Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea"
:
40 Documents
clear
Pengaruh Brand Image, Service Quality dan Price terhadap Repurchase Intention pada Greenlight Bandung
Adil Musty Tamzil;
Kuswanti Kuswanti;
Mediana Urfah
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1355
Keputusan minat beli berulang konsumen merupakan suatu Tindakan mengkonsumsi produk yang sama lebih dari satu kali ditentukan konsumen. Hal ini berdasarkan pada komitmen psikologis konsumen terhadap produk atau jasa yang disebabkan oleh pengalamannya setelah menggunakan produk tersebut, sehingga timbul keinginan untuk konsumsi ulang. Gagasan atau minat melakukan pembelian ulang muncul karena dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, diantaranya yaitu “citra merek (brand image), kualitas pelayanan (Service Quality) dan Harga (Price)â€. Tujuan dari penelitian adalah guna mengukur pengaruh Citra merek, kualitas pelayanan dan harga pada keinginan membeli ulang pada Greenlight Bandung. Metode penelitian yang dipergunakan merupakan metode deskriptif verifikatif. Sampel yang digunakan terdapat 115 responden. â€Pengolahan data mempergunakan analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, koefisien korelasi dan pengujian hipotesis.â€Dari hasil analisis (uji t) didaptkan Brand Image, Service quality, dan Price baik secara parsial memiliki pengaruh sigifikan pada Repurchase intention. Berdasarkan hasil uji hipotesis (uji F) dan koefisien determinasi mempertunjukkan secara stimultan diperoleh pengaruh signifikan pada Brand image (X1), Service Quality (X2) dan Price (X3) terhadap Repurchase intention.
Analisa Kekuatan Sambungan Rivet Zig-Zag dan Inline dengan Plat Al 2024-T3
Brilliant Dwinata;
Adi Ganda Putra;
Fauziyya Hafizha Riana
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1380
Kualitas sambungan rivet berperan penting untuk menahan beban khususnya pada struktur badan pesawat. Umumnya terdapat dua pengaturan susunan rivet yakni zig-zag dan inline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan kedua jenis sambungan rivet tersebut. Pengujian spesimen dilakukan dengan 2 cara, yakni pengujian secara riil yang mengacu pada standard EN ISO 12996:2013 tentang pengujian destruktif pada sambungan dan pengujian secara numerik menggunakan perangkat lunak Ansys 2020 R2. Dua spesimen uji tersebut masing-masing memiliki susunan rivet zig-zag dan inline dengan diameter rivet Ø 3,2 mm dan pelat Al 2024-T3 tebal 0,8 mm dan lebar 37 mm. Hasil pengujian Tarik menunjukkan bahwa susunan rivet zig-zag dapat menerima beban maksimum sebesar 6,01 kN sedangkan susunan rivet inline 5,73 kN. Sedangkan pengujian numerik menunjukkan bahwa tegangan maksimum ekuivalen von-Mises pada susunan rivet zig-zag sebesar 930,8 MPa sedangkan susunan rivet inline sebesar 865,1 MPa.
Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder Steroid dan Terpenoid dari 5 Tanaman
Febri Nola;
Gita Kurniawati Putri;
Lhidya Halizah Malik;
Nadia Andriani
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1307
Indonesia kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Data menunjukkan bahwa terdapat sekitar 30.000 spesies flora di hutan tropis di Indonesia, dan sekitar 9.600 spesies tumbuhan diketahui memiliki khasiat sebagai obat. Tumbuhan menghasilkan metabolit sekunder yang memiliki sifat berracun yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit manusia salah satunya yaitu Steroid dan Terpenoid. Beberapa tanaman yang dipakai adalah biji mahoni (Swietenia mahagonia Jacq.), rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), herba meniran (Phyllanthus niruri Linn), buncis (Phaseolus vulgaris L.), dan batang tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.). Tujuan dari review jurnal ini yaitu untuk menganalisis isolasi senyawa metabolit sekunder steroid dan terpenoid dengan menggunakan metode studi tinjauan literatur. Isolasi senyawa steroid dan terpenoid dapat dilakukan dengan ekstraksi, fraksinasi dan bercak UV. Berdasarkan hasil pencarian literatur ini biji mahoni (Swietenia mahagonia Jacq.) mengandung steroid dan triterpenoid, rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) mengandung seskuiterpenoid, herba meniran (Phyllanthus niruri Linn) mengandung steroid, buncis (Phaseolus vulgaris L.) mengandung steroid dan triterpenoid, dan batang tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) mengandung steroid dan terpenoid.
