cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
PRODUKSI TELUR PUYUH FUNGSIONAL BERBASIS BAHAN PAKAN LIMBAH IKAN DAN LIMBAH NANAS Khairisa, Mutiara Amalina
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i1.51668

Abstract

Pemanfaatan limbah ikan dapat dikombinasikan dengan limbah nanas  yang memiliki enzim bromelin, tersedia secara melimpah untuk dibuat menjadi bahan pakan ternak berupa tepung limbah ikan (TLI).  Riset ini dilakukan untuk mengevaluasi formulasi ransum puyuh berbasis tepung limbah ikan untuk menghasilkan telur puyuh fungsional sebagai sumber protein hewani dengan harga yang terjangkau. Riset ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang empat kali, yaitu: P0 = Ransum  kontrol tanpa TLI , P1=  2% TLI dalam ransum, P2 = 4% TLI dalam ransum, dan P3 =  6% TLI dalam ransum. Data dianalisis menggunakan Uji Ragam (ANOVA) dengan Uji Jarak Berganda Duncan.  Hasil menunjukkan bahwa penggunaaan TLI dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, konversi ransum dan mortalitas  terhadap ransum kontrol (P0) selama riset empat minggu.  Sedangkan konversi ransum P3 nyata lebih kecil (P<0.05) dibandingkan P2. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ransum perlakuan P3 secara rerata menghasilkan performa puyuh petelur terbaik, sehingga substitusi tepung limbah ikan sampai dengan 6% mampu menggantikan tepung ikan komersil, akan tetapi belum mampu meningkatkan protein dan menurunkan kolesterol telur puyuh
Dampak Pelarangan Antibiotic Growth Promoters (AGP) Dalam Pakan Terhadap Produksi Dan Mortalitas Ayam Pedaging: Studi Kasus Di Farm Peternak Ayam Ras Pedaging Di Kabupaten Kuningan Affandi, Aan
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i1.51273

Abstract

Pada tahun 2017 pemerintah mengeluarkan peraturan terkait pelarangan Antibiotic Growth Promoters (AGP) dalam pakan. Untuk mengetahui dampak aturan tersebut terhadap peternak dilakukan penelitian di perusahaan peternakan di Kabupaten Kuningan yang memiliki mitra peternak. Penelitian mengambil data produksi dari peternak ayam pedaging meliputi data rataan berat badan, feed intake (FI),  feed convertion ratio (FCR), persentase kematian (mortalitas), indeks prestasi peternak (IP) dan efisiensi pakan (EP). Data diperoleh dari tiap siklus produksi dengan data sampel dari hasil produksi beberapa peternak. Data produksi dengan pemberian pakan mengandung AGP dari tahun 2013 sampai 2016, sedangkan data produksi ayam pedaging dengan pemberian pakan Non AGP meliputi tahun 2018 dan 2019.  Pakan yang digunakan oleh peternak dari mulai pemeliharaan DOC sampai panen umur 30 meliputi pakan starter 3 jenis pakan starter AGP dan 3 jenis pakan starter Non AGP.Hasil uji t dengan SPSS menunjukan bahwa produksi ayam pedaging meliputi bobot badan (BW), feed intake (FI), feed conversion ratio (FCR) dengan pemberian pakan AGP signifikan lebih baik dari pakan tanpa AGP (P<0,05), sedangkan dan mortalitas tidak signifikan (P>0,05). Indeks performa (IP) peternak  pada ayam pedaging dengan penambahan pakan AGP signifikan lebih baik dari ayam pedaging dengan pemberian pakan Non AGP (P<0,05).Kata kunci: AGP, non AGP, uji t
Pengaruh Volume Penyiraman terhadap Produksi Hijauan dan Efisiensi Penggunaan Air pada Corchorus aestuans Zain, Muhammad Fahmy Fachrul; Susilawati, Iin; Khairani, Lizah
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i1.51182

