cover
Contact Name
Ahmad Muhajir
Contact Email
ahmadmuhajir@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285358481818
Journal Mail Official
mukadimah@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 26141159     EISSN : 26221373     DOI : https://doi.org/10.30743/mkd
Jurnal ini mempublikasikan artikel dengan tema-tema yang berkaitan dengan pendidikan, sejarah, dan ilmu-ilmu sosial baik lingkup lokal dan nasional, akademik, maupun lingkup umum. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
Ahok dan Habib Rizieq Shihab dalam Isu Foto Hoax: Opini PGI dan HKBP di Kota Medan Fakhrur Rozi; Rizky N. Firman
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.183 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.670

Abstract

Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada tahun 2016 menjadi isu nasional dan menimbulkan pro-kontra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kasus penistaan agama di media sosial yang melahirkan opini mayor dan opini minor di masyarakat. Artikel ini menguraikan opini minoritas lebih pada ormas agama Kristen tentang foto hoax Ahok dan Habieb Rizieq Shihab yang beredar di Instagram dengan Teori Spiral Keheningan. Penelitian ini menghasilkan temuan: Pertama, opini mayoritas terhadap foto hoax pada akun @aganharahap terkait mengakibatkan opini minoritas cenderung bungkam. Kedua, PGI dan HKBP menyadari sebuah foto hoax Ahok dan Habib Rizieq Shihab tidak memiliki unsur kebencian dan tidak perlu dikhawatirkan. Ketiga, bentuk perlawanan opini minoritas terlihat dalam Aksi Seribu Lilin untuk Ahok.Kata kunci: Opini publik, foto hoax, Instagram.
Situs Arkeologis Kota Rentang dan Jejak Kemaritiman Masa Lampau Adam Zaki Gultom
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.391 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.658

Abstract

Peradaban pesisir timur Sumatera terjadi akibat dari aktivitas perdagangan yang terjadi di kawasan sepanjang pesisir. Peradaban masa lampau tentulah meninggalkan jejak-jejak kehidupannya berupa fragmen keramik, tembikar, bangunan, bata, nisan dan sebagainya. Di Pesisir timur Sumatera Utara terdapat satu kawasan situs, yaitu Situs Kota Rentang yang dahulunya merupakan kawasan perdagangan yang aktif pada masa lampau. Kawasan ini menjadi salah satu poros peradaban di Sumatera Utara selain Pulau Kampai dan Situs Kota Cina. Dengan banyaknya temuan arkeologis di kawasan ini membuktikan bahwa kawasan ini dahulunya ramai didatangi pedagang-pedagang luar nusantara untuk melakukan proses niaga dengan pedagang setempat. Hal ini tentu saja membuat terjadinya interaksi lokal dengan internasional, yang mempengaruhi cerita sejarah di Sumatera Utara.Kata kunci: situs arkeologis, Kota Rentang, kemaritiman.Peradaban pesisir timur Sumatera terjadi akibat dari aktivitas perdagangan yang terjadi dikawasan sepanjang pesisir. Peradaban masa lampau tentulah meninggalkan jejak-jejakkehidupannya berupa fragmen keramik, tembikar, bangunan, bata, nisan dan sebagainya. DiPesisir timur Sumatera Utara terdapat satu kawasan situs, yaitu Situs Kota Rentang yangdahulunya merupakan kawasan perdagangan yang aktif pada masa lampau. Kawasan inimenjadi salah satu poros peradaban di Sumatera Utara selain Pulau Kampai dan Situs KotaCina. Dengan banyaknya temuan arkeologis di kawasan ini membuktikan bahwa kawasan inidahulunya ramai didatangi pedagang-pedagang luar nusantara untuk melakukan proses niagadengan pedagang setempat. Hal ini tentu saja membuat terjadinya interaksi lokal denganinternasional, yang mempengaruhi cerita sejarah di Sumatera Utara.Kata kunci: situs arkeologis, Kota Rentang, kemaritiman.
Salju di Aleppo, by Dina Y. Sulaeman Muhammad Andre Syahbana Siregar
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.511 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.783

