cover
Contact Name
Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltitian.fib@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung G, LT. III, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi, Mendalo, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26153440     EISSN : 25977229     DOI : -
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023" : 16 Documents clear
SEJARAH TRADISI BUDAYA POLIGAMI DI DUNIA ARAB PRA ISLAM (PERSPEKTIF TRADISI COOMANS MIKHAIL) Shiddiq, Muhammad Jafar
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.23588

Abstract

Penelitian ini terfokus pada pengungkapan dan penyingkapan tradisi poligami yang dibudayakan pada masyarakat Arab dengan tujuan yang bermacam-macam, sehingga perlu adanya kacamata untuk melihat peristiwa tersebut. Adapun cara melihat fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan teori histori Ibnu Khaldun dan perspektif yang dikemukakan oleh Coomans Mikhail. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif bercorak kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini adanya praktek poligami yang sudah lazim pada bangsa Arab kuno, dalam sejarah dikatakan bahwa Arab kuno telah mengenalnya dengan contoh nabi-nabi terdahulu memiliki banyak selir yang dijadikan istri seperti nabi Sulaiman. Hal tersebut mempengaruhi budaya pada Arab jahiliyyah atau pra-Islam dengan tujuan-tujuan bermacam, yaitu memperbanyak keturunan sebagai kekuatan dan kemulian, menjalin politik antar suku, dan asumsi bahwa wanita adalah benda warisan serta budak semata. Kemudian implikasi poligami untuk masa kini berupa pertanyaan tentang sisi Islami dan Jahili, sehingga para pembaca dapat menyikapi praktek poligami ini secara religiusitas dan juga rasionalitas guna meminimalisir pandangan negatif tentang praktek poligami. Abstract This research focuses on disclosing and explaning the polygamy tradition that is cultivated in Arab society with various purposes, so that there is a need for glasses to see this event. As for how to look at this phenomenon, this study uses the historical theory of Ibn Khaldun and the tradition perspective put forward by Coomans Mikhail. The research method used is descriptive qualitative with literature review. The result of this study is that the practice of polygamy in the ancient Arabs has begun, in history it is said that the ancient Arabs had known it with the example of previous prophets having many concubines who were made wives like the prophet Sulaiman. This influenced the culture of the Jahiliyyah or pre-Islamic Arabs with various goals, namely multiplying offspring as strength and glory, establishing inter-ethnic politics, and the assumption that women were mere inheritance and slaves. Then the implications of polygamy for the present are in the form of questions about the Islamic and Jahili sides, so that readers can address the practice of polygamy religiously and also logically in order to minimize negative views about the practice of polygamy.
Opresi Terhadap Perempuan di Ranah Domestik dalam Novel The Girls of Riyadh Karya Raja Al Sanea Andriadi, Andriadi; Melia, Septi
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.23729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan opresi yang dialami oleh tokoh perempuan di ranah domestic dalam novel The Girls of Riyadh karya Rajaa Al Sanea; perlawanan mereka terhadap ketidakadilan berbasis gender; dan sejauh mana karya ini memotret ketidakberdayaan perempuan Arab modern dalam kehidupan rumah tangga mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggambarkan opresi laki-laki terhadap perempuan Arab modern dalam kehidupan rumah tangga berupa subalternasi, pengabaian, domestikfikasi perempuan, dan terjadi kekerasan baik secara fisik, psikis, maupun verbal. Perempuan Arab modern melakukan perlawanan dengan cara membangun keberanian dan belajar menjadi wanita mandiri, memperbaiki kualitas diri, meningkatkan kesadaran akan ketimpangan pola relasi gender, dan menolak kebijakkan yang membelenggu kemajuan perempuan. Karya ini memotret kondisi sosial masyarakat Arab Saudi ketika karya diciptakan dimana perempuan dibatasi oleh berbagai aturan yang mempersempit ruang geraknya dan menjadikan mereka sebagai individu yang pasif dan sulit berkembang di ranah public. Perempuan diikat oleh system perwalian yang mengharuskan mereka tergantung sepenuhnya pada wali (ayah, saudara laki-laki, dan suami). Ironisnya, para wali yang seharusnya melindungi perempuan malah memperlakukan mereka dengan tidak adil bahkan perempuan juga memperoleh berbagai kekerasan fisik dalam kehidupan domestic. Karya ini diciptakan pengarang sebagai corong untuk protes atas opresi, kekerasan, dan ketidakadilan berbasis gender yang mereka terima.   Abstract This study aims to describe the oppression experienced by female characters in the domestic life in Rajaa Al Sanea's novel The Girls of Riyadh; their resistance to gender-based injustice; and how far this work portrays the powerlessness of modern Arab women in their household life. The results of the research show that this novel depicts male’s oppression against modern Arab women in domestic life in the form of subalternation, neglect, domestication of women, and violence both physically, psychologically, and verbally. Modern Arab women take the fight by building courage and learning to be independent women, improving self-quality, increasing awareness of inequality in patterns of gender relations, and rejecting policies that shackle women's progress. This work portrays the social conditions of Saudi Arabian society when works are created where women are limited by various rules that narrow their space for movement and make them passive individuals who find it difficult to develop in the public. Women are bound by a guardianship system that requires them to depend entirely on guardians (fathers, brothers, and husbands). Ironically, guardians who are supposed to protect women treat them unfairly and even women experience physical violence in domestic life. This work was created by the author as a mouthpiece for protesting the oppression, violence, and gender-based injustice they receive.
Sociological Analysis Of “Dari Paris” A Short Story by Harris Effendi Thahar Putra, Yoga Mestika; Putri, Aprilia Kartika; Fitriah, Siti; Amri, Ulil
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.23938

