cover
Contact Name
Nurlita Pertiwi
Contact Email
uej@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
uej.pklhunm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UNM Environmental Journals
ISSN : 25986090     EISSN : 25992902     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
UNM Environmental Journals merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini mempublikasikan dan menyajikan artikel ilmiah, pemikiran konseptual, review, dan resensi buku pada bidang kependudukan, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Jurnal ini akan terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2019): Agustus" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Pelepah Pisang Menjadi Bossara Dengan Hiasan Sisik Naga Pada Remaja Putri Asyamsiah, Ummu Atiyah; Anriani, Anriani; Arfiani, Arfiani; Pratiwi, Dwi Sukma; Iftitah, Nurul
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.321 KB) | DOI: 10.26858/uej.v2i3.10181

Abstract

ABSTRAKSekolah sebagai institusi pendidikan merupakan salah satu target utama yang dilibatkan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui implementasi dalam menerapkan konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan. Implementasi konsep ramah lingkungan pada dasarnya telah dikembangkan oleh berbagai sekolah yang lebih populer dengan istilah green school.  Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif dengan responden yaitu 30 orang kepala SD negeri dan 30 orang kepala SD swasta di Jakarta. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, pengamatan langsung dan dokumentasi ke sekolah yang bersangkutan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah 1). Tingkat keberhasilan implementasi konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan SD di Jakarta termasuk dalam kategori tinggi, baik untuk ketersediaan maupun peningkatan kualitas. 2) Tidak  ada perbedaan tingkat keberhasilan  implementasi konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan Sekolah Dasar di Jakarta antara SD  negeri dan SD swasta.ABSTRACTIndonesia is a big banana producer, 50% of Asian banana production producedby Indonesia and production continues to increase every year. As a result of increasing Banana production in Indonesia, it has also an impact on the environment. One of the efforts that can bedone to tackle waste from banana midribby utilizing banana midrib to bebossara which is a term in the Bugis-Makassar language as a placewhich is used to serve cakes in a celebration to the Bugis Makassar tribe, as inweddings, thanksgiving, and other ceremonial events that become a local community tradition. The aim of the training is to increase knowledge andthe skills of teenage girls in managing banana midribinto Bossara with dragon scales decoration. The skills of teenage girls in treating banana midribbecome bossarawith dragon scales decoration, reduce the unemployment rate, do empowerment. Methodwhich is used by giving a theoretical explanation and then applying itby practicing directly making bossara. The results of this training activity are(1) teenage girls have a high level of knowledge to carry out waste managementof the banana midrib becomes bossara with dragon scales decoration, and (2) teenage girls have skillsto make various models of bossarawith dragon scales decoration. 
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Pemukiman Kumuh Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Parangtambung Kota Makassar Purnamasari, A.Bida; Pertiwi, Nurlita
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v2i3.14549

Abstract

ABSTRAKDemam Berdarah Dengue merupakan masalah kesehatan masyarakat dan menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap masyarakat pemukiman kumuh dalam penanggulangan DBD. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional study. Populasi penelitian adalah masyarakat di Kelurahan Parangtambung, dengan sampel sebanyak 40 responden, dan ditentukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Systematic random sampling. Analisis hubungan dengan mengunakan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53% responden berpengetahuan baik, sebesar 40% responden berpengetahuan sangat baik dan 7% responden yang berpengetahuan kurang baik. Sementara 40% responden yang memiliki sikap baik sedangkan yang memliki sikap cukup baik sebesar 60%. Dari hasil uji korelasi terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dalam menanggulangi vector penyebab demam berdarah dan menurut nilai korelasi pearson 0,55 menunjukkan hubungan antara pengetahuan dan sikap memiliki arah positif, sehingga jika pengetahuan tinggi maka sikap juga akan tinggi. Disarankan terhadap masyarakat agar lebih aktif lagi bertindak dalam pencegahan DBD, seperti melakukan gerakan 3M Plus, dan pemberantasan sarang nyamuk. 
Analisis Masalah Kesehatan Di Kabupaten Sukoharjo Hasanuddin, Asni; Muzaki, Muzaki
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v2i3.14550