Abstract

Afdeeling Berbek Pasca Pemindahan Ibukota: Tinjauan Historis Perkembangan Nganjuk sebagai Pusat Pemerintahan Baru, 1880-1901 Depy Tri Budi Siswanto; Siska Nurazizah Lestari
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.039 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.656

Abstract

Penelitian historis ini menjelaskan perkembangan Nganjuk sebagai ibukota baru Afdeeling Berbek. Berbek merupakan daerah di bawah kekuasaan Keresidenan Kediri. Pada tahun 1830 hingga 1880, ibukota pemerintahan afdeeling ini berada di Berbek, lokasinya berada di lereng Gunung Wilis yang terisolasi. Pada tahun 1878, terjadi pergantian kekuasaan di Berbek, yaitu diangkatnya Sosrokoesomo III sebagai bupati baru. Pemikirannya yang revolusioner, mencetuskan suatu ide pemindahan pusat pemerintahan. Pertimbangan utamanya adalah terisolasinya wilayah Berbek, untuk itu dipilihlah Nganjuk sebagai ibukota baru. Nganjuk dipilih sebagai pusat pemerintahan baru karena jalur kereta api Surabaya-Solo melewati kota ini dan sangat potensial untuk dijadikan sebagai ibu kota. Sejak ibukota dipindahkan ke Nganjuk pada tahun 1880, perkembangan kota berlangsung secara luar biasa. Pembangunan Nganjuk bukan semata tentang estetika ibu kota yang baru, namun juga untuk mempermudah administrasi pemerintahan. Pembangunan kota Nganjuk mempengaruhi kehidupan sosial-ekonomi masyakrakat hingga sekarang.Kata kunci: Afdeeling Berbek, pemindahan ibukota, Nganjuk, Sosrokoesomo III.
Jejak Islam di Kota Binjai, Sumatera Utara Yushar Tanjung
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.091 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.683

Abstract

Kajian ini difokuskan pada proses awal masuknya agama Islam di Kota Binjai dan proses perkembangannya. Untuk mengetahui tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan agama Islam di Kota Binjai, untuk mengetahui bangunan-bangunan peninggalan komunitas Islam Binjai dan untuk mengetahui peninggalan Islam yang masih terdapat sekarang. Pembahasan ini dilaksanakan dengan pendekatan historis dengan menggunakan metode Library Research (metode penelitian kepustakaan) dan Field Research (metode penelitian lapangan) dengan melakukan wawancara selain pengumpulan data secara telaah pustaka Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan dokumentasi terhadap peninggalan-peninggalan jejak Islam di Kota Binjai. Hasil yang diperoleh dari penelitian penyebaran Islam di Kota Binjai ini tidak terlepas dari peran yang besar dalam penyebaran agama Islam dari Kesultanan Langkat yang berkedudukan di Kota Binjai karena Binjai merupakan bagian dari kesultanan Langkat sebelum akhirnya membentuk daerahnya sendiri. Bahwa peran para tokoh sangat tinggi dalam proses Islamisasi melalui lembaga pendidikan yang dibuktikan derngan peninggalan Islam di Kota Binjai berupa masjid, makam, sekolah Islam dan karya para ulama.Kata kunci: Islamisasi, tokoh ulama, Kota Binjai.
Strategi Adaptasi Orang Laut di Batam Novita Mandasari Hutagaol
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.556 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.657

