cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Analisis Perbandingan Antara Metode FCFS, SPT Dan EDD Pada Pengolahan Biji Kopi Kering Healthy Aldriany Prasetyo; Rafael Remit Winardi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6929

Abstract

The aim of this study was to determine the best method for using huller coffee bean processing machines at PT. XYZ. Huller is a tool used to peel dry coffee bean skin. The methods used are FCFS, SPT and EDD. The First Come First Served (FCFS) method is where work is processed based on the arrival of the material to be processed. The Shortest Processing Time (SPT) method starts with recording customer orders based on the shortest processing time. The Earlier Due Date (EDD) method starts with recording customer orders based on the due date. Selection and determination of the method used for huller operations based on the arrival of raw materials, processing time and maturity time of customer orders. The data collected consists of the number and capacity of the hullers owned, the volume of raw materials, available working hours and processing time. Processing effectiveness is measured based on: average completion time, average number of jobs, product processing time, average delay and utility. The results showed that the FCFS method was the best method compared to the SPT and EDD methods in the process of stripping the dry seed coat by 5 (five) huller units.
Hubungan Antara Waktu Kerja Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan Rosleni Sitepu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6877

Abstract

Pelaksanaan waktu kerja sehari-hari atau overlood di karenakan banyak tuntutan tugas atau waktu kerja yang tinggi, sehingga pekerja menjadi lelah, serta cenderung untuk melakukan kesalahan selama bekerja dan bahkan menjadi stres akibat waktu kerja yang tinggi. Kelelahan adalah merupakan keadaan seorang perawat yang tenaganya terkuras habis karena kejenuhan yang berlebihan terhadap pekerjaan itu sendiri, hal tersebut terjadi karena kurangnya waktu istirahat bagi tenaga kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Waktu Kerja Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di RSU Mitra Sejati Medan,. Jenis penelitian ini cross sectional yaitu penelitian yang bersifat deskriptif korelasi dengan sampel adalah perawat yang bekerja di Rumah Sakit Mitra Sejati Medan berjumlah 48 orang. Metode analisis data dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas responden adalah waktu kerja normal sebanyak 38 orang (79,2%) dan minoritas responden adalah waktu kerja rendah sebanyak 2 orang (4,2%), dengan tingkat kelelahan responden mayoritas adalah kelelahan kerja Sedang sebanyak 37 (77,1%) dan minoritas responden adalah kelelahan kerja ringan sebanyak 2 orang (4,2%). Didapatkan hasil p = 0,002 dengan α = 0,05. Artinya ada hubungan antara waktu kerja dengan kelelahan kerja perawat di RSU. Mitra Sejati Medan Tahun.2022. Diharapkan tempat penelitian dapat meningkatkan dan mengoptimalkan waktu istirahat kerja perawat agar lebih baik lagi untuk kedepannya
Gambaran Tingkat Kepuasan Pelayanan Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Bandar Kalipah Tahun 2022 Tiffani Tantina Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6907

Abstract

Tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas menjadi hal yang harus mendapat perhatian dari pemerintah sebagai salah satu upaya dalam pembangunan di bidang kesehatan. Dalam melaksanakan hal tersebut, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat harus optimal dan bermutu baik. Pasien akan merasa puas apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya sama atau melebihi harapannya dan sebaliknya, ketidakpuasan atau perasaan kecewa pasien akan muncul apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya itu tidak sesuai dengan harapan yang merupakan konsep dari kepuasan.  Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pelayanan kesehatan selama masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Bandar Kalipah tahun 2022. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional, yaitu pengambilan data hanya dilakukan sekali dan pada waktu yang sama.  Hasil : Hasil penelitian diketahui bahwa persentase tertinggi dimensi kehandalan yaitu cukup puas sebanyak 30 orang (40,5%). Persentase tertinggi  dimensi ketanggapan yaitu kategori cukup puas sebanyak 37 orang (50,0%). Persentase tertinggi dimensi kejelasan yaitu kategori tidak puas sebanyak 27 orang (36,5%). Persentase tertinggi dimensi sikap empati yaitu kategori cukup puas sebanyak 34 orang (45,9%). Persentase tertinggi dimensi sarana dan pra sarana yaitu kategori sangat puas sebanyak 32 orang (43,2%) responden. Mayoritas tingkat kepuasan pada pelayanan kesehatan yaitu 33 orang (44,6%) puas dengan pelayanan kesehatan Puskesmas Bandar Kalipah. Mayoritas responden dengan usia kategori dewasa sebanyak 42 orang (56,8%),  mayoritas pendidikan terakhir yaitu SMA sebanyak 47 orang (63,5%), responden mayoritas bekerja sebanyak 53 orang (71,6%).
Analisis Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair (POC) Berbahan Dasar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Rasyidah Rasyidah; Kartika Manalu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.6578

