cover
Contact Name
Ni Wayan Deswiniyanti
Contact Email
-
Phone
+6285237111633
Journal Mail Official
jmediasains@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padangluwih, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Media Sains
ISSN : 25497413     EISSN : 26203847     DOI : -
Jurnal Media Sains merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura yang fokus pada ilmu sains dasar dan terapan (Biologi, Fisika, Kimia dan Bioteknologi). Artikel yang dipublikasikan bisa berupa hasil penelitian dasar atau terapan dari peneliti Indonesia yang terkait bidang ilmu sains dasar dan terapan. Jurnal Media Sains akan memuat artikel-ratikel yang membahas teori, penemuan dasar dan aplikasi ilmu yang terkait.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS" : 7 Documents clear
Struktur Morfologi Bunga Dan Anatomi Serbuk Sari Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis) Yunita Sari, Ni Kadek
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.743 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.264

Abstract

ABSTRAK?Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur morfologi bunga dan anatomi serbuk sari buah naga super merah (Hylocereus costaricensis). Hasil pengamatan menunjukkan strukturmorfologi bunga buah naga super merah dari luar ke dalam terdiri dari kelopak, mahkota bunga,putik dengan kepala putik lebih tinggi dari kepala sari, dan bakal buah. Anatomi serbuk saribunga buah naga daging super merah memiliki kelas ukuran berdasarkan indeks P/E bentuksubspheroidal, apertura tritreme dengan tipe sulkus, dan termasuk kelompok magna.Kata kunci: morfologi,anatomi, serbuk sari,buah naga, sulkus ABSTRACT?The purpose of this study is to know the morphological structure of the flowers andanatomy of the pollen of super red dragon fruit (Hylocereus costaricensis). The results showedthe morphological structure of super red dragon fruit flowers from outside to inside consists ofsepala, petala, pistil with stigma more higher than anthera, and ovary. Anatomical pollen ofsuper red dragon f ruits have a size class based on P / E index of the subspheroidal shape, apertura tritreme with sulcus type, and included magna group. Keywords: morphology, anatomy, pollen, dragon fruit, sulcus
Pengaruh pH dan Konsentrasi Terhadap Enkapsulasi Metformin HCl pada Monmorillonit Teraktivasi Asam Sitrat Sitanggang, Katrin Walensky; Suarya, Putu; Simpen, I Nengah; Adhi Putra, I Made Wisnu
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.674 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.259

Abstract

ABSTRAKMonmorillonit telah banyak digunakan sebagai pembawa beberapa jenis obat. Dalam penelitian ini, metformin HCl dienkapsulasi pada monmorillonit alam pada pH yang berbedabeda(3 ? 10) dan konsentrasi larutan metformin HCl yang bervariasi (50 ? 500 mg/L). Sebelumenkapsulasi, monmorillonit alam diaktivasi terlebih dahulu menggunakan asam sitrat 1 N. Spektrofotometer FTIR, diffraktometer sinar-X, and N?Sorption Analyzer digunakan untukmengkarakterisasi material hasil aktivasi. Hasil penelitian menunjukkan jumlah metformin HClyang terenkapsulasi secara maksimum terjadi pada pH 7.? Uji pengaruh konsentrasi larutan awalmenunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan, semakin banyak metformin HCl yangterenkapsulasi pada monmorillonit teraktivasi. Jumlah maksimum metformin HCl yangterenkapsulasi teramati pada konsentrasi larutan 500 mg/L. Luas permukaan dan volume porimonmorillonit alam ditemukan menurun setelah aktivasi menggunakan asam sitrat. Analisis 2menggunakan FTIR menunjukkan pergeseran puncak-puncak serapan monmorillonit setelahaktivasi dengan asam sitrat. Pergeseran puncak difraksi tidak teramati pada pola difraksi sinar-Xyang mengindikasikan kristalinitas monmorillonit tetap terjaga meskipun setelah diaktivasidengan asam sitrat.Kata kunci: monmorillonit, metformin HCl, pH, konsentrasi awal, enkapsulasi, sistem penghantar obat?ABSTRACTMontmorillonite has been widely used as a carrier of several drugs.? In this research, metformin HCl was encapsulated on natural monmorillonite on various pH (3 ? 10) andconcentration of metformin HCl (50-500 mg/l). Natural montmorillonite was activated by citricacid 1 N prior to encapsulation process. FTIR Spectrophotometer, X-ray diffractometer, and NSorption Analyzer were used to characterize the materials. The results showed that the highestamount of metformin HCl encapsulated on natural monmorillonite was occurred at pH of 7. Theeffect of initial concentration showed that the higher the concentration of metformin HCl, the greater the amount of drugs encapsulated on activated monmorillonite. The maximum amount of drug encapsulated was occurred at initial concentration of 500 mg/L. The surface area andpore volume of natural monmorillonite were found to be decrease after activation using citricacid. Analysis using FTIR confirmed the dislocation of absorption peaks after activation withcitric acid. However, the dislocation of diffraction peaks are not observed in XRD pattern,indicated the there were no changes in the crystallinity of monmorillonit after activation. Key words: monmorillonite, metformin HCl, pH, initial concentration, encapsulation, drug delivery system.
Terapi Testosteron Meningkatkan Jumlah Sel Leydig dan Spermatogenesis Mencit (Mus Musculus) yang Mengalami Hiperlipidemia Putri Permatasari, Anak Agung Ayu; Widhiantara, I Gede
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.188 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.265

