cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): April" : 7 Documents clear
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN SOSIO- EKONOMI BUMIL KEK DI PUSKESMAS TALISE, PUSKESMAS SINGGANI DAN PUSKESMAS KAWATUNA 2021 Lutfiah Sahabuddin; Moh. Rizal Mustapa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.112

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah keadaan dimana wanita mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. KEK ditandai dengan hasil pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm. Tiga faktor utama indeks kualitas hidup yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut erat kaitannya dengan status gizi masyarakat yang dapat digambarkan terutama pada status gizi anak balita dan wanita hamil. Oleh karena itu tingkat pengetahuan, Pendidikan dan sosio-ekonomi dapat mempengaruhi terjadinya kejadian KEK. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan, Pendidikan Dan SosioEkonomi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Di Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani Dan Puskesmas Kawatuna Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional dengan kriteria ibu hamil Kekurangan Energi Kronik di wilayah kerja Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani, Puskesmas Kawatuna Palu. Tingkat pengetahuan didapatkan tingkat pengetahuan cukup terbanyak sebanyak 5 subjek (50%), tingkat pengetahuan kurang sebanyak 3 subjek (30%), dan dengan hasil paling sedikit yaitu tingkat pengetahuan baik dengan 2 subjek (20%), tingkat pendidikan didapatkan subjek dengan pendidikan terakhir terbanyak adalah tingkat SMA dengan 3 subjek (30%), tingkat perguruan tinggi 2 subjek (20%), tingkat SMP 2 subjek (20%), tingkat SD 2 subjek (20%), dan tidak tamat SD 1 subjek (10%), tingkat sosio-ekonomi didapatkan subjek dengan pendapatan tinggi diatas Upah Minimum Kota 2020 sebanyak 4 subjek (40%), dan subjek dengan pendapatan rendah dibawah Upah Minimum Kota sebanyak 6 subjek (60%). Tingkat pengetahuan ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani, dan Puskesmas Kawatuna didapatkan cukup, tingkat pendidikan di dapatkan SMA dan tingkat sosioekonomi di dapatkan di bawah UMK.
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO GIZI KURANG PADA ANAK BALITA Alkhair Alkhair; Dea Zara Avila; Nur Husnul Khatimah; Muammar Iksan; Darmin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.113

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu penyebab utama kematian bagi anak-anak secara global, di Indonesia saat ini telah terjadi di Sebagian besar kabupaten dan kota. Asupan gizi yang kurang dapat berakibat pada daya tahan tubuh yang buruk sehingga rentan terhadap penyakit dan infeksi. Kabupaten Bima menjadi salah satu kabupaten dari 5 kabupaten di Provinsi NTB dengan angka prevalensi tertinggi kejadian gizi kurang pada anak balita hingga 3 tahun terakhir. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bajo Kabupaten Bima. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan rancangan case control study, Populasi adalah semua anak balita di wilayah kerja Puskesmas Bajo sebanyak 83 orang. Sampel penelitian sebanyak 74 orang yang dibedakan atas kasus dan kontrol dengan perbandingan 1 : 1 pada kepercayaan 95 persen sehingga didapatkan masing-masing 37 anak balita, Analisis data mengacu pada prinsip uji Chi-Square. Faktor asupan energi, protein dan pola asuh berisiko tinggi dengan hubungan yang signifikan dengan kejadian gizi kurang dengan nilai OR > 1 dan nilai P ≥ nilai α (0.05). Disimpulkan bawa, faktor asupan energi, asupan protein dan pola asuh yang kurang baik pada anak balita secara langsung dapat menimbulkan atau menyebabkan serta memicu kejadian gizi kurang pada anak balita.
HUBUNGAN ANTARA LAMA HIPERTENSI DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN LANSIA DI RSUD SANJIWANI GIANYAR I Gusti Lanang Rama Dwi Suputra; Dewa Gde Agung Budiyasa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.114

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering dialami oleh kelompak usia lanjut. Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Di tahun 2018 sebanyak 34,1% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Berbagai komplikasi dapat terjadi, salah satunya adalah gangguan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama hipertensi dengan fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini mengunakan desain cross sectional dengan 84 responden yang dipilih secara consucutive sampling di Poli Penyakit dalam RSUD Sanjiwani Gianyar Bali periode bulan Maret- Mei tahun 2022. Instrumen penelitian ini menggunakan tes Mini Mental State Examination (MMSE) untuk menentukan fungsi kognitif dan kuesioner yang berisikan pertanyaan mengenai identitas diri dan riwayat hipertensi. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui adanya hubungan antara lama hipertensi dan penurunan fungsi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden merupakan perempuan (60,7%), berusia 70-79 tahun (52,4%), berpendidikan tidak tamat atau SD (47,6%), memiliki hipertensi ≥ 5 tahun (65,5%) dan mengalami penurunan fungsi kognitif (58,3%). Hasil analisis uji chi-square menemukan adanya hubungan yang bermakna antara lama hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif pada lansia (p value = 0,022).
KORELASI PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI MEDIA KIE TENTANG KB TERHADAP MINAT KB PADA PUS DI BULUKUMBA Arfiani; Fitriani; Siti Komariyah; Yunika Mutmainna; Jusni
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.115

