Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea"
:
20 Documents
clear
Efektivitas dan Efisiensi Biaya Pendidikan Selama Masa Pandemi Covid – 19 Pada SMA Di Kabupaten Mandailing Natal
Sulhan Hamid H Lubis;
Eka Daryanto;
Osbert Sinaga
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1680
Adanya pandemi covid 19 memaksa pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran daring. Hal ini tentu akan berpengarus signifikan pada pemanfaatan dan pengalokasian biaya pendidikan yang telah dianggarkan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Sekolah baik pada RKAS yang bersumber dari dana BOS maupun dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang bersumber dari orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat secara langsung pemanfaatan dana pendidikan selama masa covid 19 apakah sudah efektif dan efisien. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari 24 kepala sekolah bendaraha pada SMA di kabupaten Mandailing Natal tahun 2021 dengan menyebarkan angket melalui google format dan wawancara. Ditemukan bahwa sekolah tidak mempersiapkan diri secara maksimal untuk memanfaatkan dana secara efektif dan efisien. Hal ini juga tidak terlepas dari ketidakpastian sampai kapan berakhir pembelajaran daring karena informasi yang berubah-ubah (tergantung status daerah masing-masing berdasarkan level kedaruratan) tentang jadwal pembelajaran tatap muka terbatas dan adaptasi kehidupan baru. Namun pengalokasian biaya pendidikan di setiap sekolah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan walapun pengalokasian tiap SNP tidak merata karena kebutuhan berbeda. Adanya pengalihan pembiayaan dari RKAS yang telah disusun diawal tahun karena adanya perubahan sistem pembelajaran dan perubahan juknis BOS. Pengalihan kegiatan ekstrakurikuler, penggandaan soal ujian ditiadakan atu dikurangi dan dialihkan pada kegiatan pemeliharaan dan penggantian, pembelian alat dan bahan kesehatan seperti thermogun, handsanitizer, masker dan disinfektan. Pembiayaan selama pandemi Covid-19 secara umum mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam hal pengalokasian bukan pada jumlah dana yang dikeluar. Pada masa normal ada estrakurikuler pramuka, ekstrakurikuler olahraga dan kegiatan OSIS dialihkan menjadi dana pemeliharaan dan penggantian. Biaya langganan dan jasa seperti listrik mengalami penurunan tapi muncul biaya baru seperti paket data bagi guru dan tenaga kependidikan. Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan juga mengalami kenaikan karena adanya pengembangan kompetensi yang diikuti guru secara daring.
Etnobotany Medicinal Plants Tree Group In Traditional Medicine At East Lombok Regency
Lalu Gin Gin Budiarsa;
Nurrachman Nurrachman;
Sumarjan Sumarjan
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1668
Traditional medicine (Batra) plays a strategic role in society. In addition to working as an alternative treatment, traditional medicine provides an overview of local wisdom found in a community group. This study aims to determine the diversity of species and ethnobotany of medicinal tree group plants by traditional healers in East Lombok Regency. The research method uses descriptive qualitative method. The sampling technique of the respondents was using Puspossive Randome Sampling, while the sampling of plants was using Stratified Sampling. The results of the study include two groups, namely the companion variable consisting of the characteristics of the research area and the characteristics of the research respondents. The characteristics of the area function to determine the development of plants found in agricultural cultivation activities, while the characteristics of the respondents correlate with the species of medicinal trees used. Then in the main variables found 36 species of medicinal plants used by Batra. The tree group plants which were subsequently found mapped the optimal cultivation location in the research area by examining their use to determine the potential for plant development as a commodity in agricultural cultivation
Transformasi Tarekat Qadiriyah Arakiyah Di Indonesia
Nur Istiqomah
