cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2021)" : 5 Documents clear
ANALISIS BIBLIOMETRIK PERKEMBANGAN PENELITIAN FEED ADDITIVE PADA TERNAK RUMINANSIA DENGAN VOSVIEWER Urip Rosani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.35992

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui perkembangan penelitian tentang penggunaan feed additive pada ternak ruminansia dari tahun 2000 – 2021 berdasarkan kata kunci pada scopus. Data penelitian ini merupakan publikasi internasional yang diambil dari scopus (www.scopus.com) menggunakan aplikasi Publish or Perish 7 dengan kata kunci “feed additive ruminant” dalam rentang waktu 20 tahun terakhir mulai 2000 sampai 2021. Tren perkembangan publikasi dan kebaruan dianalisis dengan aplikasi VOSviewer version 1.6.17. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 32 artikel yang ditemukan. Mulai tahun 2020 terdapat peningkatan publikasi dengan topik penggunaan feed additive pada ternak ruminansia sebanyak 8 artikel (25%) dan tahun 2021 sebanyak 4 artikel (12,5%). Penggunaan feed additive pada ternak ruminansia terdiri dari 3 kelompok besar penelitian yang sering dilakukan dan banyak diteliti yaitu feed addivive, ruminant dan microbial feed additive. Pada kelompok feed addtidive penggunaan cobalt carbonate, sodium selenat, brown algae, essential oil, aromatic plant, dan cellulolitic exogenous enzyme. Kelompok ruminant terdapat penggunaan brown algae, cobalt carbonate, sodium selenat, algal derived, asparagous racemesus, dan citrullus. Selanjutnya pada kelompok microbial feed additive penggunaan live yeast product.
Peluang Usaha Pengadaan Lumpur Sawit sebagai Bahan Pakan Ruminansia di Jawa Barat Solehudin Taher
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.37515

Abstract

Jawa Barat merupakan propinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang berdampak pada tingginya kebutuhan pangan salah satunya adalah daging sehingga dibutuhkan peningkatan populasi ternak untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun hal ini dibatasi oleh berkurangnya lahan untuk hijauan dan semakin meningkatnya harga bahan pakan sehingga perlu dicari bahan pakan alternatif. Lumpur sawit merupakan salah satu limbah perkebunan yang dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak ruminansia. Pengadaan lumpur sawit dari luar pulau jawa dapat dilakukan dikarenakan Jawa Barat termasuk propinsi dengan produksi kelapa sawit yang rendah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peluang usaha pengadaan lumpur sawit di Jawa Barat sangat besar berdasarkan asumsi penggunaan untuk hewan ruminansia (sapi potong, domba, kambing) dan rendahnya produksi kelapa sawit di Jawa Barat.
PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF MOLASES DENGAN LUMPUR KECAP PADA ENSILASE TANAMAN JAGUNG TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM DOMBA GARUT JANTAN Renaldi Sanjaya
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.29916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi aditif molases dengan lumpur kecap pada ensilase tanaman jagung terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum Domba Garut jantan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian ransum mengandung 70 % silase tanaman jagung pada berbagai substitusi molases dengan lumpur kecap dan 30 % konsentrat, yaitu P0 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 5% molases serta 30% konsentrat, P1 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan  3,75% molases dan 1,25% lumpur kecap serta 30% konsentrat, P2 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 2,5% molases dan 2,5% lumpur kecap serta 30% konsentrat, P3 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 1,25% molases dan 3,75% lumpur kecap serta 30% konsentrat dan P4 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 5% lumpur kecap serta 30% konsentrat, tiap perlakuan diulang 4 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa substitusi aditif molases dengan lumpur kecap sampai taraf 5 % pada ensilase tanaman jagung tidak memberikan pengaruh  terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum pada Domba Garut jantan.
INOVASI PENGAWETAN BERBENTUK WAFER DARI CAMPURAN TURIANG PADI DAN LEGUM GAMAL SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA Heryawan Kemal Mustafa; Romi Zamhir; Rini Widyastuti; Mansyur .; Iin Susilawati
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.37408

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi wafer turiang padi dan gamal sebagai sumber pakan ruminansia dalam bentuk wafer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2020 – September 2020. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan, Fakultas Pertanian, Unpad dan Laboratoriun Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan. Penelitian ini mengkaji pengaruh imbangan turiang padi dengan gamal terhadap kualitas fisik wafer turiang dengan RAL yaitu taraf (P1 = 0 % Gamal : 100 % turiang padi, P2 = 5 % Gamal : 95% turiang padi, P3 = 10% Gamal : 90% turiang dan P4 = 15% Rumput lapang : 85% turiang). Turiang padi dan legume Gamal dikeringkan dengan sinar matahari selama 2-3 hari. Setelah itu Turiang padi yang telah kering dicacah menggunakan manual golok dengan ukuran berkisar 2-3 cm. Kemudian, cacahan turiang padi dan Gamal di giling. Kedua bahan pakan tersebut dicampur dengan bahan lain seperti air, dedak padi. Setelah tercampur rata dilakukan pencetakan dengan ukuran 13,5 x 13,5 x 3,5 cm dengan menggunakan cetakan kemudian dikeringkan dengan bantuan oven dan sinar matahari. Kemudian wafer turiang diangkat lalu didinginkan yang kemudian sebagian dari wafer turiang dilakukan uji sifat fisik Hasil percobaan menunjukan bahwa imbangan 15% Gamal dan 85% turiang memberikan hasil penilaian fisik wafer turiang yang baik (Kadar air). Pada Parameter daya serap, kerapatan dan berat jenis ke empat perlakuan memberikan nilai yang hamper sama (P>0,05).@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-link:"Body Text Char"; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}span.BodyTextChar {mso-style-name:"Body Text Char"; mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
PENGARUH BERBAGAI VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP BERAT SEGAR, BERAT KERING DAN KANDUNGAN SERAT KASAR BIOMASSA TANAMAN JAGUNG NYIMAS POPI INDRIANI
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.36451

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Agrostologi, Laboratorium Tanaman Makanan Ternak (TMT) dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan Maret 2018 – Januari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai varietas jagung manis terhadap berat segar, berat kering dan kandungan serat kasar biomassa tanaman jagung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu (P1) varietas Talenta, (P2) varietas Manise, (P3) varietas Asia 86, (P4) varietas Bonanza, dan (P5) varietas Paragon. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Data dianalisis dengan Uji Anova dan Uji Metode Pembanding Kontras Orthogonal (Orthogonal Contrast Method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap produksi berat segar, berat kering dan kandungan serat kasar biomassa tanaman jagung.  Varietas Paragon menunjukkan hasil yang paling tinggi terhadap berat segar dan berat kering hijauan sedangkan Varietas Bonanza menunjukkan hasil yang paling rendah terhadap kandungan serat kasar. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5