MATERI PADA BUKU TEKS CERDAS BERBAHASA INDONESIA UNTUK SMA/MA KELAS X DENGAN KURIKULUM 2013 Irwan Baadilla
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5063

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian materi buku teks dengan Kompetensi Dasar dari Kompetensi Inti, Kelayakan Isi, dan Teknik Penyajian dalam Kurikulum 2013 (Revisi 2016). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen penilaian berdasarkan BSNP yang dijelaskan kembali oleh Masnur Muslich. Sumber data pada penelitian ini adalah buku teks Cerdas Berbahasa Indonesia untuk Kelas X SMA Kelompok Wajib terbitan Erlangga. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, terdapat 10 materi yang tidak sesuai dengan KI dan KD dalam Kurikulum 2013 (Revisi 2016). Kedua, pada aspek kelayakan isi masih ditemukan kekurangan dalam penyajian materi. Ketiga, buku teks sangat sesuai dengan teknik penyajian dalam Kurikulum 2013 (Revisi 2016). Berdasarkan penelitian, buku teks Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA kelas X Kelompok Wajib cukup layak digunakan sebagai sumber pembelajaran utama di sekolah/lembaga pendidikan lainnya. Kata Kunci: analisis kesesuaian materi, kurikulum 2013 revisi 2016
TEKS PERMAINAN ANAK UCANG-UCANG ANGGE: ANALISIS STRUKTUR DAN KONTEKS PENUTURAN David Setiadi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5064

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bentuk atau model-model struktur teks permainan anak Ucang-Ucang Angge, beserta bagaimana konteks penciptaannya dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif analitis. Data-data yang diperoleh dari informan ketika wawancara digambarkan sedetail mungkin, kemudian dianalisis dengan teori folklore, teori struktural dan teori Mitos. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa deskripsi struktur teks permainan anak Ucang-Ucang Angge yang meliputi formula sintaksis dan formula bunyi. Selain itu, konteks penuturan memperlihatkan bahwa permainan ini dilakukan sebagai bentuk pola asuh terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua. Hal ini sesuai dengan salah satu fungsi folklor yang menunjukkan nilai-nilai pendidikan dalam bentuk permainan anak tradisional.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSISISWA KELAS VII SMP NEGERI 24 JAKARTA TIMUR Nini Ibrahim
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran gambar berseri terhadap keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas VIISMP Negeri 24 Jakarta Timur. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pra eksperimen, desain penelitian yang digunakan yaitu perbandingan grup. Sampel penelitian ini meliputi 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Uji normalitas dilakukan dengan Uji Liliefors. Untuk kelas eksperimen didapat Lo maksimal yaitu 0,1228. Sedangkan di kelas kontrol didapat Lo maksimal yaitu 0,1151, sedangkan Ltabel pada taraf signifikansi 0,05 didapat Ltabel maksimal sebesar 0,161. Perhitungan uji normalitas dengan menggunakan liliefors dapat dirangkum dalam tabel sebagai berikut. Disimpulkan bahwa ke dua kelas Lo< Ltabel. Maka sampel berdistribusi normal. Pengujian homogenitas dilakukan dengan uji Fisher didapatkan Fhitung 1,50 dan Ftabel 1,87 pada taraf signifikansi 0,05, karena Fhitung ≤ Ftabel sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua kelas tersebut adalah homogen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap keterampilan menulis deskripsi siswa SMP Negeri 24 Jakarta Timur. Pada kelas yang dikenakan perlakuan media gambar berseri, diperoleh nilai rata-rata sebesar 83, sedangkan pada kelas yang tidak diberikan perlakuan media gambar berseri diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,9. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis, menunjukan koefisien thitung 2,99 dan koefisien ttabel untuk jumlah 60 peserta didik sebesar 2,002. Karena thitung> ttabel maka Ho ditolak dan Hi diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis deskripsi di kelas yang menggunakan media gambar berseri lebih baik daripada keterampilan menulis deskripsi tanpa menggunakan media gambar berseri
KORELASI PROGRAM LITERASI MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS RESENSI SISWA SMA MUHAMMADIYAH 2 PALEMBANG Nurul Aini
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi program literasi membaca terhadap kemampuan menulis resensi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Palembang pada semester 2 tahun ajaran 2016-2017. Populasi penelitian ini berjumlah 342 siswa yang terdiri dari 7 MIA dan 3 IIS. Sampel yang diambil sesuai golongan dan terpilih kelas XI MIA 3 dengan jumlah siswa 36 sebagai uji validitas dan XI MIA 4 dengan jumlah siswa 30 sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan korelasional deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan adalah angket dan penugasan. Setelah deskripsi data, dilakukan pengujian persyaratan analisis data dengan uji normalitas dan uji linieritas. Diperoleh skor X dan Y berdistribusi normal serta dinyatakan linier. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis. Pada perhitungan koefisien korelasi diperoleh nilai 0,96 dan dikonsultasikan dengan tabel interpretasi koefisien korelasi nilai r didapat bahwa tingkat hubungan kedua variabel sangat tinggi. Lalu, dilakukan uji signifikasi 0,95 dk (n-2). Maka thitung 18,14 > ttabel 1,70 yang berarti H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada Korelasi antara Keaktifan Siswa dalam Program Literasi Membaca terhadap Kemampuan Menulis Resensi.
PEMBELAJARAN AFIKS BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Linda Wahyu Setyaningrum
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan 1) persepsi pengajar; 2) perencanaan pembelajaran; 3) metode pembelajaran; 4) penilaian pembelajaran; dan 5) problematika pembelajaran afiks. Penelitian ini berjenis naturalistik dengan studi kasus terpancang ganda. Data diambil di enam lembaga penyelenggara program BIPA meliputi Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Ahmad Dahlan, Wisma Bahasa, Alam Bahasa, dan Realia pada Oktober 2014Desember 2015. Data diambil melalui observasi, wawancara, analisis dokumen, dan studi pustaka. Hasil penelitian dianalisis secara interaktif untuk menghasilkan simpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) persepsi pengajar di setiap lembaga yakni materi afiks penting untuk diajarkan; 2) dalam perencanaan pembelajaran afiks harus memperhatikan jenis program pembelajaran, bahan ajar, dan media yang disesuaikan dengan kebutuhan pemelajar; 3) metode pembelajaran disarankan dengan pendekatan komunikatif berbasis teks yang mengintegrasikan empat keterampilan berbahasa; 4) penilaian pembelajaran afiks dilaksanakan secara lisan dan tulis, pada tengah dan akhir program pembelajaran; dan 5) pengajar menguasai metode pembelajaran dan mampu menyusun bahan ajar dengan tepat merupakan solusi problematika pembelajaran afiks.
VARIASI BAHASA JARGON DAKWAH KOMUNITAS MAHASISWA UKMI (UNIT KEGIATAN MAHASISWA ISLAM) NURUL ILMI Faris Muslim
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5068

