Maternal Child Health Care Journal
MCHC ini fokus mempublikasi hasil penelitian orisinal yang belum diterbitkan di manapun, isu yang dipublikasi oleh MCHC meliputi pengembangan ilmu kebidanan MCHC adalah double blind peer reviewed journal, yang diterbitkan empat (3) kali setahun oleh Stikes Fort De Kock Bukittinggi. Jurnal yang diterbitkan adalah artikel ilmiah hasil penelitian dilingkup sain terapan dan pendidikan dengan fokus pada isu di bidang ipteks terapan meliputi pengembangan ilmu kesehatan dan bidang ilmu kebidanan meliputi kehamilan, persalinan dan BBL, nifas dan menyusui, neonatus, bayi, balita dan anak prasekolah, KB dan Kespro, serta Komunitas. MCHC terbuka untuk kalangan dunia akademik dan peneliti perguruan tinggi, lembaga penelitian, pustakawan, mahasiswa S2 dan S3 untuk saling berbagi informasi hasil-hasil penelitian. MCHC diposisikan sebagai wadah bagi akademisi dan praktisi untuk berbagi informasi ilmiah tentang hasil penelitian.
Articles
110 Documents
EFEKTIVITAS KOMPRES DAUN KUBIS DAN BREAST CARE TERHADAP PENGURANGAN PEMBENGKAKAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS
Vitria Komala Sari;
Riska Nelda Putri
Maternal Child Health Care Vol 2, No 2 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i2.1044
Pembengkakan payudara sering kali diasosiasikan dengan terlambatnya atau kurang seringnya menyusui, atau pengosongan payudara yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kompres daun kubis dan breast care dalam mengurangi pembengkakan payudara pada ibu nifas. Dampak pembengkakan payudara tidak diatasi dapat berkembang menjadi mastitis, infeksi akut kelenjar susu, dengan hasil klinis seperti peradangan, demam, menggigil, abses payudara sampai dengan septikemia. Salah satu penanganan secara non farmakologis dapat dilakukan dengan perawatan payudara tradisional (kompres panas dikombinasi dengan pijatan) dan daun kubis. Desain penelitian Quasi experiment dengan Pre-test post-test nonequivalent control group design. Sampel berjumlah 20 orang yang dipilih secara Purposive Sampling, terbagi 10 kelompok intervensi dan 10 kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh pada bulan Februari 2020. Hasil analisis Bivariat terdapat perbedaan rata-rata pengurangan pembengkakan payudara setelah diberikan kompres daun kubis dan breast care dengan mean 6,10 dan p-value = 0,0005. Dapat disimpulkan terdapat efektivitas kompres daun kubis dan breast care terhadap pengurangan pembengkakan payudara. Disarankan hasil penelitian ini dapat jadikan sebagai pengetahuan terbaru bagi petugas kesehatan khususnya di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi yaitu daun kubis dingin sebagai salah satu alternatif penanganan secara non farmakologi pembengkakan payudara pada ibu nifas
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SUSU KEDELAI DAN AIR KELAPA MUDA PADA IBU BERSALIN TERHADAP LAMA KALA 1 FASE AKTIF
Indreswati Indreswati;
Yance Dahlianti
Maternal Child Health Care Vol 2, No 1 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i1.1035
Persalinan merupakan proses alami dan membahagiakan bagi setiap wanita, namun setiap persalinan dapat berkembang menjadi patologis dan meningkatkan resiko AKI dan AKB, salah bentuk patologis persalinan yaitu partus lama yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Susu Kedelai dan Air Kelapa Muda pada Ibu Bersalin Terhadap Lama Kala I Fase Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Labuh. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan control time series design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin pada bulan Januari 2020 yang ada di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh yaitu sebanyak 17 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 16 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-independen test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama persalinan pada kelompok intervensi susu kedelai adalah 583,75+53,100 menit dan kelompok intervensi air kelapa muda adalah 677,625+78,13 menit. Terdapat perbedaan rata- rata lama kala 1 fase aktif antara kelompok intervensi susu kedelai dan air kelapa muda dengan beda rata-rata 93,87 menit dan p = 0,015. Dimana lama kala I persalinan lebih pendek pada kelompok intervensi susu kedelai. Dapat disimpulkan bahwa pemberian susu kedelai lebih efektif mempercepat lama kala I persalinan. Untuk itu diharapkan ada tindakan berkesinambungan dari petugas kesehatan untuk mengembangkan intervensi yang efektif terhadap kelancaran proses persalinan pada ibu bersalin.
