cover
Contact Name
Fitriadi
Contact Email
fitriadi@utu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jopt@utu.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Alue Peunyareng 23615 Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Optimalisasi
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 24775479     EISSN : 25020501     DOI : https://doi.org/10.35308/jopt
Core Subject : Engineering,
JURNAL OPTIMALISASI (JOPT) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar. JOPT memuat kajian dibidang Manufaktur, Ergonomi dan Manajemen Rantai Pasok. Tujuan penerbitan jurnal optimalisasi adalah sebagai wadah publikasi yang mewadahi kebutuhan peningkatan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan dan menyebarluaskan kajian bidang ilmu Teknik Industri, sekaligus sebagai wahana komunikasi diantara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah Industri. JOPT terbit dua kali dalam setahun, tepatnya pada bulan April dan Oktober. Bagi pembaca, penulis, dan yang melakukan akses situs jurnal yang ingin submit naskah ke jurnal ini, silakan mendaftar sebagai author kemudian login untuk submit naskah. Informasi penulisan dan submit naskah dapat diakses di author guidelines dengan mengikuti pentunjuk di situs jurnal.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022): April" : 15 Documents clear
Perbaikan Desain Kemasan Makanan Ringan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Prasetiyo, Joko; Debora, Fransisca; Pupung, Muhammad; Widodo, Agus
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i1.5334

Abstract

Keripik Singkong Balado merupakan salah satu produk makanan yang di kemas untuk dijadikan makanan ringan yang diproduksi dari UMKM Ibu Fatmawati. Perlunya inovasi pada produk ini merupakan upaya untuk dapat mempertahankan daya tarik pembeli dan pembeda dengan produk keripik singkong lainnya untuk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan yang berdampak pada peningkatan penjualan produk. Inovasi yang dikembangkan yaitu melakukan perbaikan kemasan keripik singkong dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dipilih karena dengan metode ini bisa didapatkan atribut kebutuhan konsumen (whats) yang nantinya akan disesuaikan dengan respon teknis (hows) dari produsen. Selain itu, alasan penggunaan metode ini adalah konsumen dapat terlibat langsung dalam perbaikan desain kemasan Keripik Singkong Balado, sehingga menjamin kemasan yang baru dapat memuaskan konsumen. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan analisa metode QFD menunjukan bahwa atribut (whats) yang di inginkan konsumen untuk kemasan Keripik Singkong Balado yaitu desain kemasan, bahan kemasan, ukuran kemasan, bentuk kemasan, label kemasan, dan kepraktisan. Respon teknis yang harus dilakukan oleh produsen adalah membuat perubahan desain kemasan visual yang modern berisika informasi produk, mudah disimpan dan kualitas produk terjamin, serta tidak mudah rusak dengan variasi ukuran dan bentuk fisik yang simpel. Rancangan desain kemasan Keripik Singkong Balado yang dibuat adalah kapasitas kemasan 250gram dan 350gram dengan bahan kemasan yang digunakan adalah aluminium foil standing pouch, ditambahkan dengan desain grafis perpaduan warna merah cerah agar dapat menarik minat konsumen dan meningkatkan penjualan Keripik Singkong Balado.
Pengukuran Beban Kerja Operator Boiler Berdasarkan Denyut Nadi Melalui Pendekatan Fisiologis di PT. Beurata Subur Persada Yusi Hidjrawan; Irwanda Irwanda; Marlinda Marlinda
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i1.5346

Abstract

PT. Beurata Subur Persada adalah perusahaan yang digunakan sebagai objek penelitian. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi pengolahan kelapa sawit. Perusaahan ini memiliki beberapa stasiun salah satunya stasiun boiler dimana beroperasi dibagian yang menghasilkan steam. Steam diperoleh dengan memanaskan bejana yang berisi air dengan menggunakan bahan bakar. Proses pemasukan bahan bakar yang dilakukan oleh operator boiler cukup berpotensi timbulnya resiko kerja, proses pemasukan bahan bakar dilakukan menggunakan alat berupa sekrop yang jaraknya terlalu dekat dengan proses pembakaran sehingga dapat membahayakan operator dan timbulnya cidera yang diakibatkan hantaran paparan panas dan percikan api akibat hembusan angin. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kategori beban kerja fisik operator pada proses assembly manual dengan pendekatan fisiologi dimana dilakukan pengukuran denyut nadi pemulihan. Penelitian dilakukan pada bagian boiler yang memiliki 4 operator. Dimana dilakukan pengukuran denyut nadi operator setelah dan sebelum beraktivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai beban kerja fisik Beban kerja fisik yang dialami oleh seluruh operator berdasarkan perhitungan konsumsi energi berada dalam kategori beban kerja sedang. Sehingga dapat disimpulkan persentase %CVL berada dalam kategori nadi pemulihan tidak normal, beban kerja berlebihan, perlu ada perbaikan.
Peran Pedoman Safety Management System pada Perguruan Tinggi Dalam Negeri dalam Menghadapi Ancaman Pandemi Virus Taufiqur Rachman; Arief Suwandi; Nofi Erni; M. Derajat Amperajaya; Rina Anindita
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i1.4955

