Articles
1,774 Documents
Strategi Kepala Sekolah PAUD dalam Membangun Citra Sekolah Menuju Sekolah PAUD Unggul pada Masa Pandemi Covid-19
Siti Asiyah
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1508
Pendidikan anak usia dini adalah Pendidikan utama yang dibutuhkan sejak dilahirkan. Tujuan strategi kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun citra sekolah menuju sekolah PAUD unggul adalah untuk mengetahui, menganalisa strategi dan peran kepala sekolah dalam pengelolaan serta pengawasan untuk meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang diambil secara online dari google form yang berisi pernyataan-pernyataan. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 129 kepala sekolah di Kota Subang yang terdiri dari 58 orang kepala sekolah dari Organisasi Profesi IGTKI dan 71 orang kepala sekolah dari Organisasi Profesi HIMPAUDI. Penulis menggunakan rumus Slovin dalam perhitungan sampel dengan tingkat kesalahan sebesar 5% dengan pengambilan sampel acak sederhana dan untuk menentukan kevalidan dari item kuesioner peneliti menggunakan program SPSS 23 for windows dengan ketentuan tanda (*) yang berarti significan 0,05, bila (**) yang berarti significan 0.01. Item dikatakan valid jika df = N-2. Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan skor rata-rata hasil pengolahan data, hasil penelitian secara umum tentang strategi kepala sekolah PAUD dalam membangun citra sekolah menuju sekolah PAUD unggul pada masa pandemi Covid 19 di Kota Subang mencapai angka 87,20 persen dari nilai ideal (100%), dalam penelitian ini angka tersebut masuk dalam kategori sangat baik.
Analisis Pembelajaran IPA Selama Masa Pandemi Covid-19 untuk Akselerasi Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar
Rose Andriyani Saputri
Syntax Idea Vol 3 No 9 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i9.1482
Pandemi covid-19 menjadikan Indonesia mengalami berbagai krisis baik di sektor ekonomi maupun pendidikan. Sekolah yang selama ini melakukan pembelajaran secara konvensional harus berailih ke pembelajaran yang lebih modern dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah tersedia. Salah satu pelajaran yang dianggap cukup sulit untuk diterapkan dalam pembelajaran daring adalah mata pelajaran IPA. Pemerintah mencoba mencari solusi akibat pembelajaran daring yang berdampak pada kualitas pembelajaran di sekolah dasar, salah satunya dengan meluncurkan berbagai program yang mendukung pembelajaran daring melalui Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pelaksanaan pembelajaran daring pada pembelajaran IPA di sekolah dasar selama pandemi covid-19 dengan mengkaitkannya dengan program pemerintah saat ini yaitu Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan metode CRI (Certainly of Response Index) pada guru sekolah dasar sebagai sampel penelitian yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan selama pembelajaran IPA secara daring masih banyak kekurang ditemukan, sehingga belum mampu mengakselerasi Merdeka Belajar secara maksimal. Hal ini menjadi alasan perlu adanya perbaikan yang dilkukan guru agar pembelajaran IPA yang dilakukan secara daring dapat berjalan dengan maksimal sehingga dapat mengakselerasi merdeka belajar.
Pemberian Pengampunan Antarpribadi Menurut Everett L. Worthington dan Charles L. Griswold
Diana Bachri
Syntax Idea Vol 3 No 9 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i9.1489
Tidak mudah memberi pengampunan antarpribadi, terlebih dari pihak subyek sebagai korban kekerasan. Tujuan penelitian psikologis dengan pendekatan kualitatif terhadap perempuan korban kekerasan di masa anak memperlihatkan, tidak ditemukannya kesediaan mengampuni secara total sesuai teori pengampunan Worthington. Sebagai tindak-lanjut dari penelitian lapangan, ditelusuri argumentasi mendasar ketidak-mampuan atau ketidak-bersediaan subyek memberi pengampunan antarpribadi. Penelusuran ini membutuhkan kajian filosofis dengan memperhatikan berbagai argumentasi antropologis-etis. Mengapa tidak mudah memberi pengampunan antarpribadi, dan bagaimana penjelasan etis untuk menjawab permasalahan tidak mampu memberi pengampunan; inilah tujuan penelitian penulis. Pengampunan antarpribadi mampu diberikan subyek penyintas kekerasan, sebab mengandaikan masih terdapat luka, kemarahan dan perasaan sakit-hati terhadap pelaku kejahatan. Penjelasan filosofis Griswold mampu menjawab adanya kesulitan memberi pengampunan antarpribadi sehingga melengkapi teori psikologis Worthington tentang memberi pengampunan antarpribadi. Dengan memahami terdapat kesulitan memberi pengampunan antarpribadi, maka menjadi penting dilatih suatu kesediaan memberi pengampunan sedini mungkin, guna membangun habitus atau kebiasaan yang baik yaitu bersedia mengampuni sesama manusia secara antarpribadi dalam hidup sehari-hari.