Abstract

This article aims to describe the social reality that occurs in society. This reality is reflected in the short story Dari Paris by Harris Effedi Thahar. The theory used in this study is the theory of literary sociology with a mimetic approach. The short story Dari Paris by Harris Effendi Thahar is interesting to study because it tells about the village’s social life phenomenon. The data analysis technique starts from the literary text and reveals its social factors, then examines the community's social factors, which are the story's topic. The results of the analysis show that the short story Dari Paris is a short story that successfully reveals the social reality of society which is illustrated by family and community relations. As a reflection of socio-cultural reality, this short story is in Hoggart's opinion that literary works help to retell what writers think about a society’s values. Every literary work is born from a process of the author's sensitivity to the values ​​adopted by the surrounding community. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Realitas ini tercermin dalam cerpen Dari Paris karya Harris Effedi Thahar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi sastra dengan pendekatan mimetik. Cerpen Dari Paris karya Harris Effendi Thahar menarik untuk dikaji karena menceritakan tentang fenomena kehidupan masyarakat desa. Teknik analisis data dimulai dari teks sastra dan mengungkap faktor sosialnya, kemudian mengkaji faktor sosial masyarakat yang menjadi topik cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen Dari Paris merupakan cerpen yang berhasil mengungkapkan realitas sosial masyarakat yang digambarkan dengan hubungan keluarga dan masyarakat. Sebagai cerminan realitas sosial budaya, cerpen ini menurut Hoggart berpendapat bahwa karya sastra membantu menceritakan kembali apa yang dipikirkan pengarang tentang nilai-nilai masyarakat. Setiap karya sastra lahir dari proses kepekaan pengarang terhadap nilai-nilai yang dianut masyarakat sekitar.
Konsep Etika Bisnis dalam Ajaran Junzi Menurut Perspektif Konfusius Kencana, Julio Purba
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.24548

