cover
Contact Name
Yufira Media
Contact Email
fira.media@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
thegar.risky@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Nagari
ISSN : -     EISSN : 25276387     DOI : -
Jurnal Pembangunan Nagari is focusing on disseminating cutting-edge research that explores the interrelationship development regional area in Indonesia, particularly in West Sumatera. However, it is also open for publishing research from any region from any other region in the world. It aims to provide a medium for researchers, academics, and professionals, interested in the interaction between regional development and several disciplines, health, environment, transportation, economic, social science, and humanities, and other issues related to policy making.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022)" : 8 Documents clear
Analisis Pengaruh Sektor Unggulan, Tingkat Pendidikan dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Barat Andika Veriyanto
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.305

Abstract

Pembangunan ekonomi dapat memberikan dampak yang positif dan negatif bagi suatu negara. Dampak negatif dari pembangunan ekonomi salah satunya adalah pengangguran. Pengangguran terdapat di seluruh provinsi di Indonesia termasuk Provinsi Sumatera Barat. Perkembangan pengangguran Provinsi Sumatera Barat mengalami kenaikan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020. Tingkat Pengangguran Terbuka pada tahun 2017 sebesar 5 persen menjadi 7,07 % tahun 2020. Pembangunan sektor unggulan (sektor pertanian, sektor pariwisata dan sektor industri), peningkatan tingkat pendidikan dan investasi dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sektor unggulan, tingkat pendidikan dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Dari hasil analisis diketahui bahwa sektor pertanian, sektor pariwisata, dan tingkat pendidikan berpengaruh secara positif dan siginifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan sektor industri berpengaruh positif dan tidak signifikan, investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Rekomendasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah lebih memperhatikan pembangunan pada sektor pertanian dan pariwisata, memperluas pendidikan yang merata dan berkualitas serta meningkatkan investasi padat karya.
Potensi Pemanfaatan Daun Suren dan Kipahit dalam Mengendalikan Hama Kutu Putih pada Pepaya Secara In Vitro Mega Andini; Kuswandi Kuswandi
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.300

Abstract

Kutu putih merupakan salah satu hama penting pada pepaya. Penggunaan pestisida nabati diasumsikan dapat menurunkan serangan kutu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis efektif ekstrak daun suren dan daun kipahit dalam mengendalikan kutu putih pada pepaya, dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika pada bulan Januari – Februari 2020. Penelitian disusun menurut Rancangan Acak Lengkap dengan 5 Perlakuan dan 6 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 10 ekor kutu putih. Perlakuan adalah dosis ekstrak daun suren dan ekstrak daun kipahit yaitu : A= 1 ml/l, B=2,5 ml/l, C=5 ml/l, D=10 ml/l dan E=kontrol. Serangga yang diuji adalah kutu putih instar 3 yang dikoleksi dari tanaman pepaya. Peubah yang diamati adalah persentase mortalitas, laju mortalitas, dan LC-50. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ekstrak daun suren 1 ml/l dapat mengendalikan kutu putih sampai 93.33% pada hari keempat. Sedangkan ekstrak daun kipahit memerlukan dosis aplikasi lebih tinggi. Dosis aplikasi 10 ml/l hanya menyebabkan kematian kutu putih sebesar 51,67% pada hari keempat. Ekstrak daun suren dan daun kipahit berpotensi untuk diaplikasikan di lapangan untuk mengendalikan kutu putih pada pertanaman pepaya masyarakat di Sumatera Barat.
Terapi Spiritualitas Sebagai Media Pencegahan Stres Penderita Hipertensi di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Arif; Falerisiska Yenere; Eka Rahmayani
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.278

Abstract

Prevalensi hipertensi di Sumatra Barat berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah 34,1% meningkat dibandingkan pada tahun 2013 mencapai 26,2%, dan pada tahun 2007 mencapai 24,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan stres pada penderita hipertensi di masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung Tahun 2021. Desain penelitian menggunakan metode Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Agustus Tahun 2021, jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,3% memiliki spiritualitas baik dan 55% responden tidak stress. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan spiritualitas dengan stres pada penderita hipertensi di masa pandemi Covid 19 di wilayah kerja puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung. Disarankan puskesmas dapat meningkatkan program promosi kesehatan berupa penyuluhan untuk meningkatkan spritualitas pasien dalam upaya menekan stress pada pasien hipertensi.
Peningkatan Kemandirian Lansia Melalui Okupasi Terapi dan Psychotheraphy di Panti Sosial Tresna Werdha Sicincin Padang Pariaman Renidayati Renidayati; N Rachmadanur
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.282

