cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 183 Documents
DAMPAK PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP KERAGAMAN ARTHROPODA TAJUK TANAMAN CAISIN (Brassica juncea L.) Nunilahwati, Haperidah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2018): klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i1.1096

Abstract

Pupuk kandang ayam merupakan pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman caisin, yang secara tidak langsung berpengaruh pada keragaman arthropoda tanaman.  Penelitian bertujuan menganalisis dampak pemberian pupuk organik yaitu pupuk kandang ayam terhadap keragaman arthropoda pada tajuk tanaman caisin.  Penelitian  dilaksanakan dengan cara menanam tanaman caisin dalam polybag dan kontrol dengan masing-masing 25 polybag.  Masing-masing polybag untuk perlakuan, tanah dicampur pupuk kandang ayam sebanyak 630g/polybag.  Perlakuan terdiri atas A = tanah yang ditambah pupuk kandang asal kotoran ayam dan B = kontrol.  Arthropoda yang terdapat ditajuk dihitung jumlah Ordo dan Famili, kemudian dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel.  Data komposisi Ordo, Famili dan jumlah individu digunakan untuk menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman. Ukuran keanekaragaman yang dipergunakan adalah nilai indeks keanekaragaman spesies Shannon, indeks Dominasi Spesies Berger-Parker dan indeks kemerataan spesies dari Pielou. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik berupa pupuk kandang ayam (perlakuan) pada tanaman caisin sampai umur 30 hst berpengaruh pada jumlah individu maupun spesies arthropoda. Pada tanaman perlakuan ditemukan 15 spesies dan 111 individu arthropoda, dan kontrol ditemukan 5 spesies dan 28 individu arthropoda.  Keragaman arthropoda tertinggi pada tanaman perlakuan yaitu 0,97 dan kontrol yaitu 0,41.  Sedangkan indeks dominasi arthropoda tertinggi pada tanaman kontrol yaitu 0,54 dan pada tanaman perlakuan yaitu 0,31.  Kemerataan arthropoda tertinggi pada tanaman perlakuan yaitu 0,82 sedangkan kontrol yaitu 0,59
RESPON PERTUMBUHAN SETEK ANGGUR (Vitis vinifera L.) TERHADAP PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Diana, Susanti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v9i2.110

Abstract

Tanaman anggur (Vitis vinifera L.) merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan dan dikonsumsi dalam bentuk buah segar. Produksi anggur harus ditingkatkan dengan menggunakan bibit yang memiliki vigor tinggi. Penyediaan bibit dari biji relatif lambat oleh karena itu penyediaan dilakukan secara setek. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi perasan bawang merah yang dapat mempercepat pertumbuhan akar dan daun pada setek anggur Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan lndralaya Raya Ogan llir. Waktu penelitian dimulai bulan Juli sampai September 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari enam perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Dari hasil penelitian didapat bahwa perlakuan ekstrak perasan bawang merah berpengaruh nyata pada peubah waktu inisiasi tunas, jumlah tunas, dan panjang akar. Sedangkan pada peubah lain tidak berpengaruh nyata. Konsentrasi 60% mempercepat terbentuknya tunas pada setek. Pada konsentrasi 80% menghasilkan jumlah daun , jumlah tunas lebih banyak dan akar lebih panjang dan jumlah akar lebih banyak. Pada konsentrasi 40% manghasilkan berat basah akar lebih tinggi dankonsentrasi 20% menghasilkan berat kering akar tertinggi. Konsentrasi ekstraksi perasan bawang merah 60% - 80% merupakan kisaran konsentrasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan setek anggur.
RESPON PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) TERHADAP BERBAGAI TAKARAN PUPUK ORGANIK HAYATI DI POLYBAG Hawalid, Heniyati; Anggriawan, Fajar
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2018): klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i1.1114

