Media Pendidikan Matematika
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles
26 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2013)"
:
26 Documents
clear
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR YANG MENYENANGKAN DAN MENANTANG
SYAHRIR, SYAHRIR;
KUSNADIN, KUSNADIN
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (105.493 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1883
Guru hanya mengejar target kurikulum, tidak peduli siswa sudah mengerti atau belum yang penting sudah diajarkan. Akibatnya anak tidak mengerti, makin lama makin tidak mengerti yang akhirnya hilang kepercayaan diri anak terhadap matematika dan menganggapnya sebagai pelajaran yang susah dan tidak menyenangkan. Guru kurang memperhatikan peningkatan kualitas kemampuan dirinya, sehingga proses pembelajaran berlangsung monoton dan tidak berkembang. Guru kurang memperhatikan hubungan ikatan emosional dengan para siswanya. Sehingga banyak guru yang hanya kejengkelan, dengan mudahnya mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan kasar terhadap para siswanya. Tetapi sebaliknya, jarang yang memuji terhadap siswa yang berprilaku positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menghasilkan suatu model pembelajaran Sekolah Dasar yang menyenangkan dan menantang dengan menggunakan model penemuan terbimbing dan pemecahan masalah; 2) mendeskripsikan model pembelajaran yang valid dan efektif pada model pembelajaran matematika Sekolah Dasar yang menyenangkan dan menantang. Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model Kemp. Pengembangan model ini dimulai dari tahap investigasi awal, perancangan, realisasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa perangkat pembelajaran yang terdiri dari; (1) buku siswa; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran; dan (3) tes hasil belajar. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari; (1) lembar penilaian instumen; (2) lembar validasi; (3) lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran; (4) lembar observasi aktivitas siswa; dan (5) angket respons siswa. Instrumen dan perangkat pembelajaran divalidasi terlebih dahulu sebelum diujicobakan di lapangan. Pada penelitian ini dilakukan 2 kali uji coba. Uji coba 1 dilakukan di kelas IV SD Negeri 19 Ampenan dan uji coba 2 dilakukan di kelas IV-A dan IV-B pada SD Negeri 44 Ampenan. Dengan demikian melalui penelitian ini menghasilkan produk, yakni rencana pelaksanaan pembelajaran, dan buku siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran sebagai pendukung penerapan model pembelajaran yang menyenangkan dan menantang dalam pelaksanaan pembelajaran. Perangkat pembelajaran tersebut terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Buku Siswa (BS). Perangkat-perangkat pembelajaran tersebut telah memenuhi kriteria kevalidan menurut ahli dan hasil uji coba menunjukan bahwa perangkat pembelajaran tersebut dapat mendukung penerapan model pembelajaran terlaksana secara efektif
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Yulianti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.657 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1893
Teacher does not build a connection between the concept would be taught and the prior knowledge. So that the students often memorize the concept given and solve a problem procedural. As the result, students have weak understanding about a concept and its application.This study aimed to describe the instructional steps in RME which to increase the students understanding about fraction, and how student understanding of grade 4th of SDN 6 Pringgabaya about fraction through the application with RME. This study was classroom action research (PTK).The result shows that the instructionwith RME was conducted based on the instructional steps to increase the students? understanding about fraction concept. These steps involve: (1) understanding the contextual problem deal with fraction, (2) solving in group the contextual problem about the fraction by using and modeling the manipulative materials provided, (3) comparing and discussing the student work by asking one group to present their work, and (4) concluding the topic that have been learned and discussed.The result of test, the percentage of average score of students is ³ 65 for Action II. The precise figure is 26 of 32 students participated. The means that the understanding of students about the fraction topic is increased
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
YULIYANTI, SRI
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1879
