cover
Contact Name
Kani Mahardika
Contact Email
kani.mahardika@email.unikom.ac.id
Phone
+6281221746321
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur No.112-116, Kota Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wilayah dan Kota
ISSN : 23557281     EISSN : 26859378     DOI : https://doi.org/10.34010/jwk
JWK: Jurnal Wilayah dan Kota is an academic journal published two times annually (April-November) by Program of Regional and City Planning (Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer) Universitas Komputer Indonesia. This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on regional and city planning.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021" : 5 Documents clear
DAMPAK REKLAMASI PANTAI BAGI MASYARAKAT PESISIR DI DESA FATCEI KECAMATAN SANANA KABUPATEN KEPULAUAN SULA Hanafi, Risal Daeng; Sukmawati, Annisa Mu'awanah
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v8i01.5481

Abstract

Reklamasi pantai dampat menimbulkan berbagai dampak. Penelitian berlokasi di Desa Fatcei, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Hingga saat ini, proyek reklamasi di pesisir Desa Fatcei belum selesai dan nampak terbengkalai sehingga berpotensi memiliki dampak tersendiri bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat pesisir sekitar proyek reklamasi. Penelitian bertujuan untuk nggali dampak reklamasi pantai baik dari aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi di Desa Fatcei. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan teknik purposive sampling kepada 14 informan, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Penelitian menemukan bahwa reklamasi pantai Ibukota Sanana di Desa Fatcei memiliki dampak negatif dan positif. Sisi positif lebih dirasakan dari aspek sosial dan ekonomi. Masyarakat merasa aman dari ancaman ombak karena jarak permukiman semakin jauh dari pantai. Selain itu, juga menyediakan ruang publik baru yang dimanfaatkan untuk area olahraga, bersantai, dan interaksi sosial. Dari aspek ekonomi, masyarakat memanfaatkan lahan reklamasi untuk mendirikan usaha. Sementara itu, dampak negative reklamasi dirasakan dari aspek lingkungan karena kondisi tanggul rusak dan prasarana, seperti drainase dan persampahan di sekitar area reklamasi yang kurang terawat dan berserakan. Kata Kunci: Desa Fatcei, Sanana, Pesisir, Reklamasi
URGENSI TRANSPORTASI LRT DALAM MENEKAN KERUGIAN DI BIDANG EKONOMI AKIBAT KEMACETAN DI PERKOTAAN : STUDI KASUS KOTA MALANG Ramadhani, Rina; Aini, Alfadia Fitri; Hidayah, Nurul
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v8i01.6852

Abstract

Penggunaan kendaraan pribadi di Kota Malang yang mengalami peningkatan cukup tinggi setiap tahunnya namun tidak cukup diimbangi dengan peningkatan lebar ruas jalan raya, pada akhirnya menyebabkan kemacetan lalu lintas. Kondisi tersebut membawa dappak buruk bagi perekonomian karena hilangnya manfaat waktu dan biaya pengguna jalan. Studi ini bertujuan untuk untuk menganalisis penggunaan LRT untuk mengatasi kemacetan akibat dari kepadatan lalu lintas. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa kemacetan yang terjadi di Kota Malang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan khususnya sepeda motor dan minimnya penggunaan transportasi umum. berdasarkan studi banding dengan kota di negara maju lainnya, Kota malang terindikasi mempunyai peluang yang cukup besar sebagai sasaran kota dengan menggunakan LRT sebagai transportasi umum.
PERAN KOPERASI PRODUSEN KOPI MARGAMULYA DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH PERDESAAN DI DESA MARGAMULYA KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Suherlan, Afifah M; Suheri, Tatang
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v8i01.11207

Abstract

Komoditas Coffea canephora dan Coffea arabica dapat memberikan kontribusi berupa penghasil devisa dan pendapatan negara, pengembangan wilayah serta pelestarian lingkungan. Berlandaskan Undang- Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pengembangan wilayah tercantum pengembangan kawasan perdesaan dapat dilihat seraya bentuk pemberdayaan masyarakat perdesaan, seperti kawasan agropolitan. Pemberdayaan masyarakat perdesaan dapat berbentuk kelembagaan perdesaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan fungsi dan kemampuan lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi koperasi produsen kopi Margamulya terhadap pengembangan wilayah berdasarkan peran serta pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Di dapat bahwa dari 17 indikator yang berperan, membuktikan bahwa pengembangan wilayah dapat terlaksana melalui pemberdayaan masyarakat perdesaan dari peningkatan peran sebagai wujud dari penataan ruang Kawasan Perdesaan.
PERBANDINGAN AKSESIBILITAS KAWASAN WISATA PANTAI SABANJAR MENGGUNAKAN MODA TRANSPORTASI UDARA, LAUT, DAN PENYEBERANGAN DARI KOTA KUPANG Muskananfola, Yuangke; Syafriharti, Romeiza
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v8i01.11210

