Ofa Yutri Kumala
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perjalanan Karir Kesenimanan Siti Chairani Proehoeman Sebagai Penyanyi Soprano (Sebuah Biografi) Ofa Yutri Kumala; Martarosa Martarosa; Nursyirwan Nursyirwan
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1750

Abstract

Penelitian ini, merupakan perjalanan karir kesenimanan Siti Chairani Proehoeman sebagai seorang soprano yang telah berkiprah di berbagai negara, dan merupakan guru besar yang menjadi panutan bagi setiap muridnya yang khusus belajar di bidang seni suara. Siti Chairani Prohoeman adalah seorang warga negara Indonesia yang sangat berpengaruh besar di Malaysia, beliau menciptakan pergerakan movement tentang vokal di Malaysia, semangat yang besar Siti Chairani Proehoeman telah menjadikan vokal sebagai kebudayaan bagi negara Malaysia. Nama negara-negara yang sering dilakukan Siti Chairani Proehoeman pada konser, opera dan recital adalah di Italia, Jerman, Belanda, Perancis, Firlandia, USA, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia. Siti Chairani Proehoeman sudah mempunyai beberapa album seriosa dan karir profesional beliau adalah seorang penyanyi Klasik/Opera (Soprano). Adapun faktor-faktor Siti Chairani Proehoeman menjadi soprano terkenal diberbagai negara yaitu faktor latar belakang keluarga, kebiasaan, lingkungan dan pendidikan. Penelitian ini membahas perjalanan karir Siti Chairani Proehoeman sebagai penyanyi soprano dalam bentuk biografi. Dalam hal ini sejarah perjalanan karir Siti Chairani Proehoeman sebagai penyanyi soprano berdasarkan data-data, sumber, informan dan segala hal yang berkaitan dengan sejarah kehidupan seorang seniman. Metode penelitian ini, deskripsi analitik, studi kasus, partisipasi observer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam praktik kehidupan Siti Chairani Proehoeman berdasarkan pandangan musikologis dan dibantu lewat tinjauan sejarah serta biografi maka posisi Siti Chairani Proehoeman adalah  penyanyi soprano terkenal.
Pertunjukan Solis Vokal Dengan Repertoar Ah! Quel Giorno Ognor Rammento, Umpan Jinak Di Air Tenang, If Ain’t Got You Dan Rudang-Rudang Kegeluhen Fiska Warina; Della Rosa Panggabean; Ofa Yutri Kumala; Yade Surayya
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1343

Abstract

Tugas akhir pada jenjang pendidikan tinggi seni merupakan tahap kulminasi dari seluruh proses pembelajaran mahasiswa selama masa studi. Pada program studi seni musik Institut Seni Indonesia Padang Panjang ini mensyaratkan, penyajian tiga repertoar lintas genre, yaitu klasik, melayu, dan populer. Namun, penyaji menambahkan satu lagu daerah sebagai bentuk penghormatan kepada kedua orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana menginterpretasikan empat repertoar dengan berbagai teknik dan ekspresi dari masing-masing repertoar tersebut dalam satu rangkaian pertunjukan. Repertoar pertama “Ah! Quel Giorno Ognor Rammento” oleh Gioachino Rossini, dieksplorasi dalam konteks gaya klasik dengan iringan orkestra, menekankan pada teknik bel canto dan coloratura. Repertoar kedua “Umpan Jinak Di Air Tenang” oleh Datuk Ahmad Jais, dieksplorasi dalam gaya musik Melayu dengan iringan orkestra, combo band dan instrumen tradisional melayu, yang menekankan pada ornamentasi khas musik tradisional melayu, mempertahankan dialek melayu serta nuansa ekspresi vokal yang sesuai dengan karakter musiknya. Repertoar ketiga “If Ain’t Got You” oleh Alicia Keys, dieksplorasi dalam format musik klasik modern dengan iringan orkestra dan combo band serta penekanan kepada ekspresi dan interpretasi yang mendalam pada lagu. Repertoar keempat “Rudang-Rudang Kegeluhen” oleh Medsen Sembiring, dieksplorasi dalam gaya musik tradisi modern dengan iringan orkestra, combo band dan musik tradisional batak yang menekankan pada dialek karo, ekspresi dan interpretasi yang mendalam pada lagu tersebut. Dengan metode analisis kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam mengekspresikan, penerapan teknik keempat karya sesuai dengan gaya dan karakteristik musikalnya.
Analisis Pertunjukan Solis Vokal dengan Repertoar Bel Raggio Lusinghier, Zapin Melayu, Secret Love Song, dan Bunda Nori Chyntia; Della Rosa Panggabean; Ofa Yutri Kumala; Aluna
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1375

