cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018" : 34 Documents clear
HUBUNGAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH TERHADAP PERILAKU PENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR SAAT BERLALU LINTAS Charles Felix; Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2269

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan, di mana pendidikan dapat menyongsong kehidupan yang cerah di masa depan, baik bagi diri sendiri, sosial, lingkungan, agama, nusa, dan bangsa. Terdapat krisis ketaatan pada semua lapisan masyarakat, khususnya dalam hal perilaku taat terhadap peraturan berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  pendidikan di sekolah dengan perilaku pengemudi kendaraan bermotor saat berlalu lintas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online (57 orang) dan offline (43 orang) terhadap pengemudi kendaraan bermotor di Jabodetabek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara tinggi rendahnya nilai rataan jawaban responden pada tiap kelompok variabel norma di sekolah dengan tiap kelompok variabel MRBQ dan DBQ. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa norma tata terib dan disiplin dan norma hukum yang diberikan saat di sekolah berpengaruh pada perilaku pengemudi kendaraan bermotor saat berlalu lintas.  
OPTIMASI JUMLAH PRODUKSI BAJA TULANGAN DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING Kenny Kenny; Iwan B Santoso
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2238

Abstract

Kegiatan dalam proses produksi tidak terlepas dari perencanaan produksi. PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills adalah salah satu perusahaan yang turut berperan dalam penyediaan baja tulangan. Proses produksi baja tulangan ini wajib melalui beberapa tahapan dan harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Optimasi perencanaan produksi membutuhkan pola permintaan yang tepat dan disertai dengan kendala – kendala untuk dapat menghasilkan baja tulangan yang berkualitas baik, sesuai target perusahaan dengan biaya produksi yang minimum. Sebelum menganalisa perencanaan produksi ini, peramalan deret waktu dihitung dengan metode peramalan dekomposisi multiplikatif sebagai dasar penentuan jumlah permintaan di masa yang akan datang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pemrograman linier karena dapat melakukan perhitungan iterasi secara cepat dan tepat sehingga perencanaan produksi dapat terselesaikan dengan mudah. Pemrograman linier dapat menganalisis berbagai kendala yang terkait dengan situasi kehidupan nyata di perusahaan dan memberikan solusi terbaik meskipun dalam kondisi seperti itu. Penelitian ini menggunakan 18 jenis tulangan yang diproduksi untuk dilakukan perencanaan selama 1 tahun ke depan. Kendala – kendala yang berpengaruh dalam optimasi produksi ini adalah jumlah permintaan, persediaan efektif, jam kerja reguler dan lembur, kapasitas jumlah produksi, kecepatan produksi dan ketersediaan baja tulangan di gudang. Dengan menggunakan metode ini didapatkan total biaya perencanaan produksi selama 1 tahun yaitu jika menggunakan 3 shift membutuhkan biaya sebesar Rp 1.301.490.788.783,-; untuk skenario 1 dengan 2 shift sebesar Rp 1.302.327.073.616,- dan untuk skenario 2 dengan 2 shift jam lembur terbatas, produksi tidak dapat memenuhi permintaan perusahaan. Perbedaan ini sebagai akibat dari pengaruh total jam kerja dan kecepatan produksi setiap jenis ukuran tulangan.
OPTIMASI PENYEWAAN DUMP TRUCK PADA PROYEK X DI WILAYAH JAKARTA DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING Setiadi Handokoe; Iwan B Santoso
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2244

Abstract

Saat ini, pembangunan gedung  di wilayah Jakarta terus dilakukan karena pertumbuhan ekonomi yang begitu cepat. Dalam perkerjaan pembangunan, diperlukan pekerjaan penggalian tanah. Tanah yang digali perlu untuk dipindahkan ke tempat lain untuk tidak menggangu area lahan pekerjaaan. Salah satu alat yang dibutuhkan untuk memindahkan tanah dari satu tempat ke tempat lain yang berjarak jauh adalah Dump Truck. Studi ini menangani masalah pengoptimalan penyewaan Dump Truck untuk meminimalkan biaya sewa Dump Truck. Metode Linear Programming merupakan metode yang digunakan dalam mengoptimalkan penyewaan Dump Truck. Metode Linear Programming terdiri dari decision variabel, objective function, dan constraint. Penelitian menggunakan 10 perusahaan Dump Truck yang disewa untuk mengangkut tanah dengan 2 tipe kapasitas yang berbeda. Data tersebut diolah dengan menggunakan program LINGO untuk menentukan banyak Dump Truck yang digunakan dari perusahaan -  perusahaan dan didapat harga termurah yang perlu dikeluarkan adalah Rp 3.183.989.000,-. Program LINGO ini membuktikan bahwa biaya yang diperoleh lebih efisien dengan mrnggunakan metode Linear Programming dibandingkan dengan cara memesan secara aktual di lapangan.
PEMANFAATAN KURVA BELAJAR LOG-LINEAR UNTUK PENGHEMATAN BIAYA PEKERJA Vincent Vincent; Onnyxiforus Gondokusumo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2249

