cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): November" : 6 Documents clear
ISOLASI DIGITAL : SISI GELAP PEMBELAJARAN DARING Fadhlan Muchlas Abrori; Novri Hadi Saputra; Vlorensius Vlorensius
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2392

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui persepsimahasiswa terkait kendala selama pembelajaran daring yang berkaitan dengan isolasidigital. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan datadilakukan dengan kuesioner semi terbuka, dan wawancara. Informan dalam penelitian iniadalah mahasiswa pendidikan biologi Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasilpengelompokan permasalahan pembelajaran daring dibagi menjadi 4 masalah yangterkait isolasi digital: kompleksitas perkuliahan yang susah dikemas dalam pembelajarandaring, platform yang tidak familiar, jaringan internet, dan permasalahan gawai. Hasilyang didapatkan sebanyak 75,7% informan menjawab bukan permasalahan teknis yangmenyebabkan pembelajaran daring menjadi hal yang merugikan. Namun, kompleksitasmatakuliah yang tidak bisa dikemas dalam pembelajaran daring merupakan penyebabutama. Hal ini terjadi dari sisi dosen yang kurang maksimal dalam mengelola kontendalam sebuah media digital atau keterbatasan jam perkuliahan.
PERMAINAN TRADISIONAL KALIMANTAN UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA Ratna Dewi; Siti Rahmi
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2393

Abstract

Komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian pesan yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan peluang untuk memberikan umpan balik. Komunikasi interpersonal siswa SMP Negeri 2Pulau Derawan masih rendah, hal ini ditunjukkan dari perilaku siswa yang kurang kompaksaat ada perlombaan kelas, meluapkan emosi lewat FB, lebih senang menyendiri main gad-ged dansulit mengungkapkan pendapat dalam situasi diskusi. Salah satu upaya yang dilakukan untukmeningkatkan komunikasi interpersonal siswa menggunakan bimbingan kelompok dengan teknikpermainan tradisional Kalimantan yaitu permainan betewah dan pindah bintang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik permainan tradisional kalimantan terhadap komunikasiinterpersonal siswa. Jenis peneitian adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desainone group pre-test post-test design, Populasi penelitian ini sebanyak 42 siswa dan sampel 8 siswakelas IX SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala komunikasiinterpersonal, Realibilitas diperoleh koefisien 0,757 yang menunjukan tingkat reliabilitas tinggi.Analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan 22.0 SPSS windows. Berdasarkan hasil analisis data perhitungan uji-wilcoxon nilai asymp sig = 0,12 α = 0,05 maka ditolak yang berarti ada pengaruh penerapan bimbingan kelompok dengan teknik permainan tradisional Kalimantan untuk meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas IXSMP Negeri 2 Pulau Derawan.
PENERAPAN TEORI APOS DALAM ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Maharani Izzatin
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2394

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan dasar matematika yang harus dimilikioleh siswa. Teori terkait tahapan pemecahan masalah digunakan dalam melakukan analisisterhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Salah satu teori yang dapat digunakan adalah teori APOS. Dalam teori APOS, terdapat empat tahapan yaitu: 1) aksi (action), adalahtransformasi dari objek-objek yang dipelajari dan yang dirasakan oleh siswa, sertainstruksi tahap demi tahap bagaimana melakukan operasi, 2) proses (process)didefinisikan sebagai struktur kognitif yang melibatkan imajinasi tentang transformasimental atau fisik yang terjadi secara internal, ditunjukkan dengan seseorang sudah bisamelakukan tingkat aksi secara berulang kali, 3) objek (object), dapat diartikan sebagaisesuatu yang dihasilkan dari pengkonstuksian mental yang telah dilakukan pada tahapproses, dan 4) skema (scema) yaitu kumpulan aksi, proses, dan objek yang dirangkummenjadi sebuah skema.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG CAMPURAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS VIB SD NEGERI 003 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Prayudi Ariessanto
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2390

