cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 183 Documents
SISTEM PERTANIAN TERAPUNG DARI LIMBAH PLASTIK PADA BUDIDAYA BAYAM (Amaranthus tricolor L.)DI LAHAN RAWA LEBAK Syafrullah, Syafrullah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v9i2.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan teknologi spesifik lokasi pada lahan rawa yang tergenang Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2013. di Desa Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Perlakuannya jenis rakit limbah plastik (rakit limbah gelas plastik, rakit limbah botol plastik ukuran 600 ml dan rakit limbah botol plastik ukuran 1500 ml) dan jenis kompos (kompos rumput purun, kompos rumput bakung, dan kompos rumput gegas). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jenis rakit limbah gelas plastik berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bayam dibandingkan jenis rakit lainnya, jenis kompos rumput bakung berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bayam dibandingkan jenis kompos lainnya dan penerapan teknologi budidaya bayam organik terapung pada lahan rawa tergenang memberikan hasil yang sama bila dibandingkan dengan sistem budidaya secara konvensional di lahan kering.
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA DAN BIOLOGI ULTISOL DAN SERAPAN HARA N P K SERTA PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR YANG DIBERI LCPKS Marlina, Marlina; Napoleon, Adipati; Budianta, Dedik
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2018): klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i1.1105

Abstract

This research titled “Change Some Properties of Chemical and Biological Ultisol and Nutrient Uptake of N P K Plant and Production of Fresh Fruit Bunches Marked Palm Oil Mill Effluent”. This research held from April till December 2014. The results showed that the application LCPKS can improve nutrient P , but has not been a significant influence on the chemical properties of the other on the ground in oil palm plantations. Liquid Waste Award mills are capable of increasing the population of micro- organisms in the soil first and third day of observation.  Results of weighing directly on the ground show that the weight of fresh fruit bunches (TBS) reached an average of 30.45 kg per bunch in the treatment on non LCPKS and weighs TBS averaged 21.48 kg per bunch . This shows that LCPKS can increase the weight of TBS as well as production
PUPUK HIJAU SALAH SATU PUPUK ORGANIK BERBASIS EKOLOGI DAN BERKELANJUTAN Dahlianah, Inka
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v9i2.111

