cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022" : 12 Documents clear
PENENTUAN NILAI KONDISI BANGUNAN GEDUNG BERDASARKAN METODE MATRIKS CONDITION SURVEY PROTOCOL 1 (CSP 1) Henny Wiyanto; Albert Yesaya
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.13183

Abstract

Building functions as a place for humans to carry out activities, such as living, doing business, religious activities, and other activities. Over time, there are many factors that may cause a degradation of quality or even damage a building. Therefore, to maintain the function and usability of the building, it is necessary to carry out inspections or assessments of the condition of the building which are managed properly and regularly. If there is no control, it will cause damage to the building and have an impact on large repair costs. This study aims to determine the value of the building overall condition. In the process, this research uses the Condition Survey Protocol 1 (CSP 1) matrix method based on visual inspection to assess one of the Mall in Jakarta. After analyzing the data, 1449 defects were found, which 1381 of them needed planned maintanance coded and 68 of them needed condition monitoring. It can be concluded that the results of the condition of the building as a whole get a total score of 2.35 which means the building is in the good rating category, which means that the structure is still strong and stable and only external damage/defects.   Abstrak Bangunan berfungsi sebagai tempat manusia melakukan aktivitas, seperti bertempat tinggal, berbisnis, aktivitas keagamaan, dan aktivitas lainnya. Seiring berjalannya waktu, ada banyak faktor yang dapat menyebabkan penurunan kualitas atau bahkan merusak sebuah bangunan. Oleh karena itu, untuk menjaga fungsi dan kegunaan bangunan gedung, perlu dilakukan pemeriksaan atau penilaian terhadap kondisi bangunan gedung yang dikelola dengan baik dan teratur. Jika tidak ada pengendalian maka akan menyebabkan kerusakan pada bangunan dan berdampak pada biaya perbaikan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kondisi bangunan secara keseluruhan. Dalam prosesnya, penelitian ini menggunakan metode matriks Condition Survey Protocol 1 (CSP 1) berbasis inspeksi visual untuk menilai salah satu bangunan Mall di Jakarta. Setelah dilakukan analisis data, ditemukan 1449 kerusakan dimana 1381 kerusakan perlu dilakukan pemeliharaan terencana dan 68 kerusakan perlu dilakukan pemantauan kondisi. Dapat disimpulkan bahwa hasil kondisi bangunan gedung secara keseluruhan mendapatkan skor total sebesar 2,35 yang berarti bangunan gedung masuk kategori peringkat baik yang artinya struktural masih kuat dan stabil serta kerusakan/cacat hanya bagian luar.
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PENULANGAN DI KOTA MANADO DENGAN METODE WORK SAMPLING Andre Nathaniel Lalujan; Arianti Sutandi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.16577

