cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Volume 7, Nomor 2, Mei 2024" : 41 Documents clear
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI KECAMATAN CIAMPEA Eliansyah, Kelvin; Rulhendri; Chayati, Nurul
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.24868

Abstract

Roads are one of the existing facilities and infrastructure in Indonesia and have an important role in for land transportation modes. Bogor Regency is one of the areas that depends on land accessibility because of its geographical location which sea transportation modes cannot be accessed directly. Therefore, road conditions are needing attention. However, the condition of the roads in Bogor cannot easy to access by land because there are some damages on Jl. Kampung Gedong which is one of the factors in the occurrence of accidents and traffic jams. Therefore, it is necessary to conduct initial research on damage to this road to determine the causes of road damage that occurs periodically. This study aims to identify the types of asphalt damage and obtain a value of the condition of the damage to the road and formulate a proposed improvement solution. This research uses the pavement condition index (PCI) method. Data collection using primary and secondary surveys. Survey results show that at the study site, there were 3 types of damage that occurred on the roads. Results of the study show that the ratings are verry good and failed. The given solutions are periodic maintenance, repair, and repair of reconstruction. Abstrak Jalan merupakan salah satu sarana dan prasarana yang ada di Indonesia dan memiliki peran penting terhadap kelancaran moda transportasi darat. Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang bergantung pada aksesibilitas darat karena lokasi geografisnya yang tidak memiliki aksesibilitas langsung dengan moda transportasi laut. Oleh karena itu, kondisi jalan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Namun, kondisi jalan yang terdapat di Kabupaten Bogor tidak bisa mendukung kelancaran aksesibilitas moda transportasi darat. Hal ini karena masih terjadi kerusakan pada ruas-ruas jalan di Jl. Kampung Gedong yang merupakan salah satu factor terjadinya kecelakaan maupun kemacetan. Sebagai upaya untuk mendukung kegiatan berkendara, maka perlu dilakukan penelitian awal terhadap kerusakan pada jalan ini untuk mengetahui penyebab kerusakan jalan yang terjadi secara berkala. Penelitian bertujuan mengidentifikasi jenis kerusakan pada jalan aspal, mendapatkan nilai kondisi kerusakan pada jalan, dan merumuskan usulan solusi perbaikan. Metode penelitan yang di gunakan adalah metode pavement conditon index (PCI). Pengumpulan data dilakukan dengan survei primer dan sekunder. Hasil survey menunjukkan bawha di lokasi studi, terdapat 3 jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan, diantaranya lubang, pelepasan butir dan retak buaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kondisi atau rating Verry Good dan Failed. Solusi penanganan berupa pemeliharaan berkala, perbaikan, dan perbaikan rekonstruksi.
PENYEBAB KEGAGALAN KONSTRUKSI BETON (STUDI KASUS: PROYEK KONSTRUKSI X DI JAKARTA SELATAN) Yunita, Taysa; Sutandi, Arianti
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.25035