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang strategi adaptasi Orang Laut di Batam. Pembangunan di Batam yang berkembang ke arah modernisasi berdampak kepada kehidupan Orang Laut sebagai etnik lokal.  Pembangunan di tahun 1970-an di Batam mengakibatkan Orang Laut direlokasi ke darat oleh pemerintah pada masa Orde Baru. Pada akhirnya Orang Laut mengikuti peraturan pemerintah untuk tinggal dan menetap di darat dan melakukan aktivitas sosial seperti masyarakat pada umumnya. Terdapat beberapa bentuk strategi adaptasi yang dijalankan, yakni tetap melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan membuat modifikasi alat tangkap dan menjalankan kehidupan sehari-hari dengan tinggal di rumah apung.Kata kunci: Strategi adaptasi, Orang Laut, Batam.
Sejarah Dunia untuk Pembaca Muda, by Ernst H. Gombrich Taslim Batubara
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.22 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.784

Abstract

Analisis Implementasi Model Quantum Teaching dalam Pembelajaran Hasrita Lubis
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.432 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.663

Abstract

Analisis kajian metode untuk dijadikan model pembelajaran perlu dilakukan agar para  pebelajar dapat mendesaian rancangan pembelajarannya yang mengacu secara holistik membangun kepribadian siswa memiliki kompetensi tujuan Pendidikan Nasional. Kajian ini menganalisis indikator perilaku pembelajaran implementasi metode Quntum Teaching berasakan tujuan Pendidikan Nasional dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003.  Proses pembelajaran dengan mengamalkan indikator metode Quantum Teaching dalam aktivitas pembelajaran yang dilaksanakannya memberdayakan kompetensi tujuan Pendidikan Nasional mengalami proses internalisasi di dalam kepribadian siswa secara berkelanjutan.Kata kunci: Quantum Teaching, pembelajaran, pendidikan nasional.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial melalui Penerapan Strategi Injeksi pada Siswa Kelas IV SD Negeri 028228 Binjai TP 2016/2017 Diakoni Ginting
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.443 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.664

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran yang mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehingga menumbuhkan dan  memiliki mental yang baik untuk dapat melaksanakan kegiatan pembangunan. Tujuan penelitian tindakan kelas ini secara khusus adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa Kelas IV SD Negeri 028228 Binjai dengan menggunakan strategi Injeksi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, sedangkan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Data dalam penelitian ini berupa kegiatan guru, aktivitas belajar siswa, respons siswa dalam kegiatan belajar mengajar, dan hasil evaluasi belajar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi/pengamatan, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat kenaikkan yang tuntas belajar dari 25 siswa (65,79%) pada pra tindakan menjadi 30 siswa (78,95 %) pada Siklus I, dan menjadi 33 siswa (86,84%) pada Siklus II. Sedangkan yang belum tuntas belajar mengalami penurunan dari 13 siswa (34,21 %) pada pra tindakan menjadi 8 siswa (21,05%) pada Siklus I, dan menjadi 5 siswa (13,16%) pada Siklus II.Kata kunci: Strategi injeksi, aktivitas belajar, ilmu pengetahuan sosial.
Konstruksi Konflik dan Bina-Damai dalam Keberagaman Masyarakat Jawa Suryo Adi Sahfutra
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.504 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.659

Abstract

Agama dalam perspektif sosiologis sering muncul dalam dua wajah ganda, yaitu sebagai sumber konflik sekaligus sumber bina-damai. Faktanya, sulit dihindari bahwa adanya pemahaman yang menguatkan eskalasi konflik bersumber dari pemahaman ajaran agama, begitu juga sebaliknya proses bina-damai. Dalam konstruksi masyarakat Jawa, konflik dan bina-damai juga memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Setidaknya dalam riset ini ditemukan bahwa masyarakat Jawa lebih memilih hidup rukun daripada konflik. Watak yang demikian mendominasi alam berpikir masyarakat Jawa. Oleh karena itu, bangunan tentang kedamaian mewujud tidak hanya dengan manusia melainkan juga dengan alam. Banyaknya prosesi ritualistik yang dibangun dalam sistem budaya menunjukkan bahwa orang Jawa senantiasa ingin berdamai dengan semua makhluk yang ada di alam raya.Kata kunci: Konflik, bina-damai, masyarakat Jawa, integrasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10