cover
Contact Name
Septy
Contact Email
septyariani09@gmail.com
Phone
+6282113565161
Journal Mail Official
lppm.stikesyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No 40A Bugel, Margasari, Karawaci, Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20889266     EISSN : 2654587X     DOI : https://doi.org/10.37048/kesehatan
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember.
Articles 148 Documents
PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG HIV/AIDS DAN UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS Solihati; Ida Faridah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.129

Abstract

ABSTRAK HIV/AIDS pada remaja merupakan perihal penting untuk diperhatikan, mengingat banyaknya masalah perilaku remaja semakin rentan terhadap HIV/AIDS. Banyaknya kasus dikalangan remaja terhadap HIV/AIDS disebabkan oleh ketidaktahuan dan ketidakpedulian remaja. Di Indonesia pada tahun 2018 HIV/AIDS dilaporkan keberadaannya sebanyak 433 (84,2%). Tujuan Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif korelasi, pendekatan waktu menggunakan cross sectional, tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sample pada penelitian ini sebanyak 133 responden. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil Berdasarkan uji Chi Square ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja (P-value 0,004 < 0,05) dan ada hubungan sikap tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja (P-value 0,001 < 0,05). Kesimpulan dan Saran Sebagian besar responden berpengetahuan baik, sikap positif, dan melakukan upaya pencegahan. Para siswa diharapkan dapat menambah pengetahuan dengan membaca buku kesehatan atau mengakses melalui media informasi lainnya sehingga dapat meningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS. Pihak sekolah diharapkan mengadakan program penyuluhan kesehatan atau memberikan informasi kesehatan salah satunya tentang HIV/AIDS agar menambah wawasan dan pengetahuan bagi siswa dan memfasilitasi keperpustakaan dengan sumber-sumber lebih banyak yang berkaitan dengan HIV/AIDS.
Bounding Attachment Dan Tingkat Stress Ibu Postpartum Lastri Mei Winarni; Isna Wanufika; H.A.Y.G Wibisono; Yuliana Katoda
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.130

Abstract

ABSTRACT Background: The result of bounding attachment researched which have been done about the frequency of bounding attachment from thirty five (53) respondents, that is, bounding attachment of 27 respondents (50,9%) are good and 12 respondents (22,6%) are deficient. Based on the researched from thirty five (53) respondents about the distribution of stressful level in postpartum mothers, that is, 22 respondents (41,5%) are not stressful and 15 respondents (28,3%) are very stressful. Research Objectives: The relationship of bounding attachment with stressful level in postpartum mothers. Research Methods: The researched methods are using for this researched that is quantitative analysis in descriptive correlation methods with total sampling are thirty five (53) respondents. Research Results: Based on chi-quare test and the statistic p-value are 0,020, the results shown that p-value score in the relationship of bounding attachment with the stressful level for postpartum mothers are <0,05. Then there is relationship of bounding attachment with the stressful level for postpartum mothers. Conclusions and recommendations: The researched result shown that there is a significant relationship between bounding attachment with the stressful level for postpartum mothers at RW. 05 Pondok Rejeki, Kel. Kota Baru, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang, particularly recommendations are for postpartum mothers to motivate their self to do bounding attachment while having their baby birth.
BOUNDING ATTACHMENT DAN TINGKAT STRESS IBU POSTPARTUM Winarni, Lastri Mei; Isna Wanufika; H.A.Y.G Wibisono; Yuliana Katoda
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.130

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan distribusi frekuensi bounding attachment&nbsp; dari 53 responden, didapatkan bounding attachment yang baik sebanyak 27 (50,9%) dan yang kurang baik 12 responden(22,6%). Tingkat stress ibu potspartum dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapat distribusi frekuensi tingkat stress dari 53 responden, didapatkan yang tidak stress 22 responden (41,5%). Dan yang sangat stress 15 responden (28,3%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan bounding attachment dengan tingkat stress ibu postpartum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif&nbsp; metode&nbsp; Deskriptif kolerasi, yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sebanyak 53 responden. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji chi-quare dan didapatkan statistic p-value sebesar 0,020. Hal ini menunjukan nilai p-value pada hubungan bounding attachmen dengan tingkat stress ibu postpartum &lt;0,05 ada hubungan bounding attachment dengan tingkat stress ibu postpartum. Kesimpulan dan saran : Terdapat&nbsp; hubungan yang signifikan antara bounding attachment dengan tingkat stress ibu postpartum di Rw 05 Pondok Rejeki, Kel. Kota Baru, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang,&nbsp; disarankan kepada khususnya ibu postpartum untuk memotivasi ibu dalam melaksanakan bounding attachment saat kelahiran bayi.
Motivasi Ibu Bekerja Dengan Tahap Perkembangan Keluarga Anak Usia Remaja Di Kota Tangerang Rina Puspitasari
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.131

