cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 159 Documents
SPIRAL DYNAMICS: Mastering Values, Mapping the Evolution of Human Development (vMEMEs), and Integral Approach to Leadership and Change Siti Shalihah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 01 (2016): June 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dalam suatu kepemimpinan dengan teori spiral dynamics suatu keniscayaan, kendati perubahan tersebut membutuhkan tenggang waktu yang cukup lama. Sebab perubahan kepemimpinan dunia selalu mengajarkan kepada kita bahwa untuk dapat menang di dalam setiap kompetisi harus memiliki kemampuan beradaptasi. Kemampuan beradaptasi menjadi dasar dari segala strategi. Hukum alam yang telah berabad-abad menunjukkan bahwa banyak sepesies yang mengalami kepunahan bukan karena mereka lemah, tetapi lebih banyak karena spesies tersebut tidak mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Begitu juga halnya pemimpin yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kondisi yang sama, alias tidak bertahan lama. Kenyataan ini semakin mengukuhkan pandangan bahwa agar dapat terus bertahan (survive) seorang pemimpin harus beradaptasi dengan perubahan untuk kemudian berubah.
EVALUASI PEMBELAJARAN MATERI FISIKA BERDASARKAN TEKNIK UJIAN SECARA OPEN BOOK PADA MAHASISWA PGMI UIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN gut windarsih
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengajaran Fisikaberdasarkan pemberian tes essay dalam pelaksanaan ujian harian secara Open Bookdengan membuat ringkasan rumus-rumus penting dalam selembar kertas. Penelitiandilakukan dengan pemberian ujian harian berupa tes essay pada pembelajaran Fisikamengenai Bab Gerak dan Gaya. Perlakuan yang diberikan berupa teknik pelaksanaanOpen Book pada saat ujian harian yaitu mahasiswa diminta untuk membuat ringkasanrumus-rumus penting Fisika dalam selembar kertas. Sebagai kontrol, mahasiswadiminta mengerjakan kembali soal-soal ujian dengan membuka semua bahanperkuliahan berupa buku, handout, dan akses internet. Data yang diperoleh dari keduakelompok, yaitu kelompok perlakuan teknik Open Book dan kelompok kontrol,selanjutnya dianalisis secara statistik berdasarkan uji-t berpasangan (paired-samples ttest)dengan Program SPSS 15.0 untuk membandingkan nilai rata-rata dari masingmasing kelompok perlakuan.Namun, apabila data tidak terdistribusi normal maka uji-t berpasangan diganti dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padapelaksanaan ujian harian berupa tes esai secara Open Book dengan membuat ringkasan rumus-rumus penting Fisika dalam selembar kertas sebesar, diperoleh nilai rata-ratasebesar 41,67 (skala 100), lebih rendah dibanding secara Open Book dengan membukabahan perkuliahan (buku, handout, akses internet) yaitu sebesar 48,26. Nilai signifikansiantara pelaksanaan ujian secara Open Book dengan membuat ringkasan rumus-rumuspenting Fisika dalam selembar kertas, dan dengan membuka bahan perkuliahan (buku,handout, akses internet) lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0,359, artinya tidak terdapatperbedaan antar kelompok perlakuan. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa tidak adapengaruh teknik Open Book dengan membuat ringkasan rumus-rumus penting dalamselembar kertas terhadap pembelajaran Fisika yang dilakukan. Dengan demikian,pelaksanaan ujian harian berupa tes esai secara Open Book dengan membuat ringkasanrumus-rumus penting pada selembar kertas sudah cukup efektif digunakan sebagaimetode/alat evaluasi pembelajaran Fisika.
Penerapan Metode Ummi dalam Pembelajaran al-Qur’an Linda Rupita; Eneng Muslihah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1305