Peranan Ayam Lokal dalam Sudut Pandang Adat Budaya Bajawa Ngada
Liliana Regina Deze;
Christianus Yoseph Ngiso Bhae
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1507
Ayam lokal atau ayam buras bukan ras dan lebih dikenal dengan sebutan ayam kampung sangat diminati dagingya dan juga telurnya dimana kita ketahui bahwa daging dan telur ayam kampung lebih sehat sehingga konsumsinya terus meningkat. Daging dan telur ayam kampung bukan hanya ditujukan untuk konsumsi keluarga dan masyarakat namun juga memiliki makna ritual dalam acara adat dan upacara keagamaan sesuai dengan kebutuhan. Sistim pemeliharaannya masih semi intensif sehingga pemeliharaannya hanya sekitar halaman rumah. Pemeliharaan ayam kampung di Bajawa Ngada ini masih kecil-kecilan dan kebanyakan masih dilepas dan ayam mencari makan sendiri dan hanya diberi makan pada pagi dan sore hari. Peluang usaha beternak ayam kampung sangat menjanjikan karena masyarakat Bajawa Ngada sangat membutuhkan ayam kampung untuk berbagai acara adat namun cara beternak ayam kampung yang masih tradisional atau semi intensif menjadi salah satu faktor pengahambat usaha ternak ayam kampung untuk mencapai kesuksesan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenai peranan penggunaan ayam lokal pada sudut pandang adat Budaya Bajawa Ngada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Eksploratif dengan pendekatan wawancara Bersama tokoh adat Bajawa Ngada.Setelah melakukan penelitian ini peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan ayam lokal didaerah Bajawa Ngada digemari daan sudah menjadi hal yang memenuhi kebutuhan untuk masyarakat
Pengembangan Model Pendidikan Karakter di Lingkungan Madrasah Di Kepulauan Riau
Muhammad Nasir;
Lias Hasibuan;
Kemas Imron Rosadi
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1503
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pendidikan madrasah mampu melahirkan anak- anak yang berakhlaq dan memiliki kesadaran yang tinggi. Era baru pendidikan yang diiringi oleh pesatnya perubahan sosial yang terjadi di masyarakat saat ini terkadang tidak siknifikan dengan keberhasilan dunia pendidikan dalam membangun manusia bermartabat muliya. Globalisasi yang telah melahirkan Revolusi Industri 4.0 (selanjutnya disingkat 4IR) yang sudah dirasakan sejak tahun 2011, merupakan bentuk implikasi perubahan secara fundamental, perubahan itu adalah : Internet of Data, Internet of People, revolusi industri 4.0 dunia dikejutkan lagi dengan konsep baru yaitu society 5.0 abat 21. Fokus keahlian bidang pendidikan abad 21 saat ini meliputi cretivity, critical thingking communicaion dan collaboration atau yang dikenal dengan 4 Cs. Beberapa kemampuan yang harus dimiliki di abad 21 ini meliputi: leadership, digital literacy, communication, emotional. Hal ini berinflikasi terhadap menurunnya moralitas , sikap perilaku anak bangsa dalam berbagai asfek kehidupan. Hal ini telah mengakibatkan lemahnya pesan moral agama (akhlaq, adab dan nilai ketaatan lainnya ) yang tidak menyentuh bathin manusia yang paling dalam yaitu kesadarannya dalam melakukan perbuatan baik. Sebagai konsekuensinya, anak-anak madrasah dituntut memiliki unsur inovatif dan kreatif di dalam dirinya dengan kesadaran yang tinggi untuk menerapkan nilai-nilai moral agama yang dimilikinya. Dan ini merupakan tantangan baru bagi generasi muda di era transisi saat ini.
Analisis Bentuk Kohesi dan Koherensi Wacana Cerkak Sebagai Materi Pembelajaran Bahasa Jawa Siswa SMP
Agus Budiono
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1524
Kohesi dan koherensi merupakan salah satu elemen terpenting dalam wacana yang bertujuan agar informasi dapat dipahami dengan mudah dan utuh oleh pembaca. Namun, banyak pembaca yang tidak mengetahui bentuk kohesi dan koherensi dari wacana yang dibaca. Padahal, dengan mengetahui bentuk kohesi dan koherensinya, pembaca dapat mendapatkan informasi akurat dari wacana. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kohesi dan koherensi pada 5 cerkak dalam majalah berbahasa jawa yaitu Panjebar Semangat karya Suryadi Ws serta relevansi hasil kohesi dan koherensi wacana cerkak dalam majalah Panjebar Semangat sebagai materi pembelajaran bahasa jawa SMP kelas VIII. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data kumpulan cerkak karya Suryadi Ws dalam majalah Panjebar Semangat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam cerkak tersebut, serta koherensi yang terdiri dari koherensi penjumlahan, pertuturan, perlawanan, lebih, sebab-akibat, waktu, syarat, cara, dan penjelasan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerkak tersebut sangat relevan untuk digunakan sebagai bahan ajar di SMP kelas VIII.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Terhadap Underpricing pada Penawaran Umum Saham Perdana Di Bursa Efek Indonesia
Moch Irfandi;
Sri Muljaningsih;
Kiki Asmara
Syntax Idea Vol 3 No 9 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i9.1491
Underpricing adalah sebuah fenomena Initial Public Offering (IPO) yang sering terjadi di pasar modal dan telah dibuktikan oleh para peneliti di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to equity ratio, earning per share, umur perusahaan, return on assets pada underpricing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2015-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana debt to equity ratio, earning per share, umur perusahaan, return on assets sebagai variabel bebas, dan underpricing sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diambil dari data periodik underpricing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 sampai 2019. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel debt to equity ratio, earning per share berpengaruh positif dan signifikan terhadap underpricing, variabel umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap underpricing dan variabel return on assets berpengaruh negatif dan signifikan terhadap underpricing.