Abstract

Eceng gondok merupakan gulma akuatik yang sangat produktif pada ekosistem perairan tropis dan sulit untuk ditanggulangi. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair karena mengandung sejumlah unsur hara baik makro maupun mikro. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa POC eceng gondok mengandung unsur hara makro C-organik (1.30 %), Nitrogen (0.01%), Phospor (0.12%), Kalium (0.32%), Magnesium (0.01%), dan Kalsium (0.02%). Unsur hara mikro yang diperoleh yaitu B (10.11ppm), Besi (30.02ppm), Tembaga (0.10ppm). Nilai unsur hara yang diperoleh kecuali pada unsur Besi belum memenuhi kriteria baku mutu sesuai Permentan No. 70 Tahun 2011. Sedangkan pada unsur Besi telah memenuhi baku mutu yaitu 550ppm. Rendahnya nilai unsur hara yang diperoleh menjadi peluang POC eceng gondok dapat dikombinasikan dengan bahan organik lainnya dan bioaktivator tertentu dalam menguraikan bahan serat yang terkandung dalam tumbuhan eceng gondok
PENGARUH AROMA TERAPI KULIT JERUK TERHADAP INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS MARYKE KABUPATEN LANGKAT Putri Ayu Yessy Ariescha
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.6878

Abstract

Setiap wanita yang hamil akan mengalami proses penyesuaian tubuh  terhadap kehamilan sesuai pada tahap trimester yang sedang dijalani. Trimester pertama merupakan awal trimester yang menimbulkan berbagai respon pada ibu hamil. Respon yang paling berpengaruh pada ibu hamil adalah mual dan muntah. Mual dan muntah pada kehamilan disebut juga Emesis Gravidarum. Terapi aroma dengan menggunakan indra penciuman merupakan salah satu yang memiliki reseptor saraf yang berhubungan dengan saluran ke otak sehingga efek yang diberikan bisa langsung dirasakan oleh ibu hamil yang mengalami   mual   muntah. Ekstrak minyak essensial kulit jeruk mengandung limonene, myrcene, linalool,oktanal, dekanal, sitronelal, neral, geranial, valensen,  β  sinensial,  α  sinansial yang bermanfaat untuk menekan rasa mual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi aroma kulit jeruk terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil di Puskesmas Maryke Kabupaten Langkat. . Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Maryke Kabupaten Langkat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 orang. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desai penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperiment dengan rancangan One Group Pretest and Postest.. 3. Hasil uji statistic dengan uji T-Independent diketahui bahwa ada pengaruh pemberian terapi aroma jeruk terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil di Puskesmas Maryke Kabupaten Langkat dengan P-Value 0,000
Pengaruh Breast Care Pada Ibu Post Partum Dengan Kejadian Bendungan ASI Tetty Junita Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.6916

