cover
Contact Name
Baiq Rika Ayu Febrilia
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
mpm@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram Jl. Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
Published by IKIP Mataram
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : -
Core Subject : Education,
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 9 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KOPANG Husnawati, Nely; Sanapiah, Sanapiah; Abidin, Zainal
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.562 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1817

Abstract

: Tingkat pemecahan masalah siswa masih rendah menyebabkan siswa cenderung pasif dan bergantung pada guru sehingga siswa hanya menerima saja tanpa memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan berpikirnya. Model pembelajaran yang dianggap mampu melatih kreatifitas dan kemampuan berpikir kritis siswa adalah model pembelajaran Creative Problem Solving.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis matematika siswa melalui model pembelajaran Creative Problem Solving pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 kopang. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan jenis ?Pretest-Postest Group Design?. Populasi penelitian adalah kelas VII SMP Negeri 2 Kopang yang terdiri dari lima kelas, sampel ditentukan dengan Clauster Random Sampling dan terpilih kelas VII E sebagai kelas eksperimen (dibelajarkan dengan model Creeative Problem Solving) dan kelas VII A sebagai kelas kontrol (dibelajarkan dengan metode konvensional). Instrumen yang digunakan adalah lembaran tes kemampuann awal (pretest) dan tes kemampuan akhir (postest). Analisis data menggunakan uji statistikNonparametrisMann-Whitney Ukarena data kedua kelompok tidak berdistribusi normal, kemudian analisis data menggunakan program SPSS 16 for Windows dengan taraf signifikasi 5%. Hasil analisis data menunjukkan  bahwa kemampuan  berpikir  kritis  kelompok  siswa  yang  belajar dengan menggunakan model Creative Problem Solving dengan rata-rata (56,20) sedangkan kemampuan berpikir kritis yang dibelajarkan dengan metode konvensional(ceramah) dengan rata-rata (52,37). Hasil uji statistik Nonparametris Mann-Whitney U menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creative Problem Solving dengan siswa yang  dibelajarkan  dengan  metode  konvensional(ceramah)  dengan  sig=  0,042 dan   =0,05 (sig <     ). Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa  yang  dibelajarkan  dengan  model  Creative  Problem  Solving lebih  baik daripada kemampuan berpikir kritis yang dibelajarkan dengan metode konvensional(ceramah).
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI POKOK SPLDV KELAS VIII SMPN 3 LINGSAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Satrianti, Satrianti; Masjudin, Masjudin; Yulianti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.782 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1822

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan upaya meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep siswa pada materi pokok SPLDV kelas VIII SMPN 3 Lingsar melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yang memuat tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B SMPN 3 Lingsar yang terdiri dari 27 siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berupa data hasil observasi siswa dan pendekatan kuantitatif yang berupa data hasil tes evaluasi hasil belajar siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang diberikan setiap akhir siklus dan lembar observasi untuk memperoleh gambaran langsung tentang kegiatan belajar matematika melalui pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achivement Division. Hasil penelitian siklus I diperoleh skor rata-rata aktivitas belajar siswa 2,13 yang berada pada kategori aktif dan presentase ketuntasan klasikal 51,85% dengan rata-rata nilai 64,66, sedangkan pada siklus II  skor rata-rata aktivitas belajar siswa 2,5 yang berada pada kategori sangat aktif dan presentase ketuntasan klasikal 92,30% dengan nilai rata-rata 84,42. Dengan melihat presentase hasil belajar siswa secara klasikal telah tercapai dan aktivitas belajar siswa sudah berada pada kategori sangat aktif. Dengan demikian, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achivement Division dapat meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep siswa kelas VIII-B SMPN 3 Lingsar .
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA MATERI SEGIEMPAT PADA SISWA SMP NEGERI 5 GERUNG Hafizah, Asmaul; Kurniawan, Ade
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.821 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1818