Abstract

Penelitian ini embahas konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi menurut perspektif Konfusius. Konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi berfokus pada nilai-nilai etika yang penting dalam menjalankan kegiatan bisnis yang bertanggung jawab sosial dan berkelanjutan. Dalam ajaran Konfusius, nilai-nilai seperti etika dan tindakan tepat, kemanusiaan, rasa hormat dan tanggung jawab keluarga, serta memperhatikan dampak sosial dan lingkungan pada kegiatan bisnis, menjadi panduan dalam pengambilan keputusan bisnis. Artikel ini mengeksplorasi konsep-konsep tersebut dan menjelaskan bagaimana konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi masih relevan dan penting bagi bisnis dewasa ini. Dalam era globalisasi yang semakin terhubung, perusahaan perlu mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan kegiatan bisnis mereka, serta memperhatikan kesejahteraan karyawan dan pelanggan mereka. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai etika dalam kegiatan bisnis mereka, perusahaan dapat memperbaiki reputasi mereka dan memperkuat posisi mereka dalam pasar global yang semakin kompetitif. Konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi menawarkan pandangan yang holistik tentang bagaimana perusahaan dapat bertanggung jawab sosial dan berkelanjutan dalam menjalankan kegiatan bisnis mereka. Artikel ini menunjukkan bahwa konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi dapat membantu perusahaan untuk mempertimbangkan nilai-nilai etika dan moral dalam pengambilan keputusan bisnis mereka. Dalam konteks bisnis yang semakin kompleks dan dinamis, nilai-nilai etika menjadi semakin penting dalam menjaga keberhasilan jangka panjang perusahaan. Dalam kesimpulannya, artikel ini menegaskan bahwa konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi menurut perspektif Konfusius tetap relevan bagi bisnis dewasa ini. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan konsep etika bisnis dalam ajaran Junzi sebagai landasan penting dalam pengambilan keputusan bisnis mereka.  Abstract This article discusses the concept of business ethics in Junzi's teachings from the perspective of Confucius. The concept of business ethics in Junzi's teachings focuses on ethical values ​​that are important in carrying out socially responsible and sustainable business activities. In Confucius' teachings, values ​​such as ethics and appropriate action, humanity, respect and family responsibility, as well as paying attention to social and environmental impacts on business activities, become a guide in making business decisions. This article explores these concepts and explains how Junzi's concept of business ethics is still relevant and important for business today. In an increasingly connected era of globalization, companies need to consider the social and environmental impacts of their business activities, as well as pay attention to the well-being of their employees and customers. By integrating ethical values ​​into their business activities, companies can improve their reputation and strengthen their position in an increasingly competitive global market. The concept of business ethics in Junzi's teachings offers a holistic view of how companies can be socially responsible and sustainable in carrying out their business activities. This article shows that the concept of business ethics in Junzi's teachings can help companies to consider ethical and moral values ​​in their business decision making. In an increasingly complex and dynamic business context, ethical values ​​are becoming increasingly important in maintaining the long-term success of a company. In conclusion, this article emphasizes that the concept of business ethics in Junzi's teachings according to Confucius' perspective remains relevant for today's business. Therefore, companies need to consider the concept of business ethics in Junzi's teachings as an important foundation in making their business decisions.
Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Cerpen karya Sasti Gotama Semua Yang Mati Harus Dikubur Putri, Diantri Seprina; Rachman, Aditya; Sari, Hanifah Yulia; Henanggil, Mita Domi Fella
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.24590