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi mengenai efek pemberian terapi testosteron untuk meningkatkan jumlah sel Leydig dan sel sel spermatogenikpada mencit yang mengalami hiperlipidemia. Sampel dalam penelitian ini adalah mencit jantandewasa strain Balb-C umur 2 ? 3 bulan dengan kisaran berat badan 20-25 gram, sebanyak 24ekor mencit secara random dibagi dua kelompok yaitu 12 ekor mencit kelompok kontrol(hiperlipidemia dan terapi aquadest steril) dan 12 ekor mencit kelompok perlakuan(hiperlipidemia dan terapi testosteron secara intramuscular). Sebelum perlakuan, mencit-mencittersebut dibuat hiperlidemia dengan memberi makanan lemak babi selama 30 hari. Pada prettestdilakukan pemeriksaan jumlah sel Leydig dan sel-sel spermatogenik secara histopatologi kelompok mencit hiperlipidemia sebanyak 6 ekor, dan 6 ekor sisanya merupakan posttestsetelah diberikan perlakuan terapi aquadest pada kelompok kontrol dan testosteron selama 30hari pada kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan jumlah selLeydig dan sel-sel spermatogenik secara bermakna (p<0,05) pada kelompok hiperlipidemia dansetelah diberi terapi testosteron menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel Leydig dan sel-selspermatogenik secara bermakna (p<0,05) apabila dibandingkan dengan kelompokhiperlipidemia. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi testosteron dapat meningkatkan jumlah sel Leydig dan sel-sel spermatogenik pada mencit yang mengalamihiperlipidemia.Kata kunci : Testoseron, Sel Leydig, Spermatogenesis, Mencit, Hiperlipidemia ?ABSTRACTThis study aims to look at the histopathologic features of corvus muscle cavernosum penis wistar rat (Rattus novergicus) hyperlipidemia seen in terms of thickness as well as apicture of tissue abnormality. Hyperlipidemia is a risk factor for erectile dysfunctionateriosklerosis in men. This research is an experimental research with one group prettest -posttest design. Samples in this study were adult male aged 3-4 months wistar rats with a weightrange 150-200 grams, as many as 10 tails. Prior to treatment, surgery was performed for histopathology of 5-tailed rat samples at pretest. Sample mice were made hyperhidemic byfeeding pig fat for 50 days. Then performed surgery for histopathological preparation of corvuscavernosum muscle in posttest. The histopathological data of the corvus muscle of the wistar ratcavernosum was analyzed descriptively by comparing the pretest condition with posttest. Themean data of corvus cavernosum muscle thickness before and after treatment were analyzedstatistically to see the level of difference in the pretest group with posttest. Kata kunci : Testoseron, Sel Leydig, Spermatogenesis, Mencit, Hiperlipidemia
Pemanfaatan Mikroorganisme Limbah Cair Tahu dalam Menurunkan Nilai COD dan BOD pada Limbah Cair Hotel Dwi Adhi Suastuti, Ni G.A.M.; Suaniti, Ni Made; Noviyanti, Ni Putu
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.993 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.260