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di kelas VII SMP Negeri 5 Gerung diperoleh permasalahan bahwa proses pembelajaran matematika yang terjadi masih bersifat teacher oriented, guru lebih banyak menjelaskan dan memberikan informasi tentang definisi, teorema dan rumus-rumus dilanjutkan dengan pemberian contoh soal dan latihan, metode yang digunakan kurang mendorong siswa berinteraksi dengan siswa lain, siswa kurang terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, dan siswa belum mampu menggunakan konsep matematika dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, akibatnya koneksi matematika siswa rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan Problem Based Learning dalam meningkatkan koneksi matematika materi segiempat pada siswa SMP Negeri 5 Gerung. Problem Based Learning adalah rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes kemampuan koneksi matematika. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata kemampuan koneksi matematika pada siklus I sebesar 64% dan pada siklus II sebesar 79%, ketuntasan klasikal pada siklus I mencapai 57% dan pada siklus II mencapai 80%, aktivitas guru pada siklus I berkategori baik dan pada siklus II berkategori sangat baik, sedangkan aktivitas siswa pada siklus I berkategori aktif dan pada siklus II berkategori sangat aktif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan Problem Based Learning dapat meningkatkan koneksi matematika materi segiempat pada siswa SMP Negeri 5 Gerung.
UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MATA PELAJARAN DALAM MENULIS SOAL PILIHAN GANDA YANG BAIK DAN BENAR MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS MGMP SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SMA NEGERI 6 MATARAM Hairuddin, Hairuddin
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.006 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pendampingan berbasis MGMP dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru mata pelajaran dalam penulisan soal pilihan ganda yang baik dan benar, yang bermanfaat bagi Kepala Sekolah dalam rangka melaksanakan pendampingan berbasis MGMP bagi guru mata pelajaran/guru sasaran dalam menulis soal pilihan ganda yang baik dan benar. Hipotesis tindakan: jika pendampingan berbasis MGMP dilaksanakan dengan baik maka profesionalisme guru mata pelajaran dalam menulis soal pilihan ganda yang baik dan benar bagi guru SMA Negeri 6 Mataram semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat ditingkatkan.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) Hasil observasi Kepala Sekolah  maupun observasi guru selama proses pembimbingan telah memperoleh skor rata-rata >  4,0 (Kategori baik), 2) Hasil kerja guru dalam menulis soal pilihan ganda secara klasikal  memperoleh prosentase > 85% tuntas, dan secara individual memperoleh  nilai rata-rata > 85,00. Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,58), observasi guru rata-rata (3,54) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (76,29) dengan prosentase ketercapaian (16,67%). Pada siklus II observasi Kepala Sekolah rata-rata (4,42) observasi guru rata-rata (4,11) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (94,47) dengan prosentase ketercapaian (94,44%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Sistem pendampingan berbasis MGMP sangat efektif dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru mata pelajaran di SMA Negeri 6 Mataram dalam menulis soal pilihan ganda sesuai dengan kaidah yang berlaku. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya mencoba untuk mengadakan pembinaan, pembimbingan, dan atau pendampingan bagi guru mata pelajaran di sekolahnya dalam upaya meningkatkan kompetensi, kualitas, dan profesionalisme guru dalam bidang pedagogic terlebih khusus bagi kompetensi/kemampuan menulis soal pilihan ganda yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku.
PENGARUH PENERAPAN LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIKA PADA SISWA MTs. DARUL MUHAJIRIN Ningsih, Fitria
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.006 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1819

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan learning cycle terhadap hasil belajar statistika pada siswa MTs. Darul Muhajirin. Model pembelajaran learning cycle adalah model pembelajaran yang menyarankan agar proses pembelajaran dapat melibatkan siswa dalam kegiatan belajar yang aktif. Learning cycle dalam penelitian ini terdiri dari 7 tahapan atau 7e, yaitu elicit, engagement, exploration, explanation, elaboration, evaluation, dan extand. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan desain Quasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sehingga dalam penelitian ini yang dijadikan kelas eksperimen yaitu siswa kelas VII A yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas VII B yang berjumlah 23 orang sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu berupa lembar tes dengan 15 soal pilihan ganda dan 4 soal uraian. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan model digunakan uji-t dengan rumus polled varian. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data diperoleh nilai thitung  = 2,06 dan ttabel = 2,017 pada taraf signifikan 5% dengan dk = 45, maka thitung > ttabel. Karena thitung > ttabel maka hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran learning cycle berpengaruh terhadap hasil belajar statistika pada siswa MTs. Darul Muhajirin
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 MATARAM Hidayah, Novianti; Syahrir, Syahrir
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.65 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1824

