Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK ECO FARMING PADA KELOMPOK TANI SINAR HARAPAN DUSUN PAOK KAMBUT DESA TELAGAWARU KECAMATAN LABUAPI Sanapiah Sanapiah; Yuntawati Yuntawati; Ade Kurniawan; Eliska Juliangkary; Pujilestari Pujilestari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6040

Abstract

ABSTRAKKelompok Tani Sinar Harapan adalah kelompok tani di Dusun Paok Kambut Desa Telagawaru Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang fokus membudidayakan  jagung manis pada setiap musim tanam tanpa dijeda dengan tanaman lainnya. Kelompok tani ini termasuk salah satu daerah produksi jagung manis untuk mensuplay kebutuhan pedagang- pedagang sayur di lokal dan regional Kota Mataram dan Lombok Barat, termasuk untuk para penjual jagung manis keliling. Namun ditengah wabah pandemic Covid-19, kelompok tani jagung manis ini dan juga kelompok-kelompok tani lainnya di berbagai daerah mengalami permasalahan yang sama terkait dengan pupuk subsidi yang langka dan sulit di dapatkan. Adapun solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Insan Harapan adalah 1) memberikan penyuluhan kepada anggota kelompok tani untuk mulai beralih ke pupuk organik Eco Farming yang kualitasnya sudah teruji dan harganya juga terjangkau sebagai  upaya           membuka wawasan para petani yang selama ini selalu tergantung pada pupuk Kimia, dan 2) melakukan pendampingan kepada anggota kelompok tani Sinar Harapan dalam pengaplikasian Pupuk Eco Farming untuk memberikan keyakinan akan manfaat dan kualitas dari pupuk organic eco farming. Metode Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan grup Focus Diskusi (FGD) yang diaplikasikan dalam kegiatan Penyuluhan dan pendampingan. Data hasil pengabdian diperoleh dari hasil wawancara dan pengamatan langsung. Dari hasil kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil panen jagung manis sekitar  20% dengan pengurangan Pukim hingga 80% setelah musim tanam kedua sampai ke empat (4 kali musim tanam) dan meningkatkan keterampilan anggota kelompok tani Sinar Harapan dalam pengaplikasian Pupuk Organik Eco Farming dengan tanpa pendampingan. Kata kunci: pendampingan; pupuk organic; eco farming; kelompok tani. ABSTRACTSinar Harapan Farmers Group is a farmer group in Paok Kambut Hamlet, Telagawaru Village, Labuapi District, West Lombok Regency that focuses on cultivating sweet corn in each growing season without being paused with other crops. This farmer group is one of the sweet corn production areas to supply the needs of local and regional vegetable traders in Mataram and West Lombok, including itinerant sweet corn sellers. However, in the midst of the Covid-19 pandemic, this sweet corn farmer group as well as other farmer groups in various regions experienced the same problem related to subsidized fertilizers which were scarce and difficult to obtain. The solutions offered to overcome the problems faced by the Insan Harapan Farmer Group are 1) providing counseling to members of the farmer group to start switching to Eco Farming organic fertilizers whose quality has been tested and the price is also affordable as an effort to open the horizons of the farmers who have always depended on them. on chemical fertilizers, and 2) providing assistance to members of the Sinar Harapan farmer group in the application of Eco Farming Fertilizers to provide confidence in the benefits and quality of organic eco farming fertilizers. Methods This service activity is carried out with Focus Discussion groups (FGD) which are applied in counseling and mentoring activities. The data from the service was obtained from the results of interviews and direct observations. From the results of this service activity, it can be concluded that there is an increase in sweet corn yields of about 20% with a Pukim reduction of up to 80% after the second to fourth growing season (4 planting seasons) and improving the skills of members of the Sinar Harapan farmer group in the application of Eco Farming Organic Fertilizers. with no assistance. Keywords: assistance; organic fertilizer; eco farming; farmer groups. 
Persepsi Guru SDN 4 Teros Terhadap Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi COVID-19 Rioza Manda Rizal; Sanapiah Sanapiah; Ade Kurniawan
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 3, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v3i2.102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan informasi terkait persepsi guru tentang tantangan pelaksanaan pembelajaran online akibat pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan angket dan hasil dokumentasi, pengukuran skala likret (likret secale), teknik pengolahan data menggunakan editing, penyusunan perhitungan data dan tabulasi, informan terdiri dari 12 guru SDN 4. Teros di Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dilihat dari data angket persepsi guru SDN 4 Teros, guru lebih memilih setuju (S) dengan angka tertinggi 42% karena guru merasa tidak puas dengan pembelajaran online tetapi guru harus melaksanakan pembelajaran online. dalam kondisi yang tidak memungkinkan tatap muka muka.
WORKSHOP PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU DI MTsN 1 ALAS Sanapiah Sanapiah; I Ketut Sukarma; Eliska Juliangkary; Sri Yuliyanti; Pujilestari Pujilestari; Ade Kurniawan; Ahmad Muzaki; Nurdin Nurdin
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1472

