cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018" : 34 Documents clear
STUDI PERBANDINGAN PEMASANGAN MATERIAL WATERPROOFING JENIS SELF ADHESIVE MEMBRANE DENGAN CRYSTALLINE Ekka Kozaly; Arianti Sutandi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2250

Abstract

Pekerjaan waterproofing pada suatu bangunan sangat penting terutama pada lantai basement. Dalam pekerjaan pemasangan waterproofing terdapat banyak jenis material waterproofing yang ditawarkan dengan harga dan durasi pekerjaan yang beragam. Dalam studi ini dibandingkan material dari segi harga dan durasi pekerjaan. Untuk perhitungan harga dihitung jumlah harga material terpasang. Untuk durasi pekerjaan dibandingkan luas daerah yang telah tertutupi waterproofing selama waktu pengamatan. Dua jenis waterproofing yang dibandingkan adalah jenis self adhesive membrane dan crystalline. Setelah ditentukan jenis waterproofing yang digunakan, agar suatu proyek berjalan tepat waktu maka perlu diperhitungkan tingkat produktivitas pekerjaannya. Pada analisis ini juga dibandingkan tingkat produktivitas pekerjaan pemasangan waterproofing pada kedua proyek dimana tiap waterproofing tersebut dipasang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random activity sampel dan perhitungan produktivitas menggunakan metode work sampling dan metode labor utilization rate (LUR). Dari hasil perhitungan, untuk produktivitas dan efektivitas didapat nilai produktivitas proyek A tempat terpasangnya self adhesive membrane waterproofing sebesar 30,07 m2/orang-hari dengan nilai LUR sebesar 88,18 % dan total harga adalah sebesar Rp 550.000,00 per m2-hari. Sementara untuk crystalline waterproofing pada proyek B didapat hasil perhitungan produktivitas sebesar 40,39 m2/orang-hari dengan nilai LUR sebesar 80,23 % dan total harga sebesar Rp 150.000,00. Luas daerah yang telah tertutupi waterproofing untuk proyek A dan B masing-masing seluas 7981,55 m2 dan 8707,5 m2.
ANALISIS KEGAGALAN TIANG PANCANG PADA KONSTRUKSI DERMAGA DENGAN PROGRAM APILE OFFSHORE, LPILE, DAN GRLWEAP Ivana Natasha; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2255

Abstract

Konstruksi lepas pantai (offshore) berbeda di dalam perencanaannya dengan konstruksi di daratan (onshore) dan kosntruksi di dekat pantai (near shore). Analisis yang dilakukan pada skripsi ini menggambarkan interaksi antara konstruksi dengan parameter hidrodinamika, antara lain: beban siklik akibat ombak berulang, penggerusan (scouring), dan gaya gesek selimut negatif akibat endapan dari muara sungai. Skripsi ini memaparkan perbedaan tersebut dan menampilkan contoh kegagalan yang terjadi pada suatu proyek dermaga pada salah satu kawasan pulau di Indonesia. Metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kegagalan antara lain adalah dengan menggunakan analisis kapasitas tiang dan data hasil pukulan tiang untuk mendapatkan kapasitas tiang secara aksial dan lateral dengan program APILE Offshore dan LPILE, serta simulasi pemancangan tiang dengan program GRLWEAP. Input parameter yang digunakan berupa parameter tanah, tiang, dan hammer. Hasil analisis dari program akan dibandingkan dengan kapasitas tiang hasil uji pembebanan dinamik (PDA test) dan kalendering serta beban yang harus dipikul oleh tiang.
ANALISIS KORELASI FAKTOR PENERAPAN K3 TERHADAP KINERJA WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI Michael Marlee; Hendrik Sulistio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2260

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi, beberapa hal yang tidak diharapkan dan tidak diantisipasi dapat terjadi dan mempengaruhi waktu penyelesaian yang dibutuhkan. Keselamatan dan kesehatan kerja yang tidak diperhatikan dengan baik dalam suatu proyek konstruksi dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak dari kecelakaan kerja sangatlah merugikan. Pekerja yang mengalami kecelakaan kerja akan mengganggu waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang berhubungan signifikan terhadap kinerja waktu. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antar variabel yang ditunjukan dengan nilai r. Data diambil dengan menyebarkan kuisioner terhadap pekerja pada proyek konstruksi. Data yang didapat kemudian diolah dengan bantuan program pengolah statistik SPSS. Hasil dari analisis menunjukkan dari 21 variabel penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, 16 variabel berkorelasi signifikan terhadap kinerja waktu. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang berkorelasi paling tinggi terhadap kinerja waktu yaitu mengatur penempatan prasarana kerja, peralatan, dan bahan.
ANALISIS PENGARUH FLEKSIBILITAS DIAFRAGMA TERHADAP DISTRIBUSI HORIZONTAL GAYA GEMPA Alexander Alexander; Daniel Christianto; Hadi Pranata
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2265

Abstract

Diafragma adalah elemen struktur yang berfungsi untuk mendistribusi gaya gempa ke elemen vertikal seperti kolom atau dinding geser. Terdapat tiga klasifikasi fleksibilitas diafragma, yaitu diafragma fleksibel, diafragma semi-kaku, dan diafragma kaku. Diafragma pada kajian ini memiliki klasifikasi diafragma fleksibel pada lantai-lantai teratas, sedangkan memiliki klasifikasi diafragma semi-kaku atau diafragma kaku pada lantai-lantai terbawah. Diafragma semi-kaku mensimulasikan perilaku kekakuan sejajar bidang diafragma yang sesungguhnya. Fleksibilitas pada diafragma semi-kaku dapat memengaruhi distribusi horizontal gaya gempa ke elemen vertikal. Semakin kaku diafragma maka gaya gempa akan terdistribusi ke elemen vertikal yang lebih kaku, yaitu dinding geser. Selain itu, ditribusi horizontal gaya gempa juga dipengaruhi oleh koreksi torsi. Terdapat berberapa metode koreksi torsi yang tepat pada diafragma semi-kaku, antara lain metode eksentrisitas statik, metode momen torsi, dan metode koreksi torsi dengan penambahan momen kopel.

Page 4 of 4 | Total Record : 34