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan mikroorganisme limbah cair tahu dalam menurunkan COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biological Oxygen Demand) pada limbah cair hotel telahdilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur nilai COD dan BOD pada limbahcair hotel dengan penambahan mikroba limbah cair tahu serta efektivitasnya. Penelitian inidilakukan dengan dua tahapan yaitu penumbuhan mikroba limbah cair tahu dan pengolahan air limbah hotel dengan mikroba limbah cair tahu. Parameter yang digunakan dalam pengolahan airlimbah hotel yaitu COD dan BOD. Hasil penelitian menunjukkan persentase efektivitas ketigaparameter mengalami penurunan pada penambahan 25 mL volume mikroba limbah cair tahudengan pengolahan 6 hari masing-masing adalah 30,09 dan 60,93. Kata kunci: Efektivitas, Limbah Cair, Mikroba Limbah Tahu ABSTRACT The research about utilization of microorganism wastewater has been conducted. The aimof this research is to k now the ability microbial wastewater tofu and the effectiveness to decrease COD (Chemical Oxygen Demand) and BOD (Biological Oxygen Demand) in hotelwastewater. The result showed that COD and BOD can occurred decrease at optimum time of 6days with addition of 25 mL microbial volume, the COD decrease from 40,61 mg/L to 33 mg/Land BOD decrease from 12,23 mg/L to 9,86 mg/L. The percentage of effectiveness COD is30,09% and BOD is 60,93%.Keyword: wastewater, microbial of tofu wastewater and effectiveness.
Aplikasi Teknologi Crispr/Cas9 Dalam Anti-Aging Medicine Siswanto, Ferbian Milas; Kartiko, Bambang Hadi
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.645 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.261

Abstract

ABSTRAK?Seiring dengan proses penuaan, kemampuan gen yang mengontrol viabilitas sel mengalami penurunan, sejalan dengan meningkatnya aktivitas gen yang menyebabkan kematiansel dan berujung pada patogenesis? penyakit. Dengan memanipulasi aktivasi dan non-aktivasi gen yang terlibat dalam proses penuaan, maka kesehatan akan meningkat dan proses penuaandapat dihambat bahkan dikembalikan. Saat ini telah ditemukan teknologi CRISPR/Cas-9 yangmemungkinkan manipulasi pada tingkat genetik. CRISPR sebenarnya merupakan bagian prosesfisiologis pada bakteri, yang merupakan salah satu sistem imunitas bakteri. Namun saat iniCRISPR telah banyak dibuktikan dan diaplikasikan untuk reprogram DNA pada sel mamaliadan dapat mengembalikan perubahan genetik yang tidak diinginkan.Kata kunci: Penuaan, CRISPR/Cas-9, anti-aging medicine, manipulasi genetik ?ABSTRACTAs all living thing undergo aging, genes that maintain cellular viability and vitality are downregulated, in line with upregulated expression of genes that promote cells senescence anddisease-related pathogenesis. By manipulating the initiation and inhibition of aging-relatedgene expression, the youthful health may be systemically restored. Recently, a new technologycalled CRISPR is found to be usefull for manipulating gene and rapidly transform senescentcells to regain youthful function and structure. CRISPR is originally developed in nature by bacteria as a way to destroy the DNA of viruses which part of their immune system. A naturalversion of CRISPR has been adapted by scientists to enable the reprogramming of cellular DNAto rid cells of unfavorable genetic changes. Keyword: Aging, CRISPR/Cas-9, anti-aging medicine, genetic manipulation
Potensi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Penurunan Kadar Histamin Pada Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) Valent, Febryna Aurora; Oka Adi Parwata, I Made; Susanah Rita, Wiwik
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.082 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.262