Abstract

Guru dan Dosen bahwa guru wajib memiliki empat kompetensi. Keempat kompetensi itu adalah kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Sebagai pendidik yang memiliki kompetensi profesional, Salah satu dari komponen pengembangan profesi itu adalah laporan penelitian tindakan kelas (PTK). Workshop penyusunan proposal penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan pada guru MTsN 1 Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa NTB. Tujuan Workshop ini dilakukan (1) menyampaikan konsep dasar dan pengertian penelitian tindakan kelas;  (2) mengungkapkan karakteristik penelitian tindakan kelas; (3) menyampaikan prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas; (4) mengungkapkan tujuan dan manfaat penelitian tindakan kelas; (5) mendeskripsikan prosedur pelaksanaan penelitian tindakan kelas; (6) mengidentifikasi masalah yang dapat diteliti; dan (7) menyusun rencana (prat dari proposal) penelitian tindakan kelas (PTK). Metode pelaksanaan PKM ini terdiri dari tahapan (1) pemberian materi pelatihan, (2) Penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh peserta; 3) Telaah proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Pelatihan Rich Task Pada Mgmp Matematika SMP Lombok Barat Ita Chairun Nissa; I Ketut Sukarma; Sanapiah Sanapiah; Ade Kurniawan; Sabrun Sabrun
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1333

Abstract

The West Lombok Mathematics’ Teacher Community needs to be improved because of the government's demands on the quality of teaching mathematics in schools. Having good mathematical knowledge and being able to solve real-life problems is an important key for teachers to be able to develop innovative mathematics teaching. But in fact, teacher training that emphasizes aspects of mathematical content is still not widely implemented. This is an important reason for this training. The training is carried out in one day through video screening and rich task modeling. The assessment of this training is measured using a closed questionnaire that asks the teacher's attitude towards statements related to the training material, training methods, the ability of the speakers, and the motivation of the trainees. The training that was carried out succeeded in getting a positive response that most of the teachers gave a very agreeing attitude. The teachers also feel motivated and have good expectations for applying the knowledge and skills gained from training into teaching mathematics in the classroom
Pelatihan Dan Pendampingan Guru Di MGMP Matematika Sumbawa Besar Tentang Bertanya Produktif Dalam Pembelajaran Matematika Eliska Juliangkary; Sanapiah Sanapiah; Sri Yuliyanti; Pujilestari Pujilestari; Ade Kurniawan; Ahmad Muzaki; Nurdin Nurdin
Abdi Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v2i2.1648

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan interaksi pada pelajaran matematika antara guru dan siswa di kelas adalah dengan meningkatkan komunikasi verbal diantara keduanya. Komunikasi verbal ini dapat dilakukan melalui aktivitas bertanya. pertanyaan produktif memiliki ciri tersendiri. pertanyaan produktif memperoleh jawaban dari pengalaman langsung, menyadarkan siswa bahwa sebuah pertanyaan tidak mustahil memberikan beberapa jawaban yang benar, serta mendorong siswa bahwa pertanyaan dapat dijawab oleh semua siswa, bukan hanya oleh siswa yang pandai saja. Tujuana dilakukannya kegiatan ini adalah agar peserta kegiatan ini mampu:  1) Untuk mendiskusikan tujuan dari bertanya produktif dalam pelajaran matematika. 2) Untuk mendiskusikan teknik bertanya produktif yang mendorong belajar dalam pelajaran matematika. 3) Untuk mengembangkan pemahaman guru mengenai karakteristik dari pertanyaa produktif dalam pembelajaran matematika. 4) Untuk mengidentifikasi pertanyaan produktif yang disajikan melalui video klip dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Manfaat kegiatan ini adalah guru-guru dapat mengembangkan kualitas dalam mengajar matematika, khususnya kualitas guru mengembangkan pertanyaan produktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas
Pendampingan Petani Jagung Pemula Dalam Penggunaan Pupuk Organik Eco Farming di Desa Tanak Awu Lombok Tengah Sanapiah Sanapiah; Ade Kurniawan; Yuntawati Yuntawati; Eliska Juliangkary
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.313 KB) | DOI: 10.35746/bakwan.v2i2.274