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mengetahui pengaruh volume penyiraman air yang mengacu kapasitas lapang (KL) terhadap produksi hijauan C. aestuans, sekaligus mengetahui seberapa besar efisiensi penggunaan air yang diperoleh.  Benih C. aestuans yang digunakan bersumber dari Laboratorium Lapangan Tanaman Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.  Penelitian dilaksanakan secara eksperimental berupa rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan.  Perlakuan mencakup P1 = 50% KL, P2 = 75% KL, P3 = 100% KL, dan P4 = 125% KL.  Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis ragam, dilanjutkan dengan uji Tukey HSD.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian volume air dapat mempengaruhi produksi hijauan dan efisiensi penggunaan air tanaman.  Produksi hijauan terbaik diperoleh pada 75% KL, dengan efisiensi penggunaan air tertinggi diperoleh pada 50% KL, sebagai level penyiraman yang direkomendasikan.
Pengaruh Fermentasi Feses Ayam Layer sebagai Media Tumbuh terhadap Bahan Organik Serat Kasar dan BETN Maggot (The Effect of Layer Chicken Fermentation as a Growth Media on Organic Matter Crude Fiber and Nitrogen-free Extract Maggot) Rifalah, Muhamad Zakki
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Indonesia)Penelitian telah dilaksanakan di PT. Talaga Unggas Bahagia dan Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas Non Ruminansia dan Industri Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada 30 Maret 2023 hingga 30 Mei 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan manakah yang terbaik pada fermentasi feses ayam layer dengan penambahan Eco-enzyme 2% dan Probiotik Stardec 0,25%. Parameter yang diamati adalah bahan organik, serat kasar, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) maggot BSF. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Terdapat tiga perlakuan  pada feses ayam layer yaitu P1= fermentasi feses ayam layer tanpa bioaktivator, P2= fermentasi feses ayam layer + Eco-enzyme 2% dan P3= fermentasi feses ayam layer + Probiotik Stardec 0,25%. Dilakukan 6 pengulangan setiap perlakuan. Analisis data menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan kandungan serat kasar maggot pada media yang difermentasi Probiotik Stardec 0,25% (P3) nyata lebih rendah (P<0,05) dibanding yang dipelihara di media fermentasi tanpa bioaktivator  (P1), dan yang difermentasi Eco-enzyme 2% (P2), dan kandungan BETN sangat nyata lebih tinggi (P<0,01) dibanding yang dipelihara di media fermentasi tanpa bioaktivator (P1), dan yang difermentasi Eco-enzyme 2% (P2). Kandungan SK dan BETN maggot pada media fermentasi Probiotik Stardec 0,25% adalah 5,81% dan 44,97%. (Inggris)The research was held from 30th March 2023 to 30th May 2023 in PT. Talaga Unggas Bahagia and Laboratory of Poultry Non Ruminant Nutrition  and Feed Industry, Padjadjaran University. The purpose of this research was to determine the effect and which treatment is best for layer chicken feces fermentation with the addition of Eco-enzyme 2% and 0.25% Stardec probiotics. The parameters observed were organic matter, crude fiber, and BSF maggot nitrogen-free extract. The research method used was an experimental method with a completely randomized design (CRD). There were three threatments for layer chicken feces, namely P1 = layer chicken feces fermentation without bioactivator, P2= layer chicken feces fermentation with 2% Eco-enzyme, and P3= layer chicken feces fermentation with 0.25% Stardec probiotic. Performed 6 repetitions of each treatment. Data analysis used analysis of variance (ANOVA). The results showed that the content of maggot crude fiber in media fermented with Probiotic Stardec 0.25% (P3) was significantly lower (P<0.05) than that grown in fermentation media without bioactivator (P1), and 2% Eco-enzyme fermented (P2), while the content of NFE was very significantly higher (P<0.01) than that grown in fermentation media without bioactivator (P1), and 2% Eco-enzyme fermented (P2). The content of crude fiber and NFE maggot in the 0.25% Stardec Probiotic fermentation media were 5.81% and 44.97%.
Evaluation of the Use of Dried Grated Sago as a Substitute Energy Source for Corn in Sentul Chicken Feed Gunawan, Rinie
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i1.52287

Abstract

This research aims to evaluate dry grated sago as an energy source feed ingredient that can substitute corn in feed for the growth of Sentul chickens. The variables observed were feed consumption, final body weight, body weight gain, and feed conversion during growth from week 1 to week 10. The experimental design carried out was a completely randomized design with 5 treatments, namely corn-based feed (P0), feed sagoo more based feed without steam with the addition of 0.5% biopremix (P1), sagoo more based feed with steam adding 0.5% biopremix (P2), sagoo more based feed without steam with the addition of 1% biopremix (P3), and feed based sagoo more with steam adding 1% biopremix (P4). Each treatment consisted of 3 repetitions with 5 chickens per repetition. The total number of Sentul chickens used for the experiment was 150 chickens. The results of the research showed that the treatment feed was significantly different in terms of the average final body weight, body weight gain (PBB), and feed conversion (p<0.05) compared to the control, but the treatment feed was not significantly different in influencing feed consumption. The addition of 1% biopremix to rations without steam can increase the final body weight of Sentul chickens, increase body weight and reduce feed conversion compared to those with steam. Using Biopremix is more effective without steam treatment

Page 1 of 1 | Total Record : 5