cover
Contact Name
I Wayan Suyanta
Contact Email
suyanta.kaler@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pratamawidyajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25284037     EISSN : 26158396     DOI : -
Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar ini didedikasikan sebagai media untuk mempublikasikan pemikiran maupun penelitian yang berkaitan dengan topik pendidikan anak usia dini. Fokus Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini : Paradigma, Filosofi, Teori, Strategi, Pendekatan, Metode, Model serta Kebijakan-kebijakan Pendidikan Anak Uisia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 18 Documents clear
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA AUD SEBAGAI BEKAL KECAKAPAN HIDUP Krisdayanthi, Astrid
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.79 KB)

Abstract

Pada era globalisasi, kreatifitas dan karakter yang kuat adalah modal untuk bertahan dari tuntutan kemajuan jaman. Pembentukan karakter dan kreatifitas telah dimulai sejak usia dini. Jiwa kewirausahaan adalah salah satu karakter yang perlu ditanamkan sejak dini. Pendidikan kewirausahaan bukan sekedar mendidik para calon pengusaha atau untuk mengajarkan anak mencari uang sejak dini, melainkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter yang telah ada pada diri anak. Nilai-nilai yang perlu diimplementasikan melalui karakter tersebut adalah nilai-nilai kreativitas, inovasi, keberanian, kemandirian, dan tanggungjawab. Artikel ini membahas mengenai jiwa kewirausahaan sebagai suatu karakter; bagaimana membangunnya sebagai suatu bekal kecakapan hidup (Life Skill).Keyword : Jiwa Kewirausahaan, Anak Usia Dini, Life Skill
LAGU KEAGAMAAN HINDU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA PAUD HINDU AMERTHA YULIA GANESHA KABUPATEN KARANGASEM Mertayasa, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2511.643 KB)

Abstract

Masalah-masalah yang berkaitan dengan karakter siswa Hindu PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha antara lain: (1) tata cara sembahyang pengucapan Gayatri Mantram, siswa banyak bercanda dalam mengucapkan Gayatri Mantram (2) perilaku siswa yang berani melawan nasehat guru (3) siswa yang suka berkelahi dengan teman sebayanya (4) pencurian (5) kesadaran siswa menjaga kebersihan WC kurang, (6) siswa membuang sampah dengan sembarangan. Untuk mengatasi masalah yang sangat komplek tersebut maka pendidikan karakter perlu ditumbuhkembangkan melalui beraneka metode salah satunya adalah lagu keagamaan Hindu. Melalui lagu keagamaan Hindu yang dibuat khusus mengandung nilainilai pendidikan agama Hindu, seperti: menjaga hubungan yang baik antara manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, hubungan yang baik antara manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam semesta yang disebut dengan konsep Tri Hita Karana. Dari latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu : mengapa lagu keagamaan Hindu diterapkan dalam membentuk karakter siswa, apakah fungsi lagu keagamaan Hindu, bagaimanakah proses penerapan lagu keagamaan Hindu di PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha? Dari ketiga rumusan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lagu keagamaan Hindu dalam membentuk karakter siswa, fungsi lagu keagamaan Hindu, dan proses penerapan lagu keagamaan Hindu di PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha, kabupaten Karangasem. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dan teori fungsional struktural sebagai dasar untuk membuat pertanyaan-pertanyaan secara terperinci untuk membedah rumusan masalah. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif kualilatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian diolah dan dianalisis secara naratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh suatu temuan bahwa tujuan penerapan lagu keagamaan Hindu untuk membangun karakter siswa PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha adalah untuk membantu perkembangan peserta didik khususnya yang beragama Hindu untuk menjadi manusia yang lebih utuh dan sadar akan tanggung jawab terhadap dirinya, orang lain, alam semesta dan Tuhan Yang Maha Esa. Strategi penerapan lagu keagamaan hindu untuk membangun karakter adalah dengan pembiasaan menyanyikan lagu tersebut dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran di PAUD dengan pembiasaan melakukan puja tri sandya/mengucapkan Gayatri Mantram, pembiasaan sembahyang pada hari suci Purnama dan Tilem serta hari raya Saraswati, pembiasaan mengucapkan salam Om Swastyasu. Menjaga kebersihan areal lingkungan sekolah, dampak penerapan lagu pendidikan karakter bagi siswa PAUD Hindu Amertha Yulia Ganesha adalah siswa mampu bekerja keras, memiliki sikap disiplin, menjadi orang beriman, menjadi orang berhati lembut, menjadi orang berhati lembut, menjadi orang bertanggung jawab, bersikap tenggang rasa, bersikap jujur, bersikap menghargai waktu, bersikap sopan, santun dan hormat. Kata Kunci : Lagu Keagamaan Hindu, Karakter Siswa
METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MENDENGARKAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK USIA DINI Satri Adnyani, Ni Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.469 KB)