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan kajian analisis dalam menentukan prioritas masalah kesehatan di suatu wilayah, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo, memperoleh gambaran situasi kesehatan masyarakat, kependudukan dan upaya pelayanan kesehatan masyarakat, serta informasi dasar yang dapat digunakan untuk perencanaan kesehatan tahun 2011.Hasil penelitian ini menunjukkan penyakit-penyakit yang berkaitan dengan keadaan lingkungan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo yaitu TB Paru, ISPA, DBD, indikator derajat kesehatan, status gizi yang rendah dianggap penting untuk diperhatikan dengan ditemukannya kasus gizi buruk serta kesehatan maternal perinatal juga masih menjadi masalah relatif masih tingginya angka kematian materal dan perinatal.saran perlu adanya penanganan yang lebih intensif, dengan lebih melibatkan peran serta masyarakat, peran kader serta tokoh masyarakat dalam upaya pendidikan kesehatan, proses penentuan masalah kesehatan prioritas secara kelompok hendaknya dilembagakan dan difungsikan sebagai bagian dari manajemen pelayanan kesehatan kebupaten khususnya dalam perencanaan tahunan dan melibatkan sektor lain yang terkait lanhsung, yaitu Bappeda, PU, tokoh masyarakat serta LSM.
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Nelayan dalam Memelihara Lingkungan Wilayah DAS Bagian Hilir Di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Rahman, Abdul; Pertiwi, Nurlita
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v2i3.14547

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap untuk memelihara lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimen) dengan rancangan pretest-postest control group design. Penelitian dilakukan di Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat nelayan yang bermukim di wilayah DAS. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel dibagi kedalam dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Untuk analisis data sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan dengan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan dan sikap memelihara lingkungan kedua kelompok sebelum diberikan penyuluhan adalah mayoritas setara yaitu berpengetahuan rendah, dan bersikap negatif. Sesudah diberikan penyuluhan pada kelompok eksperimen terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna. Hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan rerata nilai pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah penyuluhan yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan lingkungan dan sikap memelihara lingkungan masyarakat nelayan di daerah DAS bagian hilir sungai Mamuju sesudah diberi materi penyuluhan tentang sanitasi berwawasan lingkungan, yang dapat dilihat dari rerata nilai pengetahuan dan sikap pada kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol. Metode penyuluhan dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap memelihara lingkungan di wilayah DAS bagian hilir.
Persepsi Nelayan di Kec. Liukang Tuppabiring Terhadap Praktek Penangkapan Ikan Dengan Cara Illegal Fishing di Perairan Sulawesi Selatan Suarthawan, I Gede; Pertiwi, Nurlita
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v2i3.14548

Abstract

ABSTRAKKegiatan illegal fishing masih berlangsung di wilayah perairan Sulawesi Selatan khususnya di Kec. Liukang Tuppabiring sampai saat ini. Keberhasilan mengurangi praktek illegal fishing  oleh para pelaku (nelayan)   sangat tergantung dengan bagaimana persepsi nelayan terhadap praktek illegal fishing serta dampaknya bagi sumber daya laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nelayan di Kec. Liukang Tuppabiring terhadap praktek illegal fishing di perairan Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan di 2 lokasi yaitu nelayan yang bermukim di daerah pesisir dan nelayan yang bermukim di wilayah pulau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan dengan menggunakan kuisioner terhadap 50 orang responden, yaitu  nelayan yang bermukim di wilayah pesisir 20 orang dan wilayah pulau 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode disproportionate stratified random sampling.  Data dianalisis dengan mengukur nilai indeks, kemudian dilakukan pengkategorian dengan menggunakan indeks komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan pulau memiliki tingkat persepsi yang lebih rendah dari nelayan pesisir pada aspek ekonomi (3,52 dengan 3,81), hukum (2,47 dengan 2,81)  dan sosial (2,69 dengan 2,81). Tetapi nelayan pulau memiliki tingkat persepsi yang lebih tinggi dari nelayan pesisir pada aspek sumber daya alam (1,38 dengan 1,06).

Page 1 of 1 | Total Record : 5