Abstract

Labor productivity has an important role in the success of a construction project, especially in Manado City where economic and population growth causes constructions need to increase. One of the jobs in construction that requires skilled workers is reinforcement work. In measuring labor productivity on reinforcement work, one of the methods that can be used is work sampling method. This Sampling method is done by categorizing the activities of workers into one of three categories, namely effective work, essential contributory work, or ineffective work. During the observation period, data are collected on activities that affect productivity when the workforce is in contributory work, and ineffective work to determine the factors that affect productivity on the project. After 8 weeks of observation data is obtained, the calculation steps are carried out such as data uniformity testing, minimum sample data test, and the calculation of labor effectiveness using the Labor Utilization Rate (LUR) approach and calculate productivity value based on the output of labor in kg/day/person unit. From the results of the calculations, the effectiveness of the LUR (Labor Utilization Rate) is 63,44%, with a productivity of 119,75 kg/day/person for reinforcement workers in Manado City.   Abstrak Produktivitas tenaga kerja memiliki peranan penting terhadap keberhasilan suatu proyek konstruksi, khususnya di kota Manado dimana berkembangnya ekonomi dan populasi menyebabkan kebutuhan konstruksi yang terus meningkat. Salah satu pekerjaan dalam konstruksi yang membutuhkan tenaga kerja yang ahli adalah pekerjaan penulangan. Dalam mengukur produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan penulangan di kota Manado, metode yang dapat digunakan adalah metode work sampling. Work sampling dilakukan dengan mengkategorikan aktivitas pekerja kedalam satu dari tiga kategori yaitu effective work, essential contributory work, dan ineffective work. Selama masa pengamatan juga akan dikumpulkan data aktivitas-aktivitas yang mempengaruhi produktivitas saat tenaga kerja berada dalam contributory work, dan ineffective work untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi produktivitas pada proyek di Kota Manado. Setelah data pengamatan selama 8 minggu didapatkan, dilakukan tahapan-tahapan perhitungan seperti pengujian keseragaman data, uji kecukupan data, perhitungan efektivitas tenaga kerja dengan menggunakan pendekatan Labor Utilization Rate (LUR), dan nilai produktivitas berdasarkan hasil output tenaga kerja dalam satuan kg/hari/orang. Dari hasil perhitungan tersebut didapatkan nila efektivitas LUR (Labor Utilization Rate) sebesar 63,44%, dengan produktivitas sebesar 119,75 kg/hari/orang untuk tenaga kerja pekerjaan penulangan di kota Manado
ANALISIS DIAGRAM GAYA DALAM PADA FONDASI TIANG BOR UNTUK MENDAPATKAN HASIL PENULANGAN YANG OPTIMAL Kilian Rohan; Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.16705

Abstract

The foundation is one of the most important parts of a structure. The distribution of bearing capacity in pile foundations is inversely related to depth. The part of the pile that is close to the acting force will carry a greater force than the part of the pile that is at a deeper depth. By paying attention to this, the reinforcement of the pile foundation can be varied according to the distribution of the pile bearing capacity. The type of pile foundation to be analyzed is a drilled pile foundation or bored pile in the form of an end bearing pile, with soil data located in Semarang. Analysis was carried out on three piles with a diameter of 600 mm, 1000 mm, and 1800 mm with a pile length of 65 m. In this study, an analysis of the internal force diagram that occurs in the pile will be carried out. The results of the analysis show that the need for pile reinforcement are getting less and less at the pile which is further away from the working load. The result of the need for pile reinforcement is also less than the reinforcement based on applicable regulations.   Abstrak Fondasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah struktur. Salah satu jenis fondasi yang sering digunakan pada proyek pembangunan gedung dan struktur-struktur besar lainnya merupakan fondasi tiang. Distribusi daya dukung pada fondasi tiang berkebalikan dengan kedalaman. Bagian tiang yang dekat dengan gaya yang bekerja akan memikul gaya yang lebih besar dibandingkan bagian tiang yang berada pada kedalaman yang lebih dalam. Dengan mempehatikan hal tersebut, maka penulangan fondasi tiang daanapat divariasi sesuai dengan distribusi daya dukung tiang. Penelitian ini akan dibantu dengan menggunakan program untuk mendapatkan penulangan tiang. Jenis fondasi tiang yang akan dianalisis merupakan fondasi tiang bor atau bored pile berupa end bearing pile, dengan data tanah yang berlokasi di Semarang. Analisis dilakukan terhadap tiga tiang dengan diameter 600 mm, 1000 mm, dan 1800 mm dengan panjang tiang 65 m. Dalam penelitian ini, akan dilakukannya analisis diagram gaya dalam yang terjadi pada tiang sehingga dapat diketahui nya letak dan kebutuhan tulangan sepanjang tiang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil kebutuhan penulangan tiang semakin sedikit dan renggang pada bagian tiang yang semakin menjauhi beban yang bekerja. Hasil kebutuhan penulangan tiang juga lebih sedikit dibandingkan penulangan berdasarkan peraturan yang berlaku.
ANALISIS NUMERIK PERILAKU DINDING PANEL BETON RINGAN DENGAN VARIASI DIMENSI AKIBAT BEBAN SIKLIK Ferdinand Jaya Putra; Hanafiah; Siti Aisyah Nurjannah
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.18358

