cover
Contact Name
Nurzamzam
Contact Email
zamzam.law@gmail.com
Phone
+6285242942361
Journal Mail Official
bolrev.borneo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama No 1 Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Law Review Journal
ISSN : 25806750     EISSN : 25806742     DOI : https://doi.org/10.35334/bolrev.v4i2
Core Subject : Social,
Jurnal Borneo Law Review is the Journal of Legal Studies that focuses on law science. The scopes of this journal are: Constitutional Law, Criminal Law, Civil Law, Islamic Law, Environmental Law, Human Rights and International Law. All of focus and scope are in accordance with the principle of Borneo Law Review.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 132 Documents
TELAAH TERHADAP KEDUDUKAN AMICUS CURIAE DALAM PERKARA PERKARA PERSELISIHAN PEMILIHAN UMUM DI MAHKAMAH KONSTITUSI Manaf, Abdul
Borneo Law Review Vol 8, No 2 (2024): Vol 8 No 2 Desember 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bolrev.v8i2.6201

Abstract

Kedudukan amicus curiae atau yang biasa juga disebut sebagai sahabat peradilan belum memiliki landasan hukum yang mengatur secara jelas tentang kedudukannya di Peradilan Indonesia, namun meskipun demikian amicus curiae sudah sering kali diterapkan di beberapa peradilan di Indonesia, salah satunya di Mahkamah Konstitusi. amicus curiae dalam peradilan di Indonesia hanya memberikan keterangan untuk memperdalam wawasan hakim dalam suatu perkara dan kedudukannya tidak bisa dijadikan sebagai alat bukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang peran dan kedudukan amicus curiae di persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Indonesia yang merupakan salah satu wewenang Mahkamah Konstitusi. penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum kuantitatif dengan analisis bahan hukum menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa amicus curiae dalam persidangan PHPU 2024 memiliki bebererapa urgensi dalam keterlibatannya, diantaranya untuk memperkuat integritas lembaga peradilan, amicus curiae membantu mengidentifikasi dan menggali komplesitas isu-isu hukum, untuk menjamin keadilan dan kesetaraan dalam akses terhadap proses peradilan, berperan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses hukum di mata publik dan memiliki kontribusi dalam hal memperkaya perspektif hukum. Kata Kunci: Amicus curiae; Peradilan; Perselishan Hasil Pemilihan Umum.
LISENSI ROYALTI PENGGUNAAN HAK CIPTA LAGU UNTUK KEPENTINGAN YANG BERSIFAT KOMERSIAL Muthi’ah Rizky Asihatka, Prima Tiara
Borneo Law Review Vol 8, No 2 (2024): Vol 8 No 2 Desember 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bolrev.v8i2.6197

Abstract

Hak cipta dapat melindungi ciptaan secara hukum dan memastikan bahwa hak pencipta tidak dilanggar. Namun dalam praktiknya, lagu sering kali menjadi sasaran plagiarisme dan pelanggaran hak cipta, misalnya dengan memberikan link download ke situs web yang tidak sah, sehingga pemilik lagu menerima royalti hak cipta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan penelitian yang dikenal juga dengan pendekatan legislasi atau pendekatan perundang-undangan. Studi dokumen kualitatif ini menggunakan data sekunder yang berasal dari literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hak kekayaan intelektual mempunyai sifat unik yaitu hak moral yang mempunyai nilai komersial dan dapat dilisensikan, serta hak eksklusif yang mencegah penggunaan tanpa izin oleh pihak lain. Dengan membuat perjanjian lisensi, Anda dapat mengembangkan bisnis Anda secara efisien tanpa takut akan pelanggaran. Lisensi dibentuk dalam bentuk kontrak yang memuat kesepakatan para pihak. Pendirian beberapa LMK yang beroperasi dengan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia memungkinkan pemegang hak cipta untuk membuat perjanjian lisensi dengan menggunakan akta asli dari notaris. Kata Kunci: Hak Cipta, Lisensi Royalti, dan Notaris