cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2010)" : 7 Documents clear
CAKUPAN ASI EKSKLUSIF SERTA FAKTOR DETERMINANNYA (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang) Sari Rochmayani, Dewi; Sulistyowati, Indah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.128 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.25

Abstract

ASI eksklusif terbukti secara signifikan dapat menurunkan risiko terjadinya masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Bahkan telah terbukti bahwa ASI ekslusif mempunyai efek kesehatan yang bersifat ?long term effect?.? Namun sayangnya, cakupan ASI Ekslusif belumlah sesuai dengan harapan. Secara nasional cakupan ASI Ekslusif baru mencapai 60%. Studi pendahuluan terhadap bidan praktik swasta di wilayah kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang tahun 2008 menunjukkan cakupan ASI Eksklusif baru mencapai 46 %.Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Sebagai populasi sasaran? adalah seluruh bayi yang dilahirkan di seluruh bidan praktek swasta di wilayah kerja puskesmas Ngaliyan Kota Semarang. Sampel diambil sejumlah 45 bayi. Data primer diperoleh melalui wawancara. Adapun data sekunder diperoleh melalui review dokumen yang terkait dengan variabel penelitian. Adapun instrumen penelitian berupa kuesioner.? Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari beberapa variabel yang diteliti. Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan terikat.Hasil penelitian menunjukkan praktek pemberian ASI secara ekslusif berhubungan dengan? variabel pengetahuan ibu tentang ASI (p=0,001), sikap ibu terhadap pemberian ASI (p=0,002), pekerjaan ibu (p=0,003), dan penyuluhan tentang ASI (p=0,002). Adapun variabel yang tidak berhubungan dengan praktek pemberian ASI ekslusif adalah tingkat pendidikan ibu (p=0,502), dukungan suami ibu (p=0,197), dan iklan susu formula? (p=1) .Mengingat adanya faktor predisposing yang terbukti berkaitan dengan praktik pemberian ASI ekslusif, yaitu pengetahuan dan sikap ibu, maka disarankan agar upaya komunikasi dan edukasi (KIE) gizi tentang ASI lebih ditingkatkan untuk memperbaiki pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI eklsusif. Selanjutnya agar KIE dapat berjalan dengan baik, maka disarankan? agar petugas kesehatan termasuk kader lebih berperan aktif sejak ibu memeriksakan kehamilannya sampai bayi lahir untuk mendukung ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.?Kata Kunci? : ASI eksklusif, faktor determinan
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANGTAHUN 2008 yati, Rina; Wahyuning, Sri; yunah, Tar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.92 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.26

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %.Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.?Keyword : Mother Age, pre-eklamsi
PROFIL PENGETAHUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) TENTANG HIV/AIDS DI DUKUH NGLEBOK KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA Zulaika, Chusnul; Sari, Dwi; A, Novita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.288 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.22

Abstract

Penyakit infeksi HIV / AIDS merupakan masalah kesehatan terbesar. Jumlah pengidap HIV / AIDS di Indonesia pada tahun 2006 adalah 165.000 ? 250.000. sedangkan di Jawa Tengah pada awal tahun 2007 cenderung meningkat terdapat 1070 penderita HIV / AIDS terdiri atas 830 penderita HIVdan 240 penderita AIDS. Di Blora selama tiga tahun berturut ? turut di Kecamatan Cepu Dukuh Nglebok dan di Blora di Kampung Baru diketahui 17 orang yang terinfeksi HIV, semuanya PSK yang positif terinfeksi HIV. Sehingga dapat dirumuskan masalah ? Bagaimana pengetahuan PSK tentang HIV / AIDS di Dukuh Nglebok Kelurahan Tambakromo Kecamatan Cepu Kabupaten Blora??.Tujuan : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan pada PSK tentang HIV / AIDS di Dukuh Nglebok Kecamatan Cepu Kabupaten Blora pada tahun 2008.Deskriptif dan populasi yang digunakan total sampel sebanyak 50 orang. Prosedur pengambilan data dengan data primer dan sekunder. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner.PSK berpengetahuan baik yaitu 56 %. Dimana pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Pendidikan responden mayoritas adalah tamat SD sebanyak 38 orang (76 %). Mayoritas umur responden berada pada usia 20 ? 35 tahun sebanyak 26 orang (52%).PSK berpengetahuan baik 56 %, berpengetahuan sedang 36 %, sedangkan yang kurang 8 %.?Kata Kunci?????? : pengetahuan, PSK, HIV / AIDS
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT WANITA PEKERJA SEKS TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN IMS - HIV/AIDS DI RESOSIALISASI TEGALREJO - UNGARAN Widyaningsih, Tri Sakti; Heru, Widjanarko
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.104 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.27

