cover
Contact Name
Kartika Rizki Sudarwanti
Contact Email
kartikarizki@unwahas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS
ISSN : 25411608     EISSN : 25797123     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/abd
Jurnal Pengabdian Masyarakat Unwahas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Wahid Hasyim Semarang yang berisikan tentang hasil pengabdian masyarakat mengenai berbagai aspek ilmu yaitu Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertaniaan, Kesehatan, Sains dan Teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 11 Documents clear
IBM BAGI PENGRAJIN PENGECORAN LOGAM UNTUK PENINGKATAN PRODUK KOMPONEN KAPAL DI KABUPATEN TEGAL Kiryanto Kiryanto; Deddy Chrismianto
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2233

Abstract

Logam Aluminium merupakan logam ringan yang mempunyai ketahanan korosi dan elastisitas yang baik yang merupakan bahan dasar pembuatan komponen kapal antara lain jendela kapal nosel, klinometer Komponen kapal tersebut diproduksi oleh pengrajin logam mitra yaitu UD Setia Kawan dan UD Karya Manunggal dengan cara pengecoran cetakan pasir (sand casting) di Talang Tegal. Proses pengecoran dengan cetakan pasir mempunyai permasalahan yaitu kualitas kurang baik yang terkait dengan cacat porositi/keropos dan kekasaran permukaan dan kuantitas produk membutukan waktu proses pengecoran yang lebih lama. Program IbM ini bertujuan untuk mengupayakan penyelesaian masalah mitra pada kualitas dan kuantitas produk yang masih rendah. Upaya yang diambil untuk mengatasi masalah tersebut dengan penerapan teknologi dengan rekayasa mesin cetakan cor hidrolis, dimana pengecoran dengan cara tersebut produksi dapat meningkat dan kualitas lebih baik. Tahapan- tahapan yang dilakukan dalam program Ibm adalah: identifikasi permasalahan, penentuan konsep perancangan, perancangan mesin cetakan cor hidrolis, pembuatan mesin cetakan cor hidrolis, uji coba produksi dibengkel.Selanjutnya dilakukan pembuatan mesin cetakan cor hidrolis dengan perincian : desain, fabrikasi dan perakitan kerangka mesin, sistem hidrolis dan perakitannya, serta pembuatan cetakan cor (die casting). Proses produksi dilakukan dengan melakukan uji operasional mesin cetakan cor hidrolis (die casting) dan mesin cetakan cor hidrolis dapat beroperasi dengan baik. Luaran program IbM adalah: 1) Mesin cetakan cor hidrolis, 2) Produk cendela kapal, 3) Artikel ilmiah.Kata kunci : Aluminium, pengecoran, mesin cetakan cor hidrolis.
INOVASI PRODUK MAKANAN OLAHAN MELALUI PEMBUDIDAYAAN BELUT DAN IKAN LELE SERTA PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN Dian Indriana Hapsari; Endang Widyastuti
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2238

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi para pengusaha adalah keterbatasan bahan baku dan kesulitan pemasaran. Hal ini dikarenakan minimnya informasi akan data supplier atau pemasok bahan baku. Selain itu tidak semua pengusaha memiliki kemampuan diversifikasi produk olahan ikan, sehingga masih banyak bahan baku yang terbuang. Produk sampingan tersebut akan memberikan nilai tambah ekonomis dengan mengolahnya menjadi barang yang dapat dikonsumsi. Dari uraian tersebut, tujuan dari program IbM ini adalah membantu kesulitan akan terbatasnya bahan baku belut dan ikan lele dan membantu proses pengolahan limbah ikan menjadi nugget ikan, serta memberikan inovasi baru pada kedua mitra.Kata kunci: kewirausahaan, limbah ikan, nugget ikan
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU-GURU SD DI KECAMATAN KENDAL Arif Widagdo; Susilo Susilo
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2234

