cover
Contact Name
Lutfiah Ayundasari
Contact Email
lutfiah.ayundasari.fis@um.ac.id
Phone
+6285646664559
Journal Mail Official
jpsi.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145, East Java
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26221837     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia (JPSI) publish original research papers, conceptual articles, review articles and case studies. The whole spectrum of history learning and history education, which includes, but is not limited to education systems, institutions, theories, themes, curriculum, educational values, historical heritage, media and sources of historical learning, and other related topics.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024)" : 15 Documents clear
JAS MERAH (JALAN-JALAN SEJARAH MENGEMBANGKAN KESADARAN SEJARAH): PEMBELAJARAN SEJARAH LUAR RUANGAN BERBASIS KESADARAN SEJARAH Mahfud, Muhammad Hasmal; Hariyono, Hariyono; Widiadi, Aditya Nugroho
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p1-7

Abstract

Abstract: The importance of historical counciousness as an affective aspect in learning historical goals requires specific historical learning designs to achieve these goals. The purpose of this paper is to formulate JAS MERAH (Historical Journey Based on Historical Counciousness), namely a learning design that is based on outdoor learning (outdoor learning) which divides into three stages, namely preparation, implementation, and follow-up based on historical counciousness, especially on aspects of historical knowledge, aspects of historical research methods, aspects of historical uses, and aspects of historical meaning. Abstrak: Pentingnya sejarah lokal sebagai bagian dari pengenalan lingkungan bagi peserta didik dan kesadaran sejarah sebagai aspek afektif dalam tujuan pembelajaran sejarah memerlukan desain pembelajaran sejarah yang khusus untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan tulisan ini merumukandesain pembelajaransejarahyang disusun berdasar pada pembelajaran sejarah luar ruangan (outdoor learning)yang focus pada sejarah local dilingkungannya dan aspek kesadaran sejarah sebagai tujuan pembelajarannya. Hasilnya penulis merumuskan JASMERAH (Jalan-jalan Sejarah Mengembangkan Kesadaran Sejarah) untuk sejarah local yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan follow up yang setiap tahapannya berbasis pada kesadaran sejarah khususnya pada aspek pengetahuan sejarah, aspek metode penelitian sejarah, aspek kegunaan sejarah, dan aspek pemaknaan sejarah.Desain yang penulis rumuskanberfokus pada situs-situs sejarah lokal yang ada disekitar lingkungan peserta didik.
DEVELOPMENT OF ELECTRONIC LEARNING MEDIA PACAL RESERVIOR MATERIAL FOR PHASE F CLASS XI SMAN 1 BAURENO Sholikah, Dini Nisa Atus; Lutfi, Ismail
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p8-27

Abstract

Abstract:This study aims to develop effective and interactive learning materials for Pacal Reservoir content within Phase F, Class XI at SMAN 1 Baureno, employing the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) approach. Emphasizing the creation of interactive learning resources, the research endeavors to enhance students' comprehension of the technical and environmental aspects associated with the Pacal Reservoir. Methodologically, the research employs learning needs analysis, media design, development based on predetermined designs, implementation within the classroom setting, and evaluation of the efficacy of the developed learning materials. Notably, the active involvement of students and teachers in the development process plays a pivotal role in ensuring that the produced learning materials address identified needs and effectively enhance student engagement and comprehension of the Pacal Reservoir content. It is anticipated that the findings of this study will contribute to the enhancement of the quality of learning materials pertaining to the Pacal Reservoir at SMAN 1 Baureno, while also serving as a valuable reference for the development of similar learning resources across related fields of study. 
POTENSI NILAI KARAKTER DOKTER CIPTO MANGUNKUSUMO DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH GUNA MENUMBUHKAN WAWASAN KEBANGSAAN Pramesti, Shendy Dyah; Yuliati, Yuliati
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p28-43