Teacher does not build a connection between the concept would be taught and the prior knowledge. So that the students often memorize the concept given and solve a problem procedural. As the result, students have weak understanding about a concept and its application.This study aimed to describe the instructional steps in RME which to increase the students understanding about fraction, and how student understanding of grade 4th of SDN 6 Pringgabaya about fraction through the application with RME. This study was classroom action research (PTK).The result shows that the instructionwith RME was conducted based on the instructional steps to increase the students? understanding about fraction concept. These steps involve: (1) understanding the contextual problem deal with fraction, (2) solving in group the contextual problem about the fraction by using and modeling the manipulative materials provided, (3) comparing and discussing the student work by asking one group to present their work, and (4) concluding the topic that have been learned and discussed.The result of test, the percentage of average score of students is ³ 65 for Action II. The precise figure is 26 of 32 students participated. The means that the understanding of students about the fraction topic is increased
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 1 PRINGGARATA PADA MATERI POKOK BANGUN RUANG SISI DATAR
Fathurrahman, Fathurrahman
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.663 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1898
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Guided Note Taking dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII.B SMPN 1 Pringgarata pada materi pokok bangun ruang sisi datar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas atau di sekolah tempat peneliti mengajar dengan penekanan pada penyempuranaan atau peningkatan proses dan praksis pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah, pada siklus I skor rata-rata aktivitas siswa adalah 2,23 dengan kategori kurang aktif dan nilai rata-rata siswa adalah 72,58 dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 73,68%. Pada siklus II skor rata-rata aktivitas siswa adalah 3,06 dengan kategori aktif dan nilai rata-rata siswa adalah 73,46 dengan persentase kentuntasan belajar siswa sebesar 89,47%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Note Taking dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII.B SMPN 1 Pringgarata pada materi pokok bangun ruang sisi datar tahun pelajaran 2012/2013
PENERAPAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA KELAS VII SMPN 1 LABUHAN HAJI
Wiriyanti, Andrika
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (636.264 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1889
rendahnya hasil belajar siswa SMPN 1 Labuhan Haji terutama pada materi pokok persegi dan persegi panjang. Hal ini disebabkan karena banyaknya kekurangan pada kegiatan belajar mengajar seperti aktivitas untuk pencapaian ketuntasan belajar masih kurang, motivasi belajar masih kurang, penggunaan metode belajar yang kurang tepat. Hal tersebut menyebabkan prestasi peserta didik rendah. Oleh karena itu agar proses pembelajaran berjalan dengan baik maka diperlukan suatu metode pembelajaran yang melibatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa akan meningkat. Motode pembelajaran yang diterapkan disini adalah metode everyone is teacher here dengan mengunakan media gambar. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada materi pokok Persegi dan persegi panjang. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, pertemuan 1 dan 2 untuk proses pembelajarannya dan pertemuan 3 untuk evaluasinya. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan melalui tes evaluasi diakhir siklus sedangkan data kegiatan aktivitas siswa dan guru dikumpulkan melalui lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode everyone is teacher here dengan mengunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok Persegi dan persegi panjang Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasa belajar siswa pada siklus I sebesar 51 %, analisis rata-rata aktivitas siswa 7 tergolong cukup baik ,aktivitas guru 39 tergolong cukup baik, sedangkan siklus II hasil evaluasi sebesar 87 %, analisis aktivitas siswa 12,8 tergolong sangat aktif, aktivitas guru 49 tergolong sangat baik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 1 PRINGGARATA PADA MATERI POKOK BANGUN RUANG SISI DATAR
FATHURRAHMAN, FATHURRAHMAN
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.674 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1884
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Guided Note Taking dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII.B SMPN 1 Pringgarata pada materi pokok bangun ruang sisi datar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas atau di sekolah tempat peneliti mengajar dengan penekanan pada penyempuranaan atau peningkatan proses dan praksis pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah, pada siklus I skor rata-rata aktivitas siswa adalah 2,23 dengan kategori kurang aktif dan nilai rata-rata siswa adalah 72,58 dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 73,68%. Pada siklus II skor rata-rata aktivitas siswa adalah 3,06 dengan kategori aktif dan nilai rata-rata siswa adalah 73,46 dengan persentase kentuntasan belajar siswa sebesar 89,47%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Note Taking dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII.B SMPN 1 Pringgarata pada materi pokok bangun ruang sisi datar tahun pelajaran 2012/2013.
PENERAPAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR MATEMATIKA PADA KELAS VII SMPN 1 LABUHAN HAJI
WIRIYANTI, ANDRIKA
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.905 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1875
Rendahnya hasil belajar siswa SMPN 1 Labuhan Haji terutama pada materi pokok persegi dan persegi panjang. Hal ini disebabkan karena banyaknya kekurangan pada kegiatan belajar mengajar seperti aktivitas untuk pencapaian ketuntasan belajar masih kurang, motivasi belajar masih kurang, penggunaan metode belajar yang kurang tepat. Hal tersebut menyebabkan prestasi peserta didik rendah. Oleh karena itu agar proses pembelajaran berjalan dengan baik maka diperlukan suatu metode pembelajaran yang melibatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa akan meningkat. Motode pembelajaran yang diterapkan disini adalah metode everyone is teacher here dengan mengunakan media gambar. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada materi pokok Persegi dan persegi panjang. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, pertemuan 1 dan 2 untuk proses pembelajarannya dan pertemuan 3 untuk evaluasinya. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan melalui tes evaluasi diakhir siklus sedangkan data kegiatan aktivitas siswa dan guru dikumpulkan melalui lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode everyone is teacher here dengan mengunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok Persegi dan persegi panjang Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasa belajar siswa pada siklus I sebesar 51 %, analisis rata-rata aktivitas siswa 7 tergolong cukup baik ,aktivitas guru 39 tergolong cukup baik, sedangkan siklus II hasil evaluasi sebesar 87 %, analisis aktivitas siswa 12,8 tergolong sangat aktif, aktivitas guru 49 tergolong sangat baik
PROSES BERPIKIR MAHASISWAMATEMATIKA IKIP MATARAM DALAM PEMBUKTIAN KETERBAGIAN BERDASARKAN TEORI PEMROSESAN INFORMASI
Juliangkary, Eliska;
Yuwono, Ipung;
Sulandra, I Made
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.79 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1894
Knuth (2002), Healey and Hoyles (2000) have studied on teachers and students? concept on prooving. However, those studies did not yet discover on case ?how does student?s thinking process on fragmentation proofing?.?The Information Processing Theory is one of the theories that focus on one?s thinking process. It is one of the members of cognitive learning type theory which digs detail and deep on the relationship between subdivisions of information since it has been received from its surrounding until it permanently saved in someone?s mind. The aim of this study was describing thinking process of ikip mataram students in mathematic prooving based on information processing theory.
PROSES BERPIKIR MAHASISWAMATEMATIKA IKIP MATARAM DALAM PEMBUKTIAN KETERBAGIAN BERDASARKAN TEORI PEMROSESAN INFORMASI
JULIANGKARY, ELISKA;
YUWONO, IPUNG;
SULIANDRA, I MADE
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.781 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1880
Knuth (2002), Healey and Hoyles (2000) have studied on teachers and students? concept on prooving. However, those studies did not yet discover on case ?how does student?s thinking process on fragmentation proofing?.?The Information Processing Theory is one of the theories that focus on one?s thinking process. It is one of the members of cognitive learning type theory which digs detail and deep on the relationship between subdivisions of information since it has been received from its surrounding until it permanently saved in someone?s mind. The aim of this study was describing thinking process of ikip mataram students in mathematic prooving based on information processing theory.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN CHESS MATH PADA MATA KULIAH MATEMATIKA SEKOLAH III
Tabawati, Emi;
Trisnawaty, Wulan
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.422 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1899
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dengan menggunakan media permainan chess math. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D dengan rancangan Pre Test Post Test Design. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa temuan, yaitu: kemampuan dosen dalam pembelajaran menggunakan media permainan chess math berada dalam kategori baik, kinerja mahasiswa selama menerapkan permainan chess math berada dalam kategori baik, hasil belajar mahasiswa sesudah menerapkan pembelajaran mengalami peningkatan dibandingkan sebelum pembelajaran, serta respon yang diberikan mahasiswa pada pembelajaran ini positif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT menggunakan media permainan chess math dapat digunakan dalam pembelajaran.