Abstract

Kabuten Alor merupakan salah satu yang masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025. Dalam pengembangan pariwisata, aksesibilitas memiliki peran yang penting terutama dengan kondisi Kabupaten Alor yang menjadi kawasan strategis pariwisata nasional. Namun dengan kondisi wilayahnya yang merupakan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil serta menjadi daerah terluar Indonesia menjadikan aksesiilitas pada Kabupaten Alor menjadikan beberapa wilayah memiliki aksesibilitas yang masih buruk seperti ke beberapa destinasi pariwisata di Kabupaten Alor. Salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Alor adalah Pantai Sabanjar dengan memiliki keunggulan pasir putih dan taman bawah laut yang indah namun juga memiliki aksesibilitas yang masih kurang baik. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk membandingkan aksesibilitas kawasan wisata pantai Sabanjar menggunakan moda transportasi udara, laut dan penyeberangan dari kota Kupang. Metode penilitian yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan data yang diperoleh melalui studi dan pengamatan secara langsung pada lokasi penelitian. Metode analisis pada penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil dari penelitian ini yaitu perbandingan aksesibilitas kawasan wisata pantai sabanjar menggunakan moda trnasportasi udara, laut dan penyeberangan dari kota Kupang : (1) Berdasarkan jarak tempuh, moda transportasi yang memberikan aksesibilitas paling baik yaitu trnasportasi laut dan penyeberangan, (2) berdasarkan waktu tempuh, moda transportasi yang memberikan aksesibilitas paling baik yaitu transportasi udara, (3) berdasarkan biaya perjalanan, moda transportasi yang memberikan aksesibilitas paling baik yaitu transportasi laut (4) berdasarkan frekuensi pelayanan, moda transportasi yang memberikan aksesibilitas paling baik yaitu transportasi udara (5) dengan menggunakan ukuran gabungan, yaitu jarak tempuh, waktu tempuh, biaya perjalanan dam frekuensi pelayanan, moda transportasi yang memberikan aksesibilitas paling baik yaitu transportasi udara.
IDENTIFIKASI KAWASAN RAWAN BENCANA BANJIR DI KOTA AMBON STUDI KASUS: KAWASAN KOTA AMBON, PROVINSI MALUKU Wattimena, Randy; Warlina, Lia
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 7 No. 01 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v8i01.11236

Abstract

Kota Ambon merupakan kota terbesar dan juga ibukota dari Provinsi Maluku. Kota Ambon adalah tempat pemerintahan kota dan juga merupakan tempat utama pembangunan. Dilihat dari segi fisiknya, kota Ambon selalu terjadi bencana yaitu bencana banjir. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dan memetakan suatu tingkat kerawanan banjir yang terdapat di kota Ambon. Manfaat untuk penelitian ini merupakan suatu pemberian memberikan informasi kawasan mana saja yang merupakan kawasan dengan tingkat kerawanan banjir, dan memberikan informasi kawasan mana saja yang aman terhadap kejadian banjir. Analisis dalam penelitian kerawanan banjir ini menggunakan metode dekriptif kuantitatif yang memiliki tujuan mendisktipsikan tingkat kerawanan, dengan terdapat 5 variabel yaitu jenis tanah, curah hujan, tutupan lahan, kemiringan lereng, dan topografi. Penetapan tingkatan suatu kerawanan banjir dengan menguunakan skoring dan pembobotan untuk masing-masing variabel yang mana hasil perkalian dari skor tiap variabel dan bobot masing-masing variabel tersebut bisa dipergunakan dalam menentukan suatu tingkat wilayah dalam hal ini yaitu kerawanan banjir. Hasil penelitian menunjukan tingkat kerawanan banjir di kota Ambon terbagi menjadi 5 klasifikasi yaitu sangat rwan, rawan, cukup rawan, kurang rawan, dan tidak_rwan dengan Tingkat cukup rawan merupakan tingkat terluas. Tingkat sangat rawan dan rawan tersebar pada daerah pesisir keseluruhan kecamatan di kota ambon sedangkan daerah yang aman akan terjadinya banjir terdapat pada daerah perbukitan terutama pada Kecamatan Leitimur Selatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5