Abstract

Abstract: Through the Kurikulum Merdeka, character education integrated in the history learning is one of the solutions in dealing with challenges in education. The fading awareness of cultural values and love for the homeland indicates a lack of national characteramong students. In this context, character education plays a crucial role in fostering the national insight within students. One of the ways to develop national insight among students is through the exemplary role of prominent figures. Dr. Cipto Mangunkusumo emerges as a notable figure whose qualities can serve as a model for students in cultivating national character and insight. This research employs a qualitative approach with a literature study method. The aim of this research is to explore the potential character values of Dr. Cipto Mangunkusumo in nurturing national insight through history education. The result of this research is the discovery of the potential character values of Dr. Cipto Mangunkusumo which can be adopted and integrated into the values of national insight through six fundamental dimensions, namely 1) respect for the value and dignity of humans as creatures created by God Almighty; 2) determination for free, independent and united national life; 3) love for the nation and motherland; 4) democracy and people's sovereignty; 5) social solidarity; 6) a just and prosperous society. The aspects of Dr. Cipto's character values also can be implemented into the Independent Curriculum Pancasila Student Profile guidelines, namely 1) having faith and being devoted to God Almighty; 2) work together; and 3) critical reasoning. Abstrak: Melalui Kurikulum Merdeka, pembelajaran sejarah yang terintegrasi pendidikan karakter merupakan sebuah solusi dalam menangani tantangan dunia pendidikan. Pudarnya kesadaran terhadap sosok dan peran para pahlawan nasional menandakan kurangnya karakter kebangsaan dalam diri siswa. Dalam hal ini, pendidikan karakter memiliki peran penting untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan yang ada pada diri siswa. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan wawasan kebangsaan dalam diri siswa adalah melalui teladan parah tokoh. Salah satu tokoh penting yang dapat dijadikan contoh untuk menumbukan karakter dan wawasan kebangsaan adalah Dokter Cipto Mangunkusumo. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi nilai karakter Dokter Cipto Mangunkusumo dalam dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan melalui pembelajaran sejarah. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya potensi nilai-nilai karakter Dokter Cipto Mangunkusumo yang dapat diadopsi dan diintegrasikan ke dalam nilai-nilai wawasan kebangsaan melalui enam dimensi fundamental, yaitu 1) penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME; 2) tekad bersama untuk kehidupan berbangsa yang bebas, merdeka, dan bersatu; 3) cinta bangsa dan tanah air;4) demokrasi dan berkedaulatan rakyat; 5) kesetiakawanan sosial; 6) masyarakat yang adil dan makmur. Aspek nilai karakter Dokter Cipto juga dapat diimplementasikan ke dalam pedoman Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka, yaitu 1) beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME; 2) bergotong royong; dan 3) bernalar kritis.
POTENSI CATATAN PERJALANAN TOME PIRES BERJUDUL SUMA ORIENTAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH BAGI SISWA KELAS X SMA Mayasari, Dewi
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p178-199

