cover
Contact Name
Septy
Contact Email
septyariani09@gmail.com
Phone
+6282113565161
Journal Mail Official
lppm.stikesyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No 40A Bugel, Margasari, Karawaci, Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20889266     EISSN : 2654587X     DOI : https://doi.org/10.37048/kesehatan
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember.
Articles 148 Documents
PENGETAHUAN PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) PADA PETUGAS KESEHATAN Ningsih, Nining Sri; Endang Marlina
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.120

Abstract

ABSTRAK   Keselamatan pasien merupakan dasar dari pelayanan kesehatan yang baik. Pengetahuan tenaga kesehatan dalam sasaran keselamatan pasien terdiri dari ketepatan identifikasi pasien, peningkatan komunikasi yang efektif, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai, kepastian tepat lokasi, prosedur, dan tepat pasien operasi, pengurangan risiko infeksi, pengurangan risiko pasien jatuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan penerapan keselamatan pasien pada petugas kesehatan di Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang. Metode Penelitian menggunakan deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Teknik analisa diatas menggunakan analisa Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian ada Hubungan Pengetahuan dengan Penerapan Keselamatan Pasien pada Petugas Kesehatan, dengan hasil, p value sebesar 0,013 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan dengan Penerapa Keselamatan Pasien pada Petugas Kesehatan. Kesimpulan dan Saran hasil penelitian ada Hubungan Pengetahuan dengan Penerapan Keselamatan Pasien. Disarankan Bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang penerapan sasaran keselamatan pasien, baik dengan mengikuti seminar-seminar maupun mengukuti workshop secara kontinyu, sehingga diharapkan penerapan patient safety dapat diterapkan lebih optimal dan tercipta pelayanan kesehatan yang aman dan sesuai dengan standar sasaran keselamatan pasien.
Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche dr wibisono; Alfin Kurniati
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.121

Abstract

ABSTRACT Young women aged 10-16 years will experience menarche (first menstruation). This will cause physical tension, anxiety in the bad things that will happen when menarche. The purpose of this study was to determine the relationship of parenting parents with the level of anxiety of adolescent girls in facing menarche in class V and VI students at SDN Bojong 1 Tangerang District in 2019. The research method used in this study was descriptive correlation with cross sectional approach. The population in this study amounted to 62 respondents with the technique used for data collection is total sampling by distributing questionnaire sheets that have been valid and reliable. Univariate and bivariate data analysis using Chi-Square and Correlation. The results of the study are based on the Chi-Square test and produce a p value = (0.001 <0.05) then it is stated that there is a relationship between parenting patterns and the level of anxiety of adolescent girls in dealing with menarche. Conclusions and suggestions based on the results of the study there is a significant relationship between parenting parents with the level of anxiety of young women in dealing with menarche in class V and VI students at SDN Bojong 1 Tangerang District. It is recommended that young women be more open to problems with parents in order to get the right information and knowledge.
POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI MENARCHE dr wibisono; Alfin Kurniati
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.121

Abstract

ABSTRAK Remaja putri rentang usia 10-16 tahun akan mengalami menarche (haid pertama). Hal ini akan menimbulkan ketegangan fisik, cemas dalam hal yang buruk akan terjadi ketika menarche. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SDN Bojong 1 Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 responden dengan tehnik yang digunakan untuk pengambilan data adalah total sampling dengan membagikan lembar kuesioner yang telah valid dan reliabel. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi-Square dan Correlation. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square dan menghasilkan nilai p value = (0,001 &lt; 0,05) maka dinyatakan ada hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche. Kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SDN Bojong 1 Kabupaten Tangerang. Disarankan remaja putri lebih terbuka terhadap masalah kepada orang tua agar dapat informasi dan pengetahuan yang tepat.
Sikap Dan Motivasi Ibu Terhadap Pelaksanaan Imunisasi Campak Dalam Pencegahan Campak Bambang Mardisentosa; Astrinda Ayu Bidara
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.122