Abstract

Peristiwa tahun 1965 telah menjadi sejarah kelam bagi nilai-nilai kemanusiaan bangsa Indonesia. Hingga saat ini, masih sering terdengar pembahasan seputar peristiwa ini, tidak terkecuali di dalam karya sastra. Salah satunya yaitu cerpen Semua Yang Mati Harus Dikubur karya Sasti Gotama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan nilai-nilai kemanusiaan yang ada di dalam cerpen serta menarik pemaknaan darinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Data bersumber data kutipan teks cerpen Semua Yang Mati Harus Dikubur. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teori Sosiologi Sastra. Kemudian dilakukan pemaknaan teks melalui interpretasi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Semua Yang Mati Harus Dikubur mengungkapkan nilai-nilai kemanusiaan yang diperlihatkan melalui representasi manusia dan kemanusiaan, serta kritik dan seruan kemanusiaan di dalam ceritanya. Representasi manusia dan kemanusiaan diungkapkan cerpen melalui media hewan yaitu seekor kucing dan garangan. Analisis mengungkapkan bahwa cerpen ini mengandung kritik tentang kemanusiaan sekaligus seruan untuk menghidupkan kembali rasa kemanusiaan dan nurani untuk dapat memanusiakan sesama. Abstract The tragedy of 1965 have been a dark history for the humankind ​​in Indonesia. Until now, the discussion about the 1965 tragedy is still continue, including in literary works. One of them is Semua Yang Mati Harus Dikubur, a short story  written by Sasti Gotama. The purpose of this research is to reveal the values of humankind ​​in Semua Yang Mati Harus Dikubur and to conclude the meaning of the whole text. This research is a qualitative research that using descriptive analysis to reveal the meaning. The resource of the data is the text of Semua Yang Mati Harus Dikubur. The data had been analyzed by using the theory of Sociology of Literature. Then, the meaning of the whole text is revealed through text-interpretation. The results of the study shows that Semua Yang Mati Harus Dikubur expresses the values of humankind. It is shown through the representations of humans and humanities, as well as criticism and calls for humanity in the story. The representation of humans and humanities is expressed in the short story through animal, namely a cat and a mongoose. The analysis reveals that this short story contains criticism about humanity as well as a call to revive humanity and conscience to be able to humanize others.
GAMBARAN GAYA HIDUP HEDONISME DAN PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN STIKES SANTA ELISABETH MEDAN Laowo, Urim Gabriel Dinasti; P.A, Lea Sri Ita Br; Laia, Grace Putri; Sihotang, Irma Novitasari; Nainggolan, Ivan Dohari
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.24814

Abstract

Today globalization has penetrated all nations in the world including Indonesia. Globalization occurs in almost all aspects of life including the socio-economic field which can be said to have improved people's standard of living.  Theaim of this study is to find out the picture between hedonic lifestyle and consumptive behavior in MIK STIKes Santa Elisabeth Medan study program students.  The study used cross sectional design with random sampling and data collection was carried out through the distribution of online questionnaires via whatsapp.  The population used in this study was MIK Study Program students level 1 and 2 with a sample of 30 respondents and indicators of 30 statements.  Data collection techniques use questionnaires as primary data, and journals and books as secondary data. The results showed that the hedonic lifestyle of students was high, namely 17 (57%) students, this can be seen from the habits of students who like to buy luxury goods, the habit of buying food online and really like to follow trends, while the consumptive behavior of students is low, namely 18 (60%) Students, the level of consumption is low due to campus rules that prohibit using luxury items that are not needed. So it can be concluded that MIK STIKes Santa Elisabeth Medan study program students have a relatively high lifestyle in using luxury goods and relatively low consumptive behavior because they are bound by dormitory rules.  Abstract Pada era globalisasi ini sudah merambah ke seluruh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Globalisasi terjadi hampir diseluruh aspek kehidupan termasuk bidang sosial ekonomi yang dapat dikatakan telah meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara gaya hidup hedonis dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa prodi MIK STIKes Santa Elisabeth Medan. Penelitian menggunakan cross sectional design dengan random sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online melalui whatsapp. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi MIK tingkat 1 dan 2 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dan indikator sebanyak 30 pernyataan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai data primer, serta jurnal dan buku sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya hidup hedonis mahasiswa tergolong tinggi yaitu 17 (57%) mahasiswa, hal ini dapat dilihat dari kebiasaan mahasiswa yang suka membeli barang mewah, kebiasaan membeli makanan online dan sangat suka mengikuti trend, Sedangkan perilaku konsumtif mahasiswa tergolong rendah yaitu 18 (60%) mahasiswa, tingkat konsumtifnya rendah disebabkan aturan kampus yang melarang untuk menggunakan barang-barang mewah yang tidak dibutuhkan.Sehingga dapat disimpulkan bahwa mahasiswa prodi MIK STIKes Santa Elisabeth Medan memiliki gaya hidup yang relatif  tinggi dalam menggunakan barang mewah dan perilaku konsumtif yang relatif rendah karena terikat dengan aturan asrama. 
MENINGKATKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE DILIHAT DARI VARIABEL EKUITAS MEREK DAN CELEBRITY ENDORSE DI KABUPATEN SUMBAWA Hartini, Hartini; Rizqi, Reza Muhammad
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.25075

