cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
zainudin.ups@gmail.com
Phone
+6287730994000
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
ISSN : -     EISSN : 26158515     DOI : https://doi.org/10.24905/sasando
Core Subject : Education,
Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal kemudian dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Pancasakti Tegal. Jurnal ini memuat ragam artikel ilmiah yang berkaitan dengan penelitian di bidang Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya. Ruang lingkup Pendidikan Bahasa Indonesia mencakup Kajian Bahasa, Kajian Sastra, dan Pengajaran Bahasa Indonesia. Cakupan topik dalam jurnal secara spesifik dapat meliputi Penerapan Pembelajaran Bahasa Indonesia, Pengembangan Bahasa Indonesia, Pembuatan Bahan Ajar Bahasa Indonesia, Teknologi dan Media Bahasa Indonesia, Evaluasi Program dan Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Articles 187 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PENGGUNAAN METODE MIND MAP PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TENTANG TEKNOLOGI (Kelas IV SD Negeri Kemantran 01 ) Andriarsih, Lyswidia
Sasando Vol 1 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v1i2.40

Abstract

Using this type of research is an action research (action research), because the research carried out to solve the problem of learning in the classroom. The study also included a descriptive study, because mengmultimediakan how an applied learning and what is desired can be achieved. Based on data mastery learning outcomes of fourth grade students learning technology development that meets the KKM only four students , while students who do not meet the KKM many as 19 students . In the first cycle of students who meet the KKM as many as 16 students who meet KKM 7 students . While on the second cycle students yng meet KKM 20 students and who have not met the KKM as many as three student.
TAUTOLOGI DALAM ANTOLOGI CERITA PENDEK BIAS WARNA KEHIDUPAN KARYA RENDI SETIAWAN DKK DAN IMPLIKASINYA Anwar, Syamsul
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.41

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsitautologi dalam antologi cerita pendek “Bias Warna Kehidupan”karya Rendi Setiawan dkk dan mendeskripsi implikasinya. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini antalogi cerita pendek “Bias Warna Kehidupan”. Data penelitian teks dalam cerita pendek. Objek penelitian tautologi. Hasil penelitian ditemukan wujud tautologi dalam antalogi cerita pendek “Bias Warna Kehidupan”.Wujud tautologi pengulangan ialahbagaimana dia bekerja, mulai dari bagaimana berangkat, bagaimana menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya, pertama kali melihat Sheila, pertama kali berbicara dengan Sheila dan mereka bukan teman biasa, mereka adalah para sahabatku. Wujud tautologi sinonim ialah sinonim tersenyum tipis dan memandang dengan tatapan tajam. Sinonim kosong, hampa, sesak, kalut dalam kebingungan dan hari demi hari. Sinonim bulan demi bulan. Saran agar penelitian yang berkaitan dengan gaya bahasa ditindaklanjuti lagi.
PEMERTAHANAN BAHASA MINANG PADA RANAH PENDIDIKAN DI TAMAN KANAK-KANAK (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) WAHYUNI SARI, ASRI
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.42

Abstract

Indonesia dikenal dengan beragam budaya dan bahasa. Bahasa Minagkabau merupakan salah satu bahasa yang ada di Indonesia. Bahasa Minangkabau digunakan oleh masyarakat Minang khususnya masyarakat yang tinggal di kota Padang Sumatera Barat. Bahasa Minangkabau merupakan bahasa pertama atau bahasa ibu yang digunakan masyarakat sebagai bahasa ketika berkomunikas baik pada ranah keluarga, pendidikan, dan mata pencaharian. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap pemertahanan bahasa khususnya bahasa Minangkabau. Hal tersebut akan berdampak pada bergesernya posisi bahasa Minangkabau sebagai bahasa daerah. Oleh sebab itu, perlu adanya cara atau upaya untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemertahan bahasa pada ranah pendidikan dan ranah keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua, guru, dan orang tua siswa. Peneliti melakukan wawancara dan pengamatan. Teknik yang digunakan yaitu teknik simak libat cakap dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat strategi pemertahanan bahasa Minang yang terjadi di luar jam pelajaran. Adanya strategi pemertahanan pasif yang dilakukan oleh guru, penjaga sekolah, penjaga kantin, dan orang tua siswa. Berdasarkan tutran yang di dapatkan, sumber data menggunakan bahasa ibu yaitu bahasa minang ketika berkomunikasi dengan siswa. Alih kode dan campur kode hanya terjadi di dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Dapat dismpulkan bahwa masih ada pewarisan bahasa minang pada anak-anak di TK Aisyiyah 14 Padang.
KARAKTER TOKOH DALAM CERPEN LENGTU LENGMUA KARYA TRIYANTO TROWIKROMO NIRMALA, AFSUN AULIA
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.45