Abstract

Salah satu bentuk pupuk organik yang bisa digunakan dalam pertanian organik adalah pupuk hijau. Pupuk hijau merupakan pupuk yang berasal dari pelapukan tanaman, baik sisa panen, tanaman yang sengaja ditanam, maupun gulma atau sumber pupuk hijau yaitu tanaman liar. Penggunaan pupuk hijau yaitu dengan cara pembenaman langsung tanaman sumber pupuk hijau, digunakan sebagai mulsa, dan dikomposkan. Pupuk hijau organik berfungsi sebagai sumber nutrisi, menjaga kelembaban tanah yang diaplikasikan sebagai mulsa, dan dapat mencegah erosi. Karakteristik pupuk hijau sama seperti pupuk organik lain yaitu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah dengan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation, memicu aktivitas biologi tanah atau mikroba tanah, sehingga dapat meningkatkan produtivitas lahan pertanian.
RESPON PERTUMBUHAN DAN DAYA HASILTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH FITOSAN Novianto, Novianto
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh fitosan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kenanga II, Kel. Baturip, Kec. Lubuklinggau Utara II Ketinggian tempat 75 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu 0 ml L-1 (tanpa perlakuan), 1,5 ml L-1, 2 ml L-1, 2,5 ml L-1, 3 ml L-1, 3,5 ml L-1, Masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel dan di ulang sebanyak 3 kali, sehingga jumlah total uji coba pada suatu lahan sebanyak 54 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter buah. Pemberian zat pengatur tumbuh fitosan 2 ml L-1 memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering.
RESPON PERTUMBUHAN AKAR DAN TAJUK BEBERAPA GENOTIF JAGUNG (Zea mays.L) PADA KONDISI SUPLAI HARA RENDAH DENGAN METODE KULTUR AIR Moelyohadi, Yopie
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i1.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik pertumbuhan akar dan tajuk serta efisiensi serapan hara pada tanaman jagung galur seleksi efisien hara dibandingkan dengan galur seleksi tidak efisien hara pada kondisi suplai hara rendah yang dapat digunakan sebagai landasan untuk menetapkan varietas jagung yang dapat tumbuh dan berproduksi tinggi di lahan kering marginal. Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UMP dan Laboratorium Ekofisiologi Fakultas Pertanian UNSRI Indralaya. Penelitian akan berlangsung selama 4 bulan,dimulai dari Bulan Mei sampai dengan Bulan September 2014. Bahan-bahan yang diperlukan dalam percobaan ini adalah 3 galur tanaman jagung hasil seleksi efisien hara yang didapat dari hasil penelitian pengembangan genotipe jagung efisien hara dilahan kering marginal terdiri dari 3 galur jagung hasil seleksi sifat efisien hara, yaitu galur B41, Galur L164 dan galur S194 serta varietas BISI 816 sebagai varietas pembanding. Media tanam yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan Kimura B yang terdiri dari stok A yaitu: (NH4)2.SO4 (48,2g), MgSO47H2O (134,8 g), KNO3 (18,3 g) dan KH2PO4 (24,8 g) dan Stok B yaitu: Ca(NO3).2H2O (86,17 g), FeSO4.7H2O (16 g) dan 1 N HCl (42 ml) (Yoshida et al., 1976). Sedangkan alat-alat yang dipergunakan dalam percobaan ini adalah: paralon sebagai tempat media tanam, stryrofoam, pompa air, Chlorofilmeter, oven dan alat-alat laboratorium. Percobaan ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split –Plot). Sebagai perlakuan petak utama adalah perlakuan berbagai konsentrasi larutan hara, yaitu Ho = Hara normal (larutan Kimura B 100 % konsentrasi standar), H1 = Medium defisien hara (larutan Kimura B 50 % konsentrasi standar) dan H2 = Defisien hara (larutan Kimura B 25 % konsentrasi standar) Sebagai perlakuan anak petak adalah berbagai genotif jagung yaitu: G1 = Galur B41, G2 = Galur L164, G3 = Galur S194 dan G4 = Varietas BIS 816. Semua perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitin menunjukka pemberian berbagai konsentrasi larutan hara memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan akar dan tajuk tanaman jagung yang ditumbuhkan pada media kultur air dan galur jagung B41 memberikan respon pertumbuhan akar dan tajuk tanaman tertinggi dibandingkan dengan galur jagung lainnya pada berbagai tingkat konsentrasi laurutan hara yang diberikan pada media kultur air.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TANAH, PASIR DAN PUPUK GUANO DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN UMBI ILES-ILES (Amorphophallus oncophyllus) Nurshanti, Dora Fatma
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam antara tanah, pasir dan pupuk guano dalam meningkatkan pertumbuhan tunas umbi iles-iles. Penelitian telah dilaksanakan di rumah bayang pada Kebun Percobaan Universitas Baturaja Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni sampai Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial, dengan 5 perlakuan komposisi media tanam yang  masing-masing diulang sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 25 unit/petak pelakuan dengan 5 tanaman contoh. P0 = Tanah, P1 = Tanah + Pasir (2 : 1), P2 = Tanah + Pupuk Guano (2 : 1), P3 = Pupuk Guano + Pasir (2 : 1 ), P4 = Tanah + Pasir + Pupuk Guano (2 : 1 : 1).  Dari hasil penelitian komposisi media tanam secara berturut – turut tanah : pasir : guano  dengan perbandingan 2 : 1 : 1 memberikan hasil terbaik pada pertunasan umbi iles-iles pada waktu tunas, persentase tunas tumbuh, tinggi tanaman, panjang akar, dan berat kering akar
PENGARUH TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) DI LAHAN LEBAK Naini, Iis; Minwal, Minwal; Syafrullah, Syafrullah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i2.200