Abstract

In the highrise buildings construction, it’s necessary to pay attention to the quality of the materials to be used, including concrete which is one of the important elements in the building structure. This is because concrete construction is very prone to cracking, the appearance of voids, coarse aggregate that separates from the concrete mixture (segregation), and the amount of water that appears on the surface of the concrete (bleeding) so that it requires handling of concrete construction such as chipping and concreting, strengthening, grouting, and patching or sealing. Therefore, a case study was conducted on construction project X where there were concrete hollows, cracks, segregation, and visible structural reinforcement in several places in the columns, beams and slabs of the 2nd floor and 3rd floor slabs which caused the need for demolition. This study was conducted to determine the effect of the failure of the 2nd floor and 3rd floor concrete on the project completion time. From the study results, it was concluded that there were concrete compressive strength values that didn’t meet the planned strength of fc' 30 MPa based on the results of the core drill test on the beams, columns, and slabs of the 2nd floor. Abstrak Dalam pembangunan gedung bertingkat perlu diperhatikan kualitas dari bahan yang akan digunakan, termasuk beton yang menjadi salah satu unsur penting dalam struktur bangunan. Hal tersebut dikarenakan konstruksi beton sangat rawan terhadap retak, munculnya rongga, agregat kasar yang memisah dari campuran beton (segregasi), dan banyaknya air yang muncul pada permukaan beton (bleeding) sehingga dibutuhkan penanganan terhadap konstruksi beton seperti chipping and concreting, strengthening, grouting, dan patching or sealing. Oleh karena itu, dilakukan studi kasus pada proyek konstruksi X dimana terdapat beton yang berongga, retak, segregasi, serta terlihat tulangan struktur di beberapa teMPat pada bagian kolom, balok dan pelat lantai 2 dan pelat lantai 3 yang menyebabkan perlunya pembongkaran. Studi ini dilakukan untuk mengetahui akibat dari kegagalan beton lantai 2 dan lantai 3 terhadap  waktu penyelesaian proyek. Dari hasil studi diperoleh kesimpulan bahwa adanya nilai kuat tekan beton yang tidak memenuhi kuat rencana sebesar fc’ 30 MPa berdasarkan hasil dari core drill test pada balok, kolom, dan pelat lantai 2. Sedangkan untuk kegagalan pada lantai 3 disebabkan oleh lamanya waktu perjalanan truck mixer dari batching plant ke proyek, pelaksanaan pengecoran dan proses pemadatan yang mendekati waktu setting beton serta desain penulangan yang terlalu rapat menyebabkan beton sulit diratakan dengan vibrator.
ANALISIS STABILITAS COFFERDAM JEMBATAN DENGAN KOMBINASI PERKUATAN PADA JEMBATAN WAMPU SUMATERA UTARA Sari, Novia Komala; Gusnadi, Zakwan; Sarifah, Fitriana
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.25835

Abstract

Soil strength can be reduced through saturation on the slopes beneath bridge and excessive loading. This reduction can undoubtedly affect the stability of these slopes with the possibility of causing landslide issues in the future. In Addition, it has been observed that the issues of landslides on slopes are generally caused by reduced soil shear strength or the addition of shear forces with subsequent effects on the overall bridge structure. This means there is a need for an early prediction mechanism for the landslide to plan and design the appropriate reinforcement system to minimize the potential instability of slopes in the future. Therefore, this research was conducted to determine the effective reinforcement system by creating the cofferdam to address the issues of soil saturation and increased load caused by heavy machinery operations. The process involved the adoption of the PLAXIS software based on 2-dimensional finite element analysis to model the quite complex combination of loads and reinforcement. The reinforcement used in the cofferdam system include sheet piles, piles, and gabions. The results showed that the reinforcement combination placed the safety factor into the stable category and met the allowed safety requirements. Moreover, the internal forces within the sheet piles were found to be smaller than their structural capacity. Abstrak Penjenuhan tanah pada lereng di bawah jembatan dan pembebanan yang berlebih dapat menyebabkan pengurangan kekuatan tanah. Pengurangan kekuatan tanah tentu saja akan berdampak pada kestabilan lereng di bawah jembatan, serta dapat mengakibatkan masalah longsoran dikemudian hari. Secara umum masalah longsoran pada lereng diakibatkan oleh pengurangan kuat geser tanah atau penambahan gaya geser yang terjadi. Pada kasus lereng jembatan tentu saja masalah longsoran ini akan mempengaruhi struktur jembatan secara keseluruhan. Apabila mekanisme longsoran dapat diprediksi sejak awal maka sistem perkuatan dapat direncanakan sesuai kebutuhan, sehingga dapat memperkecil potensi ketidakstabilan lereng dimasa yang akan datang.  Penelitian ini bertujuan untuk mencari sistem perkuatan yang efektif dengan membuat cofferdam untuk menangani masalah penjenuhan tanah dan penambahan beban akibat alat berat yang bekerja. Untuk memodelkan kombinasi beban dan perkuatan yang cukup kompleks digunakan bantuan software PLAXIS berbasis elemen hingga 2 dimensi dalam proses analisis. Tipe perkuatan yang digunakan pada sistem cofferdam diantaranya sheet pile, cerucuk, dan Gabion. Hasil analisis menunjukan bahwa dengan kombinasi perkuatan tersebut faktor keamanan yang dihasilkan masuk dalam kategori stabil dan memenuhi syarat aman yang diijinkan. Kemudian gaya dalam yang terjadi pada sheet pile masih lebih kecil dari kapasitas strukturalnya.
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS JAM KERJA LEMBUR DAN JAM KERJA NORMAL PADA PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA HAJI PONTIANAK Kunjono Putra, Kevin Andrea; Lusiana, Lusiana; Rafie
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26607

