Jurnal Ilmiah Kesehatan
Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter. with registered number ISSN ONLINE : 2655-8157, ISSN PRINT: 2089-6484. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Nursing, Midwifery, Dental health, Pharmacy, Environmental Health, Nutrition, Health analyst, Labor Health, Public health.
Articles
387 Documents
TERBATASNYA PENGETAHUAN TENTANG SEKSUALITAS MEMPENGARUHI PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA SMU
Nur Fadhilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v2i4.1026
Berdasarkan hasil penelitian mengenai kebutuhan akan layanan kesehatan reproduksi di 12 kota di Indonesia pada tahun 2002, menunjukkan bahwa pengetahuan remaja akan seksualitas sangat terbatas (6,11%). Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi memberikan pengaruh terhadap remaja dalam melakukan hubungan seksual pranikah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang seksualitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMU “X” Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2011.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i SMA “X” Gisting sebanyak 357 dengan sampel terambil 195 orang.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan tentang seksualitas dengan perilaku seks pra nikah pada remaja dengan p-Value yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p-value 0,05), sehingga Ho ditolak. Saran pentingnya bagi remaja untuk meningkatkan pengetahuannya tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi dengan maksimal (tidak setengah setengah) dengan mencari berbagai sumber informasi yang tepat yang dapat dipertanggungjawabkan tentunya dengan melibatkan peran serta berbagai pihak (sekolah, orangtua dan lingkungan secara umum).
EDUKASI PERAWATAN PERIANAL TERHADAP RISIKO KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT PADA ANAK DIARE
Desi Kurniawati;
Dzul Istiqomah Hasyim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v10i1.1319
Abstrak: Edukasi Perawatan Perianal Terhadap Risiko Kerusakan Integritas Kulit Pada Anak Diare. Diare merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh balita. Feses yang berbentuk cair pada anak dapat menyebabkan cedera kulit akibat seringnya kontak berulang, sehingga dapat merusak jaringan perianal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak edukasi perawatan perianal pada anak balita dengan diare terhadap risiko kerusakan integritas kulit di RSUD Lampung. Desain penelian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi experiment dengan pre-post test without control grup design dengan 48 responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian menujukkan adanya perbedaan selisih yang bermakna antara pengetahuan dan risiko kerusakan integritas kulit setelah perlakuan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p0,05). Berdasarkan hasil ini maka edukasi perawatan perianal dapat direkomendasikan menjadi salah satu alternatif asuhan keperawatan dalam mengatasi masalah risiko kerusakan integritas kulit.
ASUHAN KEBIDANAN DENGAN ATONIA UTERI
Nurwinda Saputri;
Cynthia Puspariny;
Resti Mulyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v8i2.1051
Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu. Dalam upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) maka pada tahun 2012 Kementrian Kesehatan mempunyai program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) yang di harapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan neonatal sebesar 25%. Berdasarkan kasus kematian ibu pada tahun 2010 ada tiga faktor penyebab kematian ibu melahirkan adalah Perdarahan 28%, Eklampsia 24%, Infeksi 11%. Studi kasus ini dilakukan untuk melakukan identifikasi asuhan kebidanan persalinan secara komprehensif dalam Intranatal Care. Sampel yang di ambil adalah ibu bersalin dalam asuhan di PMB Langgeng, S.ST. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dan dengan cara deskriptif. Observasi yang dilakukan menggunakan pola pikir Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus menunjukan pelaksanaan Asuhan Kebidanan Persalinan Ny. L dengan atonia uteri dilakukan dengan pemberian asuhan sesuai standart operasional prosedur serta melakukan pencegahan komplikasi yang lain pada saat proses persalinan.