Identifikasi Spasial Kualitas Lingkungan Permukiman Kumuh Di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta
Andhika Bangun Taji
Syntax Idea Vol 3 No 9 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i9.1459
Penelitian ini mengkaji kualitas lingkungan permukiman kumuh di daerah pinggiran kota khususnya di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan kualitas lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Semanggi setelah adanya program KOTAKU, (2) Mengidentifikasi faktor dan variabel yang berpengaruh terhadap kualitas permukiman Kumuh Kelurahan Semanggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian deduktif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling. Responden penelitian ini adalah kepala keluarga yang berasal dari data verifikasi keluarga miskin Kota Surakarta tahun 2019. Teknik analisis data dengan menggunakan metode interpretasi penginderaan jauh, skoring dan pembobotan, uji korelasi Spearman, uji regresi ganda dan analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan tabel silang. Hasil penelitian ini adalah (1) Kelurahan Semangi pada tahun 2021 setelah adanya program KOTAKU telah berhasil menurunkan luasan kekumuhan dari 76,03 ha menjadi 18,36 ha. Pengurangan tersebut antara lain sebesar 38,05 ha (50,04%) mempunyai kualitas lingkungan permukiman baik, dan sebesar 19,62 ha (25,72%) mempunyai kualitas lingkungan permukiman sedang; (2) Dari hasil uji statistik regresi linier berganda didapatkan hasil bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan permukiman adalah kepadatan bangunan, keteraturan bangunan dan pengelolaan persampahan dan yang kurang berpengaruh adalah tingkat penghasilan kepala keluarga dan tingkat pengeluaran kepala keluarga.
Kewajiban Notaris Mengenali Pengguna Jasa dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Korporasi
Ismail Ismail;
Ermanto Fahamsyah;
I Gede Widhiana Suarda
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1511
Prinsip mengenali Pengguna Jasa diterapkan dalam jabatan notaris dalam rangka melaksanakan ketentuan PP No 43 Tahun 2015 dan Permenkumham No 9 Tahun 2017, yang mana Notaris wajib menerapkan prinsip mengenali pengguna jasa. Prinsip Mengenali Pengguna Jasa bagi Notaris merupakan bagian dari upaya mendeteksi adanya penggunaan jasa notaris oleh para pelaku TPPU dengan melakukan identifikasi, verifikasi dan pemantauan identitas serta dokumen pada pengguna jasa Notaris. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan Menemukan kewajiban notaris mengenali pengguna jasa dalam upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang oleh korporasi tidak bertentangan dengan Pasal 16 ayat (1) huruf f Undang-Undang Jabatan Notaris. Pada penelitian ini digunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil dari penelitian ini yaitu Kewajiban notaris mengenali pengguna jasa dalam upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang oleh korporasi tidak bertentangan dengan Pasal 16 ayat (1) huruf f Undang-Undang Republik Indonesian Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris
Treynor, Sharpe, and Jensen Ratio of Health Sector Companies on The Indonesia Stock Exchange Before and During Covid-19 Pandemic Period
Dewi Tamara;
Ashuri Ashuri;
Satria Katon Bagaskara;
Sulhadi Sulhadi
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1525
This research aims to compare the return and risk in investment at the stock portfolio of Health Sector Companies in period before the COVID-19 pandemic and during the COVID-19 pandemic in Indonesia. This research conducted using quantitative method with descriptive approach with secondary data with samples of the stock of Health Sector Companies listed in the Indonesia Stock Exchange ("IDX") which then formulated into a stock portfolio. The research period used is the period March 2019-Feb 2020 for before COVID19 pandemic, and the period March 2020 - Feb 2021 for during the COVID19 pandemic. The stock portfolio return and risk measurement is measured by Sharpe, Treynor, and Jensen Ratio which then will be statistically tested to see if there are significant differences of ratios between the two conditions.