Abstract

Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Terhadap Berbagai Takaran Pupuk Organik Hayati di Polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Terhadap Berbagai Takaran Pupuk Organik Hayati di Polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan milik petani, Jalan H. M. Asyik Aqil, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dari bulan Mei sampai Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan dengan 3 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuan adalah sebagai berikut: (1) Varietas Tebu (V) yaitu: V1 Varietas PS 882, V2 Varietas Kidang Kencana, V3 Varietas Bululawang. Kemudian (2) Takaran Pupuk Organik Hayati (T) yaitu: T0 Tanpa Pupuk, T1 Takaran 200 g/polybag, T2 Takaran 250 g/polybag, T3 Takaran 300 g/polybag. Peubah yang diamati dalam Penelitian ini adalah Waktu Keluar Tunas (HST), Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (helai), Jumlah Anakan (anakan), Jumlah Akar (helai), Panjang Akar (cm), dan Persentase Bibit Hidup (%). Berdasarkan hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan Varietas Kidang Kencana berpengaruh sangat nyata terhadap Waktu Keluar Tunas, Jumlah Daun, Jumlah Anakan, dan berpengaruh tidak nyata terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Akar, Panjang Akar. Perlakuan Takaran Pupuk Organik Hayati 300 g/polybag berpengaruh nyata terhadap Jumlah Anakan, dan berpengaruh sangat nyata terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Jumlah Akar, Panjang Akar tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap Waktu Keluar Tunas. Interaksi antara kedua faktor berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah pengamatan.
PEMBERIAN JENIS PUPUK HAYATI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) DI TANAH LEBAK Hawayanti, Erni; Amir, Nurbaiti; Exselen, Mike Exselen
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan jenis pupuk hayati yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) di lahan lebak. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang (FP-UMP). Kegiatan penelitian ini berlangsung dari bulan Januari sampai dengan bulan April 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan satu perlakuan, masing-masing unit perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Faktor perlakuan yang diterapkan adalah : Jenis pupuk hayati (P) yaitu ; P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1 = pupuk Mikoriza + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl), P2 = pupuk Bioboost + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl), P3 = pupuk Azospirillum + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl), P4 = pupuk Bakteri Pelarut Fosfat + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl), P5 = pupuk Organik Hayati + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl). Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat tongkal per tanaman (g), Panjang tongkol (cm), Diameter tongkol (cm), Berat tongkol perpetak (g), berat kering berangkasan (g). Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan jenis pupuk hayati berpengaruh sangat nyata terhadap berat berangkasan kering, panjang tongkol, berat tongkol dan produksi per petak, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter tongkol. Produksi tertinggi terdapat pada perlakuan P1 = pupuk Mikoriza + 50% pupuk N,P,K (Urea, SP36, KCl) dengan berat 10544,50 g per petak.
PEMANFAATAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET PISANG KEPOK KUNING PADA TAHAP AKLIMATISASI Danial, Ekawati; Ogari, Putri Ayu; Diana, Susanti; Nurlaili, Nurlaili
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1324

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan pupuk organik cair limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) terhadap keberhasilan aklimatisasi dan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja, dari bulan Januari 2018 sampai dengan Oktober 2018. Penelitian ini dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan secara faktorial (4x3).Faktor pertama adalah komposisi media tanam aklimatisasi planlet yaitu: M1= tanah top soil M2 = 1:1 (tanah:TKKS) M3=  2:1 (tanah:TKKS) M4=  1:2 (tanah:TKKS) Faktor kedua yaitu:P0=20 ml/planlet (Pupuk Anorganik Growmore)P1= 20 ml/planlet LCPKS P2= 30 ml/planlet LCPKS Setiap perlakuan diulang tiga kali. Setiap satuan percobaan terdiri dari lima  pot yang masing-masing berisi satu planlet. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara media tanam (Tanah : TKKS) dengan 1:1 dan pemberian pupuk pelengkap cair (PPC) pada perlakuan M2P0 mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik pada planlet pisang Kepok Kuning. Perlakuan media tanam (Tanah:TKKS) dengan perbandingan 1:1 berpengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Pemberian pupuk pelengkap cair (PPC) 20 ml/planlet pada Perlakuan pupuk P0 (cair) Growmore memiliki nilai tertinggi dalam meningkatkan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Planlet-planlet yang berhasil diaklimatisasi dapat ditanam di kondisi lapangan.
POLA DAN INTENSITAS PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN MUSI RAWAS Kriswantoro, Haris; Wahyudi, Firdinan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i2.199

Abstract

Pekarangan bagi penduduk di pedesaan selain berfungsi sebagai tempat bermukim juga berfungsi sebagai sumber pendapatan dan sumber gizi bagi keluarga. Pada lahan pekarangan ditanami berbagai macam tanaman hortikultura (mix cropping) yang dipadukan dengan usaha ternak dan pemeliharaan ikan, sehingga ditemukan berbagai pola dan intensitas pemanfaatan sesuai dengan luas lahan yang dimiliki. Penelitian ini telah dilaksanakan di desa Desa R Rejosari dan Desa P1 Mardiharjo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas, pada bulan November 2010. Metode yang dilakukan adalah metode survei dan metode penarikan contoh yang digunakan adalah metode acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam pola pemanfaatan lahan pekarangan pada kedua desa yang diteliti, dimana di desa R Rejosari terdapat 8 macam pola dan di desa P1 Mardiharjo terdapat 9 macam pola, yang didominasi tanaman buah-buahan (pisang, sawo dan rambutan). Intensitas pemanfaatan lahan di kedua desa tersebut tergolong masih rendah, karena banyak ditemukan lahan kosong atau tidak ditanami, sebagian tanaman masih muda dan kurang optimal pertumbuhannya, serta sebaran pohon yang tidak merata.
PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) MELALUI PEMUPUKAN LIMBAH TERNAK PADA LAHAN PASANG SURUT Hawayanti, Erni; Palmasari, Berliana
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1329