Abstract

In construction projects, unexpected plan changes often necessitate acceleration through the addition of overtime work hours. This study examines productivity comparisons between regular and overtime work hours using the work sampling method with direct field observations. For floor slab reinforcement, the productivity during regular work hours for skilled workers was 45.79 kg/hour/person, while during overtime, it increased to 74.06 kg/hour/person. On average, skilled worker productivity during overtime was 65% higher. Assistant workers exhibited a regular work hour productivity of 30.60 kg/hour/person and 48.56 kg/hour/person during overtime, resulting in a 64% average productivity increase during overtime. During lightweight brick wall installation, skilled workers achieved a regular work hour productivity of 1.41 m²/hour/person, which increased to 1.78 m²/hour/person during overtime, reflecting a 32% average productivity increase. Assistant workers displayed a regular work hour productivity of 1.37 m²/hour/person and 1.61 m²/hour/person during overtime, with an average productivity increase of 22% during overtime. T-tests indicate significant differences in skilled and assistant worker productivity for floor slab reinforcement and significant differences for skilled worker productivity during lightweight brick wall installation. No significant productivity differences were found for other job positions. Abstrak  Dalam proyek, terdapat kemungkinan perubahan rencana tak terduga sehingga mendorong perlunya percepatan melalui penambahan jam kerja lembur. Penelitian ini menganalisis perbandingan produktivitas antara jam kerja normal dan lembur menggunakan metode work sampling dengan pengamatan secara langsung di lapangan. Pada pembesian pelat lantai, produktivitas jam kerja normal tukang, adalah 45,79 kg/jam/orang dan 74,06 kg/jam/orang pada jam kerja lembur, rata-rata perbandingan produktivitas tukang adalah 65% lebih tinggi pada jam kerja lembur. Untuk pembantu tukang, produktivitas jam kerja normal adalah 30,60 kg/jam/orang dan 48,56 kg/jam/orang pada jam kerja lembur, rata-rata perbandingan produktivitasnya adalah 64% lebih tinggi pada jam kerja lembur. Pada pemasangan dinding bata ringan, produktivitas jam kerja normal tukang, adalah 1,41 m2/jam/orang dan 1,78 m2/jam/orang pada jam kerja lembur, rata-rata perbandingan produktivitas tukang adalah 32% lebih tinggi pada jam kerja lembur. Untuk pembantu tukang, produktivitas jam kerja normal adalah 1,37 m2/jam/orang dan 1,61 m2/jam/orang pada jam kerja lembur, rata-rata perbandingan produktivitasnya adalah 22% lebih tinggi pada jam kerja lembur. Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada nilai produktivitas tukang dan pembantu tukang pada pekerjaan pembesian pelat lantai. Serta terdapat perbedaan signifikan nilai produktivitas tukang pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan. Pada posisi pekerjaan lainnya tidak ada perbedaan produktivitas yang signifikan.
MANFAAT DAN HAMBATAN DALAM PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) Wijaya, Dedyanto; Fauzan, Fathan; Oei, Fuk Jin
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26750