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) terbaru tahun 2015 di Amerika persentase ibu menyusui yang mengalami breastcare rata-rata 8242 (87,05%) dari 12.765 ibu nifas, pada tahun 2014 terdapat 7198 breastcare (66,87%), sebanyak 10.764 ibu nifas dan pada tahun 2015 terdapat 6543 (66,34%) ibu yang mengalami bendungan ASI dari 9.862 ibu nifas (WHO, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara pada ibu post partum dengan kejadian bendungan ASI. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan One Group Pre-Post Design Test, populasi dalam penelitian ini adalah 15 responden, sampel diambil dengan teknik accidental sampling, yang kebetulan tanpa direncanakan ditentukan menjadi Sebuah sampel . Analisis data menggunakan analisis bivariat dan univariat dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 15 responden. Mayoritas ibu nifas berusia 19-24 tahun sebanyak 9 responden (60,0%) dan mengalami bendungan payudara sebanyak 8 responden (53,3%). Hasil analisis bivariat dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,001 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh perawatan payudara pada ibu post partum dengan kejadian Bendungan ASI di BPS T.Siregar Bosar Kelurahan Maligas, Kabupaten Simalungun. Disarankan agar bidan lebih aktif dalam memberikan perawatan payudara sejak masa kehamilan agar tidak terjadi bendungan payudara
Identifikasi Kandungan Pupuk Organik Cair dari Hidrogel Limbah Diapers Terhadap Penambahan Spirulina platensis Rasyidah Rasyidah; Irda Nila Selvia; Devi Siruwahni
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.6573

Abstract

The increase of the number of babies birth will also increase the use of baby diapers. The increase of use diapers is not matched by the act of treating the diaper waste. Whereas diaper waste often becomes an environmental problem. Diaper waste has the potential to be used as organic liquid fertilizer because it contains nitrogen, electrolyte ions, and dissolved hormones from urine. But the decomposition process takes a very long time if the diapers are just left intact without being given certain treatment to separate the gel and plastic parts of the diaper. So it is necessary to carry out a recycling process involving microbes so that the decomposition process of organic matter from diaper waste can take place optimally. One of the microalgae that can be used is Spirulina platensis. Therefore, this study aims to determine the content of liquid organic fertilizer produced from composting diaper waste with the addition of Spirulina platensis. The study was conducted using an experimental method with 3 treatments, namely control (0 ml S. platensis+3 kg hydrogel), D2 (25 ml S. platensis+3 kg hydrogel), D3 (50 ml S. platensis+3 kg hydrogel). Parameters observed were macro nutrients (C-Organic, Total Nitrogen, Phosphorus), and C/N Ratio. Data analysis was carried out by looking at the C-organic, N, P, K and C/N ratio content in liquid organic fertilizer obtained from the addition of Spirulina platensis through laboratory tests at the initial and final stages of composting. From the results of the analysis it was found that the macro nutrient content in the form of elements N, P, K and the C/N ratio at the final stage of composting did not show a value that suitable with technical requirements for liquid organic fertilizer according to Minister of Agriculture No. 70 of 2011. So that in its application, use hydrogel diapers as an organic fertilizer, it can still be combined with other organic materials to meet the required nutrients. 
PENGARUH OPTIMALISASI SUHU INKUBATOR TERHADAP EMBRIOGENESIS DAN ORGANOGENESIS PADA AYAM (Gallus gallus domesticus) SELAMA 21 HARI INKUBASI Putri Ayu Ika Setiyowati; Rieke Dwi Ayuni; Ayu Dewi Wulandari; Nur Fatimah Azzahra Azzahra; Filliana Andalucya; Salasun Nisa; Arsanul Khakim; Syafiq Alfanani; Imam Hanafi; M. Syahrur Ramadhan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6619

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan memahami perkembangan embrio telur ayam, memahami fase-fase perkembangan embrio ayam (Gallus gallus domesticus), mengerti hasil penelitian dari setiap jurnal yang dibahas. Pada alat dan bahan seperti cawan petri, gunting bedah, pisau bedah, incubator, spidol permanen, kamera hp,senter. Bahan yang digunakan yaitu telur ayam (Gallus gallus domesticus). Cara kerja yang dilakukan dengan menyiapkan telur ayam sebanyak lebih dari 21 butir dengan umur 0 hari, untuk menghindari kegagalan pada saat pengamatan. Setelah itu masing masing dari telur diberi nomor dengan spidol permanen dan dimasukkan satu persatu telur ke dalam inkubator pada suhu 29-30 derajat. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 21 hari perkembangan telur tersebut. Hasil dari pengamatan ini yaitu terbentuknya tubuh embrio ayam (Gallus gallus domesticus). setiap tahapan perkembangannya, yaitu meliputi  terbentuknya lipatan-lipatan tubuh sehingga tubuh embrio sudah hampir terpisah dari kuning telur. Adanya lipatan-lipatan tubuh dan batas antara daerah intra dan extra embrio semakin jelas. Membuat organ-organ embrio ayam semakin jelas terlihat.Kata kunci: embriogenensis, organogenesis, suhu optimal, 21 hari, Gallus gallus domesticus.
PENGARUH PEMBERIAN PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) Rahmat Riski; Rahma dina; Zahratul Idami
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6845

