cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
PENGARUH INTENSITAS PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP MINAT MEMBACA SISWA Darwyan Syah; Imroatun Imroatun; Tatu Uzlifatul Jannah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 02 (2016): December 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap minat membaca siswa kelas XI MAN 2 Kota Cilegon. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5% dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perpustakaan sekolah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan, hal ini dikarenakan perpustakaan sekolah sangat mendukung kurikulum yang digunakan di sekolah. (2) Intensitas minat membaca siswa terhadap perpustakaan sekolah dapat dikatakan baik. Hal ini disebabkan oleh adanya kemauan dari diri siswa untuk berkunjung ke perpustakaan sekolah dan juga adanya motivasi dari guru-guru untuk menambah imu pengetahuan dengan berkunjung ke perpustakaan dan memanfaatkan perpustakaan sekolah. (3) Hasil dari analisis korelasi antara variabel X dan variabel Y menunjukkan bahwa indeks koefisien korelasi (rxy) = 0,99 dimana angka “r” (0,99) berada antara interval koefisien (0,90 – 1,00). Interpretasinya ialah antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sangat kuat atau tinggi. Adapun kontribusi variabel X terhadap variabel Y dengan menggunakan Coefisien Determinasi (CD) ialah 98,01%.
PERAN ALUMNI MADRASAH AL-JAUHAROTUNNAQIYYAH CIBEBER DALAM MEMBENTUK HOMOGENITAS KARAKTER KEAGAMAAN DAN TRADISI KEAGAMAAN MASYARAKAT PEDESAAN DI KOTA CILEGON Ahmad Sujai
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

adrasah sebagai lembaga pendidikan Islam tertua setelah pondok pesantrentelah diakui memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perilaku keberagamaanmasyarakat Islam di Indonesia. Begitu pula dengan madrasah Al-JauharotunnaqiyyahCibeber yang telah berdiri sejak tahun 1924 tersebut telah banyak melahirkan alumnialumniyangberkompetendalam bidang agama yang tersebar di wilayah Banten dansekitarnya. Pada penelitian ini penulis mencari tahu, apakah ada peranan alumnimadrasah Al-Jauharotunnaqiyyah cibeber dalam membentuk karakter homogenitaskeberagamaan dan budaya masyarakat pedesaan di wilayah kecamatan cebeber kotacilegon tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di masyarakatpedesaan Kecamatan Cibeber Kota Cilegon yang terdiri dari 6 desa, yaitu: DesaCibeber, Kedaleman, Karangasem, Kalitimbang, Bulakan dan Desa Cikerai, dapatdisimpulkan bahwa, alumni madrasah Al-Jauharotunnaqiyyah Cibeber sangat berperandalam membentuk homogenitas keberagamaan dan budaya masyarakat pedesaantersebut. Cara dan metode yang digunakan alumni dalam membentuk homogenitaskarakter keagamaan dan budaya masyarakat pedesaan adalah mengajarkan,mendakwahkan, dan mencontohkan ajaran/nilai-nilai agama terhadap masyarakat pedesaan Cilegon
PENDIDIKAN PEMBEBASAN KI HAJAR DEWANTARA : ASAS PENDIDIKAN LIBERAL DI INDONESIA Komaruzaman Komaruzaman
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 01 (2016): June 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi keharusan bagi negara-negara yang sedang berkembang, ternyata menimbulkan permasalahan baru dalam dunia pendidikan. Hal ini berkait rapat dengan hilangnya nilai-nilai humanisme dalam pendidikan yang berpengaruh terhadap perkembangan peradaban manusia. Undang-undang Sistem Pendidikan Naional bab 1 pasal 1 ayat (1) menyatakan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mengembangkan potensi siswa untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan merupakan medium bagi terjadinya transformasi nilai dan ilmu pengetahuan yang berfungsi sebagai dasar terciptanya peradaban manusia. Pendidikan diciptakan dalam upaya pengembangan dan pembinaan seluruh potensi manusia tanpa terkecuali dan tanpa mengutamakan hal tertentu dari potensi yang ada. Dengan pengembangan dan pembinaan seluruh potensi tersebut, pendidikan diharapkan dapat menghantarkan manusia pada suatu tahap pencapaian tingkat kebudayaan yang menjunjung harkat dan nilai-nilai kemanusiaan (humanisme).