Abstract

Digitalization in the world of construction is shaping changes in all sectors and that includes the world of construction. Efficiency in work for work purposes has led several countries and researchers from all over the world and universities to develop digital technology in the world of construction. The development of construction digitalization in construction work is of course very important because it can support the innovation movement and development of digitalization itself. Currently, there is a construction digitalization system that is well-known and often discussed in various journals around the world, namely Building Information Modeling (BIM). The use of a new system such as BIM certainly has benefits so it is widely used in the construction sector and in implementing this technology there are definitely obstacles in its application. Many journals discuss the application of BIM in construction project work but rarely discuss the obstacles as well as the benefits of using BIM. Therefore, based on these problems, the development of BIM construction technology needs to be studied and reviewed in depth in its use. This is useful for innovation and development of technology itself, both in application and adaptation to face the current era of massive technological development. The method of comparing, searching, reading and reviewing several related journals makes the conclusions from this journal sufficient to provide support and suggestions for future BIM development. Abstrak Digitalisasi dalam dunia konstruksi ikut membentuk terjadinya perubahan dari segala sektor dan itu pun termasuk dalam dunia konstruksi. Efisiensi dalam sebuah pekerjaan guna keperluan pekerjaan membuat beberapa negara dan peneliti dari seluruh dunia dan Universitas mengembangkan teknologi digital dalam dunia konstruksi. Pengembangan digitalisasi konstruksi dalam pekerjaan konstruksi tentu saja sangat penting karena dapat mendukung gerakan inovasi dan pengembangan digitalisasi itu sendiri. Pada saat ini terdapat sebuah sistem digitalisasi konstruksi yang sedang terkenal dan sering dibahas di berbagai jurnal di dunia yaitu Building Information Modelling (BIM). Penggunaansistem yang baru seperti BIM tentu saja mempunyai manfaat sehingga banyak digunakan di sektor konstruksi dandalam penerapan teknologi ini pasti mempunyai hambatan dalam pengaplikasiannya. Banyak jurnal membahas tentang pengaplikasian BIM pada pekerjaan proyek konstruksi tetapi jarang membahas hambatan sekaligus dengan manfaat penggunaan BIM. Oleh karena itu, dari permasalahan tersebut maka perkembangan teknologi konstruksi BIM perlu dikaji dan direviu secara mendalam lagi dalam penggunaannya. Hal itu berguna untuk keperluan inovasi dan pengembangannya teknologi itu sendiri baik dalam penerapan ataupun adaptasi untuk menghadapi eraperkembangan teknologi yang sangat masif saat ini. Metode dengan membandingkan, mencari, membaca dan mereviu beberapa jurnal terkait membuat kesimpulan dari jurnal ini cukup untuk memberikan dukungan dan saran terhadappengembangan BIM kedepannya
STRATEGI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM METODE KERJA DI INDUSTRI KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN NASIONAL Sidiq Ramadhan, Jatiaryo; Jin Oei, Fuk
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26777

Abstract

Many countries have recognized the importance of industrial construction in a country's economic growth and national development. However, in its implementation, there are still many problems and limitations in its implementation. One of the ways to develop the construction industry is through digital reform. Digital reform in the implementation of the construction industry is very important for the sustainability of national development which is more accurate, effective and efficient. The right strategy for the implementation of construction industry digital reforms in the constructiom industry is important to ensure comprehensive implementation. This article presents the results of a qualitative analysis of the Strategy for the Development of Digital Technology in Work Methods in the Construction Industry for National Development. The research results were obtained from a qualitative analysis of many related literature and articles. The results were sorted to find literature and articles that were more relevant to the topic. There are two important aspects that are the main contributions in the Strategy for the Development of Digital Technology in Work Methods in the Construction Industry for National Development. These aspects are Future Innovations and National Development. This aspect can indicate that the Digital Technology Development Strategy in the Construction Industry can be carried out by continuing to develop future innovations and carry out digital reforms with the support of policies or rules formed by the government so that rapid growth can occur in national development. Abstrak Banyak negara telah menyadari pentingnya industri Konstruksi dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional suatu negara. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat banyak permasalahan dan keterbatasan yang dihadapi. Salah satu cara untuk mengembangakan industri konstruksi adalah dengan reformasi digital. Reformasi digital pada pelaksanaan industri konstruksi sangat penting untuk keberlanjutan pembangunan nasional yang lebih akurat, efektif dan efisien. Strategi yang tepat dalam upaya pelaksanaan reformasi digitalisasi industri konstruksi penting untuk memastikan implementasi yang menyeluruh. Artikel ini menunjukan hasil analisis kualitatif terhadap Strategi Pengembangan Teknologi Digital dalam Metode Kerja di Industri Konstruksi Untuk Pembangunan Nasional. Hasil penelitian didapat dari analisis kualitatif terhadap banyak literature dan artikel yang saling berkaitan. Hasil tersebut di pilah kembali untuk mencari literatur dan artikel yang jauh lebih relevan dengan topik tersebut. Terdapat dua aspek penting yang menjadi kontribusi utama dalam Strategi Pengembangan Teknologi Digital dalam Metode Kerja di Industri Konstruksi Untuk Pembangunan Nasional. Aspek tersebut adalah Future Innovations (Inovasi Masa Depan) dan National Development (Pembangunan Nasional). Aspek tersebut dapat mengindikasikan bahwa Strategi Pengembangan Teknologi Digital di Industri Konstruksi dapat dilakukan dengan terus mengembangkan inovasi masa depan dan melakukan reformasi digital dengan dukungan kebijakan atau aturan yang dibentuk pemerintah sehingga dapat terjadi pertumbuhan yang pesat pada pembangunan nasional.
ANALISIS DESAIN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN MDPJ 2017 MENGGUNAKAN METODE MEKANISTIK EMPIRIS PADA PROGRAM KENPAVE Adiman, Edi Yusuf; Yuda Pranata, Agus
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26800