Abstract

The Construction of landed houses and offices reduces the availability of land, especially in big cities in Indonesia such as Jakarta. So that development is shifted vertically in order to make the best use of the land. Indonesia is a country surrounded by volcanoes that can cause earthquakes. Medium-magnitude earthquakes often cause damage to non-structural works, such as interior or exterior walls. Therefore, in this study, we will analyze the behavior of the wall panel with the help of finite element software, namely ANSYS. The method used in ANSYS has been verified by comparing the results of the research of Yu, et al., 2019 and the analysis of ANSYS, with a percentage difference of ?10%. The wall panels in this study had 4 models with variations in width dimensions made of lightweight concrete and given reinforcement to increase strength. Testing the behavior of the panel walls was carried out by testing static lateral and cyclic loads based on the recommended loading program from Yu, et al., 2019. The performance assessment of the panel wall model is carried out based on the panel wall behavior criteria according to the ACI 374.1-05, stress contour, and displacement contour. The results of the testing of the 4 models meet the standard criteria of ACI 374.01-5. The largest stress and displacement contour values are model D of 32.03 MPa and 75,52 mm.   Abstrak Gempa kerap menimbulkan kerusakan pada pekerjaan non-struktur, seperti dinding bagian dalam atau luar. Maka dari itu pada penelitian ini akan menganalisis perilaku dinding panel dengan bantuan software finite element yaitu ANSYS. Metode yang digunakan pada ANSYS akan diverifikasi dengan cara membandingkan hasil penelitian Yu, et al., 2019 dan analisis ANYS, dengan selisih persentase ≤ 10%. Dinding panel dalam penelitian ini memiliki 4 model variasi dimensi lebar yang terbuat dari beton ringan dan tulangan untuk menambah perkuatan. Pengujian perilaku dinding panel dilakukan dengan beban lateral dan siklik statik berdasarkan pembebanan yang direkomendasikan dari Yu, et al., 2019. Penilaian kinerja model dinding panel dilakukan berdasarkan pada kriteria perilaku dinding panel menurut ACI 374.1-05, kontur tegangan, dan kontur perpindahan. Hasil dari pengujian dari ke empat model memenuhi standar kriteria ACI 374.1-05. Nilai kontur tegangan dan perpindahan terbesar adalah model D sebesar 32,03 MPa dan 75,52 mm.
KAJIAN PINJAMAN RRT DALAM PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN DI INDONESIA Giri Yudhono; Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.18808