Abstract

Triyanto Triwikromo merupakan seorang penulis kenaan di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Beliau banyak menghasilkan karya termasuk cerpen Lengtu Lengmua yang banyak memunculkan karakter dengan berbagai ciri khas. Cerpen Lengtu Lengmua adalah sebuah cerpen yang memiliki karakter yang kompleks. Bukan hanya memiliki satu tokoh utama yang fokus, akan tetapi banyak sekali tokoh yang semuanya berperan untuk mengisi “ruh” dalam cerpen ini. bahwa ada empat tokoh yang memiliki karakteristik berbeda sehingga mampu membangun cerita lebih hidup lagi. Empat tokoh di dalam cerpen Lengtu Lengmua antara lain pertama, Kiai Siti yang merupakan tokoh agamais yang sangat sabar, tidak pernah marah. Kedua, Jamuri adalah seorang yang keras kepala. Dia ingin membiakkan celeng di kampungnya. Selain itu, Jamuri adalah tokoh yang sangat licik dan berani bertarung demi keinginannya sendiri. Ketiga, Kufah merupakan seorang gadis kecil yang sangat tergila-gila dengan celeng. Dia kerap kali membayangkan dan berimajinasi tentang celeng. Terkahir adalah Rajab yang merupakan seorang laki-lai yang pemberang berasal dari kampung, akan tetapi dia adalah manusia yang berpendidikan. Rajab ingin sekali menyelamatkan kampungnya dari bahaya celeng. Terkadang sifat provokator juga kerap muncul dalam diri Rajab.
MASKULINITAS IDEAL MELALUI IKLAN “FACIAL WASH” PRIA DI STASIUN TV INDONESIA Sari, Vita
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.48

Abstract

Persepsi bahwa maskulinitas itu relatif bebas dari nilai-nilai ideal yang menghegemoni menyebabkan timbulnya anggapan bahwa konsep maskulinitas itu terbebas dari norma-norma sosial yang bersifat membatasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hegemoni dan representatif maskulinitas ideal dilihat dari iklan facial wash pria. Kajian penelitian yang digunakan adalah pendekatan iklan sebagai teks atau wacana. Maskulinitas ideal yang dibentuk oleh media masa, yaitu lelaki yang memiliki sifat baik, sopan, ramah, setia, dan romantis. Lelaki ideal juga dituntut memiliki jiwa petualang, pemberani, dan merawat diri guna mempertahankan penampilan. Selain itu lelaki ideal adalah lelaki yang memiliki wujud fisik berupa wajah yang bersih, bebas jerawat, bebas minya, memiliki alis yang tebal, hidung yang manjung, tatapan mata yang tajam, dan rahang yang kuat, serta lelaki ideal adalah lelaki yang memiliki tubuh tegap dan berotot.
KALIMAT EFEKTIF DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI PADANG AFRINI RAHMI, WELSI HASLINA
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.50

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan menggunakan kalimat efektif dalam karangan ilmiah. Karangan ilmiah sebagai bentuk komunikasi tulis yang disampaikan secara tidak langsung mengharuskan penulis menyampaikan pokok informasi secara jelas dan tepat, sehingga tidak menimbulkan ambiguitas dan kerancuan makna. Kalimat yang ambigu dan rancu akan menimbulkan salah penafsiran bagi pembaca yang mengakibatkan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca tidak dipahami dengan sempurna. Populasi penelitian ini adalah seluruh laporan tugas akhir mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang diserahkan ke perpustakaan selama kurun waktu satu tahun yaitu tahun 2009. Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari kepala perpustakaan PNP diketahui bahwa jumlah laporan tugas akhir yang masuk selama tahun 2009 berjumlah 575 judul laporan tugas akhir. Laporan tugas akhir ini berasal dari berbagai jurusan yang ada di Politeknik Negeri Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat efektif yang digunakan mahasiswa Pilteknik Negeri Padang dalam mnulis kalimat efektif masih rendah dalam kehematan kata dan kelogisan bernalar.
TINDAK TUTUR PENOLAKAN DALAM JUAL BELI SANDANG DAN PANGAN DI TEGAL TRIANA, LELI
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.52