Kontribusi disiplin Belajar Terhadap Hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 11 Kabupaten Tangerang Banten evni nuraeni
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis: 1) tingkat disiplin dan hasil belajar PAI, 2) kontribusi disiplin belajar terhadap hasil belajar, Metode penelitianadalah survei kuantitatif menggunakan analisis korelasi dan regresi. Populasi berjumlah180 orang. Metode pengambilan sampel secara acak sederhana dan proporsional.Sampel sebanyak 72 orang siswa. Data variabel disiplin belajar diperoleh melalui angket, data hasil belajar menggunakan dokumen hasil ulangan harian. Uji validitas instrumen menggunakan perhitungan product moment. Uji reliabilitas instrumenmenggunakan perhitungan Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Pertama, tingkat hasil belajar 83,58% termasuk dalam kategori sangat baik; sedangkantingkat disiplin belajar 86,22% termasuk dalam kategori sangat baik; . Kedua, terdapatkontribusi positif dan signifikan disiplin belajar terhadap hasil belajar, kontribusinyasebesar 24%. Peningkatan hasil belajar dapat dilakukan melalui peningkatan disiplin belajar
Hubungan Gaya Belajar dan Disiplin Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Nurkaman Nurkaman; Nana Surya Permana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1307

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Hal ini diperkirakan akibat proses pembelajaran yang kurang memperhatikan karakteristik gaya belajar peserta didik, serta disiplin belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hubungan gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, (2) mengetahui hubungan disiplin belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, serta (3) mengetahui hubungan gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 369 siswa. Sampel yang digunakan sebesar 25% dari seluruh jumlah populasi, sehingga diperoleh 92 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,828 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,624, dan koefisien determinasi 68,6%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,838 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,651, dan koefisien determinasi 70,2%; dan pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,698 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,373, dan koefisien determinasi 48,7%. Terdapat hubungan antara disiplin belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,821 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,602, dan koefisien determinasi 67,4%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,794 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,534, dan koefisien determinasi 63,0%; serta pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,742 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,498, dan koefisien determinasi 55,1%. Terdapat hubungan antara gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,895 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi sebesar 80,1%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,887 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi 78,7%; serta pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,783 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi 61,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik gaya belajar dan disiplin siswa maka semakin tinggi hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DAN BANDUNGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING Mochammad Mu'izzuddin; Juhji Juhji; Hasbullah Hasbullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v6i1.1942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode sorogan dan bandungan di Pesantren Nurul Hidayah; mengetahui hubungan metode sorogan dengan kemampuan membaca kitab kuning; mengetahui hubungan metode bandungan dengan kemampuan membaca kitab kuning; dan mengetahui hubungan metode sorogan dan bandungan secara bersama-sama dengan kemampuan membaca kitab kuning. Metode yang digunakan yaitu survei dengan pendekatan korelasional. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu seluruh santri di Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten yang berjumlah 60 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket, wawancara, dan tes. Data diolah dengan menggunakan Program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode sorogan dan bandungan di Pesantren Nurul Hidayah dilaksanakan setiap hari yaitu setiap selesai salat wajib setiap harinya. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara metode sorogan dengan kemampuan membaca kitab kuning yaitu sebesar 0,433; terdapat hubungan positif dan signifikan antara metode bandungan dengan kemampuan membaca kitab kuning yaitu sebesar 0,442; serta terdapat hubungan positif dan signifikan antara metode sorogan dan bandungan secara bersama-sama dengan kemampuan membaca kitab kuning di Pesantren Nurul Hidayah Kasemen, Kota Serang yaitu sebesar 0,576. Kata kunci: Kemampuan Membaca Kitab Kuning Metode Bandungan, Metode Sorogan Abstract. This study aimed to determine the implementation of the sorogan and bandungan methods in the Nurul Hidayah Islamic Boarding School; to determine the relationship between a sorogan method and the ability to read the yellow book; to determine the relationship between a bandungan method and the ability to read the yellow book; and to determine the relationship sorogan and bandungan methods together with the reading skills to the yellow book. The method used was a survey with a correlation approach. The population and samples in this study were all students of the Nurul Hidayah Islamic Boarding School in Kasemen Distric, Serang City, Banten Province, which numbered 60 students. The data were collected through questionnaires, interview, and test. The data were processed by used SPPS Program version 16.0. The results showed that the implementation of the sorogan dan bandungan methods in the Nurul Hidayah Islamic Boarding School was carried out every time, i.e. every day after the obligatory prayer. There was a positive and significant relationship between a sorogan method and the ability to read the yellow book at 0.433; there was a positive and significant relationship between a bandungan method and the ability to read the yellow book at 0.442; and there was a positive and significant relationship between the sorogan and bandungan methods together with the ability to read the yellow book in the Nurul Hidayah Islamic Boarding School at 0.576. Keywords: Abiliy to Read The Yellow Book, Bandungan Method, Sorogan Method
Peran Pondok Pesantren Dalam Pembentukan Kualitas SDM Indonesia (Sebuah Tela’ah Terhadap Keseimbangan Nilai-nilai Imtaq dan Iptek) Amin Najili
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2017): December 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren adalah sebuah asrama pendidikan Islam tradisional dimana para santrinya tinggal bersama dan belajar dibawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kyai. pondok pesantren merupakan tempat berlatih agar menjadi orang yang suka menolong bukan yang hanya selalu minta tolong, dan sebuah tempat menempa mental para santri, karena dalam pondok pesantren semuanya di kerjakan secara sendidri, seperti mencuci pakaian memasak dan lain sebagainya di lakukan secara sendiri, sehingga begitu keluar dari pondok pesantren mereka dapat hidup secara mandiri dewasa ini banyak pesantren yang telah menggunakan sistem baru sebagai perombakan dari sistem lama, namun bukan berarti menghilangkan ciri khas pesantren, akan tetapi bagaimana dengan sistem yang baru tersebut dapat mengimbangi kemajuan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang. Sehingga kegiatan pendidikan yang ada di pesantren tidak ketinggalan dengan pendidikan yang ada di luar pesantren, juga menggambarkan daya tarik yang khas yang ada di pesantren. Pondok pesantren merupakan sebuah lembaga yang sangat berpengaruh dalam pembentukan kualitas sumber daya Manusia beberapa peran dalam pembentukan SDM tersebut diantaranya sebagai lembaga pendidikan, sebagai lembaga da.wah, sebagai lembaga social dan sebagainya,
IMPLEMENTASI METODE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMPN 1 MENES (Kuasi Eksperimen di Kelas VIII SMPN 1 Menes Kabupaten Pandeglang) Subekhan Subekhan; Iin Inayati Sobariah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologi pai.v5i1.1050

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode jigsaw pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Menes kabupaten Pandeglang dan mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Menes kabupaten pandeglang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen dengan desain kuasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Menes Kabupaten Pandeglang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini kelas VIII A sebagai kelas ekperimen yang menggunakan metode pembelajaran jigsaw dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (ceramah).Tahap uji instrument yang dilakukan adalah dengan menggunakan uji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran dan uji daya pembeda. Teknik analisis data yang digunakan adalah menentukan rata-rata, menghitung normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis uij-t. hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 73,417 dan nilai siswa kelas kontrol 62,361. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan menggunakan pengujian berupa uji-t pada taraf signifikan 5% dan diperoleh nilai sebesar 2,895> 2,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI antara kelompok siswa metode Jigsaw dengan kelompok siswa mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.