Abstract

ABSTRACT Measles is a disease that is easily infected, Ministry of Health noted the number of cases of measles in Indonesia is very much and tends to increase in the last five years. Research Purposes To determine the level of knowledge of attitudes and motivation of mothers against measles immunization in the prevention of measles simultaneously. Research method in this study uses a comparative causal or cross sectional approach using multicollinearity normality test, heteroscedasticity, linearity, multiple regression, t test, and f test. The population is 58 respondents. The sampling technique in this study uses purposive sampling. The instrument used in the form of questionnaire sheets. The technical analysis above uses Univariate and Bivariate analysis. Research Results Based on t-test, the level of Knowledge and Motivation did not significantly influence the measles immunization in the prevention of measles, the attitude variable had a significant effect on measles immunization in the prevention of Measles. Based on the results of the F test study (Simultaneous shows that the independent variable knowledge level of Attitude and Motivation of Mothers against Measles Immunization in Measles Prevention the results of Table 7.515 with a value of Sig. 0.000. Conclusions and Recommendations The results of the study have the effect of the level of knowledge of attitudes and maternal motivation on measles immunization in the prevention of measles.
SIKAP DAN MOTIVASI IBU TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI CAMPAK DALAM PENCEGAHAN CAMPAK Bambang Mardisentosa; Astrinda Ayu Bidara
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.122

Abstract

ABSTRAK Penyakit Campak merupakan suatu penyakit yang mudah tertular, Kemenkes mencatat jumlah pada kasus campak di Indonesia sangat banyak dan cenderung meningkat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak dengan secara simultan. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan kausal komperatifatau menggunakan pendekatan Cross sectional menggunakan uji normalitas multikolinearitas, heteroskedastisitas, linearitas, regresi berganda, uji t, dan uji f. Populasi sebanyak 58 Responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini&nbsp; menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kueshioner. Teknis analisa diatas menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian Berdasarkan uji t Tingkat Pengetahuan dan Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan campak, variabel Sikap berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan Campak. Berdasarkan hasil penelitian uji F (Simultan menunjukkan bahwa variabel independen Tingkat pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Campak dengan hasil Ttabel 7.515 dengan nilai Sig. 0.000. Kesimpulan dan Saran Hasil penelitian ada Pengaruh Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak.
Hubungan Antara Fear Of Missing Out (FOMO) Dengan Kecanduan Media Sosial Pada Remaja Pengguna Media Sosial Ayu Pratiwi; Anggita Fazriani
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.123

Abstract

ABSTRACT Fear of missing out (FOMO) can be known if someone experiences extreme feelings such as, loss, discomfort, stress, irritability, anxiety, and inability far from a smartphone to immediately access it on social media. The purpose of this study was to determine the tendency, adolescents' knowledge was detected by Fear of Missing Out (FOMO) on teenagers using Facebook social media at SMAN 14, Tangerang Regency. The research method used is descriptive correlation with cross sectional approach. The population of 168 respondents with data collection techniques is random sampling by distributing questionnaire sheets that have been valid and reliable. Univariate and bivariate data analysis using Chi-Square and Correlation. Research Results Based on the Chi Square test results obtained P Value 0,000 (<alpha = 0.05) using alpha 5% (0.05) it can be concluded that Ho which means there is a relationship between Fear of Missing Out (FOMO) and addiction social media. Conclusions and Suggestions Based on the results of research on the existence of a significant relationship between Fear of Missing Out (FOMO) with social media addiction in social media users in SMA Negeri 14 Tangerang Regency in 2019. It is recommended that adolescents limit excessive use of social media and increase positive activities in their environment .
HUBUNGAN ANTARA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL Ayu Pratiwi; Anggita Fazriani
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.123

Abstract

ABSTRAK Fear of missing out (FOMO) dapat diketahui bila seseorang mengalami perasaan yang ekstrem seperti, kehilangan, tidak nyaman, stress, mudah tersinggung, kecemasan, dan ketidakmampuan jauh dari smartphone untuk segera mengakses di media sosial. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui adanya kecenderungan, pengetahuan remaja terdeteksi Fear Of Missing Out (FOMO) pada remaja pengguna media sosial facebook di SMAN 14 Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 168 responden dengan tehnik pengambilan data adalah random sampling dengan membagikan lembar kuesioner yang telah valid dan reliabel. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi-Square dan Correlation. Hasil Penelitian Berdasarkan dari hasil uji Chi Square diperoleh nilai P Value 0,000 (&lt; alpha = 0,05) dengan menggunakan alpha 5% (0,05) dapat disimpulkan bahwa Ho yang artinya terdapat adanya hubungan antara Fear Of Missing Out (FOMO) dan kecanduan media sosial. Kesimpulan dan Saran Berdasarkan hasil penelitian mengenai adanya hubungan yang signifikan antara Fear Of Missing Out (FOMO) dengan kecanduan media sosial pada remaja pengguna media sosial di SMA Negeri 14 Kabupaten Tangerang tahun 2019. Disarankan remaja membatasi penggunaan media sosial secara berlebihan dan memperbanyak kegiatan positif dilingkungannya
Pengaruh Konsumsi Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar HB Ibu Hamil Achmad Abdul Luftbis; Febi Ratnasari
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.128