Abstract

The increasing number of elderly causes complex problems for the elderly, families and communities. Physiological and motor changes make the elderly feel useless, demotivated and withdraw from the environment so that the need for attention becomes excessive. These changes greatly affect the independence of the elderly. This study aims to determine changes in the independence of the elderly before and after occupational therapy and group psychotherapy at the Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Nursing Home, Padang Pariaman Regency. The research used Quantitative research with “Quasi Experimental pre and post test with control group with 63 elderly people as respondents. The sampling was taken purposively. The research instrument used the Katz AD Index. The data analysis used Paired sample t-test and Independent t-test. The results showed that there were differences in the independence of the elderly before and after being given Occupational therapy modified with Group Psychotherapy. There was an increase in independence in the elderly who was given a modified occupational therapy with Group Psychotherapy compared to being given occupational therapy alone. It is recommended for nurses at the nursing home to get modified Occupational therapy training with Group Psychotherapy as one of the interventions in an effort to increase the independence of the elderly
Analisis Prevalensi Kejadian Hidronefrosis Pada Musmuculus Bablc Albino Yang Diberikan Tanin Ekstra Daun Teh (Camelia Sinensis) Dosis Bertingkat Yesi Maifita; Armaita Aimaita; Rahmadi Saputra
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.256

Abstract

Prevelansi gagal ginjal di Indonesia yang disebabkan hidronefrosis dari tahun ke tahun terus meningkat pada tahun 2011 jumlah penderita gagal ginjal adalah 22.304 dan meningkat pada tahun 2012 menjadi 28,782 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kejadian hidronefrosispada Mus muculus Bablc Albino yang diberikan tanin ekstra teh (camelia sinensis). Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain penelitian post test only control group design. Dengan sampel sebanyak 24 ekor mencit dibagi dalam 4 kelompok dengan dosis 0,504 ml, 1,016ml, 1,5 ml selama 14 hari. Ginjal diambil dengan cara pembedahan pada mencit, pemeriksaan derajat hidronefrosis menggunakan kertas millimeter dan jangka. Penelitian ini dilakukan di labor anatomi fisiologi dan l2dikti. Analisis data menggunakan one way anova dan Uji LSD dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil uji one way anova diketahui terdapat pengaruh teh (tanin) terhadap kejadian hidronefrosis dengan p value= 0,00. Diharapkan kepada konsumen teh untuk lebih bijak mengkonsumsi teh karena teh dapat menyebabkan kejadian hidronefrosis. Serta perlu dilakukan uji lanjutan kepada manusia untuk mengetahui dosis aman konsumsi teh sebagai upaya pencegahan.
Analisis Efektivitas Penyelenggaraan Pelatihan Teknis Pencegahan Covid-19 Berbasis Jarak Jauh Tahun 2020 Muhamad Jumliadi
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.285

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penyelenggaraan Pelatihan Teknis Pencegahan Covid-19 berbasis Jarak Jauh. Penelitian ini dilakukan di Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 60 orang peserta pelatihan dengan teknik analisis data regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya hubungan efektivitas penyelenggaraan pelatihan dihubungkan secara simultan dengan variabel pelayanan panitia, jadwal pelatihan serta variabel media pembelajaran yang dihitung dengan koefisien korelasi menunjukkan nilai R sebesar 0,836 hal ini menunjukkan tingkat derajat hubungan sempurna. Sedangkan kontribusi dilihat dari nilai R Square secara simultan adalah sebesar 69,9% dipengaruhi oleh variabel pelayanan panitia, jadwal pelatihan dan variabel media pembelajaran serta sebesar 30,1% ditentukan oleh variabel lain. Hal ini dapat diartikan bahwa pemberian pelayanan yang maksimal kepada peserta, mempersiapkan jadwal yang sesuai serta penggunaan media pembelajaran yang tepat pada kondisi pandemi covid-19 tidak mengurangi tujuan yang ingin dicapai dari penyelenggaraan diklat. Adapun beberapa rekomendasi peneliti diantaranya: meningkatkan pelayanan dalam pengurusan administrasi peserta, membebastugaskan peserta selama mengikuti pelatihan, serta membuat platform khusus e-learning.
Penilaian Posyantek Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Dilson Dilson
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.259