PENGARUH AROMATERAPI BITTER ORANGE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I PADA IBU BERSALIN
Nurhayati Nurhayati;
Santi Santi
Maternal Child Health Care Vol 2, No 3 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i3.1049
Nyeri Persalinan merupakan kombinasi antara nyeri fisik akibat kontraksi myometrium di sertai rengangan segmen bawah rahim, menyatu dengan kondisi psikologis ibu selama persalian. Survey Penduduk Antar Sensus pada Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2015 yakni sebesar (111/100.000 kelahiran hidup), sementara itu AKI menurun pada tahun 2017 yaitu sebesar (107/100.000 kelahiran hidup). Tujuan penelitian ini ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin Di Bpm Bunda Kota Bukittinggi Tahun 2020. Jenis Penelitian ini Quasi Eksperimen dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Mengunakan metode Pretest-Postest tanpa kelompok control. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin Di BPM Bunda Kota Bukittinggi Tahun 2020. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin di BPM Bunda pada bulan januari 2020, dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang ibu bersalin primifara kala I. Analisis data mengunakan analisa Univariat dan Bivariat. Penelitian yang telah di lakukan terhadap 10 orang ibu bersalin Primifara Kala I Di BPM Bunda di ketahui ada pengaruh aromaterapi bitter orange Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I. berdasarkan hasil Uji Paired Simple T-Test di dapatkan nilai p=0,000 (p<0,005). Sehingga Ha di terima artinya ada pengaruh aromaterapi bitter orange Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I di BPM Bunda Kota Bukittinggi Tahun 2020. Setelah di lakukan penelitian maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi bitter orange Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I. Untuk itu diharapkan kepada instansi kesehatan untuk melakukan penerapan asuhan sayang ibu untuk lebih baik dan efektif khususnya bagi ibu bersalin.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA BPM “Y” TAPAN PESISIR SELATAN
Febrniwati Rifdi;
Hesti Wima Putri
Maternal Child Health Care Vol 2, No 2 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i2.1040
Tidur merupakan prioritas utama bagi bayi, di Indonesia cukup banyak bayi yang mengalami masalah tidur yaitu 44% bayi mengalami gangguan tidur seperti terbangun dimalam hari. Namun lebih dari 72% ibu menganggap gangguan tidur pada bayi adalah hal yang biasa. Tujuannya untuk Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di wilayah kerja BPM Y Tapan Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah Quasi experiment dengandesign pendekatan Pretest and Posttest one group study. Sampel sebanyak 10 responden. Pada penelitian ini digunakan Uji Paired Sampel T Test dengan tingkat kepercayaan 95%.. Hasil penelitian didapatkan rerata kualitas tidur bayi sebelum diberikan pijat bayi adalah 501,00 menit setelah diberikan intervensi adalah 620,00 menit. Hasil uji T test antara pretest dan posttest kualitas tidur bayi di BPM Y Tapan Pesisir Selatan Tahun 2020 adalah p value=0,005 Kesimpulannya pijat bayi berpengaruh terhadap kualitas tidur bayi di wilayah kerja BPM Y Tapan Pesisir Selatan Tahun 2020. Disarankan kepada BPM Y dan ibu-ibu di Tapan Pesisir Selatan agar dapat menerapkan pijat bayi supaya dapat meningkatkan kualitas tidur bayi.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN MOTORIK HALUS PADA BAYI USIA 3-6 BULAN
Wahyuni Wahyuni;
Rofiana Rofiana
Maternal Child Health Care Vol 2, No 2 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i2.1045
