cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2015)" : 17 Documents clear
Karakter Agronomi Beberapa Varietas Sorgum pada Lahan Marginal di Aceh Utara D, Elvira S; Yusuf, Muhamad; Maiyuslina, Maiyuslina
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.371

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dengan ketinggian tempat 18 m dpl dari bulan Nopember 2013 sampai Pebruari 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial dengan 3 ulangan. Data menunjukkan bahwa tinggi tanaman dan diameter batang setiap varietas sorgum tidak berbeda nyata pada 30 HST. Hasil yang lebih variatif didapati untuk tinggi tanaman dan diameter batang pada 60 dan 90 HST. Tinggi tanaman pada 60 HST lebih didominasi oleh varietas Numbu yang tidak berbeda nyata dengan varietas UPCA dan CTY-33.Selanjutnya diikuti oleh varietas Kawali yang tidak berbeda nyata dengan varietas. Berat 1000 biji sorgum tertinggi didapati pada varietas CTY-33 yang tidak berbeda nyata dengen varietas Numbu dan UPCA. Selanjutnya diikuti oleh varietas Mandau dan Kawali. Sedangkan untuk berat berangkasan basah juga didominasi oleh varietas CTY-33 yang tidak berbeda nyata dengan varietas UPCA. Diikuti oleh varietas Numbu, Kawali dan Mandau.  Berat berangkasan kering tertinggi diperoleh dari varietas CTY-33 dan diikuti oleh varietas UPCA, Kawali, Numbu dan Mandau. Secara umum, varietas CTY-33 unggul dari semua parameter pengamatan.
Modal Sosial Dan Pendapatan Masyarakat Fadli, Fadli
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.383

Abstract

Modal sosial dan pendapatan masyarakat. Modal sosial merupakan faktor produktif dalam meningkatkan pembangunan termasuk peningkatan pendapatan masyarakat setelah tsunami sebagai khususnya modal manusia, modal fisik dan modal ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peranan modal sosial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setelah tsunami. Data dianalisa secara deskriptif, tes beda nyata dan regresi. Hasil menunjukkan bahwa modal sosial berpengaruh nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga setelah tsunami
Keanekaragaman Jenis-Jenis Anggrek di Hutan Lamasi Desa Murnaten Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku Sahertian, Dece Elisabeth; Seay, Sherly Meiske
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.372

Abstract

Penelitian ini mempelajari keanekaragaman jenis-jenis anggrek di Hutan Lamasi, Desa Murnaten, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman spesies anggrek di Hutan Lamasi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode transek liniar kuadrat dengan plot 10 m x 10 m. Hasil menunjukkan bahwa spesies anggrek diklasifikasikan dalam 1 kelas, 2 ordo, 1 famili, 10 genus dan 13 spesies. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan tingkat keanekaragaman yang rendah, demikian juga dengan nilai indeks dominan
Treatment Limbah Industri Pulp dengan Metode Filtrasi untuk Menjaga Kualitas Air DAS Ciujung Ruhiat, Yayat; Akbar, Halim
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.384

Abstract

Minimalisasi limbah merupakan implementasi untuk mengurangi jumlah dan tingkat cemaran limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi dengan cara pengurangan, pemanfaatan dan pengolahan limbah. Pada penelitian ini, treatment terhadap limbah pulp dilakukan dengan metode filtrasi. Dalam memberikan perlakuan terhadap limbah pulp melalui metode filtrasi dilakukan dalam dua tahapan. Pertama, mengkaji dan mengoptimalkan sisa hasil produksi. Kedua, mendesain filter yang berfungsi untuk meminimalisasi kadar limbah sebelum dibuang ke sungai, sehingga kualitas air sungai tetap terjaga. Hasil pengukuran konsentrasi pencemar setelah dilakukan filtrasi, terjadi pula penurunan konsentrasi di beberapa titik sampling. Konsentrasi pencemar dipengaruhi oleh debit limbah yang dibuang dari industri ke sungai. Dalam menganalisis konsentrasi pencemar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung menggunakan nilai kondisi awal (initial conditions) dan nilai kondisi batas (boundary conditions) sebagai input model.
Laju Asimilasi Bersih dan Laju Tumbuh Relatif Varietas Padi Toleran Kekeringan Pada Sistem Sawah Maisura, Maisura; Chozin, Muhamad Ahmad; Lubis, Iskandar; Junaedi, Ahmad; Ehara, Hiroshi
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.376

Abstract

Cekaman kekeringan menyebabkan terjadinya perubahan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman diantaranya terjadinya penurunan laju asimilasi. Percobaan dilaksanakan di Rumah Plastik Lapangan Riset Padi Babakan, University Farm IPB, Bogor (± 240 m dpl) pada bulan September 2011 sampai February 2012. Rancangan penelitian menggunakan rancangan split plot 3 ulangan, dengan dua faktor perlakuan yaitu faktor utama (Cekaman kekeringan) sebagai petak utama yang terdiri dari penghentian pemberian air umur 3Minggu Setelah Transplanting (3MST) sampai panen; Penghentian pemberian air umur  6 MST sampai panen; penghentian pemberian air umur 9 MST sampai panen dan  kontrol.  Sedangkan faktor kedua adalah varietas yang ditempatkan sebagai anak petak yaitu IR 64, Ciherang, IPB 3S, Way Apo Buru, Jatiluhur, Menthik Wangi, Silugonggo dan Rokan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan cekaman kekeringan pada saat awal fase vegetatif sampai panen dan pada fase pra antesis sampai panen menyebabkan terjadinya penurunan laju asimilasi bersih berkisar 42.96%-78.95% dan laju tumbuh relatif berkisar 22.95%-69.62%. Varietas Jatiluhur dan Ciherang memiliki laju asimilasi bersih yang lebih tinggi pada perlakuan cekaman kekeringan yang diberikan pada awal fase vegetatif sampai panen
Evaluasi Kemampuan Lahan dan Teknik Konservasi Di DAS Krueng Seulimum Kabupaten Aceh Besar Akbar, Halim
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.385