Abstract

Abstract: This study aims to examine the potential of Tome Pires' travel notes as a history learning resource for grade X high school students, using the travel notes entitled “Suma Oriental” written in the 16th century. In this study, a qualitative approach with a content analysis method was chosen to examine the work of Suma Oriental. The research collected data from various literature sources relevant to the topic, including historical works, academic analysis, and direct translation of the travelogue. Tomé Pires' Suma Oriental is a travel and observation account of Southeast Asia and India in the early 16th century, which provides detailed insights into maritime trade, intercultural interactions and socio-economic conditions in the region. This work is one of the most important primary sources describing the relationship between Europe and Asia at the time of Portuguese exploration. The research results show that Tomé Pires' “Suma Oriental” can contribute significantly to supplementing the material in Phase E in grade X. By having access to contemporaneous sources, students are able to understand the basic concepts of human, space, time, as well as diachronic and synchronic approaches in history. In addition, “Suma Oriental” provides primary sources that assist students in local history research, allowing them to connect events on the spice route to the context of the Nusantara. Through literacy, discussion, and collaborative projects, students can analyze and evaluate historical events, as well as communicate their findings effectively. Using these notes, learners are able to use primary sources to conduct local history research that has a common thread with Indonesianness, either directly or indirectly, diachronically and/or synchronically. In addition, “Suma Oriental” allows students to communicate their findings in oral, written, and/or other media. This study also helps students use various historical skills to explain historical events and interpret the values contained in them. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi catatan perjalanan Tome Pires sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa kelas X SMA, dengan menggunakan Catatan perjalanan tersebut berjudul "Suma Oriental" yang ditulis pada abad ke-16. Dalam penelitian ini, dipilih pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk mengkaji karya Suma Oriental. Penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik yang dibahas, termasuk karya-karya sejarah, analisis akademis, dan terjemahan langsung dari catatan perjalanan tersebut. Suma Oriental " karya Tomé Pires adalah catatan perjalanan dan observasi tentang Asia Tenggara dan India pada awal abad ke-16, yang memberikan wawasan mendetail tentang perdagangan maritim, interaksi antarbudaya, dan kondisi sosial-ekonomi di wilayah tersebut. Karya ini merupakan salah satu sumber primer penting yang menggambarkan hubungan antara Eropa dan Asia pada masa penjelajahan Portugis. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Suma Oriental" karya Tomé Pires dapat berkontribusi signifikan dalam melengkapi materi pada Fase E di kelas X. Dengan memiliki akses pada sumber sezaman untuk memahami didik mampu memahami konsep dasar manusia, ruang, waktu, serta pendekatan diakronis dan sinkronis dalam sejarah. Selain itu, "Suma Oriental" menyediakan sumber primer yang membantu siswa dalam penelitian sejarah lokal, memungkinkan mereka untuk menghubungkan peristiwa di jalur rempah dengan konteks Nusantara. Melalui literasi, diskusi, dan proyek kolaboratif, siswa dapat menganalisis dan mengevaluasi peristiwa sejarah, serta mengomunikasikan temuan mereka secara efektif. Dengan menggunakan catatan ini, peserta didik mampu menggunakan sumber primer untuk melakukan penelitian sejarah lokal yang memiliki benang merah dengan keindonesiaan, baik langsung maupun tidak langsung, secara diakronis dan/atau sinkronis. Selain itu, "Suma Oriental" memungkinkan siswa untuk mengomunikasikan temuan mereka dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau media lain. Penelitian ini juga membantu siswa menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk menjelaskan peristiwa sejarah serta memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
ANALISIS POTENSI KAJIAN SEJARAH SUNAN SENDANG DUWUR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KURIKULUM MERDEKA DI SMA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SEJARAH Aji, Dinas Bayu; Ayundasari, Lutfiah
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p44-58