Abstract

Abstrak. Metode merupakan komponen pembelajaran yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap pendidik. Oleh karena itu, keberhasilan belajar salah satunya bergantung kepada kemampuan pendidik dalam menerapkan metode tersebut. Penerapan metode yang tepat akan mempercepat perolehan hasil pada peserta didik. Sebaliknya, jika penerapan suatu metode tidak sesuai, hasil yang diperoleh peserta didik akan lambat tercapai. Metode Ummi merupakan metode mengenalkan cara membaca al-Qur’an dengan tartil. Dengan penggunaan metode Ummi dalam pembelajaran alQur’an, peserta didik akan semakin mudah dalam penguasaan tahsin dan hafalan al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan metode Ummi dalam pembelajaran al-Qur’an di SMP Islam Terpadu Widya Cendekia Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Ummi di kelas VII SMP Islam Terpadu Widya Cendekia Kota Serang dapat meningkat. Hal ini terbukti dengan hasil yang diperoleh, yaitu tahsin tilawah alQur’an, bacaan al-Qur’an yang tartil, dan siswa sudah hafal surat-surat pendek. Kata
KONSEPTUALISASI FITRAH MANUSIA IMPLIKASINYA TERHADAP PROSES PENDIDIKAN ISLAM Aep Saepul Anwar
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 01 (2016): June 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sejak dilahirkan sudah memiliki fasilitas dan potensi yang terbesar, walaupun pada saat itu manusia dalam keadaan lemah tidak berdaya bahkan menyusahkan manusia lainnya. Manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam struktur yang paling baik antara makhluk Allah yang lain. Struktur manusia terdiri dari unsur jasmaniah dan rohaniah, atau unsur fisiologis dan unsur psikologis. Dalam struktur jasmaniah dan rohaniah itu, Allah memberikan seperangkat kemampuan dasar yang memiliki kecenderungan berkembang. Mengenai pendidikan adalah proses bukan aktivitas spontan yang sekali jadi. Sebagai sebuah proses, maka hakekat pendidikan adalah rangkain aktivitas terprogram, terarah dan berkesinambungan. Ada berbagai komponen yang berfungsi sebagai penopang terlaksananya aktivitas pendidikan secara efektif dan efisien. Komponen-komponen itu saling berhubungan dan memiliki kebergantungan satu sama lain. Oleh karenanya, dapatlah dikatakan bahwa pendidikan adalah kumpulan aktivitas dalam sebuah sistem. Sebagai sebuah sistem, pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kerangka filosofis yang mengkaji tentang masalah pendidikan.
PENERAPAN TEKNIK MARKETPLACE ACTIVITY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR DI KELAS IX G SMP NEGERI 15 KOTA SERANG Taufiqoh Taufiqoh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v6i1.1945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana proses perapan tehnik market place activity dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, mengetahui kesesuaian penerapan tehnik market place activity dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta mengetahui apakah proses penerapan tehnik market place activity dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada materi iman kepada hari akhir di kelas IX G SMP Negeri 15 Kota Serang tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dibatasi pada penerapan tehnik market place activity dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan aktivitas belajar materi iman kepada hari akhir di kelas IX G SMP Negeri 15 Kota Serang Semester 1 Tahun 2017-2018. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas ini prosentasi ketercapaian pada siklus pertama mengalami peningkatan pada siklus kedua, hasil temuan pada penelitian menunjukkan bahwa melalui Penerapan Tehnik Market Place Activity dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Materi Iman Kepada Hari Akhir. Kata kunci: Tehnik Market Place Activity, hasil belajar, Pendidikan Agama Islam Abstract. This study aims to find out how the process of applying market place activity techniques in Islamic Education and Characteristics, knowing the suitability of the application of market place activity techniques in Islamic Education and Characteristics, and knowing whether the process of applying market place activity techniques can improve the learning outcomes of Islamic Education and character in the matter of faith in the final day in class IX G of 15 Junior High School Serang City in the academic year 2017/2018. This research is a classroom action research limited to the application of market place activity techniques in Islamic Education and Character Education Learning as an effort to increase the learning activities of material faith in the final day of class IX G of 15 Junior High School Serang City Semester 1 2017/2018. Based on the results of this Classroom Action Research the percentage of achievement in the first cycle experienced an increase in the second cycle, the findings of the study showed that through the Application of Market Place Activity Techniques in Improving Learning Outcomes in Islamic Education and Characteristics of Faith in the End Times. Keywords: Market Place Activity Techniques, learning outcomes, Islamic Education Keywords: Market Place Activity Techniques, learning outcomes, Islamic Education
METODE PEMBELAJARAN PAI BERBASIS NILAI NILAI PENYUCIAN JIWA DI SMA AL-MUTTAQIN TASIKMALAYA misbah muhamad
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya yangberakar pada nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional Indonesia, belum sepenuhnyatanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Hal demikian, didasarkan kepadapengamatan terhadap metode pembelajaran PAI di SMA Al-Muttaqin, yang masihkonvensional seperti ceramah, tanya jawab, dan praktik. Walaupun metodepembelajaran sudah bervariasi, namun metode pembelajaran ini belum sepenuhnya bisamenurunkan pesan-pesan moral secara signifikan dari nilai-nilai spiritual Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode pembelajaran PAI ceramah,tanya jawab, dan praktik, yang digunakan di SMA Al-Muttaqin, menjadi metodepembelajaran berbasis nilai-nilai penyucian jiwa dengan pendekatan tasawuf Islam danpsikologi Islam secara terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), yaitumodel penelitian yang mengembangkan metode pembelajaran yang sudah ada kepadametode pembelajaran baru secara sistemik dan terukur. Adapun disiplin ilmu yangdijadikan basis analisis adalah tasawuf Islam dan psikologi Islam secara terintegrasi. Kemudian, untuk mempertajam penelitian digunakan juga discourse analysis, yangmenganalisis teks dengan cara menghubungkannya dengan konteks atau fenomena,sehingga menjadi satu kesatuan teks dan konteks. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran PAI di SMA AlMuttaqinmasihkonvensionalyaitu terpaku kepada metode pembelajar ceramah, tanyajawab, dan praktik. Selain itu, terdapat kesalahpahaman teori yang digunakan yangterdapat di dalam RPP, yaitu metode pembelajaran praktik hanya dipahami sebatasmempraktikan materi pembelajaran di ruang belajar. Padahal, hakikat metodepembelajaran praktik tidak boleh dibatasi di ruang belajar yang sempit. Setelahdikembangkan kepada metode pembelajaran berbasis nilai-nilai penyucian jiwa, metodepembelajaran qishah (cerita), al-tarbiyah bi al-ahdats (studi kasus), dan tafakkur(berpikir) lebih efektif dari pada metode pembelajaran ceramah, tanya jawab, dan praktik
Pengaruh Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CLT) Terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Nursely Sulistiyani; Saefudin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1310