Abstract

Guru dituntut untuk kreatif meneliti (dalam berbagai skala dan bentuk) dan menulis hasil penelitian maupun analisisnya dalam suatu artikel ilmiah. Setidaknya ada 2 manfaat yang dapat dipetik oleh seorang guru tatkala mereka menulis suatu artikel ilmiah dalam jurnal, yaitu secara akademik guru dapat menularkan hasil penelitian dan analisisnya guna menyumbang kemajuan informasi, khususnya di bidang pendidikan. Kedua, secara profesional bagi guru, mereka akan mendapatkan “kredit poin” yang dapat digunakan untuk meningkatkan karir dan profesionalisme kinerjanya. Permasalahan riil yang melatarbelakangi kegiatan ini yaitu belum banyak guru sekolah dasar (SD) yang memiliki keterampilan cukup untuk menulis artikel ilmiah dan baru sedikit pula yang telah berhasil mempublikasikannya melalui jurnal ilmiah ber-ISSN atau terakreditasi. Tujuan kegiatan ini adalah (1) memberikan (sharing) pelatihan dan mendampingi guru-guru SD dalam menulis artikel ilmiah secara tepat, dan (2) menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan guru-guru SD dalam menulis artikel ilmiah dan mempublikasikannya melalui jurnal ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk guru-guru SD Gugus Arief Rahman Hakim UPTD Pendidikan Dasar Kecamatan Kendal. Peserta kegiatan berjumlah 54 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan beberapa kali, yang dapat memberikan masukan dan manfaat, diantaranya yaitu: (1) guru-guru SD mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam menulis artikel ilmiah dan hal-hal yang terkait dengan artikel ilmiah, dan (2) wawasan dan keterampilan guru-guru SD meningkat dalam menulis artikel ilmiah.Kata Kunci: Artikel Ilmiah, Hasil Penelitian, Jurnal Ilmiah
UPAYA PEMANFAATAN SUMBERDAYA PEDESAAN BERBASIS PENGEMBANGAN KELOMPOK PETERNAK MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN MENJADI PRODUK ENERGI TERBARUKAN DAN PRODUK YANG BERNANFAAT UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA BRANJANG KABUPATEN SEMARANG Eny Fuskhah; Kiryanto Kiryanto; Deddy Chrismianto
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2239

Abstract

Desa Branjang merupakan salah satu Desa/Kelurahan yang ada di kecamatan Ungaran Barat, kabupaten Semarang yang mempunyai potensi cukup besar dibidang peternakan, pertanian, perikanan. Potensi bidang peternakan sapi cukup besar dimiliki masyarakat dusun Truko desa Branjang dengan jumlah peternak ada 40 orang. Permasalahan yang dihadapi yaitu sampai saat ini kotoran sapi hanya ditumpuk dan dibiarkan begitu saja di pinggir kandang, belum dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat. Tujuan dari kegiatan KKN-PPM ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi yang melimpah antara lain : untuk membuat instalasi energi terbarukan biogas, pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini oleh Tim KKN-PPM meliputi desain instalasi dan pembuatan instalasi energi terbarukan biogas yang diikuti dengan pelatihan pengopersian dan perawatan; pelatihan/workshop perancangan dan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi pengemasan dan pemasaran, Luaran program pengabdian ini adalah: 1) Instalasi biogas dan produk biogas, 2) Pupuk kompos, 3) Publikasi, dan 4) Artikel ilmiah.Kata kunci: Branjang, Kotoran sapi , Energi terbarukan Biogas, Pupuk kompos.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK NATURAL VIBER HIBRID KOMPOSIT SERAT IJUK DAN BULU AYAM UNTUK PENINGKATAN KETRAMPILAN KARANG TARUNA KELURAHAN TANJUNG REJO KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG Aladin Eko Purkuncoro; Lalu Mulyadi; Anang Subardi
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2230