Abstract

Abstract: Using local history sites as a means of learning local history is important for students. This is because linking between national and global history will be difficult if it does not depart from local history. In fact, the learning outcomes of phase E of the historical process skills element require students to be able to link local, national and global history. On the other hand, not all local history material is included in the textbook. In fact, learning history will be meaningful if students are invited to learn history close to their environment. Therefore, the studyof the history of Sunan Sendang Duwur is important to be taught, especially for students who are close to the site. The purpose of writing this article is to explain the role of Sunan Sendang Duwur in the spread of Islam in Lamongan; explain the urgency of studying the history of Sunan Sendang Duwur to foster historical awareness; and explain the implementation of studying the history of Sunan Sendang Duwur as a learning resource in learning the history of the Merdeka Curriculum. Through literature study, it can be seen that Sunan Sendang Duwur played an important role in the spread of Islam in Lamongan. Furthermore, the study of Sunan Sendang Duwur's history is important because it can foster historical awareness. Therefore, the implementation of the historical study of Sunan Sendang Duwur as a learning resource in the history learning of the Merdeka Curriculum must be designed appropriately. Through outdoor learning activities (site visits) accompanied by proper planning, preparation, implementation, and assessment, namely by paying attention to aspects of historical awareness, it is possible to grow students' historical awareness. Abstrak: Menggunakan situs sejarah lokal sebagai sarana belajar sejarah lokal penting bagi siswa. Hal tersebut karena mengaitkan antara sejarah nasional dan global akan sulit dilakukan jika tidak berangkat dari sejarah lokal. Padahal, capaian pembelajaran fase E elemen keterampilan proses sejarah mengharuskan siswa untuk mampu mengaitkan antara sejarah lokal, nasional, dan global. Di sisi lain, tidak semua materi sejarah lokal termuat dalam buku teks. Padahal, pembelajaran sejarah akan bermakna jika siswa diajak belajar sejarah yang dekat dengan lingkungannya. Oleh karena itu, kajian sejarah Sunan Sendang Duwur penting untuk diajarkan, terutama untuk siswa yang dekat dengan situs tersebut. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan peran Sunan Sendang Duwur dalam penyebaran Islam di Lamongan; menjelaskan urgensi kajian sejarah Sunan Sendang Duwur untuk menumbuhkan kesadaran sejarah; serta menjelaskan implementasi kajian sejarah Sunan Sendang Duwur sebagai sumber belajar pada pembelajaran sejarah Kurikulum Merdeka. Melalui studi pustaka dapat diketahui bahwa Sunan Sendang Duwur berperan penting dalam penyebaran Islam di Lamongan. Lebih lanjut, kajian mengenai sejarah Sunan Sendang Duwur penting untuk dilakukan karena dapat menumbuhkan kesadaran sejarah. Oleh karena itu, implementasi kajian sejarah Sunan Sendang Duwur sebagai sumber belajar pada pembelajaran sejarah Kurikulum Merdeka harus didesain dengan tepat. Melalui kegiatan outdoor learning(kunjungan ke situs) disertai dengan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta penilaian yang tepat, yaitu dengan memperhatikan aspek-aspek kesadaran sejarah, memungkinkan tumbuhnya kesadaran sejarah siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL “GEJENSU” BERBASIS FLIPHTML5 PADA MATERI GERILYA JENDERAL SUDIRMAN DI PACITAN UNTUK SISWA KELAS XI SMAN 1 PACITAN Asy'ary, Widya Hafidh; Sulistyo, Wahyu Djoko
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p121-134

Abstract

Abstract: Starting from the potential and problems in learning history in class students are allowed to bring laptop or smartphone electronic devices; and students like visual-based learning media. Meanwhile, the problem that occurs is that teachers are lacking in using learning media; students have difficulty understanding historical events chronologically; students find it difficult to understand material about the Struggle to Maintain Independence; and students' insufficient knowledge of local history. The research method used is RnD with the Sugiyono model. The research was conducted in class XI of SMAN 1 Pacitan. Research data was taken using validated questionnaire instruments, observations and interviews. The research results show that the GEJENSU digital comic learning media is very suitable for use as a learning media in the classroom. Abstrak: Berangkat dari potensi dan masalah dalam pembelajaran sejarah di kelas XI SMAN 1 Pacitan. Potensi yang dimiliki berupa fasilitas sekolah yang lengkap berupa jaringan internet, laboratorium komputer dan LCD di setiap kelas; siswa diperbolehkan membawa perangkat elektronik laptop atau smartphone; dan siswa dalam pembelajaran menyukai media berbasis visual. Sedangkan, masalah yang terjadi yakni, guru kurang dalam menggunakan media pembelajaran; siswa mengalami kesulitan dalam memahami peristiwa sejarah secara kronologis; siswa sulit memahami materi tentang Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan; dan pengetahuan siswa yang kurang dalam sejarah lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD dengan model Sugiyono. Penelitian dilakukan di kelas XI SMAN 1 Pacitan. Data penelitian diambil menggunakan instrumen angket validasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran komik digital GEJENSU sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas.
JEJAK LANGKAH: PERAN TOKOH-TOKOH INSPIRATIF DI KAMPUNG BATIK KAUMAN SURAKARTA Nurhuda, Deviana; Ayuningtyas, Ardia; Aprilianto, Athanasius Agung Budi; Puspitasari, Diah Ayu; Hapsari, Marchelina Dwi; Wiganingrum, Anditya
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p200-216