Abstract

           This study aims to analyze and obtain the best type and level of fertilization of livestock waste on the growth and production of shallots (Allium ascalonicum L.) on tidal land. on tidal land. This research has been carried out on farmers' land in Telang Jaya Village, Muara Telang District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province, from August to January 2018. This study used a Split-plot design with 9 repeated treatment combinations 3 times and 5 sample plants from each treatment. The treatment factor for Type of Livestock Waste (O) consisting of O1 = cattle waste, O2 = Goat livestock waste, O3 = Chicken livestock waste and Red Onion Fertilization Rate (T) consists of T1 = 5 tons / ha, T2 = 10 tons / ha, T3 = 15 tons / ha. The variables observed are 1. Plant height (cm) 2. Number of  leaves (strands) 3. Number of tubers per clump (cloves) 5. Fresh weight per clump (g) 6. Bulb weight per plot (kg). The results showed that the treatment of chicken manure and doses of 10 tons / hectare produced the highest growth and production in tuber weight / clump on red onion (Allium ascalonicum L.) plants on tidal land, ie 13.31 tons / hectare
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PEMBIBITAN TANAMAN KAKAO ( Theobroma cacao L. ) DI POLYBAG. Nora, Maida; Amir, Nurbaiti; Aminah, R. Iin Siti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i2.204

Abstract

Effect of Media Composition Against Plant Nursery Cocoa (Theobroma cacao L.) in Polybag. This study aims to determine the effect of media composition in the appropriate planting cocoa plant nurseries (Theobroma cacao L.) In Polybag . The research was conducted dilahan experimental garden campus of University of Muhammadiyah Palembang C Semambu Island Village District of North Inderalaya Ogan Ilir South Sumatra Province. This study will take place from the month of May to July 2015. This study used a method of execution that is Rancanga Randomized (RAK) are arranged singly with 5 treatments and 5 replications. Each treatment consisted of 4 plants example. The treatment in the study include M0 = Soil Topsoil (control), M1 = 1: 1: 1 (Land: Chicken Manure: Rice Husk), M2 = 1: 2: 1 (Land: Chicken Manure: Rice Husk), M3 = 1: 1: 2 (Soil: Chicken Manure: Rice Husk), M4 = 2: 1: 1 (Land: Chicken Manure: Rice Husk ). The parameters observed in this study was the increase of plant height (cm), in the number of leaves (pieces), root fresh weight (g), root dry weight (g), berangkaasan wet weight (g), beragkasan dry weight (g), Results of analysis of variance showed that the composition ratio of the planting medium does not influence significantly on all the observed variables.
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK NPK PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Kriswantoro, Haris Kriswantoro1; Safriyani, Etty; Bahri, Syamsul
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2016): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v11i1.209

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu produk hortikultura yang sampai saat ini permintaan akan produk tersebut semakin pesat. Salah satu faktor pembatas pertumbuhan tanaman jagung manis adalah hara. Keadaan hara di dalam tanah sangat menentukan hasil jagung manis. Upaya untuk mengatasi perbaikan kesuburan tanah adalah dengan pemupukan, baik menggunakan pupuk organik maupun pupuk anorganik. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas dari bulan November 2014 sampai Januari 2015, bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Adapun faktor perlakuan yang dicobakan adalah: 1). Perlakuan dosis pupuk organik, terdiri dari: O1 = tanpa pemberian pupuk organik (kontrol), O2 = pupuk organik 10 ton/ha atau 3,75 kg/petak dan O3 = pupuk organik 20 ton/ha atau 7,5 kg/petak ; 2). perlakuan dosis pupuk NPK terdiri dari: P1 = tanpa pupuk NPK (kontrol), P2 = pupuk NPK 243 kg/ha atau 90 g/petak dan P3 = pupuk NPK 486 kg/ha atau 180 g/petak. Berdasarkan hasil ansira bahwa perlakuan pupuk organik memberikan pengaruh nyata dan sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati, demikian pula untuk perlakuan pupuk NPK kecuali peubah umur berbunga berpengaruh tidak nyata. Sedangkan kombinasi kedua perlakuan memberikan pengaruh interaksi yang tidak nyata. Dari hasil uji BNJ menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik 20 ton/ha (O3) menghasilkan pertumbuhan terbaik dan produksi yang tinggi, demikian pula dengan perlakuan pupuk NPK 486 kg/ha (P3). Secara tabulasi kombinasi perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis diperoleh pada perlakuan O3P3.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN PASANG SURUT Gribaldi, Gribaldi; Nurlaili, Nurlaili
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2019): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v14i1.1890

Abstract

Produksi padi setiap tahun mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya kebutuhan beras bagi sebagian besar rakyat Indonesia.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan  melalui penggunaan varietas yang adaftif yang berpotensi hasil tinggi.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi di Lahan pasang surut.  Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) non Faktorial, dengan 5 perlakuan yang diulang sebayak tiga kali.  Adapun perlakuan terdiri dari V1= Inpari 30, V2= Inpara 3, V3= Inpari 33, V4= Inpari 43, dan V5 = Hipa 5 Cepa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi di lahan pasang surut,  varietas hibrida (Hipa 5 Cepa)  menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang lebih baik dibanding varietas inhibrida  (Inpari 30, Inpara 3, Inpari 33 dan Inpari 43) di Lahan pasang surut, dan Varietas hibrida Hipa 5 Cepa mampu meningkatkan produksi sebesar 16 – 36 persen dibanding varietas inhibrida (Inpari 30, Inpara 3, Inpari 33 dan Inpari 43) di Lahan pasang surut.

Page 2 of 19 | Total Record : 183