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed the shape of the world of work. This change makes 100% of universities in Indonesia conduct online learning, but some academic administrative activities are still carried out on campus. With this condition, higher education management faces two things that must be considered, namely the health of employees who are still working on campus, and teaching staff who work at home. The purpose of this study is to make the right size in measuring the Safety Management System in Higher Education in dealing with the threat of the virus and to examine the role of Management Commitment to the implementation of the Safety Management System and to examine the role of Safety Culture in the implementation of the Safety Management System. This research is a survey research using a questionnaire, with data analysis method using Path Analysis and Binomial Regression and validity test using Confirmatory Factor Analysis. From the results of this study, it can be seen that a high Safety Culture cannot improve Safety Performance in Higher Education during the pandemic, which is different from Management Commitment and the Safety Management System which are the main determinants of employee Safety Performance during the pandemic. Management's commitment can indeed improve employee Safety Performance during a pandemic, but in improving Safety Performance during a pandemic, performance will be higher if the management commitment pushes the Safety Management System first, then it will increase the organization's Safety Performance with the virus pandemic.
Analisis Postur Kerja Operator Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assesment (REBA) di Stasiun Pengisian Tawas PDAM Tirta Meulaboh Marlinda Marlinda; Yusi Hidjrawan; Endi Saputra; Risnadi Irawan
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i1.5332

Abstract

This study aimed to analyze the operator's work posture using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method and to determine the level of risk of Musculoskeletal Disorders (MsDs) on the alum filling station operator at PDAM Tirta Meulaboh. Based on the observations made on the operator's activities while working, the operator fills the alum with a bent body position, uses a shovel and lifts it and is done repeatedly. This research is a quantitative descriptive study, with direct observation of the process of filling alum. Data collection is done by taking photos of the operator's activities while doing his job, then determining the angle of the operator's body using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method. The conclusions is that the operator's working posture with REBA method gets a score for element I with a score of 6, element II with a score of 8, and element III with a score of 7 and the level of risk through Action Level. REBA score element I final score (4-7) moderate risk category with required action, element II final score (8-10) high risk category with urgent action required, and element III final score (4-7) moderate risk category with required action.
Analisis Beban Kerja Operator pada Stasiun Boiler Menggunakan Cardiovascular Load (CVL) (Studi Kasus: PT. Socfindo Indonesia Perkebunan Seunagan) Josua Samosir; Sofiyanurriyanti Sofiyanurriyanti
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i1.4680

Abstract

PT. Socfindo Indonesia Perkebunan Seunagan merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi Crude Palm Oil (CPO) dan Inti sawit (biji kernel). Di perusahaan sering terjadi nya stem naik turun saat produksi dimulai yang dimana bahan bakar boiler harus diisi setiap 5 menit sekali. Penelitian ini dilakukan di stasiun boiler yang memiliki 5 operator. Penelitian ini dilakukan selama 6 hari kerja dengan pengamatan selama 7 jam kerja per hari dan data yang akan diambil yaitu denyut nadi operator sebelum mulai kerja, setelah mulai kerja, istirahat kerja dan sesudah selesai kerja. Beban kerja yang di ukur adalah beban kerja fisik. Beban kerja fisik diukur menggunakan cardiovascular load (CVL). Adapun hasil dari persentase cardiovascular load (% CVL) yang diterima setiap operator di stasiun boiler dalam perhitungan %CVL terhadap operator di stasiun boiler diatas, 3 operator di stasiun boiler yaitu Halim Bako, Wito dan Edi Sanjaya mengalami beban kerja fisik yang termasuk dalam kategori tidak terjadi kelelahan pada operator sedangkan 2 operator lainnya yaitu Suroto dan dedi freato mengalami beban kerja fisik yang termasuk dalam kategori memerlukan perbaikan dengan nilai yang didapat yaitu 33.14% (CVL 30% s/d < 60%) dan 31.15%  (CVL 30% s/d <60%).

Page 2 of 2 | Total Record : 15