cover
Contact Name
Elyakim Nova Supriyadi Petty
Contact Email
elyakim_nsp@yahoo.co.id
Phone
+6281392653691
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Mananga Aba, Omba Calo, Desa Karuni, Kec. Loura, Kab. Sumba Barat Daya
Location
Kab. sumba barat daya,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Sumba (JES)
ISSN : 25498533     EISSN : 27148580     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edukasi Sumba (JES) merupakan jurnal ilmiah yang mulai diterbitkan pada tahun 2017 dan menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian di bidang pendidikan secara umum yang mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengembangan model dan teknologi pembelajaran, analisis pendidikan baik pada bidang Ilmu Pendidikan Dasar, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan MIPA, Pendidikan IPS, Pendidikan Bahasa, Pendidikan IPA dan juga Pendidikan Agama. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020)" : 10 Documents clear
Analisis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pembelajaran Tematik Kelas III (Studi Kasus di Salah Satu SD Swasta di Yogyakarta) Apri Damai Sagita Krissandi
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran kelas III di salah satu sekolah dasar swasta di Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurikulum 2013 yang disusun oleh pemerintah yang diharapkan mampu memuat proses berpikir keterampilan berpikir abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilengkapi dengan desain penelitian studi kasus dengan subjek yaitu guru kelas III Sekolah Dasar Swasta di Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode triangulasi peneliti sehingga dapat menarik kesimpulan. Uji validitas menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi dan ex-pert judgement. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa perencanaan pembelajaran didominasi oleh kecakapan berpikir tingkat rendah, walaupun terdapat kecakapan berpikir tingkat tinggi pada salah satu indikator pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran masih terdapat kemampuan yang jarang diterapkan yaitu kemampuan kreativitas dan komunikasi. Sementara itu, kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi sudah sering diterapkan. Penilaian pembelajaran pada salah satu sekolah dasar di Yogyakarta juga didominasi oleh verba operasional pada keterampilan berpikir tingkat rendah. Faktor utama hasil belajar adalah karena kurangnya pemahaman guru tentang penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran tematik.
Kekhasan Pola Argumentasi Tajuk Rencana Kompas.id Pilipus Wai Lawet
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.221

Abstract

Argumentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang digunakan penulis untuk menyakinkan atau membujuk pembaca. Pola penulisan argumentasi pada tajuk rencana setiap media massa tentunya memiliki kekhasannya masing-masing. Penelitian ini ditujukan untuk menemukan kekhasan pola argumentasi dalam tajuk rencana media daring Kompas.id. Pengumpulan data dalam penelitian ini memanfaatkan metode simak yang diterapkan melalui teknik baca dan catat. Dalam analisis data, peneliti menggunakan analisis kontain yang diterapkan melalui beberapa langkah, yakni inventarisasi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi data. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ditemukan empat pola argumentasi dalam tajuk rencana Kompas.id, yakni: (1) pola pernyataan posisi-data; (2) pola pernyataan posisi-data-jaminan; (3) pola pernyataan posisi-data 1- data 2-jaminan; dan (4) pola data-pernyataan posisi.
Kebijakan Jokowi Terhadap Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19): Dalam Persfektif Tindak Tutur Sukardi Sukardi
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.174

Abstract

This speech act study takes Jokowi’s policy on Covid-19 as object of study. This study’s objective is to find out specch act that exists in the policy and how its role in creating an effective communication. The qualitative method is used by recording, listening and reading every utterances or sentences produced by Jokowi. This study found illocutions; assertives, directives, commisives and expressives. Those specch acts consist of direct literal specch act and non literal speech acts. In this research is also found in utturances on the policy intrumental function. Those  are delivering information to people, changing people’s attitude and belief, changing people’s behaviour, stimulating and motivating the people to do an act.Kajian tindak tutur ini menjadikan kebijakan Jokowi terhadap pandemi Covid-19 sebagai objek kajian. Tujuan kajian ini untuk mengetahui tindak tutur yang terdapat dalam kebijakan tersebut dan bagaimana perannya dalam membetuk suatu komunikasi yang efektif. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mencatat, menyimak dan menelaah setiap ujaran atau kalimat yang diproduksi oleh penutur (Jokowi). Kajian ini menemukan tindak tutur ilokusi asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Tindak tutur tersebut terdiri dari dua bentuk yaitu tindak tutur langsung literal dan tindak tutur tidak langsung literal. Pada kajian ini juga ditemukan dalam ujaran-ujaran pada kebijakan tersebut fungsi komunikasi instrumental. Yaitu memberikan informasi kepada masyarakat, mengubah sikap dan keyakinan masyarakat, mengubah prilaku masyarakat, mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk melakukan suatu tindakan.
Kajian Sastra Feminisme terhadap Citra Perempuan Adonara dan Ketidakadilan Gender dalam Novel “Ikhtiar Cinta dari Adonara” Karya J. S. Maulana Yunita Laka Marawali
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.193