Abstract

Penelitian yang berjudul “Variasi Bahasa Jargon Dakwah Komunitas Mahasiswa (UKMI) Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Nurul Ilmi” bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa jargon dakwah pada komunitas mahasiswa UKMI Nurul Ilmi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dimana penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada berdasarkan data-data, menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasi. Teknik dalam analisis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 data variasi bahasa jargon yang diklasifikasikan berdasarkan (a) wujud variasi bahasa jargon UKMI, (b) klasifikasi variasi bahasa jargon UKMI, (c) faktor-faktor adanya variasi bahasa jargon UKMI.
UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI SEBAGAI BAHAN AJAR Hamdani Kamal Nurjaya
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5069

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik pada cerpen “Senyum Karyamin”, “Wangon dan Jatilawang”, dan “Pengemis dan Solawat Badar” karya Ahmad Tohari, serta untuk mengetahui apakah ketiga cerpen tersebut dapat dijadikan sebagai bahan ajar pada siswa SMA PLUS YASPIDA Sukabumi kelas XI Tahun Ajar 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, angket dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “Senyum Karyamin”, “Wangon Jatilawang”, dan “Pengemis dan Solawat Badar” karya Ahmad Tohari. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan terdapat unsur instrinsik berupa alur, tokoh/penokohan dan latar dan ekstrinsik berupa latar belakang masyarakat, latar belakang penulis, dan nilai yang terkandung dalam cerpen, unsur-unsur ini mengacu pada silabus kelas XI semester dua dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan KTSP, mengapresiasi atau menganalisis karya sastra cerpen. Berdasarkan hasil analisis, ketiga cerpen ini layak dijadikan sebagai bahan ajar pada siswa SMA PLUS YASPIDA Sukabumi kelas XI Tahun Ajar 2017/2018. Hal ini dibuktikan dengan mengacu pada prinsip pemilihan bahan ajar dan aspek pemilihan bahan ajar yaitu prinsip relevansi, konsistensi, dan kecukupan, juga aspek bahasa, psikologi dan latar belakang budaya.
KRITIK NOVEL ASSALAMUALAIKUM, BEIJING! KARYA ASMA NADIA PENDEKATAN STRUKTURAL Trie Utari Dewi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v1i2.5070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkritik novel Assalamualaikum, Beijing! dengan menggunakan pendekatan struktural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, simak, dan catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan pembacaan hermeneutik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu analisis struktural pada novel Assalamualaikum, Beijing! Karya Asma Nadia yang meliputi; 1) Tema adalah kesabaran dalam menerima segala ujian dan cobaan hidup. 2) Tokoh utama dalam novel tersebut adalah Asmara (Asma atau Ra), Dewa dan Zhongwen. 3) Alur yang digunakan adalah alur campuran atau maju mundur. Latar yang terdapat dalam novel ini terbagi menjadi tiga yakni latar tempat seperti rumah sakit, pemberhentian bus, masjid, dll; latar waktu seperti sore dan malam hari; dan latar suasana seperti haru, kecewa, dan bahagia. 4) Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga. 5) Amanat dalam novel tersebut yaitu sebagai manusia kita harus tabah, sabar, tidak putus asa, dan berserah diri kepada Allah SWT akan segala cobaan hidup yang dilewati. Adapun kritik terhadap novel Assalamualaikum, Beijing! yaitu terletak pada alur dan nama penokohan yang terdapat dalam novel. Di mana nama Asma dan Ra yang pada awalnya dikira adalah dua tokoh yang berbeda namun ternyata dipertengahan dan akhir cerita baru diketahui bahwa nama tersebut adalah satu tokoh dengan nama lengkap Asmara. Sedangkan alurnya terletak pada kisah seorang tokoh bernama Asma yang begitu mudah melalui semua ujian hidup yang diterimanya tanpa adanya gambaran kisah perjuangannya dalam melalui satu persatu ujian tersebut. Berbanding terbalik dengan kehidupan nyata, di mana masyarakat saat ini banyak yang justru depresi hingga sampai bunuh diri dalam menghadapi cobaan hidup yang dialaminya. Maka seharusnya penulis menggambarkan dengan lebih jelas perjuangan yang dilakukan oleh Asma dalam menghadapi ujiannya agar dapat dicontoh dan ditiru oleh masyarakat.

Page 2 of 15 | Total Record : 148