Application of Inquiry-Based Learning Models to Improve Student Learning Outcomes
Mazdawati Mazdawati
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1308
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Inquiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Singkep Tahun Pelajaran 2019/2020†merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya peningkatan nilai peserta didik dalam memahami Unsur Periode 3 dan Unsur Transisi Periode 4. Hal ini dilakukan karena banyaknya peserta didik bahwa masih banyak siswa di kelas tersebut yang belum mencapai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 72. Pada Materi terkait dengan kimia pokok bahasan Unsur Periode 3 dan Unsur Transisi Periode 4, siswa yang mencapai KKM hanya 17 siswa (63%) dari 27 siswa (Sumber: Data Indeks Pencapaian Hasil Belajar Siswa). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri I Singkep, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga kelas XII MIPA 3. Penelitian dilakukan pada semester II tahun ajaran 2019/2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan yang alurnya sebagai berikut: membuat perencanaan tindakan, melaksanakan tindakan dalam pembelajaran, mengadakan pengamatan terhadap pelaksanaan tindakan, dan merefleksi pelaksanaan tindakan. Hasil refleksi tersebut digunakan untuk mengambil keputusan untuk siklus selanjutnya. Data (pengamatan), dan penelitian berupa dokumentasi perencanaan, hasil observasi hasil menulis. Instrumen pengumpul data utama adalah peneliti, sedangkan instrumen pununjangnya adalah RPP, Lembar observasi, dokumentasi, dan analisis hasil evaluasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar pada materi Unsur Periode 3 dan Unsur Transisi Periode 4, hal ini ditunjukkan adanya peningkatan yang mencapai KKM siklus I 62,96% meningkat menjadi 78,57% pada siklus II.
Penegakan Hukum Pidana Dibidang Lingkungan Hidup: Pemidanaan Berbasis Konservasi Lingkungan Hidup
Ryan Akbar Fitriadi
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1374
Peraturan perundang-undang berfungsi untuk mengatur kehidupan warga negara dalam menciptakan keamanan dan ketertiban dan juga memiliki hubungan dengan penegakan hukum terutama dalam penegakan hukum pidana. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, pertama, Pertanggungjawaban Pidana Lingkungan Hidup Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kedua, Bagaimana Sistem Pemidanaan Dalam Tindak Pidana Bidang Lingkungan Hidup Berbasis Konservasi Lingkungan Hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui pertanggungjawaban dan sistem pemidanaan dalam tindak pidana di bidang lingkungan hidup berbasis konservasi lingkungan hidup. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data studi pustaka dan analisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini yakni, Terdapat kelemahan norma dan sanksi dalam peraturan lingkungan hidup sebagaimana dalam UUPPLH Nomor 32 Tahun 2009, yang mana tidak menggambarkan secara jelas mengenai tujuan pemidanaan yang dapat dijadikan patokan dalam menetapkan sanksi pidana yang dilandasi dengan ide – ide dasar. Pengaturan jenis sanksi demikian tanpa pengaturan secara alternative akan berdampak dalam praktek pemidanaan berupa tuntutan dan penjatuhan pidana umum sebagaimana diatur dalam KUHP, belum menyentuh tujuan hukum lingkungan itu sendiri yang mana berfungsi sebagai acuan pemanfaatan dan pencadangan sumber daya alam serta pelestarian lingkungan hidup.
Pengaruh Kemiskinan, Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, dan Belanja Modal Terhadap IPM Di Kabupaten Nganjuk Tahun 2010-2019
Andhita Astriani;
Muchtolifah Muchtolifah;
Sishadiyati Sishadiyati
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1331
Pembangunan yaitu termasuk dalam alat yang digunakan sebagai meraih kesuksesan dalam membangun bangsa. Pembangunan manusia dapat diketahui dari tingkat kualitas hidup manusia yang ada disuatu daerah dengan ukuran yang bisa dilihat dari indeks pembangunan manusia. Tujuan dari diadakannya penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh antara Kemiskinan, Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Belanja Modal Berpengaruh Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten Nganjuk tahun 2010-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Nganjuk pada tahun 2010-2019. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM. 2) Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. 3) Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. 4) Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM.
Pola Kebijakan KPID Wilayah Riau dalam Mengawasi Digitalisasi Penyiaran
Desy Mairita;
M. Tazri M. Tazri;
Sumayah Sumayah
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1305
Penelitian ini mendeskripsikan tentang pola kebijakan KPID Wilayah Riau dalam mengawasi digitalisasi penyiaran. Di saat regulasi kita belum siap dengan segala bentuk kebebasan perstersebut, kita juga dipaksa untuk menghadapi era digitalisasi dan konvergensi yang juga memerlukan regulasi yang lebih tepat dan lugas. Meskipun di banyak sisi, regulasi kita masih memiliki kekurangan dan kurang konsisten dengan Undang-Undang pendahulunya. Tinjauan pustaka ketersediaan data pada saat ini didapatkan melalui studi pustaka dan observasi dalam bentuk bukti-bukti tempirik dalam bentuk jurnal dan buku. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan metode deskriktif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kantor KPID wilayah Riau Jl. Gajah Mada. Dengan subjek dalam penelitian ini adalah Komisioner KPID Wilayah Riau. Hasil penelitian menunjukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi siaran yang baik sesuaidengan UU No.32 Tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran Tahun 2012, namun masih ada pelanggaran yang dilakukan tetapi tergolong kepada pelanggaran yang ringan, pola pengawasan yang dilakukan KPID Riau menggunakan pola pengawasan langsung yaitu dengan memantau langsung dari alat pemantau KPID Riau yang dilakukan oleh tim pemantau, dan menggunakan polapengawasan tidak langsung yaitu dengan menerima aduan masyarakat dan dalam melakukan pengawasan KPID Riau mengikuti langkah-langkah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sedangkan KPID Riau dalam mengawasi durasi dan pola siaran di Riau mengharuskan mendaftarkans etiap acara yang akan yang ada di KPID Riau untuk mendapatkan izin siar. Untuk sarana pengawasann yang digunakan KPID Riau antara lain ruangan pengawasan, alat pemantau yang disertai dengan alatperekam dan monitor dan juga melalui situs website www.kpidriau.go.id dan media sosial email, twitter, facebook, instagram, SMS dan whatshap Kelima KPID Riau memberikan KPID award setiap tahunnya sebagai bentuk apresiasi.