Aspek tumbuh kembang pada anak dewasa ini adalah salah satu aspek yang diperhatikan secara serius oleh para pakar, karena hal tersebut merupakan aspek yang menjelaskan mengenai proses pembentukan seseorang, baik secara fisik maupun psikososial. Proses tumbuh kembang anak memang dapat berlangsung secara alamiah, akan tetapi proses tersebut sangat tergantung kepada orang dewasa atau orang tua. (Dewi, 2012). Jenis penelitian yang digunakan adalah metode quasi experiment design, dengan rancangan pretest posttest with control group design. Dalam rancangan ini peneliti membandingkan antar kelompok eksperimen yang telah diberikan intervensi dengan kelompok pembanding yang tidak di berikan intervensi (Notoatmodjo, 2012) Hasil penelitian didapatkan perbedaan perkembangan motorik kasar pada kelompok intervensi adalah p-value 0,034 (p0,05). Perbedaan perkembangan motorik halus pada kelompok kontrol adalah p-value 0,810 (p>0,05). Perbedaan perkembangan motorik kasar kelompok intervensi dan kelompok kontrol didapatkan nilai p-value 0,034 (P< 0,05). Perbedaan perkembangan motorik halus kelompok intervensi dan kelompok kontrol didapatkan nilai p-value 0,043 (P< 0,05) Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada pengaruh baby spa terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus pada bayi usia 3-6 bulan di BPS Bunda Bukittinggi. Upaya yang harus dilakukan adalah memberikan stimulasi perkembangan sesuai dengan tahapan usia
EFEKTIVITAS HYDROTHERAPY HANGAT DENGAN CAMPURAN EKSTRAK KULIT ALPUKAT (PERSEA AMERICANA) TERHADAP LANSIA HIPERTENSI
Rahmi Sari Koesuma;
Chiara Yudanti
Maternal Child Health Care Vol 2, No 1 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i1.1036
Hasil sensus populasi penduduk lansia pada tahun 2010 sebanyak 18,1 juta jiwa (7,6% dari total penduduk Indonesia). Tahun 2015, terjadi peningkatan menjadi 18,781 juta jiwa (8,5%).Yaitu diantaranya Hydrotherapy Hangat dan Hydrotherapy Hangat Dengan Campuran Ekstrak Kulit Alpukat Terhadap Lansia Yang Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2019. Jenis penelitian ini Quasi Eksperimen dengan desain two groups pre-test and post-test. Data akan dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji t- test berpasangan. Penelitian di lakukan pada bulan Desember2019 dengan populasi sebanyak 46 orang dan Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan sampel sebanyak 20 orang lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Efektifitas Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Perlakuan Hydrotherapy Hangat Ditambah Ekstrak Kulit Alpukat dengan hasil p-value 0,000. Dan terdapatPengaruh Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Perlakuan Hydrotherapy Hangatdengan hasil p-value 0,013Dari hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh Efektifitas Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Perlakuan Hydrotherapy HangatDitambah Ekstrak Kulit Alpukat. Kata Kunci : tekanan darah tinggi, lansia, ekstrak alpukat, hydrotherapy.
PENGARUH REBUSAN KACANG PANJANG DAN WORTEL TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III
Nurul Amalina;
Ayu Jumai Sari
Maternal Child Health Care Vol 2, No 3 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i3.1050
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi tahun 2019 menyatakan bahwa angka kejadian anemia pada ibu hamil di Kota Bukittinggi pada tahun 2020 adalah sebanyak 19,0%. Puskesmas dengan angka kejadian anemia pada ibu hamil tertinggi adalah Puskesmas Nilam Sari yaitu sebesar 38,8%.Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with Control Group. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 20 orang ibu hamil trimester III dengan anemia ringan dan Hb normal yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan konsumsi rebusan kacang panjang dan wortel. Analisa data yang digunakan adalah uji T yaitu Dependent T- Test. Berdasarkan hasil penelitian uji-T Test dengan dependent-T menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol dan terdapat pengaruh pada kelompok intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p–value 0,0001 ˂ α 0,05 artinya terdapat perbedaan antara kadar Hb sebelum dengan kadar Hb sesudah pada kelompok Intervensi. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol sehingga tidak terjadi peningkatan kadar hemoglobin. Sedangkan pada kelompok intervensi terdapat pengaruh setelah diberikan rebusan kacang panjang dan wortel terhadap ibu hamil Trimester III. Diharapkan kepada ibu hamil Trimester I, II dan III untuk mengonsumsi rebusan kacang panjang dan wortel secara teratur diiringi dengan konsumsi tablet tambah darah ataupun mengonsumsi makanan lain yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat.