Abstract

The Patuh Angen Tampok Farmer Group is a farmer group in Tanak Awu Village, Pujut District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara. This farmer group is known as a pioneering farmer group who harvests watermelons every two years after the rice harvest.However, in its development, watermelon farmers in Tanak Awu Village have experienced losses from year to year. Selling the crops cannot cover the costs incurred by farmers while the watermelons are stored. This is caused by several factors, including (1)the increasing number of farmers growing watermelons outside Tanak Awu Village, and (2) the monopoly of local contractors or buyers which prohibits buyers outside the area from having direct transactions with buyers. farmer. Caused by trade problems in the fields forcing farmers to move their crops outside the area to find buyers. Ofcourse,this adds to the costs that must be borne by farmers. (3) Prices offered by contractors or local buyers are very low. For this reason, five years ago, the Patu Angen Tampok Farmers Group planned to switch to planting corn, because they thought that corn was easier to plant and care for and more profitable. However, this farmer group did not understand the process of planting and caring for and fertilizing, so they did not have the courage to plant corn. What's more, the members of this farmer group are still beginners and don't know where to sell their crops, so they are afraid that no one will buy their crops. The solutions provided to overcome the problems faced by the Patuh Angen Tampok Farmer Group using the Focus Group Discussion (FGD) method are 1) Providing counseling to farmer group participants through Collaboration Partners from corn seed companies to offer expertise regarding the potential advantages of R7 hybrid corn compared to other types of corn, 2) provide counseling to farmer group participants to start switching to natural Eco Farming fertilizers that have been tested the best and the prices are also cheap as an effort to open the horizons of farmers who always rely on chemical fertilizers, and 3) offer assistance to participants of the Patuh Angen farmer organization Tampok Tanak Awu Village in the procedure for planting and caring for corn, and the best environmentally friendly natural agricultural fertilizers. The outcomes that have been produced from this community service activity include: 1) increased expertise of the Patuh Angen Tampok Farmer Group in Tanak Awu Village in the procedure for planting and caring for R7 Hybrid Corn, 2) increasing the ability of the Patuh Angen Tampok Farmer Group participants in making starter and application of Eco Farming Organic Fertilizers, 3) increasing farmers' understanding of the benefits of using organic fertilizers for flora and the survival of microorganisms, 4) Formation of pilot farmer organizations that are starting to realize the advantages ofnatural fertilizers, especially Eco Farming natural fertilizers and may have the capacity to build a marketing network
Pendampingan Lokakarya Ke-1 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Kota Mataram Eliska Juliangkary; Ade Kurniawan; Sanapiah Sanapiah; Pujilestari Pujilestari; Sri Yuliyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2193

Abstract

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) berperan krusial dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung 19 Calon Guru Penggerak (CGP) dalam memahami, mengidentifikasi posisi, serta merencanakan pengembangan kompetensi mereka. Tujuan utama pengabdian ini adalah memastikan CGP memiliki pemahaman komprehensif tentang alur PGP, peran tim pendukung, serta kompetensi yang diharapkan dari lulusan. Pelaksanaan dilakukan melalui lokakarya dengan metode presentasi, diskusi interaktif, evaluasi formatif, dan refleksi bersama. Hasil menunjukkan bahwa 89% CGP berhasil meningkatkan pemahaman, sementara 85% peserta merancang rencana pengembangan diri sebagai Guru Penggerak. Meskipun tantangan seperti keterbatasan waktu dan akses internet dihadapi, program ini tetap berhasil mendukung pertumbuhan profesional CGP. Kesimpulannya, pengabdian ini menekankan pentingnya investasi dalam pelatihan guru untuk meningkatkan pendidikan berkualitas dan hasil belajar siswa.   Workshop Mentoring to Enhance Teacher Competence in the 8th Cohort of the Teacher Leadership Program in Mataram City.  The Teacher Leadership Program (PGP) plays a crucial role in improving teaching effectiveness and student learning outcomes. This community service activity aimed to support 19 prospective Teacher Leaders (CGP) in understanding, identifying their position, and planning their competence development. The main objective was to ensure that CGP have a comprehensive understanding of the PGP structure, the roles of the support team, and the expected competencies of graduates. The program was delivered through workshops involving presentations, interactive discussions, formative evaluations, and joint reflections. Results showed that 89% of CGP improved their understanding, while 85% successfully developed their personal growth plans as Teacher Leaders. Despite challenges such as limited time and internet access, the program effectively supported CGP’s professional development. In conclusion, this activity highlights the importance of investing in teacher training to enhance education quality and student learning outcomes.
Analisis Kreativitas Mahasiswa terhadap Media Pembelajaran Visual Basic for Application (VBA) Power Point di Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Mandalika Faishal abdurrasyid; Ahmad Muzaki; Sanapiah Sanapiah
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v2i2.201