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesantunan tindak tutur penolakan dalam jual beli sandang dan pangan di wilayah Tegal. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan para pembeli, Data penelitian ini diperoleh dengan metode simak dengan teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode padan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur penolakan dalam jual beli sandang dan pangan di wilayah Tegal adalah dengan menggunakan kata tidak atau padanannya, memberikan alasan, dengan syarat, dan dengan mengucapkan terima kasih. Kata ‘tidak’ merupakan bentuk penolakan yang kasar, karena diucapkan dengan terus terang. Penolakan dengan pemberian alasan merupakan bentuk penolakan yang santun, karena ada alasan yang melatarbelakanginya. Penolakan dengan syarat adalah bentuk penolakan yang halus, karena ada syarat tertentu yang diajukan oleh pembeli. Penolakan dengan ucapan terima kasih merupakan bentuk penolakan yang santun karena menggunakan kata kias. Dari hasil penelitian ini disarankan bahwa ketika kita menolak tawaran pada transaksi jual beli, hendaknya menggunakan tuturan yang halus, agar penjual tidak merasa tersakiti karena barang dagangannya ditolak.
PEMBELAJARAN MENULIS ARTIKEL BERBASIS STRATEGI THINK-TALK-WRITE UNTUK MAHASISWA PBSI UMUS Apryliana, Agnes
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.55

Abstract

Pembelajaran menulis karangan eksposisi berbasis strategi Think-Talk-Write merupakan kegiatan pembelajaran aktif yang melibatkan siswa dan guru sebagai pelaku pembelajaran. Kemampuan menulis menjadi salah satu pembelajaran yang penting untuk dipelajari oleh mahasiswa. Menerapkan strategi TTW dalam pembelajaran menulis menjadi salah satu solusi bagi pengajar saat kegiatan pembelajran dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji keefektifan strategi Think-Talk-Write dalam pembelajaran menulis artikel ilmiah pada mahasiswa PBSI UMUS.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen kuasi dengan membandingkan dua strategi dalam pembelajaran, yaitu strategi tradisional dan strategi TTW. Subjek uji coba adalah mahasiswa PBSI UMUS semester 6 tahun ajaran 2017/2018 yang diambil secara random. Prosedur penelitian memiliki tiga tahap, yaitu (1) tahap ujicoba instrumen penilaian dan uji normalitas, (2) tahap pembelajaran, (3) tahap uji akhir. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dalam bentuk tertulis.
ANALISIS WACANA “DEBAT CAPRES-CAWAPRES 2019” DAN IMPLIKASINYA DALAM MATA KULIAH PRAGMATIK Aida Azizah
Sasando Vol 2 No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i2.63

Abstract

Abstrak Analisis melalui tinjauan wacana merupakan salah satu kegiatan praktik dalam pembelajaran mata kuliah pragmatik. Ruang lingkup permasalahan dalam penelitian ini adalah tinjauan analisis dalam wacana “Debat Capres–Cawapres 2019”. Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan hasil analisis yang terdapat dalam wacana. Penelitian ini menggunakan data penelitian tentang bentuk penggunan bahasa yang digunakan dalam komunikasi. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah wacana “Debat Capres–Cawapres 2019”. Metode penelitian ini menggunakan metode qualitative-descriptive research. Subjek penelitian ini yakni Mahasiswa PBSI FKIP UNISSULA. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis wacana “Debat Capres–Cawapres 2019”. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan model siklus interaktif berupa penyajian data kemudian melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian akan diimplikasikan dalam mata kuliah Pragmatik PBSI FKIP UNISSULA Abstract Analysis through discourse review is one of the practical activities in learning pragmatic subjects. The scope of the problem in this study is a review of the analysis in the discourse "2019 Presidential Candidates-Presidential Candidates". This study was designed to describe the results of the analysis contained in the discourse. This study uses research data on the form of language used in communication. The data source that will be used in this study is the discourse "2019 Presidential Candidates-Presidential Debate". This research method uses qualitative-descriptive research method. The subjects of this study were PBSI FKIP UNISSULA students. Data collection techniques were carried out through the discourse analysis "2019 Presidential Candidate-Presidential Debate". In this study using data analysis techniques with interactive cycle models in the form of data presentation then draw conclusions. The results of the study will be implicated in the Pragmatic PBSI FKIP UNISSULA course
NILAI KEARIFAN LOKAL FOLKLOR MASYARAKAT KABUPATEN BINTAN Tessa, Elfa Oprasmani, Suhardi
Sasando Vol 2 No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i2.67

Abstract

Bintan Regency community has long been known to have various folklore geniuses. But not many have been appointed as objects of research, particularly in terms of the value of their local wisdom. This study used descriptive qualitatative method. Data collection using interview teachniques and documents. Data analysis uses content analysis techniques. The result obtained showed that folklore district of Bintan community contained local wisdom values such as the value of Islamics religion, moral value, social values, hard work values, and educational values.

Page 10 of 19 | Total Record : 187