Abstract

Abstrak. Pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar atau suatu kegiatan untuk membelajarkan peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Dalam proses pembelajaran tidak selamanya aktivitas pembelajaran berjalan dengan lancar, banyak masalah yang timbul pada siswa ketika pembelajaran berlangsung. seperti kesulitan dalam memahami dan menyerap pelajaran dengan baik. Hal ini guru menjadi peran penting dalam proses pembelajaran agar siswa mencapai prestasi belajar dengan baik, jika peserta didik belum menguasai kompetensi yang diharapkan, maka guru harus mengetahui siapa saja peserta didik yang gagal menguasai kompetensi, materi yang dianggap sulit, dimana letak kesulitannya, kemudian mencari alternatif pemecahan yaitu dengan pembelajaran Contextual Teaching and Learningagar siswa beminat dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak, mengetahui minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak Curug Kab.Tangerang dan mengetahui tingkat pengaruh pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Husna Curug Kab.Tangerang. Dan manfaat penelitian ini adalah: Bagi Pengguna, Bagi Lembaga, Bagi Peneliti dan Bagi Pengembangan Ilmu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, angket. Hal ini menunjukan bahwa antara Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan minat belajar siswa terdapat korelasi yang tinggi/baik. Adapun kontribusi Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa sebesar 56,25% Meode pengaruh Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa. sedangkan sisanya sebesar 43,75% dipengaruhi oleh faktor lain yang dapat diteliti kembali. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: minat belajar siswa dari pelaksanaan metode Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak cukup tinggi pula karena dari rata-rata jawaban tes yang diberikan menunjukan hasil yang cukup baik.
ADAB BERMEDIA SOSIAL DALAM PANDANGAN ISLAM Juminem Juminem
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v6i1.1799