Abstract

Pengaruh Takaran Pupuk Organik Plus terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) di Lahan Lebak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan takaran pupuk organik plus yang terbaik pada tanaman kedelai. Penelitian ini telah dilaksanakan pada kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini telah berlangsung dari bulan Juni sampai dengan bulan September 2014. Penelitian inii menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). dengan 7 perlakuan yang diulang 4 kali dengan 8 tanaman contoh. Sebagai faktor perlakuan yaitu : F0 = Kontrol (pupuk kimia anjuran), F1 = 250 kg/ha, F2 = 500 kg/ha, F3 = 750 kg/ha, F4 = 1000 kg/ha, F5 = Dosis 1250 kg/ha, F6 = 1500 kg/ha . Peubah yang diamati yaitu Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Cabang Produktif (cabang), Jumlah Polong Per Tanaman, Jumlah Polong Hampa Per Tanaman, Berat Isi Polong per Tanaman, Bobot 100 Biji (g), Berat Produksi per Petak(g), Berat Berangkas Kering. Berat produksi per Hektar pada takaran 750 kg/ha yaitu 1,34 ton/ha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa takaran 750 kg/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI LAHAN LEBAK Hawalid, Heniyati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2019): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v14i1.1848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan  mempelajari respon tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) dengan pemberian pupuk kandang dan anorganik dilahan lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan pada lahan petani di desa Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini telah berlangsung dari bulan Desember 2017 sampai Februari 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8  perlakuan yang diulang 4 kali. Adapun faktor-faktor perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : Perlakuan Pemupukan anorganik (A) NPK Lengkap, Tanpa N (PK+Pupuk kandang), Tanpa P (NK+Pupuk kandang), Tanpa K (NP+Pupuk Kandang),  Tanpa NP (K+Pupuk kandang),  Tanpa NK (P+Pupuk kandang),  Tanpa PK (N+Pupuk kandang), Tanpa NPK (Pupuk kandang). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter tongkol (cm), panjang tongkol (cm), berat tongkol berkelobot (g), berat tongkol berkelobot per hektar (ton), berat berangkasan basah (g). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa Perlakuan tanpa N (PK+pupuk kandang) memberikan produksi mendekati perlakuan pupuk NPK (pupuk kandang).
PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Ningsih, Nining Dwi; Marlina, Neni; Hawayanti, Erni
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i2.205

Abstract

Effect of organic fertilizer type on growth and production of several varieties of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt). This study aims to identify and determine the type of fertilizer best organic effect on the growth and production of several varieties of sweet corn. This research has been carried out in experimental campus garden land C Muhammadiyah University of Palembang. Semambu Island Village District of North Indralaya, Ogan Ilir, South Sumaetra Province, from May to July 2015 and use design plots Divided (Split-plot design) with 12 combined treatment and repeated 3 times, namely the Main plot treatments Sweet Corn Varieties (V)= consist of V1= Sweet boy, V2= Osse, V3= Bonanza and children Petak ie Treatment Organic fertilizer cow dung, O3= Compos palm empty fruit bunches, O4= Compost LCC. The parameters observed plant height (cm), number of leaves (pieces), ear length (cm), cob diameter (cm), weight ear cropping (g), berangkasan dry weight (g), yield per hectare (kg). The result showed treatment varieties very significant effect on all observed variables. Treatment of organic fertilizer very significant effect on the cob length, cob diameter, cob weight and dry weight per plot berangkasan, but take effect no significant effect on plant height, number of leaves and cobs heavy cropping. Treatment interaction effect was not significant on all observed variables.
PEMANFAATAN LIMBAH PERKEBUNAN DAN EFEKTIF MIKROORGANISME SEBAGAI SUMBER HARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza Sativa L.) DI LAHAN SAWAH IRIGASI Moelyohadi, Yopie; Minwal, Minwal
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2016): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v11i1.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mempelajari dan mendapatkan jenis limbah perkebunan sebagaisumber hara yang yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi padi (Oryzasativa L.) di lahan sawah irigasi dalam rangka pengembangan inovasi teknologi budidaya tanaman yangmudah, murah dan berkelanjutan yang dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia tanpa menurunkanproduksi. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan sawah petani yang terletak di desa Sumber AgungKecamatan Buay Madang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU-Timur). Penelitian berlangsung daribulan Januari sampai dengan bulan Mei 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (SplitPlot Design) dengan masing-masing kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Sebagai perlakuan petak utamaadalah pemberian berbagai jenis kompos limbah perkebunan, dengan tiga taraf perlakuan , yaitu: 1). O0=Tanpa pemberian kompos (kontrol), 2). O1= Kompos blotong (limbah tebu), dan 3). O2= Kompos tandankosong kelapa sawit (tankos). Perlakuan anak petak adalah pemberian berbagai dosis takaran pupuk EM-4dengan empat taraf perlakuan, yaitu: 1). E0= 0 ml /l air (kontrol), 2). E1= 10 ml/l air , 3). E2= 15 ml /l airdan 4). E3= 20 ml/l air.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis kompos limbahperkebunan dan pemberian EM-4 berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati.Kombinasi pemberian kompos blotong (20 ton/hektar) dan pemberian larutan EM4 pada takaran 20 cc/l airmemberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi di lahan sawah irigasi,dengan hasil panen rata-rata mencapai 9,80 ton gabah kering/hektar.

Page 4 of 19 | Total Record : 183