cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2" : 24 Documents clear
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PROMOSI KERAJINAN LAKER PALEMBANG Galang Sabillah Bahar; Husni Mubarat; Bobby Halim
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i2.1857

Abstract

Laker is a typical Palembang handicraft in the form of all products or household utensils made of wood, rattan, bamboo or whatever is painted with black ink and then coated with varnish as an ingredient to beautify it as well aspreservative. In this modern era the use of Crafts Laker in palembang is increasingly fading and it's not longer a culture in the City of palembang, especially the younger generation. The lack of promotion carried out on Laker handicrafts has made many of today's young generations not too familiar with Laker crafts, not even a few of them don’t know at all what laker craft is. Moreover, in the current development era, there is a fear of changing cultural heritage forms as a result of the impact of the development and progress of modern technology and other cultural elements that come from outside. To avoid this, visual promotion efforts are needed to the people of Palembang. This promotion was carried out to be able to invite the people of Palembang to cultivate laker crafts in daily life,especially the younger generation. Therefore the Visual Communication Design, Promotion of Laker Crafts is a form of persuasive effort to the people of Palembang, especially to get to know the Laker Crafts so that they can instill a sense of love and pride in Palembang Laker crafts that are known to the Palembang youth, and can invite Palembang people, especially the younger generation cultivate Laker crafts in daily life along with the trends of the times. Keywords : Traditional Craft, Palembang’s Laker, Unique Craft
ANALISIS MELODI LAGU ANEUK YATIM CIPTAAN RAFLY KANDE Abdul Rozak; Haria Nanda Pratama; Rico Gusmanto
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i2.1839

Abstract

Aneuk Yatim adalah lagu yang diciptakan pada tahun 1999 oleh Rafly, memiliki pesan dan makna perdamaian dalam merespon persoalan gejolak politik di Aceh, serta merepresentasikan kondisi anak-anak di Aceh pada masa konflik. Melalui lirik maupun melodi, Rafly mampu menciptakan suasana kesedihan yang dapat dirasakan oleh masyarakat terhadap kondisi dan situasi di masa konflik. Vokal pada lagu Aneuk Yatim ciptaan Rafly memiliki struktur dan bentuk melodi yang terdiri dari ornamen musik, susunan perjalanan melodi dan scale. Penelitian ini menguraikan melodi pada lagu Aneuk Yatim ciptaan Rafly Kande menggunakan teori musik Barat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui metode analisis melodi pada musik Pop di Indonesia umumnya dan musik Pop daerah khususnya. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif, dengan metode analisis deskriptif, dibantu dengan pendekatan etik dan emik untuk mempermudah kelancaran dalam proses pencarian data. Pemilihan metode dan pendekatan dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan partisipan. Bentuk dan struktur melodi pada lagu Aneuk Yatim ciptaan Rafly Kande terdiri dari dua bagian dengan tempo 60 bpm, yang masing-masing bagian dibagi dalam dua kalimat/periode. Pada kalimat tersebut disusun berdasarkan bermacam-macam bentuk motif, yang masing-masing motif memiliki melodi dan scale yang diulang pada periode/kalimat selanjutnya dengan sedikit perubahan melodi pada akhir figures (frase penutup). Penggunaan tangganada pada lagu ini adalah Tangganada Minor Asli dan Minor Harmonis, dengan teknik pengembangan sekuen, diminished, dan augmented. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi acuan dan referensi dalam perspektif objek formal maupun objek material, terkait dengan analisis bentuk dan struktur melodi, pengembangan pola melodi yang dibahas dalam keilmuan musik Barat.
BENTUK LAGU MARS FKIP UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG IRINGAN MUSIK FORMAT ORKESTRA Silo Siswanto
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i2.1858

Abstract

The motto of PGRI Palembang University is that the campus advances with quality. Then a need for faculties to make a stragi in providing encouragement and motivation to the academic community to carry out the tri dharma of higher education. (FKIP) Palembang PGRI University through its highest leadership in the faculty gave a letter of assignment to work on the Mars song FKIP PGRI Palembang University to one of the music art lecturers in the performing arts education study program named Silo Siswanto, M.Sn. Then the Mars song was finished on July 23, 2018 and was launched on July 31, 2018 in the FKIP University of Palembang PGIP judicial event held at the Science Center building at the PGRI University in Palembang. Regarding the form in the Mars song, of course, this song has pieces of melody that are often known by the term phrases or musical sentences that make up the song. while the accompaniment music is arranged in an orchestra format. The formulation of the problem. (1) What is the form of Mars FKIP University PGRI Palembang song. (2) How is the accompaniment of Mars FKIP Palembang PGRI University music with orchestra format. The results of the discussion FKIP march song has a poly metric musical form where the antecedent phrase and consequent phrase do not have the same number of bars for example period C has 9 bars consisting of the phrase d 4 bars and the phrase e 5 bars.Keywords: Song Form, Mars Song, Orchestra
BENTUK POLA PUKULAN KELUHKUPAN PADA MASYARAKAT SUKU DAYA MUARADUA OKU SELATAN Auzi Madona Adoma
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i2.1840

Abstract

Keluhkupan merupakan suatu alat tradisi yang digunakan masyarakat suku Daya sebagai penyampai informasi dengan menggunakan kayu utama (keluhkupan) dan tongkat (helu) yang dipukulkan dengan pukulan pukulan keras yang memiliki pola-pola irama berbeda dari tanda-tanda musibah yang ada pada tiap pukulan keluhkupan, diantaranya adalah musibah kematian, bencana alam dan huruhara. Adapun ketiga pukulan ini memiliki pola bunyi yang berbeda baik dari dinamika, tempo dan ritme. Masyarakat yang dipercaya untuk memukul Keluhkupan hanya diperbolehkan adalah tokoh adat (laki-laki saja) serta yang menabuh Keluhkupan harus benar-benar mengetahui bagaimana bentuk pola-pola bunyi pukulan Negu Kematian, Negu Sasah Bencana dan Negu Sasah Huru-hara. Negu Kematian dilakukan bila ada masyarakat desa yang meninggal dunia, tokoh adat memukul Keluhkupan dari lembut hingga semakin kuat dengan pukulan dari perlahan hingga semakin cepat. Negu Sasah Bencana pukulan ini dilakukan jika ada bencana tokah adat memukul Keluhkupan dengan kuat dan cepat. Negu Sasah Huru-hara pukulan ini sebagai isyarat bahwa telah terjadi perkelahian tokoh adat memukul Keluhkupan dengan cepat dan kuat yang menandakan tergesah-gesah atau Kesasah.

Page 3 of 3 | Total Record : 24