Abstract

Abstract: Kauman Batik Village, Surakarta, is not only famous for its beautiful batik cloth, but also has inspiring stories of its characters. This article examines the important role of inspirational figures from various backgrounds in building and advancing this village. Their contribution does not only stop at preserving batik, but also in economic development and promotion of Kauman Batik Village as a tourist destination. This article reveals their inspiring stories, figures who dedicate themselves to preserving Kauman batik culture. From the founder of the batik village, who started a business and instilled the noble values of Kauman batik, to successful batik entrepreneurs, who faced various challenges and contribute to the development of the village. Dedicated batik artists also did not escape discussing how they preserve traditional batik motifs and techniques. More than just a biography, this article offers insight into the spirit of Kauman batik, the noble values contained within it, and how these inspirational figures are role models for the younger generation. Kampung Batik Kauman Surakarta has become a cultural icon that is not only famous for the beauty of its batik cloth, but also for the inspiring stories of its characters. They not only play a role in preserving batik, but also in developing the local economy and promoting Kauman Batik Village as an attractive tourist destination. Starting from the founder of the batik village, who persistently started a business and instilled the noble values of Kauman batik, to the batik entrepreneur who successfully faced various challenges and participated in the progress of the village. Apart from that, dedicated batik artists are also the focus of this article, discussing how they keep traditional batik motifs and techniques sustainable. These inspirational figures are not only examples for the current generation, but also become pillars that support priceless cultural heritage. By telling their stories, it is hoped that this article can provide inspiration and a better understanding of the importance of preserving local culture and appreciating the role of figures in advancing it. Abstrak: Kampung Batik Kauman Surakarta, tak hanya terkenal dengan kain batiknya yang indah, tetapi juga menyimpan kisah inspiratif para tokohnya. Artikel ini yang menghadapi berbagai tantangan dan berkontribusi bagi kemajuan kampung. Seniman batik yang berdedikasi juga tak luput dari pembahasan, bagaimana mereka melestarikan mot mengupas peran penting tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang dalam membangun dan memajukan kampung ini. Kontribusi mereka tak hanya terhenti pada pelestarian batik, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi dan promosi Kampung Batik Kauman sebagai destinasi wisata. Artikel ini menguak kisah-kisah inspiratif mereka, tokoh-tokoh yang mendedikasikan diri untuk menjaga kelestarian budaya batik Kauman.Dari pendiri kampung batik, yang merintis usaha dan menanamkan nilai-nilai luhur batik Kauman, hingga pengusaha batik yang sukses, if dan teknik batik tradisional. Lebih dari sekadar biografi, artikel ini menawarkan wawasan tentang semangat batik Kauman, nilai luhur yang terkandung di dalamnya, dan bagaimana para tokoh inspiratif ini menjadi teladan bagi generasi muda. Kampung Batik Kauman Surakarta telah menjadi ikon budaya yang tak hanya terkenal karena keindahan kain batiknya, tetapi juga karena kisah inspiratif yang dimiliki oleh para tokohnya. Mereka tidak hanya berperan dalam melestarikan batik, tetapi juga dalam mengembangkan ekonomi lokal dan mempromosikan Kampung Batik Kauman sebagai destinasi wisata yang menarik. Mulai dari pendiri kampung batik, yang dengan gigih merintis usaha dan menanamkan nilai-nilai luhur batik Kauman, hingga pengusaha batik yang berhasil menghadapi berbagai tantangan dan turut serta dalam kemajuan kampung. Selain itu, seniman batik yang penuh dedikasi juga menjadi fokus artikel ini, dengan membahas bagaimana mereka menjaga motif dan teknik batik tradisional agar tetap lestari. Para tokoh inspiratif ini tidak hanya menjadi contoh bagi generasi saat ini, tetapi juga menjadi pilar yang mendukung warisan budaya yang tak ternilai harganya. Dengan menceritakan kisah-kisah mereka, diharapkan artikel ini dapat memberikan inspirasi dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melestarikan budaya lokal dan menghargai peran para tokoh dalam memajukannya.
TEACHING CONTROVERSIAL HISTORICAL EVENTS: PEDAGOGICAL STRATEGIES AND STUDENT OUTCOMES Fahruddin, Fahruddin
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p59-72