Abstract

Abstract: This study aims to describe the creativity in utilizing Visual basic for applications (VBA) in PowerPoint as a learning media among students in the Mathematics Education program. The research method used is descriptive with a qualitative approach. The study was conducted in the Mathematics Workshop Room at the Mathematics Education program, Mandalika University of Education. The subjects of this study were 6 randomly selected students. The instruments used in the research consisted of 6 questions covering the experience of using VBA in PowerPoint for learning, the benefits of VBA, and the students' interest in VBA. Data collection techniques included observational interviews and observation of the VBA products created, which were then compared with those made by the researcher. The data analysis techniques employed were coding and thematic analysis, derived from interview results and the comparison of student products with the researcher's product. The results indicated that three participants, S1, S2, and S3, were unable to create VBA in PowerPoint correctly, mainly due to errors in writing the code in the VBA worksheet, resulting in non-functional outcomes. Two participants, S4 and S5, successfully executed VBA correctly. One participant, S6, not only successfully executed VBA but also managed to develop it further. Based on these findings, subjects S1, S2, and S3 were categorized as having low creativity due to their inability to execute VBA in PowerPoint. Subjects S4 and S5 were categorized as having moderate creativity, as they could execute VBA in PowerPoint. Subject S6 was categorized as having high creativity, as they were able to execute and further develop VBA in PowerPoint. Keywords: Creativity, VBA PowerPoint, product   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas terhadap media pembelajaran visual basic for application (VBA) PowerPoint pada mahasiswa program studi pendidikan matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini  Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan Mandalika. Subjek yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 6 orang mahasiswa yang diambil secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 6 soal yang berisi, pengalaman penggunaan VBA PowerPoint dalam pembelajaran, manfaat VBA, serta daya tarik mahasiswa terhadap VBA. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara observatif dan observasi hasil VBA yang dibuat dan dibandingkan dengan milik peneliti. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan coding dan thematic analysis dimana ini diporeleh berdasarkan hasil wawancara dan analisis produk mahasiswa dengan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 peserta, S1,S2 dan S3 yang tidak mampu membuat VBA power point  dengan baik dan benar. Dimana kesalahan yang dilakukan yaitu kesalahan dalam menulis kode pada lembar kerja VBA, sehingga tidak dapat dijalankan. Untuk 2 peserta, S4 dan S5 dapat menjalankan VBA dengan baik dan benar. S6 dapat menjalankan VBA dengan baik dan benar, bahkan mampu mengembangkannya. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut, dapat dikategorikan bahwa Subjek S1,S2 dan S3 dikategorikan kreativitas rendah, karena tidak mampu menjelankan VBA PowerPoint. Untuk S4 dan S5 dikategorikan kreativitas sedang , karena mampu menjalankan VBA PowerPoint. Dan S6 dikategorikan kreativitas tinggi, karena mampu menjalankan VBA PowerPoint serta mengembangkannya.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Menggunakan Construct 2 untuk meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di SMAN 1 Batukliang Utara Ahmad Rodi; Ade Kurniawan; Sanapiah Sanapiah
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v2i1.205

Abstract

This research aims to determine the validity, practicality and effectiveness of Android-based learning media by utilizing construct 2 to improve student learning achievement at SMAN 1 Batuklaing Utara 2023/2024. The type of research used is development research with the ADDIE model. The research subjects were class XI students at SMAN 1 Batukliang Utara with a sample size of 16 students. Research data was obtained using media and material expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, as well as pretest and posttest sheets to determine student learning outcomes.The results of expert validation research are very valid, while those for material experts are also very valid. The practical results themselves can be seen from the teacher's response and the student's response, which from the research data shows that they agree and strongly agree. To see the effectiveness of the media, it can be seen from the comparison of student learning outcomes between those who use Android-based learning applications and those who don't, with a difference in the increase in learning outcomes of 13.378%. This research concludes that  Android-based learning media is valid, practic and effectiv to improve student learning achievement at SMAN 1 Batuklaing Utara 2023/2024