Abstract

This study aims to describe the image of Adonara women and the types of gender injustice experienced by female characters in the novel "Ikhtiar Cinta dari Adonara" by J. S. Maulana. This study uses a literary approach based on literary studies of feminism and gender. The object of research is the description of Adonara women and gender injustice found in the novel "Ikhtiar Cinta dari Adonara" by J. S. Maulana. The source of data in this study is the novel “Ikhtiar Cinta Adonara’ by J. S Maulana. The novel written by J. S. Maulana consists of 320 pages. Published by Kaysa Media (Puspa Swara Group) in 2014. The data analysis technique was done by reducing data, presenting data analysis and interpreting the data and summarizing the results of research in order to obtain a picture of the image of women in the novel "Ikhtiar Cinta dari Adonara" by J. S. Maulana. In this study, researchers analyzed two female figures to describe the image of women in the novel. The results obtained are (a) The image of a woman, namely the figure of Syarifah, is a Muslim who is devout in worship and always submits to God, a woman who is educated, tough, has positive thoughts, is courageous and principled, is humble, and a woman who loves sincerely. (b) Fatimah's self-image, namely women who are willing to sacrifice, are brave and have principles, (c) gender injustice is found, namely marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload.
Praktik Kepercayaan Marapu yang Masih Dijalankan oleh Umat Katolik di Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka dan Dampaknya terhadap Kehidupan Menggereja mikael sene
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.185

Abstract

 Abstrak: Kualitas iman umat Katolik sering dikeluhkan masih rendah. Tentu ada banyak faktor penyebab, tetapi salah satu penyebabnya adalah masih ada dualisme kepercayaan pada umat yaitu antara agam Katolik dan keyakinan asli Marapu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik-praktik kepercayaan Marapu yang masih dilaksanakan oleh umata Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka dan dampaknya terhadap kehidupan menggereja di Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Penentuan informen dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball trowing; para tokoh adat, umat yang belum lama melaksanakan upacara adat, pastor paroki dan pengurus basisi dan lingkungan. Keabsahan data dilakukan dengan pengujian akan kebenarannya dalam memperoleh data yang akurat untuk mendukung hasil penelitian. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan mengetahui keabsahan data dalam penelitian ini antara lain: perpanjangan pengamatan, menggunakan bahan referensi, diskusi dengan tim peneliti dan sejawat, triangulasi, member check, analisis kasus negatif, pengujian transferability, pengujian dependability (audit), pengujian konfirmability. Data dianalaisis model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kebanyakan umat katolik masih melakukan praktek-praktek Marapu, baik sebagai inisiator (tuan pesta) maupun sebagai pihak yang dilibatkan sebagai satu kesatuan sosial masyarakat. Hampir semua praktek ritual adat Marapu masih dilakukan oleh umat tergantung intensi dan pengalaman yang dialami oleh suatu keluarga. Alasan utama umat masih melaksanakan ritual adat adalah alasan keselamatan dan untuk memperoleh berkat. Umat menyakini bahwa penting menjaga keseimbangan kosmos untuk menjaga keharmonisan dengan alam, sesama dan jiwa leluhur. Dampak dari ketidakharmonisan adalah penyakit, gagal panen dan hewan yang mati atau tidak berkembang. Ini berarti bahwa praktek Marapu tersebut berkaitan dengan keselamatan.
Bentuk, Fungsi dan Makna Tuturan Adat Perkawinan Dadang Nulang Lunung Tapu pada Masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah Soviani Rambu Bangi Amas
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini berjudul bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat Dadang Nulang Lunung Tapu pada masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi, perekaman (video), dan wawancara. Hasil yang diperoleh dalam menganalisis bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat Dadang Nulang Lunung Tapu di Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, yakni fungsi dari tuturan yang ditemukan adalah untuk menyampaikan isi hati, mempermudah urusan adat, fungsi nasehat, fungsi tanggung jawab, dan penyederhanaan urusan bisnis. Makna dari tuturan-tuturan tersebut adalah makna bertanggung jawab, kebersamaan, dan religius.
Manajemen Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Sekolah Menengah Atas Kolese De Britto Yogyakarta Yohanes Umbu Lede
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.184