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaranMatematika materi bangun ruang campuran pada siswa kelas VIB SDN 003 Tarakan.Penelitian ini digunakan untuk menjawab permasalahan, apakah penerapan modelpembelajaran kooperaif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika materibangun ruang campuran pada siswa kelas VIB SDN 003 Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIB semester 2 SDN 003 Tarakanyang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan.Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 bulan mulai bulan Januari 2020 sampai bulan April2020. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 kali siklus pembelajaran yang masingmasingsiklusterdiri dari empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, test, dandokumentasi. Data dianalisis secara statistik menggunakan rumus statistic sederhana. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajarankooperaif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi bangun ruangcampuran pada siswa kelas VIB SDN 003 Tarakan tahun pelajaran 2019/2020. Hasilbelajar siswa mengalami peningkatan klasikal pada siklus I rata-rata yang tuntas dalampembelajaran sebanyak 17 orang siswa atau 47,22%, dengan rata-rata nilai secara klasikalmencapai 62,40 sedangkan pada pertemuan berikutnya terjadi peningkatan yangsignifikan hingga pada siklus II rata-rata yang tuntas dalam pembelajaran sebanyak 29orang siswa atau 80,5% dengan rata-rata nilai secara klasikal mencapai 75,90 sehinggamelebihi dari indicator ketuntasan dalam pembelajaran dengan KKM 65, demikian jugaterjadi aktivitas siswa dan guru sangat aktif sehingga dapat disimpulkan bahwa hasilbelajar siswa telah mengalami peningkatan melalui model pembelajaran kooperaif tipeSTAD materi matematika bangun ruang campuran siswa kelas VIB SD Negeri 003Tarakan.
INDENTIFIKASI MASALAH MAHASISWA KOTA TARAKAN, KALIMANTAN UTARA Riski Sovayunanto
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2391

Abstract

Identifikasi masalah dilakukan untuk mengetahui berbagai kendala atau masalah guna memberikanbantuan untuk mengatasi permasalahan, hambatan, gangguan, kendala atau kesulitan yang terjadipada mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan teknik Daftar Cek Masalah (DCM). Metodepenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel mahasiswa S1 tahunangkatan 2019 sebanyak 324 subjek. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rumusprosentase. Hasil penelitian dalam artikel ini fokus membahas aspek dan indikator yang sangatbermasalah dengan nilai prosentase 51% - 100%. aspek dan indikator yang sangat bermasalah sertamemerlukan bantuan para ahli, yaitu (1) aspek kesehatan, dengan indikator masalah mahasiswa seringgugup; (2) aspek keadaan ekonomi, indikator masalah mahasiswa mengharapkan memperolehbeasiswa; (3) aspek hubungan pribadi dengan indikator masalah mahasiswa ingin memiliki teman yangakrab dan ingin hidup lebih tenang; (4) aspek kehidupan social-keaktifan berorganiasasi denganindikator masalah mahasiswa merasa malu jika berhadapan dengan orang banyak; (5) aspek kebiasaanbelajar dengan indikator masalah mahasiswa belajar kalua ada ulangan, belajar tidak teraturwaktunya, dan kalu belajar sering mengantuk; (6) aspek masa depan dan cita-cita pendidikan/ jabawatan dengan indikator masalah mahasiswa ingin melanjutkan S1/ S2/ S3 tetapi juga ingin bekerja.
PENTINGNYA PENDIDIKAN EKOLOGI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU RAMAH EKOLOGI Restiana Ertika Latifah; Florence Yulisinta
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2496

Abstract

Indonesia menempati posisi keenam dalam hal laju deforestasi diapit oleh Rusia Federation dan Brazil. Dari tahun 2013 hingga 2020, 71% hutan alam Indonesia kehilangan kanopi pohon. Total kehilangan di dalam hutan alam setara dengan 5,25Gt emisi CO₂e. Dengan begitu banyaknya kerusakan hutan, maka tidak heran jika pada tahun 2020 Indonesia mengalami 2.925 bencana alam, antara lain banjir, gelombang tsunami, tanah longsor, kekeringan, dan gelombang panas. Perubahan iklim sebagian besar diakibatkan oleh perilaku manusia. Serangkaian aktivitas manusia telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan alam. Karakteristik personal dan konteks lingkungan merupakan hal yang berperan penting bagi perkembangan individu sepanjang proses kehidupannya. Institusi pendidikan berperan dalam cara pandang instrumental terhadap dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pendidikan ekologi dalam rangka mengurangi atau memperbaiki kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data purposeful sampling. Proses analisis penelitian diawali dengan pembuatan deskripsi dan tema berdasarkan prosedur pengkodean sebelumnya. Deskripsi dan tema ini mencakup deskripsi tempat atau orang, serta kategori atau tema untuk analisis. Analisis hasil wawancara menunjukkan bahwa partisipan memiliki pengalaman yang berbeda terkait aktivitas ramah ekologi, meliputi aspek perkembangan fisik, sosial emosional, kognitif, dan spiritual. Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk membentuk sebuah model kurikulum berbasis ekologi. Seluruh partisipan melakukan aktivitas pro lingkungan bukan semata karena kepentingan diri sendiri namun ada motif lain di luar diri mereka yang melatarbelakanginya, yaitu unsur spiritualitas mengenai makna relasi manusia dengan alam.

Page 1 of 1 | Total Record : 6