Abstract

ABSTRACT Background anemia in pregnancy is a health problem that is still often occurs, all pregnant women are required to consume Fe tablets to reduce the incidence of anemia but there are still many pregnant women are still experienced anemia because there are still many pregnant women not compliant in consuming Fe tablets, traditional treatment is the best choice, namely by consuming ambon banana. The purpose of this study was to determine the effect of ambon banana on increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia in the Tigaraksa Puskesmas Regency Tangerang. This research method used Quasi experimental design with the design of Nonequivalent control group design. The population in this study were 78 pregnant women with anemia in the Tigaraksa Puskesmas Regency Tangerang. The sample consisted of 30 respondents consisting of 2 groups 15 intervention groups and 15 control groups. Samples were taken by purposive sampling technique. Data obtained by measuring hemoglobin levels (Easytouch GCHB). The results of the analysis of the data used were univariate and bivariate analysis using paired T-test and produced a P value of 0.001 (P <0.05). Thus, it was stated that there was an effect of giving ambon banana to the increase in hemoglobin levels in the pregnant woman with anemia. The conclusions there was a significant influence in the administration of ambon banana to the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Suggestions are expected for pregnant women with anemia to be able to consume ambon banana 2 fruit in a day to increase hemoglobin levels.
PENGARUH KONSUMSI PISANG AMBON TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB IBU HAMIL Luftbis, Achmad Abdul; Febi Ratnasari
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.128

Abstract

ABSTRAK Latar belakang anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi, semua ibu hamil diharuskan mengkonsumsi tablet Fe untuk mengurangi kejadian anemia tetapi masih banyak ibu hamil yang masih mengalami anemia dikarenakan masih banyak ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe, pengobatan secara tradisional adalah pilihan terbaik yaitu dengan mengkonsumsi pisang ambon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pisang ambon terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan Quasi experimen design dengan rancangan Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan anemia berjumlah 78 responden di Puskesmas Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari 2 kelompok yaitu 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Sampel di ambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan cara melakukan pengukuran kadar hemoglobin dengan (Easytouch GCHB). Hasil penelitian analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T test berpasangan (Paired-sampel T test) dan menghasilkan nilai P value 0,001 (P &lt; 0,05) maka dinyatakan ada pengaruh pemberian pisang ambon terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Kesimpulan ada pengaruh signifikan pemberian pisang ambon terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Saran diharapkan bagi ibu hamil dengan anemia agar dapat mengkonsumsi pisang ambon 2 buah dalam sehari untuk meningkatkan kadar hemoglobin. &nbsp;
Pengetahuan Dan Sikap Tentang HIV/AIDS Dan Upaya Pencegahan HIV/AIDS Solihati; Ida Faridah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.129

Abstract

ABSTRACT HIV / AIDS in adolescents is an important matter to consider, given the many behavioral problems adolescents are increasingly vulnerable to HIV / AIDS. The number of cases among adolescents against HIV / AIDS is caused by ignorance and indifference of adolescents. In Indonesia in 2018 HIV / AIDS was reported as many as 433 (84.2%). To determine the relationship between the level of knowledge about HIV / AIDS with HIV / AIDS prevention efforts in adolescents. The research is a type of quantitative research using a descriptive correlation design, a time approach using cross sectional, sampling techniques using simple random sampling. The sample in this study were 133 respondents. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis. Bivariate analysis using Chi Square test. Based on the Chi Square test there is a relationship between the level of knowledge about HIV / AIDS with HIV / AIDS prevention efforts in adolescents (P-value 0.004 <0.05) and there is a relationship between attitudes about HIV / AIDS with HIV / AIDS prevention efforts in adolescents (P -value 0.001 <0.05). Most respondents are well-informed, have a positive attitude, and take preventative measures. Students are expected to increase their knowledge by reading health books or accessing them through other information media so as to increase understanding of HIV / AIDS. Schools are expected to conduct health education programs or provide health information, one of which is about HIV / AIDS in order to increase knowledge and knowledge for students and facilitate library with more resources related to HIV / AIDS.

Page 3 of 15 | Total Record : 148