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Aktivitas dan hasil belajar matematika siswa materi statistika di SMPN 9 Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMPN 9 Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sumpling, terpilih 2 kelas sampel yaitu kelas VII-A (kelas eksperimen) menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan kelas VII-B (kelas kontrol) menggunakan model Ceramah,Tanya jawab dan Latihan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, Adapun desain eksperimen yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group  Design. Hasil perhitungan uji t-test penelitian aktivitas siswa diperoleh thitung = 2,480 > ttabel= 1,66901 dan hasil belajar siswa diperoleh thitung = 2,052 > ttabel= 1,99773 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa kelas eksperimen (model Student Facilitator and Explaining) dan kelas kontrol (model Ceramah,Tanya jawab dan Latihan).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI SEGI EMPAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 NARMADA Yulianti, Susi Irma
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.652 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1820

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilaksanakan di SMPN 4 Narmada diperoleh permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar sehingga mengakibatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa menjadi rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 4 Narmada pada materi pokok segiempat  semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan pendekatan Kontekstual. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, pertemuan 1 dan 2 untuk proses pembelajarannya dan pertemuan 3 untuk evaluasinya. Data kegiatan aktivitas siswa dan guru dikumpulkan melalui lembar observasi sedangkan data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes evaluasi hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran  kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan Pendekatan Kontekstual dapat meningkatkan aktivias dan hasil belajar siswa pada materi pokok segiempat hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 51,85%, analisis aktivitas belajar siswa kurang aktif pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua cukup aktif, sedangkan aktivitas guru tergolong cukup baik pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua tergolong baik. Pada siklus II hasil evaluasi sebesar 75%, analisis aktivitas belajar siswa tergolong cukup aktif pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua tergolong aktif sedangkan aktivitas guru tergolong baik pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua tergolong sangat baik.
APLIKASI GRAPH COLOURING DALAM PENYUSUNAN JADWAL PERKULIAHAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP MATARAM Juliangkary, Eliska; Sukmawati, Reni Tri; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.03 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1825

Abstract

Penyusunan jadwal perkuliahan adalah kegiatan rutin yang  dikerjakan universitas dalam tiap semester untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi. Oleh karena itu diperlukan cara atau solusi penyusunan jadwal yang efisien, memenuhi aspek keadilan dan tidak memerlukan waktu pemrosesan yang panjang. Salah satu cara atau solusi dalam menyusun jadwal perkuliahan adalah mengaplikasikan sifat yang terdapat dalam graph colouring. Pemanfaatan graph colouring diawali dengan mengkonversi data mata kuliah dan sejumlah peserta kuliah ke dalam bentuk graph tak berarah. Graph tak berarah diwarnai dengan menggunakan algoritma program graph colouring. Pada penelitian ini jadwal perkuliahan semester genap diatur ulang dengan menggunakan algoritma program graph colouring sebagai sampel. Hasil keluaran algoritma program graph colouring berupa kode mata kuliah dan kode warna yang menunjukkan slot waktu.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RUANG DIMENSI TIGA PADA SISWA SMAN 8 MATARAM Tari, Asdiati; Agusfianuddin, Agusfianuddin
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.41 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1821

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika di SMAN 8 Mataram adalah hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan discovery learning dengan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan discovery learning dengan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram tahun pelajaran 2014/2015. Model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik adalah suatu rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan kemampuan siswa untuk mencari, menyelidiki dan menemukan secara sistematis dan kritis sehingga siswa mendapatkan pengetahuan sendiri. penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa LKS, soal tes, dan lembar aktivitas guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: peningkatan hasil belajar siswa kelas X.3 SMAN 8 Mataram setelah mengikuti pembelajaran dengan dengan model discovery learning dengan pendekatan saintifik terlihat bahwa nilai hasil belajar siswa pada siklus I adalah 66,67%, sedangan pada siklus II adalah 78,26%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dengan menerapakan model discovery learning dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram.

Page 1 of 1 | Total Record : 9