Abstract

ABSTRAK ?Tanaman kelor merupakan suku Moringaceae yang telah menjadi obyek pada banyakpenelitian karena mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan senyawafenolik lain yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipotensi ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap penurunan kadar histamin padaikan lemuru (Sardinella longiceps). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui konsentrasi minimum ekstrak etanol daun kelor dan penentuan kadar total flavonoid yang terdapat di dalamekstak etanol daun kelor. Variasi konsentrasi ekstrak etanol yang digunakan adalah 0%, 7%,8%, 9%, 10%, dan 15% dengan lama perendaman selama 0, 30, 60, dan 90 menit. Kadarhistamin diuji dengan alat Biofish dan hasilnya dianalisis dengan menggunakan Two WayANOVA untuk mengetahui perbedaan yang berarti sebagai respon terhadap perlakuan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak dan lama perendaman memilikiperbedaan yang nyata (P<0,05) dan konsentrasi minimum ekstrak yang dapat menurunkan kadar histamin adalah 8%. Kadar total flavonoid pada ekstrak etanol daun kelor yang digunakanadalah 3177,11 mg/100 g QE.Kata kunci: Sardinella longiceps, Moringa oleifera, histamin, flavonoidABSTRACT Moringa plants are Moringaceae tribes that have been the object of many studiesbecause they contain active compounds such as flavonoids, saponins, tannins, and other potentially antibacterial phenolic compounds. The aim of this research is to know the potency ofmoringa leaf ethanol extract (Moringa oleifera) to decrease histamine levels in lemuru fish(Sardinella longiceps). This study also aims to determine the minimum concentration ofmoringa leaf ethanol extract and the determination of total flavonoid content c ontained inethanol extract of moringa leaf. Variations of ethanol extract concentration used were 0%, 7%,8%, 9%, 10%, and 15% with soaking time for 0, 30, 60, and 90 min. Histamine levels weretested with a Biofish tool and the results were analyzed using Two Way ANOVA to determinethe significant differences in response to the treatment. The results showed that v ariation of extract concentration and soaking time had significant difference (P<0,05) and the minimumconcentration of extract which could decrease histamine level was 8%. The total flavonoidcontent of moringa leaf? ethanol extract used was 3177.11 mg/100 g QE.Keywords: Sardinella longiceps, Moringa oleifera, histamine, flavonoids
Fitoremediasi Limbah Cair UPT Laboratorium Analitik Universitas Udayana Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Ditinjau dari Penurunan Nilai COD dan Kandungan Logam Berat Cu dan Cr Welhelmus Djo, Yuliana Herman; Suastuti, Dwi Adhi; Eka Suprihatin, Iryanti; Sulihingtyas, Wahyu Dwijani
Jurnal Media Sains Vol 1, No 2 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.153 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i2.263

Abstract

ABSTRAKUPT Laboratorium Analitik Universitas Udayana menghasilkan limbah khususnya limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya. Sistem pengolahan limbah yaituFitoremediasi menggunakan eceng gondok (Eichhornia crassipes) bertujuan untuk mengetahui efektivitas penurunan COD (Chemical Oxygen Demand), kandungan logam berat Cu dan Crlimbah cair laboratorium analitik dan mengetahui daya serap eceng gondok terhadap COD danlogam berat Cu dan Cr. Penelitian ini dilakukan dengan membiarkan 840 gram eceng gondoktumbuh dalam 5 liter sampel limbah cair UPT Laboratorium Analitik Universitas Udayanaselama 14 hari. COD dan kandungan logam berat Cu dan Cr dalam limbah diukur setiap hariselama perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan COD, kandungan logamberat Cu dan Cr, yang diduga akibat adanya aktivitas biologi yang mengoksidasi senyawa organik maupun anorganik yang terkandung dalam air limbah. Konsentrasi awal COD, Cu danCr sebelum perlakuan adalah 47,04; 0,375; dan 2,58 mg/L dan setelah perlakuan selama 14 harimenjadi 26,34; 0,111; dan 0,72 mg/L. Efektivitas penurunan COD, Cu dan Cr berturut-turut42,36%, 68,73%, dan 42,40%. Daya serap eceng gondok terhadap COD, Cu, dan Cr berturutturut0,1232;0,0016; dan 0,0051 mg/g eceng gondok. Kata kunci: COD, daya serap, eceng gondok, fitoremediasi, limbah laboratorium ABSTRACT ?The study research processing of liquid waste of the Udayana University AnalyticalLaboratory in way phytoremediation using water hyacinth (Eichhornia crassipes).Phytoremediation using water hyacinth (Eichhornia crassipes) was conducted to reduce theCOD, Cu, and Cr contents of liquid waste of the Udayana University Analytical Laboratory.The study was conducted by allowing 840 grams of water hyacinth to grow in 5 dm?of theliquid waste for 14 days. The COD, Cu and Cr concentrations in the liquid waste weremeasured everyday for 14 days, to determine the reduction efectivity and the adsorption capacity of the water hyacinth on those parameters. Results show that all parameters droppedwithin the 14 day treatment from 47.04; 0.375; and 2.58 mg/L to 26.34; 0.111; and 0.72 mg/Lfor COD, [Cu], and [Cr] respectively. The reduction efectivity for the respective parameterswere 42.36%, 68.73%, and 42.4%. The adsorption capacity were 0.1232; 0.0016; and 0.0051mg/g water hyacinth respectively.Keywords: Adsorption,COD, Eceng Gondok, Liquid Waste, Phytoremediation

Page 1 of 1 | Total Record : 7