cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2024)" : 5 Documents clear
Identifikasi Kecukupan Mineral Mikro Selenium dan Zinc pada Pakan Sapi Perah Awal Laktasi di Koperasi Sarono Makmur, Sleman, Yogyakarta Anam, Moh Sofiul; Agus, Ali; Widyobroto, Budi Prasetyo; Gunawan, Gunawan; Astuti, Andriyani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i3.56487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan dan kecukupan mineral mikro selenium (Se) dan zinc (Zn) dalam pakan sapi perah pada fase awal laktasi di Koperasi Sarono Makmur, Sleman, Yogyakarta. Dilakukan pengambilan sampel bahan pakan berupa hijauan dan konsentrat yang digunakan sebagai pakan dari 24 ekor sapi perah awal laktasi (days in milk <100 hari). Mineral mikro dianalisis menggunakan instrumen inductively coupled plasma mass spectrometry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Se dalam bahan pakan hijauan berkisar antara 0,03-0,20 mg/kg BK (bahan kering), sedangkan Se dalam bahan pakan konsentrat berkisar antara 0,16-0,64 mg/kg BK. Kandungan Zn dalam hijauan berkisar antara 12,75-33,10 mg/kg BK, sedangkan Zn dalam konsentrat berkisar antara 35,50-73,50 mg/kg BK. Kandungan Se dan Zn dalam ransum masing-masing yaitu 0,16 dan 28,93 mg/kg BK. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kandungan mineral mikro Se dan Zn pada berbagai jenis bahan pakan hijauan dan konsentrat di Koperasi Sarono Makmur, Sleman, Yogyakarta menunjukkan nilai yang bervariasi. Selain itu, kadar Se dan Zn dalam ransum masih berada di bawah standar yang direkomendasikan untuk sapi perah laktasi. Oleh karena itu, suplementasi mineral tersebut perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas pakan dan mendukung kesehatan serta produktivitas sapi perah awal laktasi.
PENGARUH PENAMBAHAN Indigofera sp. TERHADAP KUALITAS FISIK FERMENTASI BATANG PISANG SEBAGAI PAKAN TERNAK Anggraini, Gita
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i3.56605

Abstract

Salah satu masalah yang paling sering berhadapan dengan peternak adalah pakan. Teknik fermentasi sebagai bagian dari proses ensiling adalah salah satu metode untuk mengatasi keterbatasan persediaan pakan. Pakan alternatifnya adalah dengan memanfaatkan limbah batang pisang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penambahan Indigofera sp tentang kualitas fisik batang pisang yang telah difermentasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen ini dilakukan dengan  menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan, enam ulangan, dengan tiga puluh orang sebagai panelis. Perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut : P0= batang pisang + 0% Indigofera sp, P1= batang pisang + 10% Indigofera sp , P2= batang pisang + 20% Indigofera sp, P3= batang pisang + 30% Indigofera sp, dan P4 = batang pisang + 40% Indigofera sp. Warna, aroma, dan tekstur adalah hal- hal yang diamati dalam penelitian ini. Analisis varians (uji F) dilakukan pada taraf 5% untuk menguji hipotesis pengaruh faktor perlakuan terhadap keragaman data eksperimen. Jika ada perbedaan yang nyata, uji Duncan New Multiple Testing (DMRT) dilakukan pada taraf 5%. Penelitian menunjukan bahwa penambahan Indigofera sp mempengaruhi kualitas fisik, dilihat dari segi warna, pada perlakuan P0 dan P1 diperolah warna yang baik yaitu kuning, pada perlakuan P0, P1, P2, dan P3 aroma yang baik yaitu asam, dan tekstur agak halus terlihat pada perlakuan P0, P1, P2, P3 dan P4. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian 0% indigofera sp dan 10% indigofera sp menghasilkan  kualitas fisik fermentasi yang baik.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS EKSTERIOR TELUR PUYUH PADJADJARAN Herliani, Lina; Sujana, Endang; Saefulhadjar, Deni
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i3.57564