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the effectiveness of inquiry-based interactive pedagogical learning strategies in improving students' engagement and knowledge retention in controversial history lessons. The research method used was mixed methods. The research was conducted in five schools in Yogyakarta and Bantul, with the research population consisting of 500 students and 10 history teachers divided into experimental and control classes. The research instruments used included the use of the Engagement Measurement Tool and Knowledge Retention Test to collect quantitative data, as well as classroom observations and interviews to collect qualitative data. The validity of the instruments was tested through an expert panel and confirmatory factor analysis (CFA), while reliability was measured using Cronbach's Alpha coefficient. Quantitative data was analysed using descriptive statistics and ANOVA tests to compare the improvement in engagement and knowledge retention between the experimental and control classes. Qualitative data were analysed using thematic analysis method to identify patterns and main themes. The results showed that students in the experimental class experienced significant increases in engagement (20percent) and knowledge retention (25percent), compared to smaller increases in the control class (5percentand 8percentrespectively). Observations and interviews supported these findings by showing that students in the experimental class were more active and motivated in learning history. This research contributes to existing knowledge by providing empirical evidence on the effectiveness of inquiry-based interactive pedagogical learning strategies, as well as offering practical implications for educators and policy makers to improve the quality of history education. The findings also highlight the need for further research covering a wider population and various educational contexts to understand the sustained impact of this teaching strategy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran pedagogis interaktif berbasis inkuiri dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan retensi pengetahuan dalam pelajaran sejarah kontroversial. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode campuran. Penelitian ini dilakukan di lima sekolah di Yogyakarta dan Bantul, dengan populasi penelitian terdiri dari 500 siswa dan 10 guru sejarah yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi penggunaan Alat Pengukuran Keterlibatan dan Tes Retensi Pengetahuan untuk mengumpulkan data kuantitatif, serta observasi kelas dan wawancara untuk mengumpulkan data kualitatif. Validitas instrumen diuji melalui panel ahli dan analisis faktor konfirmatori (CFA), sementara reliabilitas diukur menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji ANOVA untuk membandingkan peningkatan keterlibatan dan retensi pengetahuan antara kelas eksperimen dan kontrol. Data kualitatif dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam keterlibatan (20persen) dan retensi pengetahuan (25persen), dibandingkan dengan peningkatan yang lebih kecil di kelas kontrol (5persendan 8persen masing-masing). Observasi dan wawancara mendukung temuan ini dengan menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen lebih aktif dan termotivasi dalam belajar sejarah. Penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan yang ada dengan memberikan bukti empiris tentang efektivitas strategi pembelajaran pedagogis interaktif berbasis inkuiri, serta menawarkan implikasi praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah. Temuan ini juga menyoroti kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut yang mencakup populasi yang lebih luas dan berbagai konteks pendidikan untuk memahami dampak berkelanjutan dari strategi pengajaran ini.
PENTINGNYA PELESTARIAN WARISAN BUDAYA: MAKNA IKONOGRAFI ARCA DURGAMAHISA SURAMARDINI SEBAGAI CERMINAN SEJARAH DAN MITOLOGI JAWA-BALI Rahmawati, Rahmawati; Hudiyanto, Reza
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p135-148