Abstract

Survei pendahuluan Puskesmas Caile tahun 2020, terdapat 10.000 Pasangaan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Caile, 6.368 (63,7%) akseptor KB. Berdasarkan jumlah penerima aktif, data terendah dari 9 desa yaitu Desa Kalumeme dengan persentase (46,1%), sedangkan tertinggi adalah Desa Terang-Terang (90,1%). Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui frekuensi pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB, minat KB dan korelasi pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB terhadap minat KB. Jenis penelitian kuantitatif dengan purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan koesioner (google form). Berdasarkan penelitian, dari 38 responden, 30 (78,94%) responden memanfaatkan aplikasi WhatsApp, sedangkan 8 (21%) responden tidak memanfaatkan aplikasi WhatsApp. 11 (28,94%) responden berminat, sedangkan 27 (71%) responden tidak berminat setelah mendapatkan KIE melalui WhatsApp. Setelah dilakukan uji korelasi antara pemanfaatan aplikasi WhatsApp dengan minat KB dilihat dari nilai (r=0,579), Angka tersebut menggambarkan bahwa 57,9% korelasi cukup, Sedangkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE terhadap minat KB dengan nilai (p=0,001). Dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin meningkat peminat KB pada PUS, jika semakin banyak PUS yang memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB.
KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SIS ALJUFRI PALU TAHUN 2022 Nita Damayanti; Ricky Yuliam
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.116

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, rumah sakit dituntut untuk dapat melayani masyarakat, dapat berkembang dan mandiri serta harus mampu bersaing dalam memberikan pelayanan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat. Harapan pasien terkait berbagai aspek pelayanan di rumah sakit seperti kehandalan, bukti fisik, jaminan, perhatian dan daya tanggap petugas kesehatan, semakin meningkat seiring dengan tuntutan tingkat kepuasan yang di harapkan, peningkatan kualitas pelayanan dapat memenuhi kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit Sis Aljufri palu tahun 2022, penelitian ini menggunakan dengan rancangan cross sectional study yang bertujuan untuk mengetahui hubungan variable independen dan variable dependen dimana pengukuran antara sebab dan akibat dalam waktu yang sama. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan variabel Daya Tanggap dengan kepuasan pasien rawat inap (p value = 0,30) untuk variabel jaminan didapatkan ada hubungan variabel Jaminan dengan kepuasan pasien rawat inap (p value = 0, 30), kemudian untuk variabel bukti fisik tidak ada hubungan Bukti Fisik dengan kepuasan pasien rawat inap (p value = 0,116), kemudian untuk variabel perhatian ada hubungan Perhatian dengan kepuasan pasien rawat inap (p value = 0,30) dan variabel kehandalan ada hubungan kehandalan dengan kepuasan pasien rawat inap (p value = 0,20).
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYAMANYA KECAMATAN POSO KOTA KABUPATEN POSO TAHUN 2022 Muhammad Kurniawan; Nur Meity; Ricky Yuliam
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.117

Abstract

Stunting merupakan gangguan yang dialami anak dengan perawakan pendek dibandingkan dengan usianya. Indonesia termasuk negara ketiga tertinggi stunting di kawasan South East Asia (SEAR). Berdasarkan data dinkes Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2019, prevalensi stunting pada balita 0 hingga 59 bulan sebesar 32,3%. Kabupaten Poso menempati urutan keenam dengan prevalensi 21,8% kurangnya pemberian ASI Eksklusif dari ibu menyebabkan anak mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja Puskesmas Kayamanya Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control (retrospective). Untuk mengetahui hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square () pada tingkat kemaknaan 95%. Selanjutnya untuk mengetahui besar risiko balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting, maka dilakukan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil uji chi-square didapatkan nilai p sebesar 0,01(p < dari α 0,05) yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 2,77. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita dan akan berisiko untuk menjadi stunting jika tidak mendapatkan ASI Eksklusif.
KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWATUNA PALU TAHUN 2022 Della Amalia; Lutfiah Sahabuddin; Sitti Atikah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.118

Abstract

Hipertensi adalah keadaan peningkatan tekanan darah diatas batas normal yaitu 140/90mmHg yang dapat memberikan gejala yang bervariasi pada masing-masing individu. Menurut data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 22% dari total penduduk dunia. Asia Tenggara berada di posisi ke tiga sebesar 25% terhadap total penduduk. Presentasi penyakit hipertensi di kota Palu tahun 2019 sebesar 36%. Presentase penyakit hipertensi pada tahun 2019 di Puskesmas Kawatuna sebesar 12, 3% sedangkan pada tahun 2020 sebesar 16, 9%. Penyakit hipertensi merupakan urutan ke 2 (dua) dari daftar 10 penyakit tertinggi dengan peningkatan yang cukup signifikan di Puskesmas Kawatuna sejumlah 1357 pasien (16,9%). Proporsi hipertensi berdasarkan pengukuran menunjukkan bahwa kelompok perempuan memiliki proporsi lebih besar dibandingkan laki-laki, kelompok umur juga mempengaruhi proporsi hipertensi dimana prevalensinya meningkat seiring peningkatan umur. Masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab hipertensi serta kebiasaan masyarakat sehingga bagaimana karakteristik demografi penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kawatuna Palu Tahun 2022?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik demografi penedrita hipertensi di wilayah kerja puskesmas kawatuna. Desain penelitian yang digunakan adalah survei Deskriptif Kuantitatif dengan memberikan gambaran secara rinci dari variabel yang di teliti tanpa membuat suatu perbandingan atau hubungan dengan variabel lain. Mayoritas penderita hipertensi berusia 51-65 tahun sebanyak 42 (45.2%) orang. Mayoritas penderita hipertensi berjenis kelamin perempuan sebanyak 68 (73.1%) orang. Mayoritas penderita hipertensi memiliki pendidikan tamat SLTA sebanyak 41 (44.1%) orang. Mayoritas penderita hipertensi memiliki pekerjaan adalah tidak bekerja/IRT sebanyak 29 (31.2%) orang. Mayoritas penderita hipertensi berusia 51-65 tahun, berjenis kelamin perempuan, memiliki pendidikan tamat SLTA sebanyak 41 (44.1%) orang, dan tidak bekerja/IRT sebanyak 29 (31.2%) orang.

Page 1 of 1 | Total Record : 7