cover
Contact Name
Taufik Hidayat
Contact Email
besthd22@gmail.com
Phone
+6285891495357
Journal Mail Official
jipt@untirta.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Pertanian Pascasarjana UNTIRTA Alamat Kontak : Jl.Raya Jakarta Km.4 Kota Serang Banten 42124
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa
ISSN : -     EISSN : 27153657     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa merupakan publikasi ilmiah berkala yang diterbitkan Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian terhadap teori dan praktek penerapan ilmu pertanian dalam arti luas, meliputi Ilmu Tanaman, Agronomi, Agro-teknologi, AgroEkosistem dan Lingkungan, Ilmu Pangan, Teknologi Pangan, Agribisnis, Sosial-Ekonomi Pertanian, dan Informasi Pertanian.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER: STRATEGI KELUARGA DALAM RANGKA MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Sherina Annis Dewi Saputri; Dessy Rachmawatie
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini , dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19. Covid-19 merupakan virus baru yang menyerang saluran pernapasan. Di Indonesia penambahan jumlah pasien positif covid 19 bergerak cepat . Maka, pemerintah memberlakukan peraturan PSBB sebagai langkah pencegahan. Dengan diberlakuakn peratutran tersebut, aktivitas menjadi terhambat dan memperburuk kondisi ekonomi indonesia. Sebagai langkah pemerintah untuk mempertahankan kondisi ekonomi yaitu dengan menguatkan peran umkm. Bukdidamber plus akuaponik merupakan teknik membudidayakan tanaman dan sayuran dalam ember dengan cara yang sederhana dan modal yang sedikit. Dengan adanya penemuan teknik pertanian dan perikanan yang sedeharhan yaitu bukdidamber plus akuaponik diharap bisa membantu menghadapi permasalahan saat ini. Pemerintah memberikan pelatihan dan pembiayaan pada masyarakat untuk mengembangkan bukdidamber. Para masyarakat yang berhasil dengan teknik bukdidamber mampu menciptakan peluang usaha dan menambah pengahasilan ditengah masa pandemi covid 19 seperti sekarang. Dengan memperkuat umkm maka beban pemerintah menjadi sedikit berkurang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI MELON GOLDEN (Cucumis Melo L) DI KOTA CILEGON Elisabeth Cynthia M. Tola
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melon adalah salah satu tanaman hortikultura yang menjadi komoditas unggulan. Salah satu penghasil melon di Provinsi Banten adalah Kota Cilegon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi melon di Kabupaten Jombang, Kota Cilegon. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas lahan; benih; kerja; pupuk; dan pestisida. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Responden adalah sembilan petani Golden Melon di Kabupaten Jombang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi fungsi produksi Cobb-Douglas, yang perhitungannya menggunakan persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi melon, variabel benih, tenaga kerja dan penggunaan pestisida berpengaruh signifikan terhadap produksi melon. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel independen bersama-sama dapat menunjukkan pengaruhnya terhadap faktor produksi melon. Nilai R2 0,993 berarti bahwa 99,3 persen variasi dalam produksi melon dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, jumlah benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Sedangkan sisanya 0,7 persen dijelaskan oleh sebab lain di luar model.
ANALISIS PERANAN USAHA (UNIT KOPERASI) PERTANIAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DISTRIK NAMBLONG KABUPATEN JAYAPURA Charlota Stella Kakisina; Risky Novan Ngutra
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian (1) Menganalisis perkembangan usaha (unit koperasi) pertanian di distrik Namblong Kabupaten Jayapura. (2) Menganalisis kendala dan manfaat dunia usaha pertanian dalam meningkatkan pendapatan masyarakat didaerah penelitian. Sebagai alat metode yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian ini dengan statistik deskriptif, analisis pendapatan, dan analisis manfaat dan kendala. Hasil kajian ini menemukan sebaran petani responden dari 66 sampel penelitian cukup beragam. Golongan umur anggota pada usia 15 - 65 tahun. Responden terbanyak yang berada di lokasi penelitian berada pada dikisaran umur 36 sampai dengan 45 tahun (45,45%). Sebanyak 54 responden telah menyelesaikan tingkat pendidikan setingkat SMU/SMK atau sebanyak 81,82 %. Kondisi ini menunjukan bahwa, sebagian besar responden telah menyelesaikan pendidikan yang telah diprogramkan oleh Pemerintah. Jumlah tanggungan yang ditanggung oleh responden mulai 3 orang sampai dengan 12 orang. Dari hasil kajian dilapangan terdapat 92 % memiliki tanggungan didalam keluarga sebanyak 3 sampai dengan 5 jiwa. Tingkat pendapatan responden di daerah penelitian terlihat mulai dari tanpa pendapatan sampai dengan pendapatan sebesar 10 Juta Rupiah perbulannya atau sekali panennya. Kendala yang dialami oleh setiap anggota koperasi tercatat pada, masyarakat tidak dapat dan masih susah untuk menyekolahkan anak mereka sampai tingkat perguruan tinggi, selain itu sarana perumahan dan kendaraan roda juga tidak mampu diperoleh bagi setiap anggota, kondisi ini diakibatkan dari berfluktuasinya tingkat harga pertanian dan perkebunan.