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1672
Tarekat Qadiriyah Arakiyah merupakan tarekat yang belum lama tersebar di Indonesia. Tarekat ini masuk ke Indonesia pada 2006 dibawa oleh Syekh Muhammad Hilmi Ash-Shiddiqi al-Araki, seorang Kiai yang merupakan salah satu anggota keluarga besar Pondok Pesantren al-Husaini Bandung. Kedatangan Tarekat Qadiriyah Arakiyah dari Sudan ke Indonesia dengan adanya perbedaan sosio-kultural di antara masyarakat Sudan dengan Indonesia mengharuskan terjadinya transformasi di dalam menyebarkan tarekat ini di Indonesia. Transformasi ini dilakukan agar Tarekat Qadiriyah Arakiyah mampu membumi dan memasyarakat sehingga mampu lebih diterima oleh masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan beberapa transformasi yang menjadikan perbedaan di antara Tarekat Qadiriyah Arakiyah yang eksis di Indonesia dengan Tarekat Qadiriyah Arakiyah yang eksis di Sudan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data di dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif-analisis. Tarekat Qadiriyah Arakiyah mengalami beberapa transformasi setelah masuk di Indonesia. Di antaranya adalah cara berzikir, bahasa, dan pakaian. Meskipun terdapat beberapa transformasi tersebut, tidak mengubah substansi ajaran Tarekat Qadiriyah Arakiyah.
Analisis Framing Pemberitaan Media Online Mengenai Mundurnya Ratu Tisha Dari Jabatan Sekretaris Jenderal PSSI
Fadli Muhammad Athalarik;
Fina Zahra
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1665
Mundurnya Ratu Tisha dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal PSSI disayangkan oleh banyak pihak. Hal itu dikarenakan sudah banyak pencapaian yang didapatkan oleh Ratu Tisha baik untuk PSSI secara organisasi, maupun Timnas Indonesia sebagai ujung dari prestasi sepakbola itu sendiri. Respons berbagai insan sepakbola ini yang diliput oleh banyak media untuk menjadi pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimanakah media online Kompas dan Detik membingkai berita tentang mundurnya Ratu Tisha dari jabatan Sekretariat Jenderal PSSI berdasarkan perangkat framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif deskriptif dan menggunakan analisis framing model analisis Pan dan Kosicki dengan menggunakan empat dimensi struktural teks berita yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. sebagai Teknik analisis datanya. Penelitian ini menemukan fakta kalau Detik.com cenderung lebih tendensius dalam memberikan headline berita ketimbang Kompas.com. Selain itu, penelitian ini juga menemukan fakta bahwa Kompas.com cenderung lebih deskriptif dan hanya sedikit memberikan pernyataan dalam penulisan beritanya
Representasi Feminisme Eksistensialis Tokoh Wanita dalam Film The Great Wall
Rizky Wardhani;
Zuriyati Zuriyati;
Ninuk Lustyantie
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1677
Penelitian ini mengangkat tema kajian feminisme dalam seni peran terutama pada perfilman. Tokoh wanita yang terdapat di film ini digambarkan sebagai seorang tokoh wanita yang kuat dan berjiwa pemimpin. Tokoh wanita ini eksis di antara dominasi para kaum pria seperti biasanya. Seorang tokoh wanita biasanya digambarkan dengan peran yang feminine, tetapi dalam film ini peran yang ditampilkan sangat bertolak belakang. Dari peran tokoh ini wanita dalam film The Great Wall ini memunculkan sisi Feminisme Eksistensialis yaitu wanita digambarkan sebagai seorang sosok yang memiliki tingkat kemandirian, cara berpikir yang tidak tergantung oleh kaum pria. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan strategi yang dikemukakan oleh Simone de Beauvoir, yaitu bagaimana perempuan memaknai diri, yaitu: 1) bekerja dan menentukan nasib; 2) bergabung dengan kelompok intelektual, berpikir, melihat, dan mendefinisikan untuk membawa perubahan bagi perempuan; 3) bekerja dan mencapai transformasi sosial dalam masyarakat; dan 4) menolak menginternalisasi bahwa wanita dibawah laki-laki. Penelitian ini menunjukkan bahwa sisi emosional dari seorang wanita tidak dapat mengubah tokoh seorang wanita dalam menghadapi masalah, hal ini terlihat dari alur cerita yang diberikan pada film yang bergenre kolosal ini.