Abstract

Banyak faktor penghambat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS yang jumlah kasus maupun luas persebarannya semakin meningkat di Indonesia sejak tahun 1994. Kesulitan ekonomi menambah jumlah mereka yang menjalani kehidupan melalui kegiatan yang berisiko, dimana sebagian besar adalah perempuan muda yang tidak berdaya dan pada akhirnya wanita pekerja seks menjadi pilihan terakhir mereka. Sementara upaya untuk mencegah penularan IMS belum memperlihatkan hasil yang menggembirakan, kini penularan HIV/AIDS di kalangan mereka sangat besar dan cepat.Studi ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan uji korelasi Rank Spearment. Bertujuan untuk memperoleh distribusi frekuensi dari variabel yang dicari dan kemungkinan korelasinya. Pengambilan responden dilakukan secara accidental sampling di resosialisasi Tegalrejo kota Ungaran dengan kriteria inklusi : perempuan umur 15-35 tahun, lama bekerja sebagai WPS yaitu ? 1 bulan-1 tahun, dapat membaca dan menulis, bersedia menjadi responden, serta WPS yang belum terkena IMS dan HIV/AIDS.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor umur, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap dan program pendampingan berhubungan dengan perilaku hidup sehat Wanita Pekerja Seks (WPS) di resosialisasi Tegalrejo kota Ungaran dimana masing-masing faktor menunjukkan korelasi positif (p value < 0.05).Dari sekian banyak variabel yang dianggap mempengaruhi perilaku hidup sehat WPS, disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat diketahui lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap perilaku hidup sehat WPS.?Kata kunci???????????? : Perilaku Hidup Sehat, WPS, Pencegahan IMS-HIV/AIDS.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASICAMPAK DENGAN PRAKTEK PEMBERIAN IMUNISASICAMPAKPADA BAYI USIA 9-12 BULAN DI PUSKESMAS GAYAMSARIKOTA SEMARANG Cahyaningsih, Oktaviani; Dwi E, Ambar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.84 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.23

Abstract

Untuk cakupan imunisasi campak di Indonesia pada tahun 2002-2004 naik dari 90,6%menjadi 91,8%. Di Jawa Tengah cakupan imunisasi campak tahun 2006 sebesar 94,37% sedangkan di kota Semarang cakupan imunisasi campak ( 103,10%).Dan dari data puskesmas Gayamsari kota Semarang untuk cakupan imunisasi campak tahun 2007 (66,4 %) ini masih kurang dari sesuai standar nasional ( 80% ).Kurangnya informasi,kurang motivasi,serta hambatan lain merupakan salah satu penyebab menurunya cakupan imunisasi.Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan praktek pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Gayamsari kota semarang.Menggunakan studi korelasi dengan? pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi usia? 9-12 bulan dan bertempat tinggal di wilayah puskesmas Gayamsari kota Semarang sejumlah 373 orang dan sampel yang diambil sesuai dengan teknik simple random sampling yaitu 80 responden. Alat ukur dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner. Analisis yang digunakan adalah uji Spearman Rank secara SPSS for Window versi 10.00.Dari analisa stastistik dengan uji Spearman, didapatkan nilai P = 0,000 dengan?? ? =? 0,05 sehingga p < ? maka dapat dikatakan bahwa terdapat? hubungan antar pengetahuan responden dengan praktek pemberian imunisasi campak,sehingga Ha diterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan tentang imunisasi campak di puskesmas Gayamsari cukup sebanyak 38 orang (47,5%) serta 42 orang (52,5%) dengan praktek yang baik.Pengetahuan responden mempunyai hubungan dengan praktek pemberian? imunisasi campak maka diharapkan para petugas kesehatan dapat menyampaikan informasi tentang imunisasi.?Kata Kunci : Pengetahuan Imunisasi Campak , Praktek
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN DAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DENGAN TINGKAT KEMATANGAN KATARAK SENILIS (STUDI DI RUMAH SAKIT WILLIAM BOOTH SEMARANG) Wahyudi, Didik; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.056 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.28