Abstract

This study uses mechanistic-empirical approaches with the Kenpave to test the summary output of the Indonesian Road Pavement Design Manual 2017 (MDPJ 2017) in the analysis of flexible pavement design. The case study is based on an information planning database from the Teluk Lembu Ujung road (STA. 1+900 – 2+900) Tenayan Raya District, Pekanbaru. The results of the analysis using the MDPJ 2017 obtained a traffic load of 21,777,935 CESAL5. The MDPJ 2017 pavement design chosen to use is 4 cm AC-WC, 6 cm AC-BC, 15.5 cm AC-Base, and  30 cm Crushed Stone Base (Grade A). Based on the analysis of mechanistic-empirical testing with the Kenpave, the MDPJ 2017 road pavement design method obtained results that met the safety criteria of fatigue cracking and permanent deformation testing. In fact, the mechanistic-empirical testing with the Kenpave also obtained safety criteria values even though the thickness of the AC-Base was reduced to 15 cm. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji hasil luaran analisis desain perkerasan lentur menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 terhadap desain perkerasan lentur jalan menggunakan metode mekanistik empiris dengan program Kenpave. Studi kasus menggunakan data perencanaan pada Jalan Teluk Lembu Ujung STA. 1+900 – 2+900 Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Metode analisis desain perkerasan menggunakan MDPJ 2017 kemudian hasilnya diuji berdasarkan analisis mekanistik empiris menggunakan program Kenpave. Hasil analisis menggunakan MDPJ 2017 diperoleh beban lalu lintas sebesar 21.777.935 CESAL5 sehingga desain perkerasan yang dipilih untuk digunakan adalah 4 cm AC-WC, 6 cm AC-BC, 15,5 cm AC-Base, dan 30 cm fondasi atas kelas A. Berdasarkan hasil pengujian mekanistik empiris dengan program Kenpave, desain perkerasan metode MDPJ 2017 tersebut dinyatakan aman dari pengujian kerusakan akibat fatigue cracking dan permanent deformation. Bahkan, pengujian secara mekanistik empiris program Kenpave juga memperoleh nilai yang aman meskipun ketebalan AC-Base dikurangi menjadi 15 cm.
PERKEMBANGAN BIM DAN DAMPAKNYA PADA TRANSFORMASI SEKTOR KONSTRUKSI Frenki; Mokoagow, Farry Yusak; Jin Oei, Fuk
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26805