Abstract

The purpose of this study is to investigate the elements that play a role in the inhabitants of Sumbawa deciding whether to purchase a smartphone, namely the presence of celebrities and the importance of brand values. The residents of Sumbawa make up the entirety of the sample for this study. Purposive sampling was used to choose a total of one hundred respondents to use as a sample, using Paul Leddy's method as the guide. The collection of data was carried out with the assistance of a questionnaire that was made available via Google Forms. The method of partial least squares was used, and the SmartPLS program was used to run the analysis on the data. According to the findings of the study, famous people have an impact on consumers' decisions to purchase smartphones. A consumer's decision to purchase a smartphone is also impacted by their brand equity, which includes their brand awareness. Additionally, the association with the brand has an effect on consumers' choices regarding the purchase of smartphones. On the other hand, inhabitants of Sumbawa do not factor in perceived quality or brand loyalty when making decisions regarding the purchase of smartphones. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur yang berperan dalam keputusan penduduk Sumbawa untuk membeli smartphone atau tidak, yaitu keberadaan selebriti dan pentingnya nilai merek. Penduduk Sumbawa merupakan keseluruhan sampel untuk penelitian ini. Purposive sampling digunakan untuk memilih total seratus responden untuk digunakan sebagai sampel, dengan menggunakan metode Paul Leddy sebagai pedoman. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan kuesioner yang disediakan melalui Google Forms. Metode kuadrat terkecil parsial digunakan, dan program SmartPLS digunakan untuk menjalankan analisis data. Menurut temuan penelitian tersebut, orang terkenal berdampak pada keputusan konsumen untuk membeli smartphone. Keputusan konsumen untuk membeli smartphone juga dipengaruhi oleh ekuitas merek mereka, termasuk kesadaran merek mereka. Selain itu, asosiasi dengan merek berpengaruh pada pilihan konsumen terkait pembelian smartphone. Di sisi lain, penduduk Sumbawa tidak mempertimbangkan persepsi kualitas atau loyalitas merek saat membuat keputusan terkait pembelian smartphone.
Wanita di Mata Media Indonesia (analisis Wacana Kritis Sara Mills pada Berita Online) Robaeti, Enur; Hamdani, Agus
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.25432

Abstract

This study focuses on sexual violence against women in the context of online media coverage. Ethical media is expected to present information with objectivity and balance. Various reports on sexual harassment frequently experienced by women represent individuals within a discourse. Currently, the exploitation of women is carried out in more intellectual and visually appealing ways, including through the discourse expressed in mass media. In the media, women are often given prominent visual emphasis, while their true meaning is often overlooked. If this continues, it will further reinforce gender disparities between women and men, potentially increasing the oppression faced by women. The problem addressed in this research is the discourse analysis using Sara Mills' theory. Sara Mills focuses her discourse theory discussion on feminist issues, including how women are portrayed in the news. The research method employed is a literature review. Based on the findings of this study, it can be concluded that there is bias in the representation of women in news texts across three different media outlets. Abstract Penelitian ini memfokuskan pada kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan dalam konteks pemberitaan media bold. Media yang berintegrasi diharapkan mampu menyajikan informasi dengan objektivitas dan keseimbangan. Berbagai laporan mengenai pelecehan seksual yang sering menimpa perempuan merepresentasikan individu dalam suatu wacana. Saat ini, tereksploitasi terhadap perempuan dilakukan dengan cara yang lebih intelektual dan dikemas secara menarik, termasuk melalui wawasan yang sepi dalam media massa. Dalam media, perempuan sering kali diberi penekanan visual yang menonjol, namun makna yang sebenarnya seringkali terabaikan. Jika hal ini terus berlanjut, akan semakin memperkuat ketegangan gender antara perempuan dan laki-laki, yang berpotensi meningkatkan penahanan terhadap perempuan. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan menggunakan teori Sara Mills. Sara Mills memfokuskan pembahasan teori wacana pada isu-isu feminisme, termasuk bagaimana perempuan ditampilkan dalam berita. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini, artinya terdapat bias dalam representasi perempuan dalam teks berita pada tiga media yang berbeda.
Pelanggaran Maksim Kerjasama dalam Stand-Up Comedy Chris Rock Triandana, Anggi; Afria, Rengki
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.25436

