cover
Contact Name
Arief Hidayat Afendi
Contact Email
pgsd@umc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arief.hidayat@umc.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PGSD
ISSN : 20888295     EISSN : 26859742     DOI : -
Jurnal Ilmiah tentang Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Penggunaan Buku Cerita Interaktif Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN 1 Karangsambung Kab.Cirebon Fani Silfiyana
Jurnal PGSD Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal PGSD Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v11i2.7963

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca siswa kelas IV SDN 1 Karangsambung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan keterampilan membaca peserta didik kelas IV SDN 1 Karangsembung Kabupaten Cirebon melalui penggunaan buku cerita interaktif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca sebagian peserta didik kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi 1 tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV SDN 1 Karangsambung. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan buku cerita interaktif dilakukan dengan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan buku cerita interaktif sebagai media pembelajaran. Pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita interaktif mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran membaca. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan membaca peserta didik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai tes membaca dan persentase peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 66,6% di siklus 1 menjadi 94,4% pada siklus II, pada aktivitas siswa dari 66,7% di siklus I menjadi 83,3% di siklus II, serta peningkatan keterampilan membaca dari 65,6% di siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Penggunaan buku cerita interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas IV SDN 1 Karangsambung.
Perwujudan Pendidikan Nilai Melalui Model Resolusi Konflik Berbasis Cartoon Digital Wahyuningsih, Yona
Jurnal PGSD Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal PGSD Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v11i2.8035

Abstract

Pendidikan nilai memiliki peran penting dalam membentuk budaya karakter (character building), mengingat perkembangan anak pada masa kini cenderung kurang memperhatikan nilai-nilai etika, moral, kesantunan, dan ketaatan beragama. Fenomena sosial dalam masyarakat juga kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan tidak aman bagi siapa saja, seperti berbagai kejadian yang berujung pada konflik. Lingkungan yang harmonis dapat memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan potensi anak. Peran sekolah sebagai agen perubahan menjadi sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini. Selain itu, pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari anak, baik di lingkungan sekolah maupun rumah, menjadi kunci dalam membentuk karakter yang konsisten dan kuat. Sebagai upaya menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus merespons tantangan sosial tersebut, diperlukan perwujudan pendidikan nilai yang relevan dengan kondisi anak masa kini, salah satunya melalui Model Resolusi Konflik berbasis Cartoon Digital (PRK-CD). Kegiatan ini dirancang sebagai pendampingan bagi dosen yang mengajar program studi pendidikan agar memahami konsep dan penerapan model PRK-CD secara menyeluruh, baik secara konseptual maupun dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Harapannya, mahasiswa calon guru yang mempelajari model ini dari dosennya dapat mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, PRK-CD berpotensi menjadi alternatif pendekatan pendidikan nilai yang kontekstual, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan karakter peserta didik.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Model Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas Vi Sekolah Dasar Ropiah, Ropiah
Jurnal PGSD Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal PGSD Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v11i2.8245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran IPAS kelas VI sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan beberapa siswa, serta studi dokumentasi, seperti modul ajar, hasil proyek siswa, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah guru kelas VI dan siswa kelas VI di SD Negeri 2 Kenanga Cirebon. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model Project Based Learning di kelas VI pada mata pelajaran IPAS telah berjalan dengan baik. Guru menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk melalui tahapan Project Based Learnig, mulai dari penentuan pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pemantauan, pengujian hasil, hingga evaluasi pengalaman. Siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam setiap tahapan proyek, serta mampu menghasilkan karya proyek yang beragam sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan seperti manajemen waktu dan kebutuhan akan sumber daya yang bervariasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi pembelajaran berdiferensiasi dan PjBL efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS, memberdayakan siswa, dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 mereka.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Dalam Pembelajaran IPAS Melalui Metode Reward And Punishment di SDN 1 Pesanggrahan Firmansyah, Riko
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.7967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi reward dan punishment dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 1 Pesanggrahan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi reward dan punishment secara konsisten mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, dan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada awalnya, tingkat ketuntasan belajar hanya 15%, namun dalam siklus kedua meningkat menjadi 80%. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas metode tersebut dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin dan menyenangkan, sehingga mampu mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas. Penelitian juga menegaskan bahwa keberhasilan strategi ini bergantung pada keseimbangan antara pemberian reward yang memotivasi dan punishment yang edukatif, serta perencanaan yang matang dari guru. Dengan demikian, penerapan strategi reward dan punishment dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan capaian pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar, terutama dalam pembelajaran IPAS, sekaligus membangun suasana kelas yang kondusif dan beradab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan institusi pendidikan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan.
Pengaruh Aplikasi Quizizz (Paper Mode) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 5 Di SD Negeri Kebon Baru 4 Binar Agni Jembarwati
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.7975