Abstract

Tingginya angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,4% merupakan angka tertinggi di wilayah regional asia tenggara, penyabab utamanya katarak, salah satu jenis katarak adalah katarak senilis yang terbagi dalam empat tingkatan yaitu insipien, imatur, matur, hipermatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia jenis, jenis kelamin, tingkat konsumsi zat gizi dengan tingkat kematangan katarak senilis. Jenis penelitian ini adalah cross sectional, populasi adalah penderita katarak 517 diambil sampel sebanyak 89 orang secara simple random samplingyang sesuai dengan kriteria inklusi. Analisa data memakai uji Chi Square( X2) dan dilanjutkan dengan koefisien kotingensi dengan tingkat kpercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan persentase tertinggi penderita katarak senilis adalah lansia (65%), berjenis kelamin perempun (61%) tingkat konsumsi energi defisit (29%), tingkat konsumsi protein defisit (46%), tingkat konsumsi vitamin C defisit dan kurang (36%) pada tingkat kematangan katarak matur (55%). Terdapat hubungan usia dengan tingkat kematangan katarak senilis ( p = 0.018, c = 0.018 ) ada hubungan jenis kelamin dengan tingkat kematangan katarak senilis ( p = 0.021, c = 0.282 ). Ada hubungan tingkat konsumsi energi dengan tingkat kematangan katarak senilis ( p = 0.038, c = 0.361 ). Ada hubungan tingkat konsumsi protein dengan tingkay kematangan katarak senilis ( p = 0.029, c = 0.370 ). Tidak ada hubungan tingkat konsumsi vitamin C dengan tingakat kematanga katarak senilis ( p = 0.025, c = 0.284 ) disarankan untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat khususnya lansia mengenai konsumsi energi, protein,yang berhubungan dengan tingkat kematangan katarak senilis Kata kunci             :  Usia, jenis kelamin, tingkat konsumsi energi, protein, vitamin C, katarak senilis
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KLIEN TENTANG KEMAMPUAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN KOMUNIKASI TERAPAEUTIK DENGAN KEPUASAN KLIEN DI RUANG UMAR RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG Budianto, Teguh; supriyanti, Endang
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.592 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.24

Abstract

Nursing service is an indicator of qualified health service and has a role in determining the level of client satisfaction. Therapeutic communication is an approach method of nursing service by making relation between nurse and client which determining plan of action and cooperation in order to fulfill client need. Because of that, therapeutic communication is hoped to increase professional relation between nurse and client so the client satisfaction can be fulfilled.This research has aim to find out relation between client perception about nurse ability in executing therapeutic communication and client satisfaction in the Umar room of Roemani Hospital, Semarang.Descriptive Correlational is used as the design of this research with cross sectional research. The sample is taken by giving questioner to 50 clients who has been looked after in Umar room of Roemani hospital, Semarang with length of care minimal 2 x 24 hours on January 15 ? 29, 2009. Normality of data is tested with  Kolmogorov smirnov test, whereas the hypothesis test used Pearson product moment correlation test.The client perception about the nurse ability in executing therapeutic is considered average by client as 52% with mean 42,12 and deviation standard 8,45. Whereas; the level of client satisfaction is in average level as 70% with mean 41,94 and deviation standard 5,77. There is a significant relation between client perceptions about nurse ability in executing therapeutic and the client satisfaction in the Umar room of Roemani hospital, SemarangDo hope the nurse has a knowledge and a high willingness in executing therapeutic communication especially in responding to client?s complaint. Keywords : Perception, Therapeutic Communication and Client Satisfaction

Page 1 of 1 | Total Record : 7