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya teknologi komunikasi dan informatika, sedang mengalami masa keemasan, satu diantaranya media sosial. Media sosial seakan-akan sudah menjadi kebutuhan hidup manusia, setiap saat orang mengakses internet demi terhubung dengan perkembangan berita yang ada di media sosial, seperti kabar dari orang tua, saudara, teman, rekan bisnis, atau kabar dari suatu grup tertentu. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis bagaimana adab bermedia sosial dalam pandangan Islam. Metode penulisan menggunakan kajian pustaka dengan merujuk beberapa sumber referensi baik sumber primer maupun sumber sekunder yang berasal dari beberapa buku, al-Qur’an, al-Hadits, maupun jurnal. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa seorang muslim dalam bersosialisasi dengan menggunakan media sosial hendaknya senantiasa menjunjung tinggi adab dalam bersosialisasi, dengan saling menghormati sesama mahluk ciptaan Allah, karena setiap perbuatan yang dikerjakan di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Manfaat media sosial cukup banyak untuk mencari ridho Allah SWT, tergantung penggunaannya, apakah digunakan untuk hal-hal yang baik atau buruk. Kata kunci: Adab, Islam, media sosial Abstract. The development of technology, especially communication and informatics technology, is being developed golden, one that is approved by social media. Social media seems to be a necessity for human life, every time people access the internet to connect with the development of news on social media, such as news from parents, siblings, friends, business associates, or news from any particular group. The purpose of the discussion of this article is to analyze how social media is in the view of Islam. The comparison method uses literature studies with several reference sources both primary sources and secondary sources derived from several books, the Koran, the Hadith, and journals. Based on the results of the analysis, it was concluded that a Muslim in socializing using social media asked to always uphold adab in socializing, with mutual respect for fellow creatures created by Allah, by conducting research done in the world will be accounted for in the hereafter. The benefits of social media are enough to seek Allah's blessing, depending on its use, it can be used for good or bad things. Keywords: Adab, Islam, social media
Struktur Ilmu Pengetahuan Komariah Komariah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 02 (2016): December 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bahasa inggris istilah ilmu berasal dari kata science, yang berasal dari bahasa latin scienta dari bentuk kata kerja scire, yang berarti mempelajari dan mengetahui. Ilmu adalah kesatuan antara penegetahuan, aktivitas, dan metode, ketiganya merupakan kesatuan yang harus ada. Ilmu muncul berdasarkan hasil pengolahan secara metodologi terhadap pengalaman pengalaman yang dapat dikumpulkan, dalam kaitannya dengan metode ilmiah. Imam al Gozali dalam kitab al ihya membagi ilmu penegtahuan berdasarkan pada bentuk kewajiban yang dibebankan kepada muslim dalam dua katagori yakni fardhu Ain dan fardhu kifayah. Struktur ilmu pengetahuan adalah seperangkat pertanyaan kunci dan metoda penelitian yang akan membantu memperoleh jawabannya, serta berbagai fakta, konsep, generalisasi, dan teori yang memiliki karakteristik yang khas yang akan membawa kita untuk memahami ide ide pokok dari suatu disiplin ilmuyang bersangkutan.
PROFESI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI ERA GLOBALISASI Juhji Juhji; Adila Suardi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologi pai.v5i1.1043

Abstract

Abstrak. Dalam percakapan sehari-hari, sering terdengar istilah profesi atau profesional, perlu diketahui bahwa profesi keguruan merupakan profesi yang sedang berkembang saat ini. Pemikiran tentang hakikat profesi keguruan kerap kali diperbincangkan. Bagi calon guru, pengetahuan tentang profesi keguruan harus benar-benar dimiliki untuk dapat mengembangkan cara berpikir kritis peserta didik di era globalisasi. Dengan demikian, mutu pendidikan harus sangat diperhatikan bagi para guru untuk menyelamatkan profesinya. Menanggapi persoalan tersebut, dalam mengembangkan berpikir kritis peserta didik di era globalisasi, guru harus bisa mengembangkan intelegensi dasar peserta didik. Unsur tersebut harus ditanamkan dalam diri peserta didik sekuat-kuatnya agar terpatri di dalam dirinya. Keterampilan berpikir kritis sangat penting bagi peserta didik karena dengan keterampilan tersebut, peserta didik mampu bersikap rasional dan memilih alternatif terbaik bagi dirinya agar bisa menghadapi era globalisasi dan tidak ketinggalan zaman apalagi sampai terbawa arus globalisasi. Di samping itu, untuk mempertahankan profesinya, guru juga harus memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai yang sesuai dengan bidang yang ditekuninya, mampu berkomunikasi dengan baik kepada anak didiknya, serta mempunyai jiwa kreatif dan komitmen tinggi terhadap profesinya. Dengan demikian, tantangan guru dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di era globalisasi tidak akan menggusurnya pada posisi yang tidak baik.berpikir

Page 4 of 16 | Total Record : 159