Abstract

Highway development that is not financially feasible but economically feasible has the possibility to empower the government support through applying State Revenue and Expenditure Budget (APBN), which as one of the alternatives is over and done with applying a foreign loan from China (PRC). This research is purposed to comprehend the variables of China loan that come into effect in implementing the highway development in Indonesia. Then a questionnaire was conducted to obtain primary data on the selected 62 respondents. In the following step, statistical analysis was conducted in the form of one sample t-test and independent t-test using SPSS 26. The result of this research indicates the variables of work method/construction implementation and funding have a high mean value, while the variables of labor and equipment and materials have a low mean value. From this point, it can be assumed that the China loan stimulates advantages for the implementation of highway development in Indonesia when reviewed from the work method/construction implementation and funding. Therefore, the continuation of utilizing China loan for highway development in Indonesia is recommended under the condition of the involvement of foreign workers, and the use of imported equipment and materials is restricted.   Abstrak Pembangunan jalan bebas hambatan yang belum memiliki kelayakan secara finansial, tapi layak secara ekonomi dapat memanfaatkan dukungan pemerintah dari dana APBN, melalui pinjaman luar negeri dari negara Tiongkok (RRT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel dalam pinjaman RRT yang berpengaruh dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia. Untuk mendapatkan data primer dilakukan kuesioner terhadap 62 responden terpilih. Responden memberikan respon terhadap pernyataan-pernyataan pinjaman RRT yang berkaitan dengan variabel bebas tenaga kerja, metode kerja/pelaksanaan konstruksi, pembiayaan, serta peralatan dan material. Setelah itu dilakukan analisis statistik berupa uji one sample t-test dan uji independent t-test menggunakan SPSS 26 untuk melihat hasilnya dihubungkan dengan variabel kontrol dari para responden yaitu terkait jabatan/posisi, lama pengalaman kerja, tingkat pendidikan dan keterlibatan menangani proyek pinjaman RRT. Hasil penelitian memperlihatkan variabel metode kerja/pelaksanaan kontruksi dan pembiayaan memiliki nilai mean kategori tinggi, sedangkan untuk variabel tenaga kerja serta peralatan dan material mendapat nilai mean rendah, dapat diartikan bahwa pinjaman RRT dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia menguntungkan jika dipandang dari sisi metode kerja/pelaksanaan konstruksi dan pembiayaan. Sehingga direkomendasikan penggunaan pinjaman RRT dalam pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia dapat dilanjutkan kembali, dengan persyaratan keterlibatan tenaga kerja asing dan juga penggunaan peralatan serta material dari luar negeri/import dibatasi.
ANALISIS PENGELOLAAN TURAP 11-14 ULU DI KOTA PALEMBANG Ratih Baniva; Aprilianda
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sheet pile 11-14 Ulu which is located on the banks of the Musi River in Palembang City was built in 2014 and is still functioning and no further sheet pile management has been carried out. This is a challenge for the government in managing sheet pile so that it can make an optimal positive contribution to construction. The purpose of this study was to identify the management status and analyze the level of damage to the structural components of 11-14 Ulu sheet piles in Palembang City. This research is a quantitative descriptive study where this research was conducted using a survey method. From the results of the analysis, it is found that the identification of sheet pile management is the authority of the Central Sumatra VIII River Basin. The level of damage that occurs to the structural components of pile caps, piles, floor plates and fence columns with a percentage of damage less than 10% is in good condition. Slightly damaged conditions occurred in sheet pile structural components by 10,39% and stairs by 19,70%. Based on the level of damage, it can be categorized as preventive maintenance because the percentage of damage that occurs is still below 30%.   Abstrak Turap 11-14 Ulu yang berada di tepian Sungai Musi Kota Palembang dibangun pada tahun 2014 hingga saat ini masih berfungsi dan belum diadakan pengelolaan turap lebih lanjut. Hal ini merupakan tantangan bagi pemerintah dalam mengelola turap sehingga dapat memberikan kontribusi positif yang optimal dalam pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi status pengelolaan dan menganalisis tingkat kerusakan pada komponen struktur turap 11-14 Ulu di Kota Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Dari hasil analisis maka didapat identifikasi status pengelolaan turap merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII. Tingkat kerusakan yang terjadi pada komponen struktur pile cap, tiang pancang, plat lantai dan kolom pagar dengan persentase kerusakan kurang dari 10% dalam kondisi baik. Kondisi rusak ringan terjadi pada komponen struktur sheet pile sebesar 10,39% dan tangga sebesar 19,70%. Berdasarkan tingkat kerusakan dapat dikategorikan sebagai pemeliharaan preventif karena persentase kerusakan yang terjadi masih dibawah 30%.