Abstract

Pada awalnya, bahan-bahan untuk konstruksi, transportasi dan alat pelindung diri (self protection) terbuat dari logam. Namun dalam perkembangannya dirasa terlalu berat, maka dilakukan upaya untuk menggantikan logam dengan bahan yang lebih ringan tetapi kuat. Pada sisi lain ketersediaan logam di alam terbatas sedangkan kebutuhan bahan yang memiliki sifat mekanik seperti logam cenderung meningkat sejalan dengan gerak maju pembangunan, untuk mengatasi masalah ini perlu dilakukan upaya untuk mencari bahan alternatif pengganti logam. Bahan alternatif yang mempunyai prospek yang baik ke depan adalah komposit. Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, manusia didorong untuk melakukan penelitian dengan mengembangkan material teknik yang memanfaatkan sumber daya alam hayati, salah satunya dengan menggunakan serat alami dan serat buatan sebagai bahan penguat komposit. Adapun tujuan khusus yang dilakukan dengan sudah dilakukannya penelitian tentang bahan komposit ini, kita melakukan pengabdian masyarkat dengan memberikan ketrampilan kepada adik–adik Karang Taruna kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Malang, dengan membuat beberapa produk yang terbuat dari bahan limbah bulu ayam dan ijuk dengan teknologi hibrid komposit dengan matrik polyester.Kata kunci: bulu ayam, ijuk, komposit, matrik polyester.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK PENGOBATAN DIABETES MELITUS Ririn Lispita Wulandari
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2235

Abstract

TOGA merupakan tanaman obat keluarga yang memiliki manfaat bagi kesehatan manusia, tanpa kecuali termasuk pengobatan diabetes melitus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan warga masyarakat tentang pentingnya TOGA sebagai obat herbal untuk pencegahan dan pengobatan alternatif penyakit diabetes melitus. Kegiatan ini dilaksanakan di.RW XVI Kelurahan TambakAji. Bentuk kegiatannya yaitu penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK RW XVI, Kelurahan Tambak Aji. Langkah-langkah kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Setelah kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, para ibu PKK RW XVI Kelurahan TambakAji telah mengetahui khasiat jenis-jenis TOGA dan cara pemanfaatannya untuk kesehatan, khususnya pengobatan diabetes melitus.Kata Kunci: TOGA, Diabetes Melitus, RW XVI, Kelurahan Tambak AjiPENDAHULUAN
IbM TUNGKU PEMBAKARAN PERFORMA TINGGI DENGAN BAHAN BAKAR LIMBAH KACANG DIENG Supriyono Supriyono; Sumardiyono Sumardiyono
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2240

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1). Meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah (UKM) dengan cara mencari alternatif sumber bahan bakar yag murah, yaitu kulit kacang dieng beserta tungku pembakaran yang efisien untuk mitra I. Pelatihan pembuatan tungku pembakaran dengan bahan bakar berbentuk annulus yang menghasilkan pembakaran dengan efisiensi tinggi serta tidak menghasilkan asap (smokeless) untuk mitra II. 2). Membantu mengurangi ketergantungan UKM terhadap penggunaan bahan bakar minyak dan gas, menekan biaya operasioanl serta mengurangi limbah padat yang dihasilkan dari oleh UKM yang mengolah kacang dieng. 3). Menambah wawasan perancangan tungku pembakaran yang efisien bagi UKM yang bergerak dibidang kerajinan pembuatan tungku pembakaran. Kata kunci: bahan bakar, kulit kacang dieng, tungku pembakaran.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG BAHAYA NARKOBA BAGI REMAJA DI KELURAHAN KARANGREJO Adhi Budi Susilo; Indra Yuliawan
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2231

Abstract

Dewasa ini narkoba telah menjadi momok bagi masyarakat dan pemerintah sebagai sesuatu yang sangat membahayakan. Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya lainnya (narkoba) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah global yang mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan permasalahan tersebut pembinaan hukum dan penyuluhan hukum di kalangan remaja perlu dilakukan agar remaja dapat lebih mengerti dan memiliki daya tangkal terhadap narkoba. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarkat ini dalam bentuk penyuluhan hukum tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika dan pendekatan partisipatif artinya para peserta dituntut aktif dalam mengikuti selama kegiatan berlangsung. Kompetensi yang akan dibentuk ditandai dengan indikator peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika dan perubahan sikap dalam berpartisipasi dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika. Lokasi kegiatan penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba dilaksanakan di Kelurahan Karang rejoKata Kunci: Hukum, Penyuluhan narkoba, RemajaPENDAHULUAN
PELAKSANAAN DONOR DARAH DI KELURAHAN KEDUNGSUREN KECAMATAN KALIWUNGU SELATAN KABUPATEN KENDAL Sri Rahayu; Shela Usdyapriasti
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2236