Abstract

Hasil belajar dalam mata pelajaran sains dan studi sosial (IPAS) di SDN Kebon Baru 4 ditemukan di bawah kriteria penguasaan minimum (KKM = 75), sebagian besar disebabkan oleh metode pengajaran konvensional yang membatasi keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak aplikasi Quizizz dalam Mode Kertas terhadap hasil belajar siswa kelas lima, serta mengeksplorasi implementasinya dan respons siswa selama proses belajar. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen, melibatkan 57 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=29) dan kelompok kontrol (n=28). Data dikumpulkan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur hasil kognitif, lembar observasi untuk mengevaluasi aktivitas guru dan siswa, serta kuesioner untuk menangkap persepsi siswa. Hasil menunjukkan bahwa skor pra-tes rata-rata kelompok eksperimen adalah 56,90, yang meningkat menjadi 76,55 setelah intervensi, sementara kelompok kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih rendah. Skor N-Gain kelompok eksperimen adalah 0,4577 (kategori sedang), dibandingkan dengan 0,1902 (kategori rendah) untuk kelompok kontrol, menunjukkan dampak positif yang signifikan dari Quizizz ci terhadap hasil belajar. Tanggapan siswa secara umum positif, dengan 95% setuju bahwa metode ini menyenangkan, memotivasi, dan membantu dalam memahami materi. Kesimpulannya, penggunaan Quizizz Paper Mode secara efektif meningkatkan baik prestasi belajar maupun motivasi siswa, menyoroti potensinya sebagai alat penilaian inovatif di kelas sekolah dasar.
Manajemen Keuangan Sekolah sebagai Instrumen Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SDN 003 Beringin Taluk Devika Sri Yunda
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8443

Abstract

Manajemen keuangan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Pengelolaan keuangan yang terencana, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran dapat menjadi faktor penentu terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran manajemen keuangan sekolah dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di SDN 003 Beringin Taluk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan bendahara sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan sekolah di SDN 003 Beringin Taluk telah dilaksanakan secara partisipatif dan akuntabel, dengan perencanaan anggaran yang selaras dengan kebutuhan pembelajaran. Pemanfaatan dana sekolah mendukung penyediaan sarana pembelajaran, pengembangan profesional guru, serta pelaksanaan pembelajaran yang lebih variatif dan efektif. Transparansi dalam pengelolaan keuangan turut menciptakan iklim sekolah yang kondusif dan meningkatkan keterlibatan warga sekolah. Meskipun terdapat keterbatasan anggaran, kemampuan manajerial kepala sekolah mampu mengoptimalkan penggunaan dana untuk mendukung kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen keuangan sekolah berperan penting sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.).
Manajemen Ekosistem Sekolah dalam Mengasah Soft Skills Kewirausahaan Murid melalui Pendekatan Experiential Learning Diana Syahfitri
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen ekosistem sekolah dalam mengasah soft skills kewirausahaan murid melalui pendekatan experiential learning di SD Islam Al-Azhar 32 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pengelolaan sekolah dan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan murid yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Kredibilitas data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekosistem sekolah yang terencana dan kolaboratif mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung penerapan experiential learning. Implementasi pembelajaran berbasis pengalaman melalui kegiatan proyek, praktik langsung, dan aktivitas kewirausahaan sekolah mendorong keterlibatan aktif murid dalam proses belajar. Keterlibatan tersebut berkontribusi pada berkembangnya soft skills kewirausahaan seperti kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta inisiatif. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan soft skills kewirausahaan di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh integrasi antara manajemen sekolah dan strategi pembelajaran berbasis pengalaman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen ekosistem sekolah yang mendukung pembelajaran autentik sebagai upaya menumbuhkan karakter kewirausahaan sejak dini.
Pengaruh Penggunaan Media Audio-Visual Terhadap Sikap Anti-Bullying Siswa SDN 1 Kalipasung Lusy Mayanti Devi
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8542

