cover
Contact Name
Muhammad Subchan
Contact Email
-
Phone
+6285266237892
Journal Mail Official
daurling.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik, Universitas Batanghari Jambi Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Daur Lingkungan
ISSN : -     EISSN : 26151626     DOI : http://dx.doi.org/10.33087/daurling
Core Subject : Engineering,
Jurnal Daur Lingkungan is a scientific journal published regularly twice a year in February and August by Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Batanghari (Department of Environmental Engineering, Univesity of Batanghari). Jurnal Daur Lingkungan is published media for research results of environmental engineering field focusing on environmental management and pollution controll such as latest idea, concept and technology. These results are published in such an original scientific articel and a review. Submitted manuscript must be original, no plagiat and unpublished. Manuscript is submitted online via Open Journal System (OJS), must follow author guideline and writting template. All submission will be blind reviewed by qualified reviewers in their field.
Articles 122 Documents
PEMETAAN TITIK-TITIK LOKASI PEMBUANGAN SAMPAH LIAR DI KEMANTREN UMBULHARJO DAN GONDOKUSUMAN KOTA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Hironima Bungalolong; Paramita Dwi Sukmawati; Eka Sulistyaningsih
Jurnal Daur Lingkungan Vol 9, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/daurling.v9i2.527

Abstract

Permasalahan pembuangan sampah liar di Kemantren Umbulharjo dan Gondokusuman, Kota Yogyakarta masih terjadi dan memerlukan informasi spasial untuk mendukung pengendaliannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi titik LPS liar, menganalisis keterkaitannya dengan faktor geofisik, antropogenik, dan kepadatan penduduk, serta menentukan pola persebarannya menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, pencatatan koordinat, dan analisis spasial terhadap jaringan jalan, penggunaan lahan, sungai, fasilitas pengelolaan sampah, dan kepadatan penduduk. Survei mengidentifikasi 18 titik LPS liar, masing-masing 9 titik di Umbulharjo dan Gondokusuman. Sebagian besar titik berada di tepi jalan lokal dan di luar sempadan sungai 15 m. Rasio Average Nearest Neighbor (ANN) sebesar 1,636806 di Umbulharjo menunjukkan kecenderungan pola seragam, sedangkan rasio 0,718389 di Gondokusuman menunjukkan kecenderungan mengelompok. SIG memberikan informasi spasial yang dapat digunakan untuk menentukan lokasi prioritas pengawasan dan pengendalian pembuangan sampah liar.Kata kunci: Analisis Spasial; Gondokusuman; Lokasi Pembuangan Sampah Liar; Sistem Informasi Geografis; Umbulharjo
Evaluasi Kinerja TPS-3R dan Faktor Penghambat Pengelolaan Sampah di Desa Jimbung Rani Tya Syahfitri; Hafidz Alifian Ichwandatiza; Muhammad Danadyaksa Pamungkas; Zenira Delma Puspadewi; Nur Fatimah
Jurnal Daur Lingkungan Vol 9, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/daurling.v9i2.523

Abstract

ABSTRAKPeningkatan timbulan sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang optimal menjadi salah satu permasalahan lingkungan. Salah satu upaya penanganannya dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) yang menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja TPS-3R di Desa Jimbung, Kabupaten Klaten, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengelolaan sampah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS-3R Desa Jimbung telah menerapkan prinsip 3R dengan dukungan sarana dan kelembagaan yang memadai. Pemanfaatan sampah organik melalui budidaya maggot dan pengolahan sampah anorganik melalui daur ulang mampu mengurangi timbulan sampah. Namun, pengelolaan masih terkendala oleh rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan pembiayaan, hambatan teknis, dan jumlah pelanggan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi sarana dan pembiayaan untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Kata kunci : Kinerja; Partisipasi Masyarakat; Pengelolaan Sampah; TPS-3R

Page 13 of 13 | Total Record : 122