Abstract

Pada proyek konstruksi banyak pekerjaan berulang yang dikerjakan dalam unit tertentu. Pekerjaan dinding merupakan salah satu contoh dari pekerjaan berulang ini. Pekerjaan ini sering ditemui pada bangunan tipikal dan perumahan. Proses berulang pada pekerjaan ini dapat menyebabkan peningkatan produktivitas pekerja sehingga waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit pekerjaan menjadi berkurang seiring dengan bertambahnya jumlah unit yang telah dikerjakan. Fenomena ini tentunya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dari pekerjaan tersebut. Namun masih banyak proyek yang tidak memperhitungan pengurangan durasi tersebut. Hal ini menjadi suatu hal yang sangat disayangkan mengingat bahwa jumlah pekerja dapat dikurangi ketika durasi pengerjaan berkurang. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan kurva belajar log-linear sebagai cara untuk memprediksi dan menghitung pengurangan durasi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel data di dua proyek daerah Jabodetabek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurva belajar log-linear baik digunakan untuk memprediksi durasi pekerjaan dinding dan juga metode pada penelitian ini yang digunakan untuk menghitung penghematan biaya pekerja semakin baik digunakan pada proyek dengan jumlah repetisi pekerjaan yang lebih banyak.
POTENSI EKSPANSIF PADA TANAH RESIDUAL DENGAN ATTERBERG LIMIT DAN X-RAY DIFFRACTION TEST UNTUK WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA Evelyn Evelyn; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2293

Abstract

Tanah residual adalah tanah yang mengalami perubahan secara fisika dan kimia serta pengendapan pada tempat aslinya. Tanah ini kerap dikaitkan dengan potensi ekspansif yang dapat menyebabkan kerugian besar terutama pada infrastruktur di Indonesia. Sifat ekspansif perlu diantisipasi dengan pengujian tanah sebelumnya. Pengujian Atterberg Limit serta X-Ray Diffraction, menghasilkan nilai indeks plastisitas dan kandungan mineral yang dapat  digunakan sebagai acuan analisa potensi ekspansif pada tanah. Pada penelitian ini pengujian dilakukan untuk mengetahui potensi ekspansif pada tanah residual di Jakarta dan sekitarnya, juga untuk mengetahui korelasi padanan antara nilai indeks plastisitas dengan kandungan mineral montmorillonite. Hasilnya dijumpai sampel dengan nilai indeks plastisitas yang tinggi tanpa mineral montmorillonite di dalamnya, sebaliknya dengan keberadaan kaolinite yang terdapat pada sampel dengan nilai IP yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan nilai indeks plastisitas yang tinggi tidak selalu bersamaan dengan kehadiran mineral montmorillonite. Selain itu, mineral kaolinite yang kerap dikaitkan dengan keberadaan potensi ekspansif sesungguhnya bukanlah mineral penyebab ekspansif. Kaolinite hanya dapat menjadi indikator nilai indeks plastisitas yang tinggi, namun bukan sebagai acuan sifat ekspansif, melainkan montmorillonite memiliki nilai aktivitas tinggi. Sebagai contoh diberikan analisa runtuhnya struktur pada salah satu underpass Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Kerusakan struktur akibat sifat ekspansif, dan keberadaan muka air tanah yang terlalu tinggi tidak hanya dapat merusak struktur bangunan, namun juga memakan korban jiwa.
STUDI PERBANDINGAN SAMBUNGAN TULANGAN KOLOM DENGAN METODE LAP SPLICE DAN METODE MECHANICAL SPLICE PADA PROYEK INDONESIA 1 Kevin Aurick; Arianti Sutandi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2259

Abstract

Ada dua jenis sambungan tulangan pada pekerjaan kolom yaitu: lap splice dan mechanical splice. Sambungan lap splice adalah metode tradisional untuk menyambungkan kedua tulangan. Sambungan lap splice bergantung pada kekuatan beton kolom, gaya yang diterima pada satu tulangan dilanjutkan pada beton kolom dan kemudian diterima pada sambungan tulangan. Sambungan mechanical splice adalah sambungan metode terbaru untuk menyambungkan kedua tulangan dengan menggunakan coupler. Sambungan mechanical tidak bergantung dengan kekuatan beton pada kolom, sehingga sambungan ini lebih kuat dibandingkan dengan sambungan lap splice. Dalam analisis ini dibandingkan 2 metode sambungan tulangan, dibandingkan dari segi durasi dan biaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi kemudian dilakukan perhitungan menggunakan metode arithmetic mean dan harmonic mean. Dari hasil perhitungan, bahwa sambungan tulangan kolom menggunakan metode mechanical splice membutuhkan total durasi selama 11,16 jam dan membutuhkan total biaya sebesar Rp. 5.727.067,-. Pada sambungan tulangan kolom meggunakan metode lap splice membutuhkan total durasi selama 9,73 jam dan membutuhkan total biaya sebesar Rp. 4.531.767,-.
ANALISIS DEFORMASI DINDING BASEMENT PADA SALAH SATU PROYEK DI SUDIRMAN MENGGUNAKAN METODE BACK ANALYSIS DARI HASIL MONITORING Frando Wadino; Gregorius Sandjaja Sentosa; Ali Iskandar
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2264