Abstract

Usia dini merupakan usia emas bagi anak untuk belajar bahasa, tanpa mengabaikan perkembangan aspek-aspek lainnya yang sangat penting dalam kehidupannya. Kemampuan berbahasa dan berkomunikasi merupakan kebutuhan dan merupakan hal esensial untuk awal proses di sekolah. Keterampilan mendengarkan adalah keterampilan pertama dan paling dasar yang dikembangkan oleh pembelajar bahasa, baik dalam belajar bahasa pertama, bahasa kedua maupun bahasa asing. Metode TPR dapat memotivasi anak untuk tertarik belajar bahasa Inggris terutama melatih kemampuan mendengar (listening) karena metode ini sangat menghibur mereka dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas dan membantu pemahaman anak usia dini terhadap pembelajaran bahasa Inggris secara efektif. Beberapa teknik atau aktivitas yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan anak usia dini dalam mendengarkan bahasa Inggris yaitu imperative drill, action songs dan using flash cards.Kata kunci : Total Physical Response, Kemampuan Mendengarkan, Pendidilan Anak Usia Dini
STIMULASI MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA DINI Yeni Lestari, Ni Gusti Ayu Made
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.606 KB)

Abstract

Tujuan dari penulisan ini artikel ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana stimulasi membaca permulaan untuk anak usia dini. Membaca permulaan merupakan salah satu aspek pengembangan bahasa yang penting bagi anak usia dini. Tidak dipungkiri banyak terjadi perdebatan tentang apakah anak usia dini boleh diajarkan membaca. Permasalahan sebenarnya bukan terletak pada boleh atau tidaknya diberikan, tapi lebih kepada kesiapan anak dan bagaimana cara memberikannya. Membaca permulaan yang merupakan sebuah pengenalan yang diberikan kepada anak usia dini, khususnya yang telah memiliki kesiapan membaca bertujuan untuk memberikan dasar-dasar mekanisme membaca, seperti kemampuan mengasosiasikan huruf dengan bunyi-bunyi bahasa yang diwakilinya, melatih gerakan bola mata, dan kesiapan visual serta auditori anak. Sesuai dengan dunia anak yaitu bermain, maka kegiatan membaca permulaan pun seharusnya diberikan melalui bermain. Bermain memberikan anak rasa senang, kebebasan, dan kepuasan. Permainan yang menarik dan melibatkan huruf ataupun kata-kata akan merangsang anak untuk memiliki kemampuan membaca permulaan. Melalui membaca permulaan seorang anak dapat menambah wawasannya yang menjadi bekal bagi keberhasilannyaKata kunci: Membaca permulaan, anak usia dini, kegiatan bermain
GURU KREATIF ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN TAKSONOMI BLOOM Wulandari, Ida Ayu Gde; Suyanta, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.55 KB)