Abstract

Kedelai menjadi salah satu subsektor pertanian yang memiliki posisi strategis dalam penyediaan untuk kebutuhan pangan yang mengandung protein nabati, vitamin, mineral, lemak dan asam amino yang banyak. Salah satu masalah pengembangan kedelai adalah gangguan hama terutama ulat grayak yang menurunkan produksi kedelai sebesar 75%. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi hama adalah menggunakan pestisida nabati. Penelitiani inii bertujuaniuntukimengetahuiipengaruhi pemberiani pestisidainabatii dari campuran dauni mengkudu dan daun kenikir terhadap hama ulat grayak pada pertumbuhan vegetatif kedelai dan konsentrasi paling efektif dari penggunaan pestisida nabati. Penelitiani inii merupakani penelitiani kuantitatif dengan eksperimen menggunakan Rancangani Acak iKelompoki (RAK)i  faktoriali dengan 2 faktor,i yaitui konsentrasi (P0 = kontrol;iP1i = 100i gr/liter pestisida nabati; P2 = 200 gr/liter pestisida nabati; P3 = 300 gr/literi pestisida nabati) dan jarak tanam (J1 = 20 x 40 cm; J2 = 20 x 20 cm). Berdasarkan hasil penelitian, berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan ulat grayak yaitu semakin tinggi konsentrasi pestisida nabati maka akan semakin rendah intensitas serangan, namun jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap inensitas serangan. Sebaliknya jarak tanam bepengaruh nyata pada tinggiitanaman,iindeks luasidaunidan jumlah klorofil, sedangkan konsentrasi tidaki berpengaruhi nyata.i Konsentrasi paling efektif darii penggunaani pestisidainabatiidari campuran daun mengkudui dani daun kenikiri adalah P3 sebesar 50%  dalam menurunkan intensitasi serangani ulati grayaki pada tanamani kedelaii dengan signifikansi 0,000, dengan jaraki tanami 20 x 40 cm.i
Determinan Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Dan Bersalin Efrata Efrata
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.6953

Abstract

Angka kematian ibu di Propinsi Sumatera Utara menduduki urutan keenam terbesar di Indonesia tahun 2020. Sementara Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah penduduk terbesar kedua menyumbang angka kematian ibu terbesar ketiga di Propinsi Sumatera Utara pada tahun 2020 (Dinas Kesehatan Sumatera Utara, 2021). Dukungan suami pada ibu hamil dan bersalin dapat mencegah kematian ibu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan suami pada ibu hamil dan bersalin di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel ibu yang memiliki anak usia 0-11 bulan di Kabupaten Deli Serdang. Sampel berjumlah 100 orang yang diambil dengan tehnik stratifield proportionate random sampling. Alat pengumpulan data dengan kuesioner untuk melihat dukungan suami berupa dukungan instrumen, dukungan informasi dan dukungan emosional di wilayah AKI rendah, sedang dan tinggi.  Berdasarkan uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan (p0,05) antara tingkat pendidikan suami dengan dukungan instrumen dan emosional suami, tingkat penghasilan suami dengan dukungan emosional suami, tingkat pendidikan istri dengan dukungan emosional suami serta status pekerjaan istri dengan dukungan informasi suami. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tempat tinggal (AKI rendah, AKI sedang dan AKI tinggi) dengan dukungan suami. Suami memiliki peranan penting dalam memberikan dukungan kepada ibu hamil dan bersalin. Pengetahuan suami tentang perawatan serta tanda-tanda kegawatan kehamilan perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya 3 terlambat

Page 37 of 161 | Total Record : 1602