PENGARUH SENAM DIABETES MELLITUS TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA WANITA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II
Andri Yulianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 8 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v4i8.1086
Pada penderita diabetes mellitus responden terbanyak adalah wanita karena dipicu oleh adanya persentase timbunan lemak Oleh karena itu perlu adanya penatalaksanaan untuk penyakit diabetes mellitus salah satunya dengan senam diabetes mellitus untuk menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2 di PERSADIA RSUD Pringsewu Tahun 2015. Desain penelitian Quasy Eksperiment dengan model Pre test and Post test Non-equivalent Group kontrol pada 44 responden, 22 pada kelompok intervensi dan 22 pada kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh secara purposive sampling. Hasil analisis menggunakan uji paired-t test terdapat pengaruh yang bermakna glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus sesudah diberikan senam diabetes pada kelompok intervensi dengan nilai P-value 0,000 dimana P-value 0,05. Hal ini menunjukan bahwa senam diabetes mellitus dapat menurunkan kadar glukosa darahpada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan bagi layanan kesehatan untuk menjadikan kegiatan senam diabetes mellitus sebagai intervensi menurunkan kadar glukosa darah agar tidak terjadi komplikasi.
FUNGSI KOGNITIF LANSIA MEMPENGARUHI TINGKAT KEMANDIRIAN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS
Heru Supriyatno;
Nur Fadhilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v5i9.1124
Pendahuluan Semakin lanjut usia lansia akan mengalami kemunduran terutama dibidang kemampuan fisik yang dapat menyebabkan penurunan peran social. Hal ini mengakibatkan pula timbulnya gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan hidup sehingga dapat meningkatkan ketergantungan yang memerlukan bantuan orang lain. Tujuan Penelitian adalah mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari – hari di desa Sidodadi kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2015. Metode Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan jenis penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia sejumlah 108 Orang. Sampel dalam penelitian ditentukan dengan menggunakan Rumus Hary King, diperoleh 84 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling Analisis data Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji statistic Chi Squere (X2).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari – hari dengan p value = 0,000. Sehubungan dengan hasil penelitian ini bagi keluarga disarankan untuk dapat memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan lansia dengan tetap meningkatkan kapasitas fungsional lansia dalammenjalankan kehidupan sehari hari sehingga hal tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi kognitifnya.
PERSEPSI PERAWAT TENTANG PERAN DAN FUNGSI MAHASISWA PRAKTIK DI RSJD Dr.AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG
Hani Tuasikal;
Selpina Embuai;
Moomina Siauta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v9i1.1016
Mahasiswa praktek merupakan individu yang mengaplikasikan teori yang dimiliki di RS dengan harapan mahasiswa akan menumbuhkan kepercayaan diri untuk menjadi seorang individu perawat dewasa. Harapan mahasiswa tersebut belum terpenuhi karena adanya rutinitas yang dilakukan mahasiswa setiap harinyadan tidak sesuai dengan peran dan fungsi mahasiswa di RS sehingga menimbulkan anggapan bahwa mahasiswa praktik hanya dapat membantu perawat sesuai dengan yang diinstruksikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perawat tentang peran dan fungsi mahasiswa praktek di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sampel dilakukan secara purposif, berjumlah 4 partisipan. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi perawat tentang peran mahasiswa praktek yaitu peran mahasiswa sebagai eduktor, caregiver, kolaborator dan konselor seperti membantu merubah perilaku, melakukan pengkajian menentukan diagnosa keperawatan, membantu melakukan terapi untuk pasien, memenuhi kebutuhan sehari-hari pasien, mendiskusikan bentuk pelayanan selanjutnya untuk pasien dan melakukan interaksi dengan pasien. Peran dan fungsi mahasiswa praktek tidak maksimal di RS. Saran dari peneliti bagi mahasiswa praktek adalah lebih aktif bertanya ketika di RS. Bagi RS dapat melakukan evaluasi dari mahasiswa praktek untuk pembimbing/CI pada akhir stase praktek.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TALASEMIA DENGAN KEPATUHAN KELUARGA MEMBAWA ANAK MENJALANI TRANFUSI DARAH
Vitayoni Oktaria;
Desi Kurniawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v9i2.1236