Abstract

Guru adalah model dalam pembelajaran. Guru bertugas untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik sehingga dapat berkembang secara optimal. Seorang guru yang kreatif akan melahirkan peserta didik yang kreatif. Seorang pendidik anak usia dini adalah pendidik yang mengajarkan peserta didik antara 0 tahun sampai 6 tahun. Peserta didik dalam rentang usia tersebut adalah usia yang paling tepat dalam mengembangkan seluruh potensi peserta didik bahkan disebut sebagai golden age. Potensi yang dapat dikembangkan dalam diri peserta didik meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan perkembangan psikologi. Dengan pemahaman guru terhadap perkembangan peserta didik yang merupakan usia emas, maka akan melahirkan generasi emas yang membawa kemajuan bagi nusa dan bangsa. Begitu pula sebaliknya, apabila seorang guru tidak kreatif dalam mempersiapkan dan melaksanakan proses pembelajaran, maka tidak akan melahirkan peserta didik yang kreatif. Menjadi guru yang kreatif dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan yang dilakukan oleh guru memiliki tujuan yang ingin dicapai, baik kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata kunci : guru, kreatif, kognitif, afektif, psikomotor
IMPLEMENTASI MEDIA KOPI DENGAN STRATEGI KRIPIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA Pratiwi, Dewa Ayu Anom
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.331 KB)

Abstract

Tujuan panelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Subjek penelitian adalah Kelompok B1 TK Pembina Karangasem Amlapura sebanyak 31 orang. Penelitian dilakukan selama 3 bulan melalui implementasi Media KOPI dengan Strategi KRIPIK. KOPI merupakan akronim dari KO=Kotak, PI=Pintar. KRIPIK merupakan akronim dari K=Kenali, R=Rencanakan, I=Implementasikan, Pi=Penilaian dan K=Kontinyu. Data dikumpulkan dengan hasil pengamatan terhadap kemampuan dan keaktifan anak dan dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Indikator keberhasilan rata-rata kemampuan dan keaktifan berada pada kategori B (Baik). Ditemukan bahwa terdapat 2 anak yang kemampuan membaca permulaan berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan, 22 anak berkategori Mulai Berkembang dan 7 anak ada dalam kategori Belum Berkembang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Kemampuan membaca permulaan anak belum memenuhi indikator keberhasilan. Untuk itu perlu dilakukan tindak lanjut dengan hasil dari 31 orang anak seluruhnya 3 anak mendapat kategori Mulai Berkembang, 24 anak berkategori Berkembang Sesuai Harapan dan 4 anak berkategori Berkembang Sangat Baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan dan sudah mencapai ketuntasan.Kata kunci: Media KOPI, Strategi KRIPIK
MENANAMKAN KONSEP CATUR PARAMITA PADA ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH Wisnu Budi Wijaya, I Komang
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.732 KB)

Abstract

Calon generasi emas 2045 perlu dibekali dengan pendidikan karakter agar tumbuh menjadi manusia Indonesia seutuhnya. Salah satu nilai karakter yang bisa ditanamkan adalah Catur Paramita. Nilai karakter pada Catur Paramita bersifat universal sehingga layak ditanamkan pada anak sejak usia dini serta memiliki kecocokan dengan nilai karakter bangsa serta kompetensi inti pendidikan anak usia dini pada Kurikulum 2013. Selain itu, anak usia dini sedang mengalami masa keemasan secara kognitif dan karakter sehingga menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan pendidikan karakter Catur Paramita. Penanaman konsep Catur Paramita pada anak usia dini memerlukan strategi tertentu dan peran orang tua dan guru.Kata Kunci : Catur Paramita, Anak Usia Dini, Pendidikan Keluarga
PENGGUNAAN METODE MENGAJAR DI PAUD DALAM RANGKA MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR ANAK Tanu, I Ketut
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.301 KB)