PERINGKAT FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI Celine Faustine; Mega Waty
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resources, which can also be called labor or manpower or workforce, is one of the various factors that affect the success of the construction project. Based on that statement, an analysis of labor productivity is necessary. There are many kinds of factors that can affect labor productivity in construction projects. The purpose of this study is to determine the highest ranks of the factors affecting or influencing labor productivity in high-rise building construction projects in Jabodetabek. The quantitative research method, namely questionnaires, is the method or the technique used in this study. Furthermore, this research was analyzed using the IBM SPSS software program for validity and reliability testing and analyzed with the Relative Importance Index (RII) to determine or find out the ranking of each factor. According to the validity and reliability test results, 14 variables are declared valid and reliable. The highest-ranked factor affecting or influencing labor productivity on construction projects is work skills with an RII score or value of 0,906.   Abstrak Sumber daya manusia atau yang bisa disebut juga dengan tenaga kerja adalah satu dari berbagai macam faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka perlu dilakukan analisis mengenai produktivitas tenaga kerja. Ada banyak macam faktor yang dapat mempengaruhi atau berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja pada suatu proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peringkat tertinggi dari faktor-faktor yang mempengaruhi atau berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi gedung bertingkat tinggi di Jabodetabek. Metode penelitian kuantitatif, yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner merupakan metode yang dipakai pada penelitian ini. Selanjutnya penelitian ini dianalisis menggunakan program perangkat lunak IBM SPSS untuk pengujian validitas dan reliabilitas serta dianalisis dengan indeks kepentingan relatif atau Relative Importance Index (RII) untuk mengetahui peringkat tiap faktor tersebut. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas, terdapat 14 variabel yang dinyatakan valid dan reliabel. Hasil peringkat tertinggi dari faktor-faktor yang mempengaruhi atau berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja pada suatu proyek konstruksi adalah keterampilan kerja, yaitu dengan nilai RII 0,906.
PERANAN PENGEMUDI DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN: LITERATURE REVIEW Bambang Hermanto; Leksmono Suryo Putranto; Dadang Muhammad Ma'soem
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of problem in road transport is accident and based on data the main cause of accident is human or driver. The purpose of this study is to identify the role of human (driver) in accident process. This study will be analyzed the role of driver in road accident based on literature review result. The results show that a driver has major role, first, he must have and knows his capability (state awareness), secondly, he understands the task demand (risk awareness), and thirdly, he is able to decrease the task demand if his capability is under the task demand (calibration). The driver's capability is influenced by the competence and human factor ie. physical and non-physical conditions during the driving. Task demands are a combination of environment conditions such as road conditions, vehicle, other road users and surrounding nature. Nevertheless, the driver also contributes to the increasing or the descreasing the task demand itself, namely his driving behaviour and speed during driving. All the above shows that the driver has a major role in the process of an accident.   Abstrak Salah satu masalah utama transportasi jalan adalah kecelakaan dan berdasarkan data penyebab utamanya manusia atau pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peranan manusia (pengemudi) dalam proses terjadinya kecelakaan. Penelitian ini akan menganalisis peranan pengemudi dalam kecelakaan jalan berdasarkan hasil dari kajian pustaka. Dari hasil pembahasan diperoleh bahwa pengemudi memiliki peranan yang besar dalam proses terjadinya kecelakaan. Pengemudi memiliki tanggung jawab, pertama, dia harus memiliki dan mengetahui kemampuannya dalam berkendara (state awareness), kedua, dia harus mengetahui risiko (tuntutan tugas) yang dihadapi (risk awareness) dan ketiga, ia harus dapat mengurangi tuntutan tugas jika kemampuannya berada di bawah tuntutan tugas (calibration). Kemampuan mengemudi dipengaruhi oleh kompetensi dan faktor manusia (kondisi fisik dan non fisik) pengemudi selama berkendara. Sedangkan tuntutan tugas merupakan kombinasi dari kondisi lingkungan seperti kondisi jalan, kendaraan, pengguna jalan lain dan kondisi alam. Namun, pengemudi juga berkontribusi terhadap peningkatan atau penurunan tuntutan tugas, yaitu perilaku mengemudi dan kecepatannya selama mengemudi. Karena tanggungjawabnya itu, maka pengemudi memiliki peranan yang sangat besar terhadap terjadinya kecelakaan.
PERINGKAT FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA COST OVERRUN PADA PROYEK KONSTRUKSI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Vincent Andian; Mega Waty
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i3.20258