Abstract

The research aimed to know the clinical supervission management to improve teacher’s professionalism in Senior High School of Kolese De Britto Yogyakarta.This research was conducted in Senior High School of Kolese De Britto Yogyakarta. The collecting data method were interview, observation and documentation. The informan in this research were principal, teachers and supervisor. The data validity were done by triangulation techniques. The data were analyzed by interactive analysis model.Results of the research showed that: (1) Clinical supervision management to improve teachers professionalism in Senior High School of Kolese De Britto Yogyakarta was successful. Supervission management in grew continuously and systematically. Supervisors understand and know about clinical supervision properly, help and guidance teachers with aims for learning emendation. (2) Professional competence of teachers which felt needs to understood and well known at Senior High School Kolese De Britto are competences of professional teachers based on vision and mission in school. The competences mentioned is suitable with school vision and mission based on leadership competence. (3) Senior High School Kolese De Britto as educational institutions, support Ignatian spirituality. The term of this spiritual is risen from the knowledge about contexts, action, reflection, and evaluation. The learning quality is not only just about transfer of knowledge, but also about values. (4) Supporting factors in the management of clinical supervision include a culture and school management, initiative and transparency of a teacher, and human resources that support, institution staffs and foundation give PKG and FDG socialization, and evaluation activities. (5) Constraints factors in implementation of clinical supervision management are: erroneous paradigms about clinical supervision (supervision is still looked and understood as an assessment for a teacher performance), time for teaching is demanding schedule, there are unnatural situation and action in the class, there are some teachers don’t have openhanded when under strict, there are psychology constraint, and achievable of using technology based on IT.
Analisis Tujuan Dan Filsafat Kurikulum Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Weetebula Dalam Perspektif Pengembangan Kurikulum Oliva-Gordon Agustinus Tanggu Daga
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.196

Abstract

Tujuan dan filsafat kurikulum memberikan landasan dan arah terhadap implementasi kurikulum pada institusi pendidikan. Para ahli kurikulum telah menjelaskan tujuan dan filsafat kurikulum dalam desain  kurikulum yang diimplementasikan praktek pendidikan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pandangan Oliva-Gordon tentang tujuan dan filsafat pengembangan kurikulum dalam implementasi kurikulum di STKIP Weetebula. Metode stusi literatur digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini menunjukan bahwa  tujuan pendidikan dalam kurikulum meliputi tujuan umum, pernyataan tujuan, dan asal dari tujuan. Sedangkan  filsafat pendidikan dalam kurikulum meliputi rekonstruksionisme, progresivisme, esensialisme, dan perenialisme. Tujuan pendidikan dalam kurikulum STKIP Weetebula termuat secara eksplisit dan implisit dalam visi,  misi, dan tujuan STKIP Weetebula. Sedangkan filosofi kurikulum STKIP Weetebula tercermin dari  karakteristik STKIP Weetebula yang disebut sebagai nilai-nilai inti dan semboyan “bersama kita bisa”. Dokumen-dokumen kurikulum pada level program studi menjabarkan tujuan dan filsafat pendidikan tersebut dan dimplementasikan dalam berbagai praktik pendidikan di STKIP Weetebula.
Kebijakan Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar (Sebuah Tinjauan Kurikulum 2006 hingga Kebijakan Merdeka Belajar) Agustinus Tanggu Daga
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.179

Abstract

Curriculum development is very important for curriculum developers in primary schools to improve the quality of educational processes and outcomes. The aim of this research is to find out how curriculum development in primary schools in the KBK, KTSP, Curriculum 2013, and the independent learning policy. This research method is descriptive qualitative. Literature review method is taken to collect the data from relevant resources.  The research found out that curriculum development of the primary school occurs in the span of Indonesian history. The primary school curriculum is a competency-based curriculum designed in the KBK, KTSP, Curriculum 2013, and independent learning. The characteristics of the primary school curriculum in KTSP are a separated curriculum for grades IV-VI and thematic curriculum for grades I-III. The characteristics of the primary school curriculum in the 2013 curriculum are a cross curriculum or integrated curriculum for all grades with a scientific approach and authentic assessment. The primary school curriculum in independent learning needs to pay attention to curriculum simplification, national exams, simplifying lesson plans, the teaching profession. Meanwhile, the implementation of independent learning must include objectives, flexibility, and benefits of the curriculum.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemerolehan Bahasa Kedua Yuliana Sesi Bitu
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v4i2.204

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa kedua. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa kedua adalah metode kajian pustaka, wawancara dan observasi. Studi pustaka digunakan untuk mengkaji buku-buku teks dan bahan informasi dari internet serta jurnal  yang relevan dengan topik kajian. Metode wawancara dan observasi digunakan untuk mendapat data-data sebagai bukti adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa kedua. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa faktor usia, lingkungan dan kebiasaan, struktur bahasa pertama terhadap pemerolehan bahasa kedua dan motivasi sangat mempengaruhi pemerolehan bahasa kedua.

Page 1 of 1 | Total Record : 10