Abstract

Semakin sedikitnya lahan kosong dan pembangunan yang terus dilakukan membuat orientasi pembangunan bukan dilakukan secara horizontal lagi melainkan secara vertikal. Pembangunan vertikal ini tidak hanya dilakukan ke arah atas melainkan juga ke bawah dengan membangun basement menggunakan sistem galian dalam. Pada salah satu proyek di Sudirman, Jakarta, dilakukan pembangunan basement dengan kedalaman 23 meter dan menggunakan dinding penahan tanah jenis diaphragm wall dengan kedalaman 38 meter. Sebelum dilakukan pembangunan terlebih dahulu dilakukan analisis mengenai deformasi dinding yang akan terjadi. Namun hasil analisis desain menunjukkan nilai yang berbeda jauh dengan hasil pengamatan di lapangan saat galian mencapai dasarnya. Pada skripsi ini akan dilakukan analisis menggunakan Plaxis 2D untuk menemukan penyebab perbedaan ini dengan mempelajari pengaruh unloading dan reloading serta pengaruh pemasangan pondasi terhadap kekakuan tanah yang menyebabkan deformasi dinding penahan tanah menjadi lebih kecil daripada hasil analisis desain. Setelah dilakukan analisis akan diketahui besarnya pengaruh unloading dan reloading adalah sebesar 47,9452% serta pengaruh pemasangan pondasi adalah 52,0548% terhadap kesesuaian deformasi yang terjadi pada dinding penahan tanah.
Cover Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, No 1, Agustus 2018 Jurnal Mitra Teknik Sipil
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2270

Abstract

PENGGUNAAN WHITE PORTLAND CEMENT DAN PORTLAND COMPOSITE CEMENT TERHADAP KEKUATAN TANAH EKSPANSIF DENGAN UNCONFINED COMPRESSION TEST Anasthasia Irawati Ng; Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2239

Abstract

Pekerjaan konstruksi di bidang Teknik Sipil berkaitan erat dengan struktur bangunan, khususnya aspek yang tak kalah penting yang dianggap sebagai langkah awal dalam memulai pembangunan adalah tanah. Selain sebagai langkah awal dalam pembangunan, tanah juga merupakan bagian terpenting untuk mendukung beban-beban yang akan dipikul di atas tanah tersebut. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan hasil dari pengaruh penambahan White Portland Cement dan Portland Composite Cement pada stabilisasi tanah ekspansif daerah Jababeka, Cikarang, serta daya dukung tanah sebagai perbandingan nilai Tes Tekanan Bebas dengan variasi perbandingan 3%, 6% dan 9% dari berat kering tanah dengan waktu pemeraman 3 dan 7 hari. Dapat disimpulkan bahwa nilai unconfined tanah yang dicampurkan dengan semen, baik Portland Composite Cement ataupun White Portland Cement dapat meningkatkan nilai kekuatan tanah ekspansif, serta mempengaruhi daya dukung tanah ekspansif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kuat tekan bebas tanah mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya kadar persentase semen dan semakin lamanya waktu pemeraman dibandingkan dengan nilai kuat tekan bebas tanah asli. Nilai kuat tekan maksimum pada kadar 9% Portland Composite Cement sebesar 729.31 kN/m2, sedangkan pada kadar 9% White Portland Cement sebesar 872.08 kN/m2 dengan waktu pemeraman masing-masing selama 7 hari.
STUDI KAPASITAS TIANG BOR BERDASARKAN METODE PILE DRIVING ANALYZER (PDA) DAN LOAD CELL Livia Livia; Andryan Suhendra
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2245

Abstract

Pondasi tiang bor adalah pondasi yang pengerjaannya dengan cara mengebor tanah sampai kedalaman tertentu kemudian diisi dengan tulangan dan dicor beton. Pelaksanaan pondasi tiang bor harus dilaksanakan dengan cermat karena pelaksanaan berpengaruh dengan kapasitas yang dapat didukung oleh pondasi. Kapasitas dukung pondasi dapat diketahui dengan uji lapangan (Pile Driving Analyzer, Loading Test) dan/atau perhitungan manual. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan nilai kapasitas dukung tiang bor menggunakan perhitungan manual (metode Reese&Wright, Meyerhof, Decourt, Kulhawy, Tomlinson) serta hasil tes PDA dan/atau Load Cell. Penelitian ini terdapat 6 data tanah yang berlokasi di Jakarta. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai rata-rata persentase perbedaan daya dukung pondasi tiang bor antara hasil perhitungan manual dengan hasil dari PDA dan load cell:  metode Reese& Wright untuk tanah kohesif dan non-kohesif sekitar 30%, dengan metode Meyerhof untuk tanah kohesif sekitar 19% dan untuk tanah non-kohesif sekitar 30%, dengan metode Decourt untuk tanah kohesif dan non-kohesif sekitar 20%, dengan metode Kulhawy untuk tanah kohesif dan non-kohesif sekitar 40% dan dengan metode Tomlinson untuk tanah kohesif sekitar 20% sedangkan untuk tanah non-kohesif sekitar 30%.

Page 3 of 4 | Total Record : 34