METODE MENDIDIK (Analisis Kandungan Al-Qur’an Suroh Al-Nahl Ayat 125) Hafid Rustiawan
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v6i1.1922

Abstract

Al-Qur’an suroh al-Nahl ayat 125 diturunkan di Mekah bersamaan dengan ayat sesudahnya, yaitu setelah terjadi peristiwa Perang Uhud, yang mengakibatkan banyaknya syuhada yang gugur dan salah satunya adalah paman Rasulullah SAW yaitu Hamzah. Ayat al-Qur’an tersebut berisi tentang metode yang harus digunakan dalam berda’wah, agar da’wah dapat berlangsung dengan baik dan tujuan tercapai secara efektif. Menurut al-Qur’an suroh al-Nahl ayat 125, terdapat tiga macam metode yang harus digunakan dalam berda’wah, yaitu bi al-hikmah, mau’izoh al-hasanah, dan wa jadilhum bi al-lati hiya ahsan. Bi al-hikmah adalah cara atau metode yang bijak, lemah lembut, atau tidak secara kasar; mau’izoh al-hasanah berarti pepatah atau nasihat yang baik, menyentuh perasaan, sehingga mampu menyadarkan orang yang mendengarnya; dan jadilhum bi al-lati hiya ahsan yaitu diskusi yang lebih baik, yaitu berlandaskan argumentasi yang kuat, baik secara akli maupun nakli, yang dalam penyampaiannya juga secara santun atau lemah lembut. Metode-metode tersebut tidak hanya digunakan untuk berda’wah secara khusus, tetapi juga dalam proses pendidikan, sebab pada keduanya terdapat konstelasi yang menunjukkan adanya persamaan, yaitu tujuannya, dimaana keduanya dilakukan dalam rangka untuk menyeru dan menyadarkan manusia menuju jalan Allah atau beribadah kepada Allah SWT. Kata kunci: Metode, Mendidik , al-Quran, Abstract. Al-Qur'an suroh al-Nahl verse 125 was revealed in Mecca together with the following verse, namely after the Ummud war, which caused many martyrs to be killed at that time and one of them was the uncle of the Prophet Muhammad. namely Hamzah. Ayat al-Qur'an contains methods that must be used in proselytizing, so that the ministry goes well and achieves its objectives effectively. According to the Qur'an, sura al-Nahl verse 125, there are three kinds of methods that must be used in preaching, namely, as understood from the meanings contained in the sentence bi al-hikmah, mau'izoh al-hasanah and from the sentence wa jadilhum bi al lati hiya ahsan. Bi al-hikmah, can be understood as a method or method that is wise, or meek not roughly, mau'izoh al-hasanah means a saying or good advice, which is touching so as to awaken the person who hears it, and so bi bi lati hiya ahsan, which is a better discussion, which is based on strong argumentation, both in accreditation, and nakli, which in its delivery is also polite or gentle These methods are not only used to underlie specifically, but also in the educational process, because in both of them there is a constellation that shows the equality, that is, in its purpose, that is, both are carried out in order to call upon and make people aware of God's way or worship to Allah SWT. Keywords: method, mendidik, Al-qur,an
DINASTI BANI ABASSIYAH, POLITIK, PERADABAN DAN INTELEKTUAL A. NAJILI AMINULLAH
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 02 (2016): December 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa kerajaan Abbasiah kekuasaan islam bertambah luas dengan pusat pemerintahannya di bagdad, perluasan kekuasaan dan pengaruh islam bergerak kewilayah timur Asia Tengah, Hindia dan perbatasan China. Sikap politik daulah Abasiah berbeda dengan daulah Bani umayyah, Daulah bani Abasiah pemegang kekuasaan lebih merata, bukan hanya dipegang oleh bangsa Arab tetapi lebih demokratis. Masyarakat dibagi atas dua kelompok yaitu kelompok khusus dan kelompok umum, kelompok umum terdiri dari Seniman ulama fuqoha pujangga saudagar pengusaha kaum buruh dan para petani sedangkan kelompok khusus terdiri dari khalifah, keluarga khalifah, pembesar Negara bangsawan dan petugas petugas Negara, dalam perkembangan ilmu pengetahuan, para khalifah banyak mendukung perkembanagan tersebut , serta buku buku bahasa asing banyak diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.

Page 2 of 15 | Total Record : 147