Abstract

Background: Working mother has a role as a worker and a mother including caring for children. Working mother which is caring adolescent are classified as middle adulthood, having the characteristics of career advancement and are responsible for health changes. Objective : This study aimed to gain an overview of working mothers’s motivation to take care adolescence. Methods : This study used qualitative research methods with a phenomenological approach. A purposive sample of eight participants were involved in the study. Data were collected through in depth interviews. Data analysis used the Collaizzi's method. Result : The results of the study of working mother’s motivation includes meeting the needs of self-actualization, meeting the economic needs of the family and meeting psychological needs. This result can be used by occupational health nursing to provide nursing intervention.Conclusion : Motivation of mothers to work with the stages of family development of adolescents to meet the needs of self-actualization including sustainable ideals, expanding relationships, and self-development; meet the economic needs of the family. Keywords: working mothers, adolescence, motivation
MOTIVASI IBU BEKERJA DENGAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA ANAK USIA REMAJA DI KOTA TANGERANG Rina Puspitasari
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v9i1.131

Abstract

Background: Working mother has a role as a worker and a mother including caring for children. Working mother which is caring adolescent are classified as middle adulthood, having the characteristics of career advancement and are responsible for health changes. Objective : This study aimed to gain an overview of working mothers?s motivation to take care&nbsp; adolescence. Methods : This study used qualitative research methods with a phenomenological approach. A purposive sample of eight participants were involved in the study. Data were collected through in depth interviews. Data analysis used &nbsp;the Collaizzi's method. Result : The results of the study of working mother?s motivation includes meeting the needs of self-actualization, meeting the economic needs of the family and meeting psychological needs. This result can be used by occupational health nursing to provide nursing intervention.Conclusion : Motivation of mothers to work with the stages of family development of adolescents to meet the needs of self-actualization including sustainable ideals, expanding relationships, and self-development; meet the economic needs of the family. Keywords: working mothers, adolescence, motivation
Hubungan Perilaku Gaya Hidup Dengan Hipertensi Ibu Hamil Di Rsu Kota Tangerang Selatan Tahun 2019 Eneng Emi Saputri; H.A.Y.G Wibisono; Septy Ariani; Fenie Waty
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.135

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar pengidap hipertensi berasal di Negara maju. Kebanyakan yang mengidap hipertensi yaitu pria dengan perbandingan 26,6% sedangkan wanita 26,1%. Tujuan Penelitian : Mengetahui Hubungan Perilaku Gaya Hidup Dengan Hipertensi Ibu Hamil Di RSU Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel ada 64 ibu hamil dengan teknik accidental sampling. Hasil Penelitian : kategori perilaku gaya hidup kurang baik berjumlah 38 ibu hamil (59,4%) dan kategori perilaku gaya hidup baik berjumlah 26 ibu hamil (40,6%). Hubungan perilaku gaya hidup yang mempengaruhi hipertensi ibu hamil berdasarkan adanya data tekanan darah normal yaitu sebanyak 42 ibu hamil (65,6%) dan tekanan darah tinggi sebanyak 22 ibu hamil (34,4%). Hasil uji stastitik dengan menggunakan uji korelasi spearman rank diperoleh Ha = diterima dan adanya hubungan antara perilaku gaya hidup dengan hipertensi ibu hamil di RSU Kota Tangerang Selatan dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan dan Saran : Hubungan perilaku gaya hidup dengan hipertensi ibu hamil di RSU Kota Tangerang Selatan yang disebabkan oleh perilaku hidup sehat yang kurang, jarang berolahraga serta sering mengkonsumsi makanan siap saji. Diharapkan untuk pihak Rumah Sakit untuk mengadakan program kelas sehat setiap bulannya.
HUBUNGAN PERILAKU GAYA HIDUP DENGAN HIPERTENSI IBU HAMIL DI RSU KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2019 Eneng Emi Saputri; H.A.Y.G Wibisono; Septy Ariani; Fenie Waty
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.135