Hubungan Pengetahuan Talasemia Dengan Kepatuhan Keluarga Membawa Anak Menjalani Tranfusi Darah. Thalassemia penyakit menahun yang diturunkan secara genetik, yang menyebabkan tubuh tidak dapat membentuk sel darah merah yang normal sehingga sel darah merah mudah rusak dan berumur kurang dari 120 hari sehingga mengakibatkan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan keluarga membawa anak dengan thalassemia membawa terapi transfusi darah. Subyek penelitian ini adalah keluarga anak dengan Thalassemia di RSUD Pringsewu. Desain penelitian ini adalah studi korelasi, dengan metode cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, jumlah sampel 58 responden, pengambilan data menggunakan kuisioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan yang kedua teknik observasi data dengan melihat data kunjungan keluarga anak penderita Talasemia melakukan transfusi darah. Hasil analisa data menggunakan chi square didapatkan adanya hubungan pengetahuan Thalassemia dengan kepatuhan keluarga membawa anak menjalani transfusi darah. Dalam melaksanakan perawatan kepada anak penderita Thalassemia, agar dilakukan secara menyeluruh kepada pasien anak Thalassemia dan kepada keluarga melalui pemberian edukasi, informasi, dukungan emosional sehingga kepatuhan keluarga untuk membawa anak untuk transfusi darah menjadi lebih maksimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN DI ERA PANDEMI COVID-19
Desi Kurniawati;
Idayati .;
Adi Kuswanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v11i1.1618
Perilaku cuci tangan merupakan strategi yang dilakukan demi menjaga diri dari paparan berbagai agen pencetus penyakit. Perubahan perilaku pada anak usia sekolah juga diperlukan, supaya anak sadar akan pentingnya cuci tangan yang baik sebagai cara pencegahan paparan covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara pengetahuan hidup bersih dan sehat dengan perilaku cuci tangan era pandemi di SDN 3 Sukaraja. Metode penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas IV dan V di SDN 3 Sukaraja, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 48 siswa, uji statistic yg digunakan yaitu teknik rank spearman. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan hidup bersih dan sehat dengan perilaku cuci tangan era pandemi di SDN 3 Sukaraja dengan p-value 0,01 (< 0,05). Siswa diharapkan bisa menerapkan cuci tangan dengan baik untuk mengurangi resiko terpapar covid-19 yang dapat membahayakan dirinya dan orang lain di sekitarnya.
PHBS TATANAN RUMAH TANGGA DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN
Nur Fadhilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 7 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v4i7.1077
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi.Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya Faktor – Faktor Berhubungan dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga di Desa Madaraya Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Ratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2013.Penelitian ini merupakan penelitiananalitik observasional, menggunakan pendekatan cross sectional. alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner, analisis data menggunakan Chi Square.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Tingkap pendidikan, tingkat pengetahuan, pendapatan dapat memepengaruhi Perilaku masyarakat dalam menerapkan program PHBS tatanan Rumah Tangga. SaranProgram PHBS dapat menurunkan angka kesakitan, oleh karena itu kepada masyarakat hendaknya sedini mungkin mulai melaksanakan kegiatan PHBS dengan menumbuhkan sikap positif terhadap program sehingga hal tersebut dapat meningkatkan motivasi masyarakat dalam melaksanakan program PHBS.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MENJALANKAN TERAPI DIIT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
Idayati Sri .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 8 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/jik.v4i8.1115
Penyakit kronis adalah kondisi medis atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan gejala-gejala atau kecacatan yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang. Salah satu penyakit yang dikategorikan sebagai penyakit kronis adalah Diabetes Militus (DM). Jenis penelitian deskriftif korelasi yaitu menjelaskan hubungan antara variabel Independen yaitu pengetahuan penderita diabetes mellitus dengan variabel dependen yaitu kepatuhan penderita dalam menjalankan diet diabetesmellitus. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet sehingga pemberian informasi yang mendalam tentang diabetes mellitus sangat penting untuk dilakukan agar pengetahuan responden meningkat. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan penderita Diabetes Militus dengan tingkat kepatuhan dalam menjalankan Terapi Diit di Rumah Sakit Urip Sumoharjo tahun 2015 dengan p-value : 0,000 yang berarti p 0,05).