Abstract

ملخص يستند هذا البحث إلى ظاهرة التنمر اللفظي والاجتماعي بين طلاب الصف الرابع في مدرسة كاليباسونغ الابتدائية رقم 1، وإلى نقص الوسائل التعليمية التفاعلية التي تُعنى بتعزيز القيم الأخلاقية. ويهدف البحث إلى تحليل أثر استخدام الوسائل السمعية البصرية في تحسين مواقف الطلاب تجاه التنمر. استخدم البحث المنهج الكمي، مع تصميم تجريبي أولي لمجموعة واحدة، يتضمن اختبارًا قبليًا وبعديًا. شملت عينة الدراسة جميع طلاب الصف الرابع البالغ عددهم 44 طالبًا في مدرسة كاليباسونغ الابتدائية رقم 1، وذلك باستخدام أسلوب العينة الشاملة. تم جمع البيانات باستخدام استبيان لقياس مواقف الطلاب تجاه التنمر، وقد تم التحقق من صحته وثباته. وتم تحليل البيانات باستخدام اختبار T للعينات المزدوجة. أظهرت النتائج أن متوسط ​​درجات الطلاب قبل استخدام الوسائل السمعية البصرية كان 59.54 (الفئة المنخفضة)، ثم ارتفع بشكل ملحوظ إلى 74.26 (الفئة المرتفعة). وأثبتت نتائج الاختبار الإحصائي وجود أثر ذي دلالة إحصائية عند مستوى دلالة أقل من 0.05. لذا، يُوصى باستخدام الوسائل السمعية البصرية كأداة فعّالة لتنمية الشخصية في المدارس الابتدائية للحد من التنمر منذ الصغر. الكلمات المفتاحية: الوسائل السمعية البصرية، مواقف مناهضة التنمر، طلاب المرحلة الابتدائية.
PERAN MAHASISWA DALAM MENDUKUNG MUTU PENDIDIKAN DAN MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR MELALUI PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PLP DI SD NEGERI 30 PALEMBANG Salsabila Anggraini
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8626

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenal  linkungan sekolah, proses pembelajaran dan tugas seorang guru. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran mahasiswa dalam mendukung mutu pendidikan dan meningkatkan keterampilan mengejar melalui PLP di SD Negeri 30 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian me  unjukkan bahwa mahasiswa terlibat dalam praktik mengajar, pengelolaan kelas, penyusunan perangkat ajar, penggunaan media pembelajaran, serta berbagai kegiatan sekolah. Pelaksanaan PLP membantu meningkatkan keterampilan mengajar dan kesiapan mahasiswa menjadi calon guru.
PENERAPAN MODEL TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA LAPBOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 50 KOTA TERNATE Nurul Sandi; Wahyudin Noe; Selvi Wulandari
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8695

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 50 Kota Ternate pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang inovatif dan partisipasi siswa yang pasif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Lapbook. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 23 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis berdasarkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta skor minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan klasikal minat belajar dari 43,47% pada Siklus I menjadi 86,95% pada Siklus II, berhasil melampaui indikator keberhasilan 81%. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 80% (Baik) menjadi 100% (Sangat Baik), dan aktivitas peserta didik meningkat dari 67,05% menjadi 92,05% (Sangat Baik). Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Lapbook efektif meningkatkan minat belajar dan menciptakan interaksi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih aktif serta inovatif.