cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1" : 26 Documents clear
Perancangan Kampanye Cara Pintar dalam Berhemat Listrik Prabayar Sutikno Try Setyo; Heri Iswandi; Yosef Yulius
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1747

Abstract

Inovasi Pemerintah dengan menghadirkan pelayanan listrik prabayar atau yang lebih dikenal dengan “listrik pintar” dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. PLN memperkenalkan layanan listrik prabayar yang bisa mengatur sekaligus mengecek pemakaian listrik sendiri, namun sebagian orang enggan menggunakan listrik prabayar karena dianggap lebih boros dan lebih mahal dibandingkan listrik dengan sistem pembayaran pascabayar.Perancangan Kampanye Cara Pintar dalam Berhemat Listrik Prabayar ini bertujuan untuk mengajak masyarakat serta mengubah stigma negatif yang ada di masyarakat tentang listrik prabayar itu sendiri. Hasil dari perancangan ini ternyata saat perancangan kampanye ini dipamerkan ke publik, tidak sedikit masyarakat yang merespon, bahkan banyak diantaranya yang hanya tau menggunakan atau mengkonsumsi saja, tanpa memikirkan penghematan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kampanye serta sosialisasi tentang penghematan energi ternyata sangat penting dan direspon positif oleh masyarakat.
Pembelajaran Musik Rejung Menggunakan Media Audio Visual (Video Tutorial) Silo Siswanto; Zelly Marissa Haque
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1752

Abstract

Pembelajan musik daerah setempat di sekolah maupun perguruan tinggi menjadi materi unggulan sebagai muatan lokal disetiap tempat di Indonesia, dalam hal ini, yang menjadi fokus pembahasan tulisan ini adalah musik rejung atau sering disebut dengan Batang Hari Sembilan, identifikasi masalah dalam penelitian ini yakni proses pembelajaran musik rejung, kesulitan bagi pendidik musik dalam mengajarkannya yakni, belum tersusunnya langkah-langkah materi pembelajaran musik  rejung dengan baik. Selain itu, masalah yang dihadapi pendidik dalam pembelajaran musik rejung, tidak termanfaatkan media pembelajaran secara optimal yaitu, media audio visual (video tutorial pembelajaran). Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini berupa pertanyaan sebagai berikut, 1) Bagaimana struktur musik rejung. 2) bagaimana cara pembuatan/produksi video tutorial dalam pembelajaran Musik Rejung. 3) Bagaimana belajar musik Rejung melaui Video tutorial. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah 1) Menjelaskan teknik permianan pada musik Rejung. 2) Menjelaskan produksi video tutorial. 3) Menjelaskan proses pembelajaran musik rejung melalui video tutorial. Metode yang digunakan pada penelitian yakni Penelitian ini membahas hal-hal yang terkait dengan keilmuan musik rejung, dalam pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi dan dokumentasi yang terkait dengan proses pembelajaran musik daerah setempat. Selanjutnya analisis data-data yang berhubungan dengan musik rejung tersebut diolah dan dirumuskan melalui musikologi dan multimedia audio visual.
Perancangan Infografik sebagai Media Pendukung Sosialisasi KPU ke Daerah Terpencil M. Edo Pratama Putra
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1748

Abstract

Pada tahun 2019 Komisi Pemilihan Umum  mengadakan Pemilihan Umum berupa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019. diantara tugas yang dijalankan KPU adalah berupa sosialisasi Pemilihan Umum ke daerah-daerah terpencil di seluruh Indonesia. Daerah terpencil menjadi perhatian utama KPU dalam upaya peningkatan partisipasi Pemilu pada tahun 2019, karena daerah terpencil menjadi salah satu penyumbang angka Golput terbesar di Pemilu tahun 2014. Salah satu penyebab kurangnya angka partisipasi pemilih adalah diantaranya sedikitnya pengetahuan dan informasi masyarakat tentang Pemilu di daerah-daerah terpencil Indonesia. Salah satu daerah terpencil yang tingkat partisipasinya sangat rendah adalah Desa Tegal Rejo Kecamatan Gedang Sari, Kabupaten Gunung Kidul. Desa ini terletak di daerah perbukitan yang menjadi salah satu daerah rawan bencana. Desa Tegal Rejo belum mendapat sosialisasi dari KPU Kabupaten Gunung Kidul dan masyarakat desa masih banyak yang tidak mendapat informasi mengenai Pemilihan Presiden 2019. Dari permasalahan yang terjadi, penulis menemukan usulan pemecahan masalah yaitu dengan membuat sebuah “Perancangan Infografik sebagai Media Pendukung Sosialisasi KPU ke Daerah Terpencil”. Adapun pada perancangan ini berisikan tentang Informasi Pemilu 2019, seperti pengenalan calon berupa profil setiap calon peresiden dan wakil presiden, tata cara mencoblos, waktu dan tempat pelaksanaan hingga syarat-syarat menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dan media yang dibuat akan diberikan kepada KPU untuk menjadi bahan sosialisasi ke daerah-daerah terpencil di Indonesia.
Brand Identity Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Muhammad Syukri Erwin; Zainal Warhat; Syafwandi Syafwandi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1754