Abstract

Posyantek adalah lembaga kemasyarakatan yang berada di kecamatan dan membantu pemerintah dalam memfasilitasi penerapan teknologi tepat guna. Dinas Pemberdayaan Mayarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat bertanggung jawab atas pembinaan dan penilaian terhadap pelaksanaan Posyantek ditiap Kabupaten/Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria dan presentasi nilai rata-rata Posyantek Petir pada Lomba Posyantek Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021. Metode yang digunakan adalah penilaian langsung melalui observasi dan survey kelapangan, serta wawancara mendalam dengan pengurus Posyantek “Petir” dan masyarakat. Data sekunder didapat dari beberapa sumber literatur, sedangkan data primer berupa catatan, dokumentasi dan bukti fisik didapat melalui instrumen penilaian yang terdiri dari 6 kriteria, yaitu 1) Organisasi atau kelambagaan (25%), 2) Layanan Informasi (20%), 3) Kemandirian Dana (10%), 4) Pelatihan (20%), 5) Pengembangan TTG (15%), dan 6) Penggunaan TTG pada masyarakat (10%). Data dianalisis dengan cara merumuskan indikator dan menentukan skala yang cocok untuk menentukan skor/nilai yang objektif berdasarkan kriteria yang telah di tetapkan. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata yang diperoleh Posyantek Petir mendekati kriteria tinggi pada kategori A (87%), B (92%), C (83%), D (86%), dan F (85%) tetapi bernilai sedang (80%) pada kategori E. Sesuai dengan pendapat peneliti sebelumnya, bahwa pengurus Posyantek Petir masih kurang memahami tugas pokok dan strategi porsyantek secara keseluruhan, serta TTG yang dikembangkan belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan belum mekasimalkan potensi sumber daya alam. Agar Posyantek dapat berjalan sesuai dengan tugas dan strateginya, maka DPMD perlu melakukan monitoring secara rutin perkembangan seluruh Posyantek yang ada di Kabupaten/Kota. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka penelitian selanjutnya perlu dikembangkan Sistem Informasi Posyantek Terpadu pada DPMD Provinsi Sumatera Barat.
Strategi Pengembangan Parawisata Budaya Saribu Rumah Gadang Menggunakan Analisis SWOT Nilda Tri Putri; Afdhal Habibullah; Prima Fithri; Fandy Triawan
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v7i1.299

Abstract

Saat ini Wisata Saribu Rumah Gadang tidak memiliki rencana strategi dalam pengelolaan destinasinya. Sebagai destinasi unggulan pariwisata di Kabupaten Solok Selatan, objek wisata Saribu Rumah Gadang mesti dikelola dengan baik dan memiliki perencanaan yang strategis. Saribu Rumah Gadang pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan di tingkat nasional sebagai kampung adat terpopuler di Indonesia. Perencanaan strategi dapat membantu objek wisata Saribu Rumah Gadang dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menarik minat wisatawan untuk berwisata di Solok Selatan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pembuatan rencana strategi Saribu Rumah Gadang untuk dapat meningkatkan kualitas pariwisata dengan mengembangkan segala potensi yang dimiliki. Adapun metode yang digunakan adalah metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). Perencanaan strategi dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahapan input, proses dan pencocokan. Terakhir dirancang action plan berupa rencana tindak dan kegiatan untuk menjadi rekomendasi strategi pengembangan pariwisata Saribu Rumah Gadang. Hasil yang diperoleh dari hasil pencocokan adalah pembuatan paket wisata, pemberdayaan masyarakat kawasan objek wisata, mengadakan event-event, upaya meningkatkan minat wisatawan, menerapkan CHSE (Cleanlinnes, Health, Safety, and Environment Sustainbility), pengadaan layanan digitalisasi berbasis android dan IOS, membentuk lembaga pengelolaan dengan mengadopsi konsep Destination Management Organization (DMO), memberikan pelatihan-pelatihan, membangun pusat informasi dan pengaduan wisatawan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8