Abstract

ABSTRAKTidak ada metode mengajar yang tepat diterapkan pada setiap pembelajaran akibatnya, metode pembelajaran anak PAUD sebagai metode pembelajaran PAUD adalah yang Efektif dan Menyenangkan. Sebab semua bisa mengajar namun belum tentu bisa mengajar di TK atau PAUD. Mengajar PAUD berarti mengajar anak yang sedang ada di masa usia keemasannya (golden age).Sebuah masa dimana potensi anak sedang berkembang dan saat yang tepat untuk membuatnya menjadi seorang pembelajar yang mandiri dan haus pengetahuan. Bagi anak, bermain merupakan suatu kegiatan yang sifatnya melekat langsung pada kodrat dan kebutuhan perkembangan anak. Pemahaman tentang pembelajaran anak usia dini dengan bermain, saat ini diharapkan sudah lebih dipahami para pengelola, pendidik atau pemerhati. Disamping itu lingkungan kondusif juga diperlukan bagi anak dengan pengertian lingkungan kondusif adalah lingkungan yg menstimulasi agar anak bisa dan mampu menjadi pembelajar yg mandiri. Selain melalui bermain, memperhatikan cara anak berpikir, cara anak bermain, dan cara anak berbicara adalah keseharian guru PAUD. Oleh karena itu penguasaan metode-metode pembelajaran anak usia dini merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru/tutor agar proses pembelajaran tersebut dapat mendorong perkembangan anak, baik perkembangan intelektual, fisik maupun emosionalnya. Dengan menguasai metode pembelajaran, selain tentunya kemampuan lainnya, seorang guru/ tutor dapat mengelola proses pembelajaran sesuai dengan tujuan yang hendap dicapainya, yaitu kemampuan-kemampuan yang diharapkan dimiliki oleh anakKata kunci; Penggunaan, Metode pembelajaran, PAUD.
MENDIDIK ANAK MENJADI SUPUTRA MENURUT TEKS CANAKYA NITISASTRA Sanjaya, Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.218 KB)

Abstract

Pendidikan Agama Hindu pada dasarnya merupakan implementasi dan internalisasi dari ajaran-ajaran dan nilai-nilai yang bersumber dari kitab suci Weda serta susastra-susastra agama Hindu lainnya. Salah satu susastra agama Hindu yang mengajarkan kepada umatnya mengenai tata cara berperilaku yang susila termasuk pula mengajarkan bagaimana membentuk keturunan atau generasi penerus (baca: anak) yang suputra adalah teks Canakya Nitisastra. Adapun teks Canakya Nitisastra merupakan sebuah teks merupakan bentuk ringkas dari apa yang terdapat dalam kitab Arthasastra. Tulisan ini mengetengahkan petikan-petikan dari bait-bait sloka dari teks Canakya Nitisastra yang khusus mengajarkan bagaimana mewujudkan pendidikan yang baik pada anak sehingga nantinya menjadi anak yang suputra. Melalui pendekatan tekstual, dalam Canakya Nitisastra ditemukan tentang pentingnya pendidikan anak melalui cara bergaul dan penanaman ajaran kesusilaan dan kesucian dari orang tua.Kata kunci : Mendidik Anak Menjadi Suputra Menurut Teks Canakya Nitisastra
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA AUD SEBAGAI BEKAL KECAKAPAN HIDUP Krisdayanthi, Astrid
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v3i2.734

Abstract

Pada era globalisasi, kreatifitas dan karakter yang kuat adalah modal untuk bertahan dari tuntutan kemajuan jaman. Pembentukan karakter dan kreatifitas telah dimulai sejak usia dini. Jiwa kewirausahaan adalah salah satu karakter yang perlu ditanamkan sejak dini. Pendidikan kewirausahaan bukan sekedar mendidik para calon pengusaha atau untuk mengajarkan anak mencari uang sejak dini, melainkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter yang telah ada pada diri anak. Nilai-nilai yang perlu diimplementasikan melalui karakter tersebut adalah nilai-nilai kreativitas, inovasi, keberanian, kemandirian, dan tanggungjawab. Artikel ini membahas mengenai jiwa kewirausahaan sebagai suatu karakter; bagaimana membangunnya sebagai suatu bekal kecakapan hidup (Life Skill).Keyword : Jiwa Kewirausahaan, Anak Usia Dini, Life Skill

Page 1 of 2 | Total Record : 18