PENGARUH HYDROTHERAPY EKSTRAK KULIT JERUK (Citrus limon) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA
Nita Tri Putri;
Ulia Rahma Putri
Maternal Child Health Care Vol 2, No 2 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i2.1041
Hipertensi pada lansia sampai saat ini masih menjadi penyakit nomor satu terutama di kota Bukittinggi. Terapi hipertensi bisa dengan cara farmakologi dan non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan hipertensi adalah hidroterapi ekstrak kulit jeruk lemon yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan desain pre-test post-test with control group design, populasi pada penelitian ini adalah lansia dengan hipertensi yang berada di wilayah kerja puskesmas mandiangin. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 20 orang. Pegumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikasi α < 0,005. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah sistolik dan diastolik mengalami penurunan yang signifikan dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah hidroterapi 6.750/5.255 dengan nilai p= sistolik 0,000 dan p=diastolik 0,000 (<0,005). Dan rata-rata tekanan darah sesudah hidroterapi ekstrak kulit jeruk lemon 8.680/6.840 dengan nilai p= sistolik 0,000 dan p=diastolik 0,000 (Dapat disimpulkan bahwa terapi hidroterapi ekstrak kulit jeruk lemon mempunyai pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Untuk itu disarankan kepada keluarga yang memiliki lansia dengan penderita hipertensi untuk melakukan hidroterapi ekstrak kulit jeruk lemon selama 15 menit pada pagi dan sore hari sampai tekanan darah dinyatakan normal
PENGARUH KOMBINASI YOGA DAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN SUMATERA THAWALIB PARABEK
Zuraida Zuraida;
Dania Pumi Keta
Maternal Child Health Care Vol 2, No 2 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i2.1046
Di Indonesia pada tahun 2017, sebesar 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Dismenore yang dialami oleh remaja putri adalah kurangnya gerak dan kurang melakukan aktivitas fisik di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Berbagai terapi telah digunakan untuk mengurangi nyeri dismenore seperti pemberian kombinasi yoga dan aromaterapi lavender. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan desain OneGroup Pre-Test-Post-Test yang dilakukan di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi pada bulan April 2020. Populasi semua remaja putri kelas 2 berjumlah 80 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik t-test dependen.. Terdapat pengaruh kombinasi yoga dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri (p value = 0,000) Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi yoga dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri, maka diharapkan kepada pihak pondok pesantren hendaknya melakukan kerja sama dengan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi mengenai dismenore yang sebaiknya diberikan sejak dini agar menambah pengetahuan para siswa terutama remaja putri dalam mengatasi dismenore pada saat menstruasi secara non farmakologis.
EFEKTIFITAS PIJAT TUI NA DALAM MENINGKATKAN BERAT BADAN TERHADAP BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINTAU BUO
Resty Noflidaputri;
Vittria Meilinda;
Yeni Hidayati
Maternal Child Health Care Vol 2, No 1 (2020): Maternal Child Health Care
Publisher : Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/mchc.v2i1.1037
Kesulitan makan merupakan masalah dalam pemberian makanan maupun pemenuhan kebutuhan gizi yang pada umumnya dijumpai pada anak. Di Indonesia dari 23 juta balita, sekitar 7,6 juta anak balita tergolong gagal tumbuh atau stunting (35,6%). Kesulitan makan pada balita dapat diatasi dengan metode non farmokologi dengan Pijat Tui Na yang dapat meningkatkan nafsu makan terhadap balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas Pijat Tui Na dalam meningkatkan nafsu makan terhadap balita. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one grouppretest postest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar berjumlah 24 balita. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah 10 balita. Penelitan ini dilakukan pada bulan oktober 2019. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi. Uji statistik menggunakan uji Parametrik Uji Wilxocon menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi berat badan balita sebelum dilakukan Pijat Tui Na adalah 8,79 dan rata-rata frekuensi berat badan balita setelah dilakukan Pijat Tui Na adalah 8,87 dengan nilai P=0,002. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas Pijat Tui Na dalam meningkatkan nafsu makan terhadap balita dan dapat dijadikan sebagai metode non farmakologi untuk meningkatkan nafsu makan terhadap balita