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar pengidap hipertensi berasal di Negara maju. Kebanyakan yang mengidap hipertensi yaitu pria dengan perbandingan 26,6% sedangkan wanita 26,1%. Tujuan Penelitian : Mengetahui Hubungan Perilaku Gaya Hidup Dengan Hipertensi Ibu Hamil Di RSU Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel ada 64 ibu hamil dengan teknik accidental sampling. Hasil Penelitian : kategori perilaku gaya hidup kurang baik berjumlah 38 ibu hamil (59,4%) dan kategori perilaku gaya hidup baik berjumlah 26 ibu hamil (40,6%). Hubungan perilaku gaya hidup yang mempengaruhi hipertensi ibu hamil berdasarkan adanya data tekanan darah normal yaitu sebanyak 42 ibu hamil (65,6%) dan tekanan darah tinggi sebanyak 22 ibu hamil (34,4%). Hasil uji stastitik dengan menggunakan uji korelasi spearman rank&nbsp; diperoleh Ha = diterima dan adanya hubungan antara perilaku gaya hidup dengan hipertensi ibu hamil di RSU Kota Tangerang Selatan dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan dan Saran : Hubungan perilaku gaya hidup dengan hipertensi ibu hamil di RSU Kota Tangerang Selatan yang disebabkan oleh perilaku hidup sehat yang kurang, jarang berolahraga serta sering mengkonsumsi makanan siap saji. Diharapkan untuk pihak Rumah Sakit untuk mengadakan program kelas sehat setiap bulannya.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prevalensi Disfungsi Seksual Pada Ibu Post Partum Dengan Luka Perineum Dan Seksio Sesarea Di Wilayah Kerja Puskesmas Tigaraksa Solihati; Lastri Mei Winarni; Rini Sartika; Mega Suciani
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.136

Abstract

Latar belakang :Kasus disfungsi seksual kurang menjadi perhatian pemerintah, kurangnya promosi konseling fungsi seksual tidak banyak dibicarakan. Sebagian besar ibu post partum memiliki persepsi bahwa membahas seksualitas merupakan hal yang tabu, disfungsi seksual khususnya pada ibu post partum dapat memberikan dampak buruk bagi ibu, bayi dan keluarganya. Disfungsi seksual ibu post partum dapat menyebabkan stress hingga perceraian. Tujuan Penelitian : adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi disfungsi seksual ibu post partum dengan luka episiotomi dan sectio sesarea di wilayah kerja Puskesmas Tigaraksa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional sehingga diperoleh 120 responden dengan analisa uji statistik chi square test. Hasil Penelitian : Didapatkan hasil uji analisa dengan usia ibu, paritas dan menyusui adalah p- value 0,000, 0,000 dan 0,004 < α (0,05) sedangkan pendidikan, pekerjaan dan jenis persalinan memiliki p-value 0,251, 0,810 dan 0,584 > α (0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu, paritas dan menyusui serta tidak adanya hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dan jenis persalinan terhadap prevalensi disfungsi seksual.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREVALENSI DISFUNGSI SEKSUAL PADA IBU POST PARTUM DENGAN LUKA PERINEUM DAN SEKSIO SESAREA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGARAKSA Solihati; Lastri Mei Winarni; Rini Sartika; Mega Suciani
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.136

Abstract

Latar belakang :Kasus disfungsi seksual kurang menjadi perhatian pemerintah, kurangnya promosi konseling fungsi seksual tidak banyak dibicarakan. Sebagian besar ibu post partum memiliki persepsi bahwa membahas seksualitas merupakan hal yang tabu, disfungsi seksual khususnya pada ibu post partum dapat memberikan dampak buruk bagi ibu, bayi dan keluarganya. Disfungsi seksual ibu post partum dapat menyebabkan stress hingga perceraian. Tujuan Penelitian : adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi disfungsi seksual ibu post partum dengan luka episiotomi dan sectio sesarea di wilayah kerja Puskesmas Tigaraksa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional sehingga diperoleh 120 responden dengan analisa uji statistik chi square test. Hasil Penelitian : Didapatkan hasil uji analisa dengan usia ibu, paritas dan menyusui adalah p- value 0,000, 0,000 dan 0,004 &lt; ? (0,05) sedangkan pendidikan, pekerjaan dan jenis persalinan memiliki p-value 0,251, 0,810 dan 0,584 &gt; ? (0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu, paritas dan menyusui serta tidak adanya hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dan jenis persalinan terhadap prevalensi disfungsi seksual.
Hubungan Motivasi Kesembuhan Dan Peran Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tb Paru Di Puskesmas Bugel Tahun 2019 K Everentia Ngasu; Helena Kura
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.137

Abstract

Latar belakang : Adanya motivasi untuk sembuh menjadi suatu kekuatan yang berasal dari diri pasien yang mendorong untuk menuju kesembuhan pada penderita TB Paru dan keluarga yang berperan baik sebagai pengawas minum obat (PMO) dalam keberhasilan pengobatan memiliki peluang 20 kali terhadap keberhasilan pengobatan dibandingkan dengan keluarga yang tidak berperan baik sebagai PMO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi kesembuhan dan peran keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB Paru jenis Metode penelitian adalah kuantitatif dengan cross sectional sampel yang digunakan penelitian adalah sebanyak 34 responden teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk memperoleh karakteristik dari masing-masing variabel demografis dan analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-quare. Hasil penelitan nilai p value sebesar 0,002 dan 0,000 hal ini menunjukkan bahwa nilai p value < 0,05 maka dapat Kesimpulan dan saran bahwa adanya hubungan antara motivasi kesembuhan dan peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB Paru.

Page 4 of 15 | Total Record : 148