Abstract

Technological advancements have reshaped our work principles, deviating from established standards. In the construction industry, many individuals and companies persist in using outdated technology, overlooking current technological strides. Building Information Modeling (BIM) stands out as a contemporary solution, offering numerous benefits not only to individual stakeholders but also to all parties involved in a construction project. Despite BIM's potential advantages, numerous practitioners remain entrenched in their comfort zones, demonstrating a lack of awareness. In response to this, a collection of articles addressing various aspects of BIM, including its benefits, obstacles, challenges, and integration with technologies like Computer-Aided Design (CAD), Unmanned Aerial Vehicles (UAV), and the Internet of Things (IoT), has been assembled. By accentuating BIM's distinctive characteristics, this research seeks to enhance awareness, ultimately fostering increased adoption and development of BIM technologies. The comprehensive exploration of BIM's traits aims to bolster awareness, paving the way for widespread adoption and advancement within the construction industry. Abstrak Pekembangan teknologi terus mengubah prinsip-prinsip kerja yang sudah terbentuk sebelumnya. Pada industri konstruksi, sayangnya masih banyak individu dan perusahaan yang menggunakan teknologi lama dan mengabaikan kemajuan teknologi saat ini. Building Information Modeling (BIM) menjadi salah satu solusi terkini yang memberikan banyak manfaat tidak hanya untuk pihak-pihak terkait individual tetapi juga untuk semua pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi. Meskipun demikian, banyak praktisi yang masih nyaman menggunakan teknologi lama, hal tersebut menunjukkan masih kurangnya kesadaran terhadap pentingnya BIM sebagai teknologi terkini. Sebagai respons terhadap hal tersebut, beberapa artikel terkait BIM telah dikumpulkan, membahas manfaat, hambatan, tantangan, dan integrasi dengan teknologi lain seperti Computer-Aided Design (CAD), Unmanned Aerial Vehicles (UAV), dan Internet of Things (IoT). Dengan menyoroti karakteristik unik BIM, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, sehingga memperkuat peluang adopsi dan pengembangan teknologi BIM. Eksplorasi menyeluruh terhadap sifat-sifat BIM bertujuan untuk memperkuat kesadaran (awareness), membuka jalan bagi adopsi dan kemajuan luas dalam industri konstruksi.
PERKEMBANGAN INTEGRASI DIGITAL TWIN DAN ROBOTIK DI INDUSTRI KONSTRUKSI Laras Wati, Dian; Ranna, Prima; Jin Oei, Fuk
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26810

Abstract

The development and advancement of digital technology, such as Digital Twin, providing real-time updates, and automation technologies like robotics, have been extensively explored in the construction industry. The capabilities of robotics, including enhanced safety features and the ability to perform tasks beyond human capacity, have led to widespread applications in design, construction management, autonomous transportation, and automated structural assembly. However, the limitations of robotics in adapting to changes on the field have prompted researchers to explore the integration of Digital Twin with robotics in the construction industry, aiming to enhance efficiency and safety for human workers. This research methodology is categorized into three stages: literature review, literature selection, and review process. The objective is to provide insights into the extent of Digital Twin and robotics utilization in the construction industry. The current integration of Digital Twin and robotics in ensuring workplace safety and fabrication tasks is still limited. Further research is needed to explore the application of Digital Twin and robotics in combination with other digital technologies such as AI, VR, IoT, and others. This holistic approach will contribute to the maximal development of these technologies. Abstrak Pengembangan dan kemajuan teknologi digital seperti Digital Twin yang dapat memberikan pembaruan waktu secara nyata. Teknologi otomasi seperti robotik juga sudah banyak dikembangkan untuk industri konstruksi, kemampuannya dalam memberikan keamanan dan membantu melakukan tugas-tugas diluar kapasitas manusia membuat robotik banyak diterapkan untuk desain, manajemen konstruksi, transportasi otonom, dan perakitan struktur otomatis. Keterbatasan robotik dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan di lapangan, memberikan gagasan baru oleh para peneliti untuk mulai mengembangkan integrasi antara Digital Twin dengan robotik dalam industri konstruksi untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi manusia dalam melaksanakan pekerjaannya. Metode penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga tahap: Pengambilan literatur, Pemilihan literatur, dan Proses peninjauan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi makalah penelitian ini akan memberikan pandangan tentang sejauhmana penggunaan Digital Twin dan robotik untuk industri konstruksi. Pengembangan integrasi Digital Twin dan robotik masih sangat terbatas pengaplikasiannya pada keselamayan kerja dan pekerjaan fabrikasi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan pengaplikasian Digital Twin dan robotik dengan adanya kombinasi terhadap tekologi digital seperti AI, VR, IoT dan lainnya , sehingga pengembangan teknologi tersebut dapat menjadi lebih maksimal.
TEKNOLOGI 3D PRINTING DALAM INDUSTRI KONSTRUKSI Suharto, Sunaryo Wongso; Firman Sarifudin; Jin Oei, Fuk
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26817