Abstract

Pertunjukan solis vokal menuntut kemampuan menyeluruh yang mengintegrasikan penguasaan teknik vokal, ketepatan interpretasi, dan kedalaman ekspresi musikal. Implementasi teknik vokal serta adaptasi gaya artistik dalam membawakan empat repertoar lintas genre yaitu klasik, Melayu, dan populer dideskripsikan dan dianalisis secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan studi artistik berbasis praktik. Untuk menghimpun data, digunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta kajian literatur dari buku, skripsi, dan jurnal. Analisisnya berfokus pada penguasaan teknik vokal, interpretasi, dan ekspresi spesifik pada setiap repertoar. Repertoar “Bel Raggio Lusinghier” karya Gioachino Rossini mengeksplorasi teknik coloratura dan tradisi Bel Canto yang menuntut kelincahan ornamentasi. Repertoar “Zapin Melayu” karya Datuk Suhaimi Mohd Zain difokuskan pada penguasaan cengkok sebagai identitas budaya dalam balutan aransemen orkestra dan instrumen tradisional. Pada repertoar populer “Secret Love Song” karya Emma Rohan, Jason Desrouleaux, Jez Ashurst, dan Rachel Furner menuntut kontrol dinamika dan penguasaan register suara mulai dari chest voice, belting, dan falsetto untuk merealisasikan rasa dari lirik lagu tersebut, sementara repertoar “Bunda” karya Melly Goeslaw difokuskan pada interpretasi dan eskpresi melalui kedalaman penghayatan sebagai bentuk dedikasi emosional personal terhadap sosok ibu. Hasil kajian merepresentasikan kemampuan teknik vokal menjadi landasan terhadap ketepatan eskpresi dan tingginya kualitas penghayatan, sehingga pesan emosional setiap karya tersampaikan secara komunikatif kepada penonton. Penelititan ini diharapkan dapat memperkaya referensi pengajaran musik dalam menyelaraskan tuntutan musik, menjadi acuan bagi penyanyi dan akademisi dalam menguasai ragam teknik serta adaptasi gaya lintas genre.
Penerapan Lagu Gamang Bamimpi Genre Pop Punk Format Band Di SMAN 2 Padang Panjang Aditya Pratama; Ofa Yutri Kumala; Wilma Sriwulan; Emridawati Emridawati; Wilman In
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.5997

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan lagu Gamang Bamimpi yang diaransemen ke dalam genre Pop Punk sebagai strategi pembelajaran seni musik di SMAN 2 Padangpanjang. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya minat siswa terhadap lagu Pop Minang dibandingkan musik populer modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode action research yang melibatkan sembilan siswa dalam format band, memadukan instrumen modern dan instrumen tradisional Minangkabau. Proses penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang diwujudkan dalam latihan bertahap hingga pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aransemen Pop Punk mampu meningkatkan minat, partisipasi, serta keterampilan musikal siswa secara kolaboratif. Selain itu, pendekatan ini efektif menjembatani pelestarian musik Pop Minang dengan selera musik generasi muda. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran musik yang inovatif, kontekstual, dan relevan di lingkungan sekolah menengah.
Bentuk Dan Struktur Nyanyian Tupai Janjang Sanggar Nagari Tigo Koto Silungkang Palembayan Kabupaten Agam Ilham Nuari; Ofa Yutri Kumala; Yon Hendri; Emridawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan struktur nyanyian Tupai Janjang yang berada di Nagari Tigo Koto Silugkang, Palembayan. Kesenian ini termasuk ke dalam bentuk teater rakyat tutur yang disampaikan oleh seorang pelakon melalui dendang, dialog, dan gerak tubuh. Pertunjukan Tupai Janjang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode deskriptif analisis menggunakan pendekatan musikologis serta menggunakan teknik pengumpulan data: studi pustaka dan studi lapangan.Teknik analisis data penelitian menggunakan :pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menemukan stuktur nyanyian Tupai Janjang tersusun atas motif siklik yang mengalami pengulangan dengan variasi-variasi kecil. Pengulangan tersebut tidak di lakukan secara identik, melainkan mengalami perubahan pada interval, ornamentasi dan artikulasi yang dipengaruhi oleh pelafalan lirik yang berbentuk naratif.