Penanganan Rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa Di Panti Renceng Mose, Manggarai, Nusa Tenggara Timur
Isabela Dibyacitta Adelian;
Ida Bagus Gde Pujaastawa;
I Gusti Putu Sudiarna
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1373
Di Mangggarai, Nusa Tenggara Timur masih sering dijumpai fenomena Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kurang mendapat perhatian dari keluarga. ODGJ berkeliaran di jalanan dan menjadi bahan ejekan. Bahkan, keluarga cenderung menganggap ODGJ sebagai aib yang memalukan, sehingga menyebabkan terjadinya kesalahan dalam penanganan terhadap ODGJ, yakni pemasungan. Upaya penanganan ODGJ dapat dilakukan melalui rehabilitasi dengan tujuan untuk mempersiapkan dan memampukan ODGJ hidup mandiri di masyarakat. Di Manggarai, Renceng Mose merupakan tempat rehabilitasi bagi ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena rehabilitasi ODGJ dan implikasinya terhadap ODGJ serta keluarganya. Penelitian yang bersifat kualitatif ini membahas tentang persepsi orang Manggarai terhadap etiologi gangguan jiwa, faktor yang mempengaruhi proses dan mekanisme pengambilan keputusan sistem perawatan kesehatan ODGJ, dan implikasi penanganan rehabilitasi terhadap ODGJ dan keluarganya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan rehabilitasi mampu mengembalikan ODGJ pada peran normalnya di masyarakat. Namun, stigma terhadap ODGJ dan keluarganya masih tetap ada, sehingga dapat menyebabkan ODGJ yang telah sembuh menjadi kambuh.
Taklif Islam dalam Mencegah LGBT
Siti Muhayati
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1314
Taklif Islam adalah pembebanan (Risalah Muslim, Tanpa tahun) yang diberikan pada mukalaf yang hidup semasa dan sesudah Nabi Muhammad saw yang berupa perintah yang wajib dilaksanakan, atau anjuran dilaksanakan, atau haram dilaksanakan atau anjuran tidak dilaksanakan atau boleh memilih yang tidak termasuk pada wajib, sunah, haram dan makruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui taklif Islam sebagai pencegah prilaku LGBT yang dibahas oleh para penulis ahli agama Islam (ulama). Perilaku LGBT muncul tidak melihat situasi masih dalam pandemi covid 19 dan kondisi dalam penyembuhan dari covid 19 atau dalam kondisi sebagai tenaga medis penyembuhan covid 19, oleh karena itu haramnya perilaku LGBT tetap harus disuarakan dimana taklif Islam mentaklifkan pada mukalaf wajib untuk mentaatinya agar tercegah dari prilaku LGBT. Jenis penelitian ini adalah penelitian literature. Intrumen peneltiannya peneliti sendiri dengan menyusun peratnyaan sebagai panduan untuk memperoleh data sesuai dengan judul penelitian ini. Sumber datanya diambil dari berbagai artikel yang termuat diberbagai jurnal, majalah, blogspot, buku dan laporan penelitian. Analisa datanya dengan cara diedit yaitu dipilih yang sesuai dengan judul penelitian, selain itu data diringkas untuk dikelompokan sesuai kategori dari fokus penelitian kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa para penulis ahli agama Islam (ulama) membahas tentang LGBT baik terkait definisinya, faktor munculnya, dampak negatifnya, pencegahannya, bimbingan proses taubat LGBT.
Pendeteksian Sektor Basis dan Sektor Non Basis terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Kediri
Anggi Novita Sari;
Muchtolifah Muchtolifah;
Sishadiyati Sishadiyati
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1332
Pembangunan ekonomi merupakan proses pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengelola sumber daya yang ada serta membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta guna menciptakan lapangan kerja baru . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor yang menjadi basis dan non basis dalam penunjang perekonomian serta untuk mengetahui pendeteksian sektor basis dan sektor non basis terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri dan Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Kediri tahun 2014-2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersifat time series dan diambil dari BPS Kabupaten Kediri dan Provinsi Jawa Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik studi kepustakaan dan studi lapangan. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu Sektor Basis dan Sektor Non Basis, sedangkan variabel terikat pada penelitian ini yaitu Pertumbuhan Ekonomi. Hasil penelitian dari analisis Location Quotient (LQ) tahun 2014-2019 dapat diketahui bahwa yang tergolong sektor basis di Kabupaten Kediri terdapat Sembilan sektor.