Abstract

A construction project is the process of specification and design of all resources on a project, such as funds, materials, equipment, technology, manpower, and time to complete construction in accordance with applicable requirements. Construction projects experience several obstacles that hinder the process of success of a project, one of which is cost overruns. Cost overruns are an important issue in the success of a construction, coupled with the Covid-19 pandemic, the possibility of cost overruns is even greater. This research was conducted by collecting data through a literature study, then a survey was carried out using a questionnaire with a likert scale of 1-5. The data will be provided to construction service providers to measure the degree of influence of factors that affect the occurrence of cost overruns on construction projects during the Covid-19 pandemic and find their ratings using the Relative Importance Index (RII) Method. Of the 20 factors obtained, after passing the validity and reliability test, 17 factors were obtained. Furthermore, it is looked for rankings of 17 factors that influence the occurrence of cost overruns with the RII method. From these results will be obtained the highest ranks and the lowest most influential.   Abstrak Proyek konstruksi adalah proses spesifikasi dan desain dari segala sumber daya pada proyek, seperti dana, material, peralatan, teknologi, tenaga kerja, dan waktu untuk menyelesaikan suatu pembangunan sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Proyek konstruksi mengalami beberapa kendala yang menghambat proses keberhasilan suatu proyek, salah satunya adalah pembengkakan biaya. Pembengkakan biaya menjadi masalah yang penting dalam keberhasilan suatu konstruksi, ditambahnya dengan pandemi Covid-19, kemungkinan terjadinya pembengkakan biaya semakin besar. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui studi literatur, kemudian dilakukan survei memakai kuesioner dengan skala likert 1-5. Data tersebut akan diberikan kepada penyedia jasa konstruksi untuk mengukur tingkat pengaruh faktor yang mempengaruhi terjadinya pembengkakan biaya pada proyek konstruksi pada saat pandemi Covid-19 dan mencari peringkatnya menggunakan metode Relative Importance Index (RII). Dari 20 faktor yang didapat, setelah melewati uji validitas dan reliabilitas diperoleh 17 faktor. Selanjutnya di cari peringkat dari 17 faktor yang mempengaruhi terjadinya pembengkakan biaya dengan metode. Dari hasil tersebut akan diperoleh peringkat tertinggi dan terendah yang paling berpengaruh.
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PERCEPATAN PROYEK BERDASARKAN WAKTU LEMBUR Maritza Hayfa Maulidiani Haris; Henny Wiyanto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Construction projects in the execution process sometimes do not always go according to plan which can cause delays. Project schedule delays can result to the failure of a project. To overcome delays, project crashing can be carried out. Project crashing is not only seen from the time side, but also from the cost side. Costs incurred may increase due to schedule crashing. This study uses the project crashing method with 3 alternatives, which are, adding overtime by 1 hour, 2 hours, and overtime by 3 hours, as well as comparing the percentage increase in cost and decrease in duration for the three alternatives. The results showed that alternative 1 had a cost increase of 10,94% and a duration decrease of 1,23%, alternative 2 had a cost increase of 25,53% and a duration decrease of 4,76%, and alternative 3 had a cost increase of 32,82% and a duration decrease of 10,11%.   Abstrak Proyek konstruksi pada proses pelaksanaannya terkadang tidak selalu sesuai perencanaannya sehingga dapat terjadi adanya keterlambatan. Keterlambatan jadwal proyek dapat menyebabkan kegagalan suatu proyek sehingga untuk mengatasi keterlambatan dapat dilakukan percepatan proyek. Percepatan proyek tidak hanya melihat dari sisi waktu, tetapi juga dari sisi biaya. Biaya yang dikeluarkan dapat meningkat akibat percepatan jadwal. Penelitian ini menggunakan metode project crashing dengan 3 alternatif yaitu, penambahan waktu lembur dengan 1 jam, penambahan waktu lembur dengan 2 jam, dan terakhir penambahan waktu lembur dengan 3 jam dan membandingkan persentase peningkatan biaya dan penurunan durasi untuk ketiga alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif 1 mempunyai peningkatan biaya sebesar 10,94% dan penurunan durasi sebesar 1,23%, alternatif 2 mempunyai peningkatan biaya sebesar 25,53% dan penurunan durasi sebesar 4,76%, serta alternatif 3 mempunyai peningkatan biaya sebesar 32,82% dan penurunan durasi sebesar 10,11%.

Page 1 of 2 | Total Record : 12