Abstract

Donor Darah adalah kegiatan atau proses pengambilan darah dalam volume tertentu dari seorang donor, yang nantinya digunakan untuk transfusi darah bagi mereka yang membutuhkan. Pendonor darah adalah seseorang yang berbadan sehat bukan pecandu alkohol maupun obat-obatan dan tidak mempunyai riwayat penyakit yang berbahaya. Pada waktu seleksi awal dilakukan timbang berat badan, diukur tekanan darahnya dan dilakukan anamnesa serta dilakukan pemeriksaan hemoglobin. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah didapatkannya bank darah desa agar masyarakat yang butuh darah dengan cepat mendapatkannya khususnya ibu hamil dapat segera tertolong bila mengalami perdarahan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan selama 2 minggu diawali dengan 1) persiapan dan sosialisasi 2) pelaksanaan donor darah 3) pembuatan laporan. Hasil dari kegiatan ini adalah pelaksanaan donor darah dilakukan di balai desa dengan jumlah pendonor ada 25 orang.adapun kesimpulannya masyarakat sangat merespon kegiatan tersebut tetapi diperlukan sosialisasi ualang agar bertambah banyak jumlah pendonornya.Kata Kunci. Donor darah, Masyarakat, Kelurahan Kedungsuren
IBM KELOMPOK USAHA KERIPIK GADUNG MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN MANAJEMEN PEMASARAN DI UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Deddy Chrismianto; Kiryanto Kiryanto; Indro Sumantri
ABDIMAS UNWAHAS Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v3i1.2232

Abstract

Keripik gadung adalah makanan spesial terbuat dari umbi gadung yang melalui proses produksi yang panjang dan rumit, kemudian dijemur sampai kering dan selanjutnya digoreng dan dikemas. Desa Gogik merupakan salah satu desa di kecamatan Ungaran Barat, berada dilereng gunung ungaran sebelah timur dengan potensi tanaman umbi gadung cukup besar. Oleh karena itu di desa Gogik menjadi sentra produksi keripik gadung berjumlah pengrajin 11 orang. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kuantitas produk keripik gadung yang masih rendah dan kualitas perlu ditingkatkan Produk keripik gadung yang dihasilkan masih dalam bentuk barang ½ jadi. Program IbM ini bertujuan untuk membantu penyelesaian yaitu meningkat kapasitas produksi dan kualitas produk keripik gadung dalam bentuk ukuran dan aneka rasa. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan perancangan berbagai peralatan, pembuatan, pengaplikasian peralatan dan produksi keripik gadung aneka rasa, membentuk organisasi yang UKM pengrajin keripik gadung. Hasil yang diperoleh adalah: desain dan pembuatan mesin perajang & oven pengering, dan mesin kemasan manual (hand sealer). Proses pemberian aneka rasa keripik gadung dengan 4 rasa. Pembentukan organisasi kelompok pengrajin gadung “BAROKAH” dengan ketua Ibu Muktiatun dengan 12 anggota, yang bekerjasama dengan BUMDES “ Rejomulo”. Harga jual keripik gadung ½ jadi adalah Rp 30.000/kg sedangkan keripik gadung aneka rasa di pengrajin harga Rp 70.000/kg, sehingga ada nilai tambah keuntungan bersih sebesar Rp 15.000/kg atau 21 %. terhadap nilai jualnya. Luaran program IbM adalah: 1) Mesin perajang elektrik & Oven pengering, 2) Keripik gadung aneka rasa, 3) Artikel ilmiah.Kata kunci : Keripik gadung aneka rasa, mesin perajang, oven pengering

Page 1 of 2 | Total Record : 11