Abstract

Kebutuhan akan lahan yang semakin meningkat dan langkanya lahan pertanian yang subur dan potensial, serta adanya persaingan dalam penggunaan lahan, maka sangat diperlukan penilaian lahan dalam upaya mengoptimalkan penggunaan lahan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan lahan pada beberapa penggunaan lahan di DAS Krueng Seulimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAS Krueng Seulimum terdiri atas 24 satuan peta lahan (SPL). Penilaian kemampuan lahan terdiri dari kelas III-e2 pada SPL 6, 7, 8, 9,10, 23 dan 24, kelas III-KE4,e2  pada SPL 1 dan 5, kelas III-l2,b1 pada  SPL 13 dan kelas VI-l4 pada SPL 22.  Usaha perbaikan (teknik konservasi) yang perlu dilakukan adalah pembuatan teras gulud atau teras gulud bersaluran, pemberian mulsa jerami sebanyak 4 - 5 ton ha-1 dan penanaman dalam strip
Analisis Efisiensi Teknis Pada Usahatani Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, Aceh Putri, Riza; Murdani, Murdani; Fadli, Fadli
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat efisiensi teknis menggunakan factor produksi pada usahatani kedelai di Kecamatan Pedada, Kabupaten Bireun. Pengambilan sampel menggunakan teknik snowball sampling menggunakan model fungsi Stochastic Frontier Model, koefisien regresi dihitung menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran lahan and benih merupakan variabel yang sangat mempengaruhi peningkatan produksi kedelai. Rata-rata tingkat efisiensi teknis input yang digunakan adalah 83% dari potensi produksi maksimum yang akan didapatkan. Umur petani merupakan faktor yang berpengaruh nyata terhadap ketidak efisiensian usaha teknis untuk meningkatkan produksi kedelai
Karakter Agronomi Jagung Manis Varietas Sugar 75 Akibat Perlakuan Pupuk Kandang Ayam dan Kalium Yusuf N, Muhammad
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.386

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2012 dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk kandang ayam dan kalium terhadap karakter agronomi jagung manis. Model rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu aplikasi pupuk kandang ayam (A) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf yaitu A0 (0 Kg/ha), A1 (10 Kg/ha),A2 (15 Kg/ha) dan A3 (20 Kg/ha). Faktor kedua yaitu aplikasi pupuk Kalium (K) yang terdiri dari K0 (0 Kg K2O/ha), K1 (90 Kg K2O/ha), K2 (120 Kg K2O/ha), dan K3 (150 Kg K2O/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang ayam dan kalium tidak berpengaruh nyata terhadap karakter agronomi jagung manis
Strategi Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Dalam Pengembangan Program Pemberdayaan Perempuan Di Kota Padang Martina, Martina
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan di Kota Padang dengan menggunakan metode Studi Kasus. Berdasarkan hasil penelitian, alternatif strategi LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang melakukan identifikasi terhadap aspek internal dan eksternal. Dari Matriks QSPM maka strategi yang tepat dan paling penting untuk dikembangkan LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang adalah pada alternatif strategi ketiga yaitu Memperkuat tenaga pendamping dan CO Lokal melalui adanya diskusi kritis, pelatihan, seminar, lokakarya, dan studi banding. Hal ini sesuai dengan strategi yang yang terpilih berdasarkan Matriks Analisis Faktor Internal dan Eksternal (IFA/EFA).
Karakter Agronomi Beberapa Varietas Sorgum pada Lahan Marginal di Aceh Utara Elvira S D; Muhamad Yusuf; Maiyuslina Maiyuslina
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.371

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dengan ketinggian tempat 18 m dpl dari bulan Nopember 2013 sampai Pebruari 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial dengan 3 ulangan. Data menunjukkan bahwa tinggi tanaman dan diameter batang setiap varietas sorgum tidak berbeda nyata pada 30 HST. Hasil yang lebih variatif didapati untuk tinggi tanaman dan diameter batang pada 60 dan 90 HST. Tinggi tanaman pada 60 HST lebih didominasi oleh varietas Numbu yang tidak berbeda nyata dengan varietas UPCA dan CTY-33.Selanjutnya diikuti oleh varietas Kawali yang tidak berbeda nyata dengan varietas. Berat 1000 biji sorgum tertinggi didapati pada varietas CTY-33 yang tidak berbeda nyata dengen varietas Numbu dan UPCA. Selanjutnya diikuti oleh varietas Mandau dan Kawali. Sedangkan untuk berat berangkasan basah juga didominasi oleh varietas CTY-33 yang tidak berbeda nyata dengan varietas UPCA. Diikuti oleh varietas Numbu, Kawali dan Mandau.  Berat berangkasan kering tertinggi diperoleh dari varietas CTY-33 dan diikuti oleh varietas UPCA, Kawali, Numbu dan Mandau. Secara umum, varietas CTY-33 unggul dari semua parameter pengamatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 17