Analisis Tingkat Bahaya Longsor pada Jalan Nasional untuk Prioritas Penanganan dengan Metode AHP: Studi Kasus Jalan pada Satker PJN III dan PJN IV
Maulidi Al Kahfi
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1669
Bencana longsor menjadi ancaman yang sangat berbahaya terhadap stabilitas badan jalan, sehingga penanganan yang baik sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan longsoran agar luas longsor yang telah terjadi tidak semakin melebar. Karena jumlah titik longsor pada Jalan Nasional cukup banyak maka diperlukan kegiatan preservasi dengan melakukan langkah prioritisasi penanganan longsoran jalan. Lokasi penelitian adalah Jalan Nasional Provinsi Sumatera Utara yang berada pada area Satker PJN III (Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional III) dan Satker PJN IV (Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional IV). Terdapat 26 ruas jalan pada area Satker PJN III dan Satker PJN IV, dengan 34 titik longsor yang terjadi. Prioritisasi penanganan longsoran jalan pada penelitian ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Proses) dengan dua tahapan. Tahap pertama adalah menganalisis tingkat bahaya longsor yang terjadi pada jalan, sedangkan tahap kedua adalah menentukan tingkat prioritas penanganan longsor pada masing-masing titik longsor di ruas jalan tersebut. Parameter yang digunakan dalam menentukan tingkat bahaya longsor yaitu kemiringan tanah, tutupan lahan, curah hujan, tanah dasar, kondisi drainase. Sementara untuk menentukan tingkat prioritas penanganan digunakan parameter bahaya longsor, dimensi longsor, rekayasa lereng dan lalulintas harian rata-rata
Masa Depan Kerja Sama Selatan-Selatan: Diantara Solidaritas dan Kepentingan
Bunga Putri Nauli
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1661
Fenomena tahun 1950-1970an memperlihatkan bahwa bantuan material, financial, dan technical telah diberikan antar negara berkembang. Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) merupakan salah satu modalitas kerja sama pembangunan internasional antar negara berkembang untuk saling membantu melalui mekanisme saling belajar, berbagi pengalaman, serta alih teknologi guna mencapai kesejahteraan bersama. Pola kerja sama yang bersifat demand-driven membedakan KSS dari kerja sama lainnya sehingga dianggap lebih berprospek. Tidak ada pendekatan one-size-fits-all dalam KSS tetapi disesuaikan dengan kebutuhan negara mitra. Seiring berjalannya waktu, KSS tidak lagi terbatas dalam konteks Asia-Afrika dan merupakan suatu kerja sama yang berprogres. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kerangka analisis rezim internasional, tujuan penelitian ini adalah melihat posisi yang harus diambil negara-negara anggota KSS ditengah pola shifting dari tatanan internasional dimana solidaritas dan acting collectively harus tetap ditegakkan. Di tengah berbagai tantangan seperti kebijakan me-first policy, pendekatan bilateral dan regional, new southern policy, no single domination, KSS harus tetap mempertahankan prinsip solidaritasnya
Pengelolaan Kas Kecil Pada PT Badar Jaya Sakti Pondok Aren Tangerang Selatan
Nurwinda Safitri
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1616
Agar dapat bersaing, perusahaan harus mampu mengelola dana perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan untuk membantu manajer dalam mengambil keputusan yang tepat. Contoh pengelolaan dana perusahaan adalah penggunaan dana kas kecil, oleh karena itu perusahaan harus mengelola kas kecil dengan baik. Jika tidak ada pengelolaan harian dalam jumlah kecil, maka dapat mengganggu kelancaran operasional bisnis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode wawancara yaitu melakukan tanya jawab secara langsung dengan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan kas kecil, wawancara dilakukan dengan Bapak Akbar selaku bagian Admin pada PT Badar Jaya Sakti (BJS). Studi dokumentasi yaitu mengumpulkan data tambahan dengan melampirkan dokumen-dokumen terkait kas kecil yang dilakukan oleh PT BJS. Periode data yang digunakan adalah Juni 2021 - Agustus 2021. Pengelolaan kas kecil yang diterapkan oleh PT BJS yaitu dengan menggunakan metode berubah-ubah (Fluctuation System). Dimana saldo rekening kas kecil tidak tetap, tetapi berfluktuasi tergantung pada jumlah pengisian dan jumlah dari kas kecil. Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada PT BJS khususnya pada standar operasional prosedur kas kecil sering terjadi kesalahan berupa pencatatan yang tidak akurat pada buku kas dan terdapat beberapa metode yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur. Prosedur transaksi keuangan kas kecil, membantu menghindari penipuan yang mungkin dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh dalam Pemilihan Subkontraktor dan Pengaruhnya Terhadap Waktu Pelaksanaan
Febri Haryadi
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1666
Kontraktor utama sangat bergantung pada jasa subkontraktor untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi pada proyek konstruksi. Subkontraktor melaksanakan tugas tertentu yang tidak dapat dilakukan oleh kontraktor utama secara efisien. Untuk mendapatkan subkontraktor yang berkompeten, maka perlu diadakan pemilihan subkontraktor. Pemilihan subkontraktor menjadi sangat penting dalam mengimbangi pertumbuhan industri konstruksi tersebut, sehingga kontraktor utama sebagai pelaksana konstruksi membutuhkan subkontraktor atau kontraktor spesialis untuk pekerjaan tertentu yang membutuhkan keahlian khusus. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengkaji temuan-temuan dari beberapa jurnal ilmiah yang berkaitan, sehingga diperoleh faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemilihan subkontraktor dan faktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman melakukan pekerjaan sejenis. Selain itu juga ditemukan pengaruhnya terhadap waktu pelaksanaan proyek
Pengaruh Penggunaan Sandal Drop Foot Terhadap Perbaikan Pola Jalan Penderita Drop Foot Akibat Kusta Di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Mojokerto
Gatot Sunarto
Syntax Idea Vol 3 No 12 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i12.1618
Pada penanganan Drop Foot akibat kusta, Ortotik Prostetik dapat memberikan pelayanan dalam bentuk ortosis yaitu Sandal Drop Foot, yang bertujuan untuk mengurangi derajad Drop Foot pada ankle joint yang disebabkan oleh penurunan tonus otot dorsal fleksor. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel terdiri dari 10 penderita Drop Foot akibat kusta di Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Mojokerto. Instrumen yang digunakan adalah Rivermead Visual Gait Assessment form, peralatan video gait analysis ( handycam, goniometre, alat tulis). Sandal Drop Foot berpengaruh besar pada pasien kusta yang mengalami drop foot dalam memperbaiki pola jalan dibandingkan tanpa saat mengunakan Sandal Drop foot. Sandal Drop foot adalah sutu alat bantu atau alat koreksi untuk mencegah drop foot berkepanjangan atau mencegah kecacatan lebih lanjut, tetapi tidak bisa menyembuhkan dan mengembalikan normal pada penderita drop foot akibat kusta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengunaan Sandal Drop Foot Terhadap Perbaikan Pola Jalan Penderita Drop Foot Akibat Kusta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian” Quasi experiment pre post test with out control desain” one groups pre and post desain, dimana dalam penelitian ini hanya terdapat satu kelompok subyek teliti yang akan diukur pola jalannya sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dari uji alternatif Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi dengan value p = 0.004, karena p < 0.05, maka dapat dikatakan terdapat pengaruh pengunaan Sandal Drop Foot terhadap perbaikan pola jalan penderita drop foot akibat kusta