TINGKAT KESEJAHTERAAN TENAGA KERJA HARIAN LEPAS DAN POLA PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA (Suatu Kasus di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) II PT. Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka, Kabupaten Bogor) Devi Safitriawati; Setiawan Sariyoga; Aliudin Aliudin
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan dan pola pengeluaran konsumsi rumah tangga tenaga kerja harian lepas. Penelitian deskriptif kuantitatif ini mencakup data primer dan sekunder. Tingkat kesejahteraan pekerja harian lepas dianalisis secara deskriptif berdasarkan tinjauan terhadap total pendapatan rumah tangga, pola konsumsi rumah tangga, serta menggambarkan Kurva Engel untuk menentukan hubungan antara pengeluaran makanan dengan pendapatan dan kurva pengeluaran bukan makanan. Kontribusi pendapatan sebagai pekerja lepas harian dianalisis untuk melihat seberapa besar kontribusi pendapatan yang diberikan oleh responden terhadap pendapatan rumah tangga. Indeks Gini dan Kurva Lorenz digunakan untuk mengevaluasi distribusi pendapatan responden. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Proporsi konsumsi makanan lebih rendah yaitu 41% dibandingkan dengan konsumsi bukan makanan 59%, artinya rumah tangga sejahtera jika persentase pengeluaran untuk makanan jauh lebih kecil daripada persentase pengeluaran untuk bukan makanan. (2) Kontribusi pendapatan responden (68%) lebih besar daripada kontribusi pendapatan lain dan anggota rumah tangga, pendapatan pekerja harian dari PKS II Cikasungka adalah jenis pendapatan utama dalam kesejahteraan keluarganya. (3) Rasio Indeks Gini adalah 0,13, artinya distribusi pendapatan terdistribusi secara merata, Kurva Lorenz juga menunjukkan semakin dekat ke garis diagonal, ini menunjukkan tidak adanya ketimpangan, yang berarti tenaga kerja harian lepas PKS II Cikasungka sejahtera.
PENGARUH DOSIS DAN INTERVAL WAKTU PENERAPAN TAMPURIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) PADA TANAH GAMBUT Adi Saputra Saragih; Syukri Syukri; Iswahyudi Iswahyudi
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan interval waktu penerapan Tampurin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah gambut serta interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu (1) dosis Tampurin, dan (2) interval waktu penerapan Tampurin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis Tampurin berpengaruh sangat nyata terhadap bobot pipilan kering per tanaman, bobot pipilan kering per plot dan pH tanah setelah panen. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman jagung umur 15, 30 dan 45 HST, berat tongkol kelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Hasil pengamatan terbaik diperoleh pada perlakuan D3, yaitu Urea 300 kg/ha, SP36 175 kg/ha, KCl 125 kg/ha, Terusi 7,5 kg/ha, Boron 17,5 kg/ha, Dolomit 4.000 kg/ha, Abu Sekam Padi 10.000 kg/ha dan Pupuk Kandang Sapi 12.500 kg/ha. Interval waktu penerapan Tampurin berpengaruh sangat nyata terhadap, tinggi tanaman umur 30 HST dan 45 HST, berpengaruh nyata terhadap berat tongkol kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, bobot pipilan kering per tanaman, bobot pipilan kering per plot dan pH tanah setelah panen serta berpengaruh tidak nyata pada parameter tinggi tanaman umur 15 HST. Hasil pengamatan terbaik diperoleh pada perlakuan I3, yaitu 1/3 dosis 1 hari sebelum tanam, 1/3 dosis 28 hari setelah tanam dan 1/3 dosis 56 hari setelah tanam
MENGEMBANGKAN POTENSI EKOLOGI PERTANIAN PEDESAAN BERBASIS MASYARAKAT YANG BERKELANJUTAN (Studi Kasus Di Desa Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat) Kristiyanto Kristiyanto; Nur Rizkiyah
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menemukenali permasalahan dengan membuahkan solusi dalam pertanian berbasis lapang (real) menjadi langkah penting dan strategis, dalam mencipta dan membangun pola pengelolaan lahan (pertanian) yang berbasis masyarakat, serta berkelanjutan. Pertanian ramah lingkungan bagian dari pola pengelolaan dan pemanfaatan potensi alam sekitar secara ekologis. Di sisi lain secara empiris banyak masyarakat petani masih memanfaatkan pestisida sebagai bahan tambahan bagi tumbuhkembang budidaya pertanian. Masalah hama atau penyakit dan kekeringan satu diantara permasalahan yang dihadapi masyarakat petani Indonesia disetiap musim/tahun, sehingga tujuan penelitian untuk mengeksplorasi lebih jauh respon masyarakat dalam merestorasi lahan pertanian secara konservatif dan berkelanjutan, terutama dalam mengelola dan memanfaatkan potensi ketersediaan air, secara berkelanjutan. Metode yang digunakan didalam penelitian ini, diantaranya (a) Direct observation, (b) In-depth individual interview, dan (c) FGD, dilakukan bersama tokoh dan masyarakat sekitar, dengan jumlah kurang lebih 15 orang, sedangkan analisa berdasarkan pada dokumentasi lapang dan interpretasi atau persepsi masyarakat, terkait dengan potensi dan kendala alam sekitarnya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketergantungan petani telah menghilangkan kemandirian dalam bertani, sehingga petani sering dihadapkan dengan kegagalan dalam mencapai produktivitasl tanaman padi, sehingga perlu adanya pemahaman kondisi ekologi pertanian dengan mendasarkan pada karakteristik ekosistem atau potensi alam di dalamnya, agar tercipta sebuah adaptasi yang ekologis dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6