Abstract

Nagari Pariangan adalah sebuah nagari tuo yang ada di Minangkabau. Nagari yang disebut sebagai daerah asal mulanya nenek moyang orang Minangkabau memiliki banyak potensi baik keelokan alam dan budayanya yang masih terjaga. Melalui perancangan brand identity, berbagai potensi yang ada di nagari Pariangan di kemas sedemikian rupa agar terciptanya sebuah kegiatan promosi yang efektif. Sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung baik lokal maupun mancanegara. Hal ini akan berpengaruh pada sektor ekonomi masyarakat baik langsung ataupun tidak langsung. Menggunakan konsep yang terinspirasi dari bentuk visual khas nagari Pariangan. Seperti motif iluminasi naskah kuno dari nagari Pariangan yaitunya “Kambang Reno”, bantuk gonjong khas Minangkabau, atap bertingkat dari surau tua yang menjadi kebanggaan masyarakat dan jenjang khas nagari Pariangan. Pemilihan warna kuning, coklat dan hijau untuk melambangkan siklus alam dari proses menanam hingga memanen padi. Perancangan brand identity nagari Pariangan meliputi logo dan media pendukung seperti stationari, sovenir dan sosial media yang saling bersinergi membentuk sebuah kesatuan visual. Sinergi antara media akan berpengaruh kepada pembentukan image terhadap nagari Pariangan agar mudah diingat, dikenali oleh wisatawan. Keberhasilan dari brand identitiy ini berpengaruh kepada kerjasama berbagai pihak untuk selalu konsisten menggunakan brand ini.
Analisis Interpretasi Tugu Parameswara di Bundaran Jakabaring - Palembang Mukhsin Patriansah
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1749

Abstract

Tugu Parameswara ini merupakan karya seni patung yang dibuat untuk menyambut  PON 2004 yang lalu. Analisis karya ini  nantinya menggunakan pendekatan estetika, di samping bentuknya yang monumental karya ini juga erat kaitannya dengan sejarah kota Palembang sebagai pusat peradaban kerajaan terbesar di bumi Nusantara yakni kerajaan Sriwijaya. Sebagai salah satu kerajaan besar tentu kerajaan Sriwijaya memiliki pengaruh yang kuat di bumi Nusantara. Hal ini terbukti sampai saat sekarang dari jejak-jejak yang ditinggalkannya. Begitu juga dengan karya seni patung Parameswara merupakan karya seni patung abstraksi simbolik yang diciptakan oleh Rita Widagdo. Rita Widagdo merupakansalah satu seniman yang hidup dizaman modren, hal ini tentu sangat berpengaruh dalam penciptaan karya seni patung ini. Kehadiran karya seni patung ini turut memberikan interpretasi atas perkembangan zaman. Karya patung Parameswara bukan sekedar manifestasi alam yang indah melaikan simplifikasi alam dengan hanya menangkap hakikat dari sebuah objek yang di amatinya, objek tersebut merupakan rangsang cipta sehingga karya yang dihasilkan merupakan abstraksi dari realitas. Dalam perwujudannya Rita Widagdo cendrung menggunakan garis cekung dan cembung dengan tegas sehingga memberikan kesan suatu keberanian dan kekuatan yang merupakan hasil dari interpretasi terhadap tokoh Parameswara. Patung Parameswara merupakan simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. Pasalnya, hampir  semua orang Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang Setelah jatuhnya Sriwijaya, Iskandar Shah atau Parameswara melarikan diri ke utara untuk menemukan sebuah pemukiman baru.
Perjalanan Karir Kesenimanan Siti Chairani Proehoeman Sebagai Penyanyi Soprano (Sebuah Biografi) Ofa Yutri Kumala; Martarosa Martarosa; Nursyirwan Nursyirwan
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1750

Abstract

Penelitian ini, merupakan perjalanan karir kesenimanan Siti Chairani Proehoeman sebagai seorang soprano yang telah berkiprah di berbagai negara, dan merupakan guru besar yang menjadi panutan bagi setiap muridnya yang khusus belajar di bidang seni suara. Siti Chairani Prohoeman adalah seorang warga negara Indonesia yang sangat berpengaruh besar di Malaysia, beliau menciptakan pergerakan movement tentang vokal di Malaysia, semangat yang besar Siti Chairani Proehoeman telah menjadikan vokal sebagai kebudayaan bagi negara Malaysia. Nama negara-negara yang sering dilakukan Siti Chairani Proehoeman pada konser, opera dan recital adalah di Italia, Jerman, Belanda, Perancis, Firlandia, USA, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia. Siti Chairani Proehoeman sudah mempunyai beberapa album seriosa dan karir profesional beliau adalah seorang penyanyi Klasik/Opera (Soprano). Adapun faktor-faktor Siti Chairani Proehoeman menjadi soprano terkenal diberbagai negara yaitu faktor latar belakang keluarga, kebiasaan, lingkungan dan pendidikan. Penelitian ini membahas perjalanan karir Siti Chairani Proehoeman sebagai penyanyi soprano dalam bentuk biografi. Dalam hal ini sejarah perjalanan karir Siti Chairani Proehoeman sebagai penyanyi soprano berdasarkan data-data, sumber, informan dan segala hal yang berkaitan dengan sejarah kehidupan seorang seniman. Metode penelitian ini, deskripsi analitik, studi kasus, partisipasi observer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam praktik kehidupan Siti Chairani Proehoeman berdasarkan pandangan musikologis dan dibantu lewat tinjauan sejarah serta biografi maka posisi Siti Chairani Proehoeman adalah  penyanyi soprano terkenal.

Page 3 of 3 | Total Record : 26