Abstract

This research is an important review in the context of the development of 3D printing technology in the construction industry. Some key points to take away from the research include a clear recognition of the impact of 3D printing technology on architecture, noting that this technology has opened up new opportunities in terms of design complexity, detail and materiality that were previously impossible to achieve. This research uses a systematic approach in reviewing literature related to 3D printing technology in the construction industry. Data was used to search for journal articles with Publish or Perish starting from 2014-present, in order to ensure diversity of data sources. The use of bibliometric analysis (VOSviewer) helps in identifying the main trends in research on 3D printing in the construction industry. This includes the annual number of articles, prominent authors, and co-author networks. This analysis helps provide an overview of developments and collaborations in this field.Content analysis of selected articles provides further insight into specific themes discussed in this literature, to understand the context and trends within the topic in greater depth. Categorize 3D printing technologies in architecture based on system scale. This classification makes it possible to understand the various technical aspects involved. Outlines the challenges faced and future directions in 3D printing research in architecture. This is important to help guide further research and innovation in the construction industry. Thus, this research provides a comprehensive view of the latest developments in 3D printing technology in the construction industry and can be a valuable source of information for professionals and researchers in this field. In addition, bibliometric analysis and content analysis help identify important trends and themes in the literature, which can guide future research and development in this field. Abstrak Penelitian ini merupakan tinjauan penting dalam konteks perkembangan teknologi 3D printing pada industri konstruksi. Beberapa poin penting yang dapat diambil dari penelitian ini termasuk pengakuan yang jelas terhadap dampak teknologi 3D printing terhadap arsitektur, mengingat bahwa teknologi ini telah membuka peluang baru dalam hal kompleksitas desain, detail, dan materialitas yang sebelumnya tidak mungkin dicapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematis dalam mengkaji literatur terkait teknologi 3D printing pada industri konstruksi. Data digunakan untuk pencarian artikel jurnal dengan Publish or Perish mulai tahun 2014-sekarang, guna menjamin keberagaman sumber data. Penggunaan analisis bibliometrik (VOSviewer) membantu dalam mengidentifikasi tren utama dalam penelitian 3D printing di industri konstruksi. Ini termasuk jumlah artikel tahunan, penulis terkemuka, dan jaringan rekan penulis. Analisis ini membantu memberikan gambaran perkembangan dan kolaborasi di bidang ini. Analisis isi artikel terpilih memberikan wawasan lebih lanjut mengenai tema spesifik yang dibahas dalam literatur ini, untuk memahami konteks dan tren dalam topik secara lebih mendalam. Kategorikan teknologi 3D printing dalam arsitektur berdasarkan skala sistem. Klasifikasi ini memungkinkan untuk memahami berbagai aspek teknis yang terlibat. Menguraikan tantangan yang dihadapi dan arah masa depan dalam penelitian 3D printing di bidang arsitektur. Hal ini penting untuk membantu memandu penelitian dan inovasi lebih lanjut dalam industri konstruksi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pandangan komprehensif tentang perkembangan terkini teknologi 3D printing di industri konstruksi dan dapat menjadi sumber informasi berharga bagi para profesional dan peneliti di bidang ini. Selain itu, analisis bibliometrik dan analisis isi membantu mengidentifikasi tren dan tema penting dalam literatur, yang dapat memandu penelitian dan pengembangan di masa depan di bidang ini.