Abstract

Stand-up comedy adalah salah satu humor yang cukup menyita perhatian masyarakat dewasa ini. Berbagai hal dilakukan komika untuk menciptakan humor yang segar dan menggelitik lewat permainan kata-kata salah satunya dengan melanggar prinsip kerjasama dalam kajian pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis pelanggaran prinsip kerjasama yang terdapat pada stand-up comedy ‘Kill the Messenger’ Chris Rock. Penelitian ini menggunakan pendekatan descriptive kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari tuturan Chris Rock dalam stand-up comedy yang berjudul Kill the Messenger. Terdapat 3 tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, analisis data dan penyajian data. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian didapat 1. pelanggaran maksim kualitas  2. pelanggaran maksim kuantitas  3. pelanggaran maksim relevansi 4. pelanggaran maksim pelaksanaan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah komedi yang dituturkan oleh Chris Rock sering melanggar prinsip kerjasama terutama maksim kualitas dalam menghadirkan humornya. Abstract Stand-up comedy is a form of humor that has caught the attention of today's society. Stand-up comedian has done various things to create fresh and intriguing humor through play on words, one of which is by violating the principle of cooperation in pragmatic studies. This study aims to describe the types of violations of the cooperative principle found in Chris Rock's stand-up comedy 'Kill the Messenger'. This study uses a qualitative descriptive approach. The data obtained comes from Chris Rock's story in a stand-up comedy entitled Kill the Messenger. There are 3 stages carried out in this study, namely data collection, data analysis and data presentation. The data collection technique used is the observing and noting technique. Based on the results of the study, it was found that 1. violation of the maxim of quality 2. violation of the maxim of quantity 3. violation of the maxim of relevancy 4. violation of the maxim of manner. The conclusion in this study is that the comedy spoken by Chris Rock often violates the cooperative principle especially maxim of quality in presenting his humor.
Gender dan Kolonial pada Pemberitaan Online Indonesia: (Analisis Wacana Kritis Sara Mills pada Pemberitaan Media Indonesia Tahun 2023) Rahayu, Reni; Hamdani, Agus
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.25473

Abstract

This research aims to describe the positions of the subject and object, as well as the positions of the writer and reader, in the online news coverage of Kompas.com, Tribunjabar.com, Detik.com, Metro, BBC News Indonesia, and Tvone.com. The research method used is qualitative descriptive. The focus of this research is online news coverage related to incidents of forced eviction reported in 2023, with the research object being the position of women's language in the news. Data collection is conducted through the analysis of sexual harassment news rubrics published by Kompas.com, Tribunjabar.com, Detik.com, Metro, BBC News Indonesia, and Tvone.com using the Critical Discourse Analysis (CDA) approach by Sara Mills, while considering several elements. The instrument used is a table that identifies the language styles used in the news coverage. The results of this research indicate the presence of Subject-Object Position, Writer Position, and Reader Position that correspond to the elements of Sara Mills' CDA. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan posisi subjek dan objek serta posisi penulis dan pembaca yang terdapat dalam pemberitaan media online Kompas.com, Tribunjabar.com, Detik.com, Metro, BBC News Indonesia, dan Tvone.com. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pemberitaan online berkenaan dengan peristiwan pemerkosaan yang diberitakan pada tahun 2023, dengan objek penelitian berupa posisi bahasa perempuan dalam pemberitaan. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis rubric pemberitaan pelecehan seksual yang diberitakan oleh Kompas.com, Tribunjabar.com, Detik.com, Metro, BBC News Indonesia, dan Tvone.com menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Sara Mills, dengan memperhatikan beberapa elemen. Instrumen yang digunakan adalah tabel yang mengidentifikasi gaya bahasa yang digunakan dalam pemberitaan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya Posisi Subjek-Objek, Posisi Penulis, dan Pembaca yang sesuai dengan elemen-elemen AWK Sara Mills.

Page 1 of 2 | Total Record : 16