Abstract

Kualitas eksterior sangat berpengaruh terhadap penjualan sehingga penting untuk diteliti. Kualitas telur yang baik dapat didapatkan dengan memperhatikan pakan dan suatu pakan yang dapat dilakukan penambahan pada ransum yaitu tepung daun Mengkudu. Hal yang ingin dicapai dari studi yang dilaksanakan yaitu guna mengidentifikasi mengenai mempertambahkan tepung daun mengkudu berdampak pada kualitas luar telur puyuh Padjadjaran. Variabel yang diobservasi pada studi yang dilaksanakan mencakup bobot telur, shape index, specific gravity, dan tebal kerabang. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 24 Februari sampai dengan 07 April 2024. Metode yang dipergunakan yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Tersusun atas 4 percobaan dan 5 ulangan yaitu R-0 = Ransum dengan kandungan tepung daun Mengkudu 0% R-1 = Ransum penelitian melalui tambahan tepung daun Mengkudu 1%, R-2 = Ransum penelitian dengan tambahan tepung daun Mengkudu 2%, R-3 = Ransum penelitian dengan tambahan tepung daun Mengkudu 3%. Total telur yang diamati sebanyak 200 butir, dengan masing-masing 10 butir dalam setiap ulangan. Data yang diperoleh dilakukan analisis ragam (ANOVA). Hasil yang didapat dari penambahan tepung daun Mengkudu hingga taraf 3% berpengaruh tidak nyata pada kualitas eksterior telur puyuh mencakup bobot telur, shape index, specific gravity, dan tebal kerabang.
Pengaruh Komposisi Hijauan Jagung (Zea mays) dan Legum Turi Putih (Sesbania grandiflora) Terhadap Kualitas Wafer Pakan ARSADIANTI, NISA SAKIILA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i3.54644

Abstract

Hasil samping jagung hijauan dapat dimanfaatkan untuk bahan pakan sebagai potensi sumber energi dan serat bagi ruminansia, jagung tergolong dalam pakan hijauan yang memiliki kandungan protein yang rendah sehingga untuk meningkatkan kualitas nutrisinya dapat digunakan dengan mengabungkan pakan sumber protein seperti kacang-kacangan turi putih. Salah satu teknologi yang meningkatkan kualitas hijauan, memudahkan penyimpanan dan memiliki umur simpan yang relatif lama yaitu berbentuk wafer pakan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 pengulangan, dengan rencana perlakuan P1= Hijauan Jagung 50% dan Legum Turi Putih 50%, P2= Hijauan Jagung 40% dan Legum Turi Putih 60%, P3 = Hijauan Jagung 30% dan Legum Turi Putih 70% dan P4 = Hijauan Jagung 20% dan Legum Turi Putih 80%. Peubah yang diamati adalah kadar air, berat jenis, kerapatan dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan komposisi campuran hijauan jagung dan kacang-kacangan turi putih berpengaruh nyata (P0,05) terhadap kadar air, berat jenis, kerapatan dan daya serap udara. Komposisi campuran paling baik dihasilkan oleh P4 dengan 20% hijauan jagung dan 80% kacang-kacangan turi putih.
Pengaruh Berbagai Jenis Bakteri Asam Laktat (BAL) Terhadap Kecernaan Fraksi Serat dan Degradasi Bahan Kering Pelepah Sawit Terfermentasi Rohmat, Nazla Nadifah Banafsaj
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i3.55588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi pelepah sawit dengan menggunakan berbagai jenis bakteri asam laktat (BAL) yaitu Lactobacillus plantarum dan Pediococcus pentosaceus terhadap degradasi bahan kering (DBK) dan kecernaan fraksi serat (NDF dan ADF) secara in vitro. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu P1 (fermentasi pelepah sawit tanpa penambahan BAL), P2 (fermentasi pelepah sawit dengan L. plantarum), P3 (fermentasi pelepah sawit dengan P. pentosaceus) dan P4 (fermentasi pelepah sawit dengan kombinasi L. plantarum dan P. pentosaceus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menggunakan berbagai jenis BAL berpengaruh terhadap nilai DBK, kecernaan NDF dan kecernaan ADF. Perlakuan fermentasi pelepah sawit dengan kombinasi L. plantarum dan P. pentosaceus menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan degradasi DBK, kecernaan NDF dan kecernaan ADF. Fermentasi pelepah sawit dengan kombinasi L. plantarum dan P. pentosaceus menghasilkan nilai DBK sebesar 41,10%, kecernaan NDF sebesar 18,01%, dan kecernaan ADF sebesar 16,10%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5