Abstract

Abstract: This study aims to explore the-iconographic meanings related to aesthetics and artistic beauty of one of the-Arca collections at the-Museum Mpu Purwa in Malang, namely the-Arca Durgamahisa Suramardini, and compare it with similar statues found in the-Pura in Gianyar Bali. The-research method used in this study is qualitative-descriptive with a-comparative study approach. Data was collected through a-literature review, observation, and interviews. Subsequently, visual analysis and a-comparative study were conducted. The-results of the-study provide a-detailed description of the-Arca Durgamahisa Suramardini, which holds profound symbolic meanings by-portraying the-figure of the-goddess Durga and her-battle against Mahisasura in the-form and style of the-statue. This research also discovered a-comparison between the-Arca Durgamahisa Suramardini in the-Museum Mpu Purwa collection and a-similar statue in Pura-Pajaksan-Bedulu in Bali. The-implications of this research lie in providing insights into the-fields of history, art, culture, and mythology. Becomes more aware of the-preservation and appreciation of-cultural heritage in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna ikonografi yang menyangkut estetik, dan keindahan artistik dari salah satu arca koleksi Museum Mpu Purwa Kota Malang, yakni Arca Durgamahisa Suramardini, dan membandingkannya dengan arca sejenis yang ada di Pura Daerah Gianyar Bali. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi komparasi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara. Kemudian dilakukan telaah visual dan studi perbandingan (komparasi). Hasil dalam penelitian mendeskripsikan secara mendalam tentang Arca Durgamahisa Suramardini yang memiliki makna simbolik yang mendalam, tentang sosok Dewi Durga dan pertempurannya melawan Mahisasura, tercermin dalam rupa dan laksana arca. Penelitian ini juga menemukan perbandingan Arca Durgamahisa Suramardini koleksi museum Mpu Purwa dengan arca yang ada di Pura Pajaksan Bedulu Bali. Implikasi dari penelitian ini yaitu, memberikan wawasan dalam bidang ilmu sejarah, seni, budaya, dan mitologi, sebagai representasi perkembangan pengetahuan masyarakat Jawa Kuno dan Bali. Sehingga, masyarakat semakin peduli kelestarian dan penghargaan terhadap warisan budaya di Indonesia.
FEODALISME DALAM NOVEL A GAME OF THRONES KARYA GEORGE R. R. MARTIN DAN PEMANFAATAN NOVEL PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA Ali, Sutan Rajiv; Andi, Andi
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p217-232

Abstract

Abstract: This study is qualitative research aimed at identifying the elements of feudalism present in the novel A Game of Thrones by George R.R. Martin and determining whether similar novels can be used for historical learning. The data in this study consists of texts, specifically quotes from the dialogues and narratives in the novel. The data collection technique is divided into three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that there are elements of feudalism showing that social class can influence the characters' traits. Additionally, similar fantasy novels that contain historical elements cannot be used as historical sources, but they can serve as motivation for students to become more interested in history. Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur feodalisme yang ada di Novel A Game of Thrones karya George R.R Martin dan mengetahui apakah novel sejenis dapat dijadikan pembelajaran sejarah atau tidak. Data dalam penelitian ini berupa tulisan, yaitu kutipan-kutipan yang berasal dari dialog dan narasi pada novel. Teknik pengumpulan data dibagi menjadi 3 tahap, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat unsur-unsur feodalisme yang menunjukan bahwa kelas sosial dapat mempengaruhi sifat karakter. Selain itu, novel fantasi sejenis yang memiliki unsur sejarah tidak dapat dijadikan sebagai sumber sejarah, namun dapat dijadikan sebagai motivasi siswa agar lebih tertarik dengan sejarah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15