cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP PROFIL LIPID TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI MINYAK JELANTAH Rafina Amalia Naru; Husnarika Febriani; Syukriah Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6994

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang akan menyebabkan kerusakan pada minyak dan menimbulkan radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan tubuh salah satunya yaitu profil lipid. Salah satu senyawa yang dapat menangkal radikal bebas yang disebabkan oleh minyak jelantah yaitu antioksidan. Tanaman yang memiliki kandungan antioksidan tinggi salah satunya yaitu asam jawa (Tamarindus indica L.). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun asam jawa (Tamarindus indica L.) terhadap kadar kolestrol total, LDL, HDL dan trigliserida tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, Kontrol Negatif: CMC 0,1% 1 ml,  Kontrol Positif: minyak jelantah 1,5 ml + CMC 0,1% 1 ml, Perlakuan 1: minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 150 mg/kgBB, Perlakuan 2: minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 200 mg/kgBB, Perlakuan 3: (minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 250 mg/kgBB. Tahapan dalam penelitian ini meliputi skrining fitokimia dengan hasil uji flavonoid, trepenoid, steroid dan tanin positif, uji aktivitas antioksidan dengan hasil 61,99 ppm, uji flavonoid total dengan hasil 5,4842 mgQE/g, uji minyak jelantah dengan hasil kadar air 0,0698%, asam lemak bebas 0,1912%, bilangan peroksida 16,99 meq O2/kg, pemeriksaan kadar kolestrol total, LDL, HDL dan trigliserida tikus putih. Analisis data menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan yaitu daun asam jawa mampu menurunkan kadar kolestrol total, LDL, trigliserida dan meningkatkan kadar HDL dengan nilai p=0,000. Dosis yang paling berpengaruh yaitu 250 mg/kgBB dengan nilai rata-rata kolestrol total (60.60±4.27), LDL (24.60±1.94), HDL (36.00±2.34) dan trigliserida (161.80±5.11) 
Uji Aktivitas Ekstrak Buah Rotan Sega (Calamus caesius Blume) terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae dan Propionibacterium acnes Rosa Mardliyah Padena; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6207

Abstract

Buah rotan sega (Calamus caesius Blume) mempunyai kemampuan sebagai obat dalam penyembuhan luka, infeksi saluran pencernaan, peremajaan kulit dan juga sebagai antibakteri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat kemampuan antibakteri ekstrak serta perlakuan mana yang paling efektif untuk menghentikan pertumbuhan Klebsiella pneumoniae dan Propionibacterium acnes dengan rancangan penelitian menggunakan RAL meliputi 6 perlakuan yaitu kontrol positif kloromfenikol, kontrol negatif DMSO, dan kelompok konsentrasi ekstrak 20%, 40%, 60%, dan 80%. Cara kerja yang digunakan dengan mengekstraksi buah rotan sega menggunakan etanol 96%, pengujian fitokimia dan uji antibakteri dengan metode difusi cakram Kirby- Bauer. Hasil skrining fitokimia ekstrak buah rotan mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan glikosida. Hasil uji antibakteri Klebsiella pneumoniae menghasilkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% yaitu 8,5 mm, 8,8 mm, 9,5 mm, dan 10,8 mm, sedangkan pada bakteri Propionibacterium acnes menghasilkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% yaitu 9,3 mm, 9,8 mm, 10,2 mm, dan 9,9 mm. Hasil uji one way Berdasarkan ANOVA, masing-masing kelompok memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan mikroorganisme Klebsiella pneumoniae dan Propionibacterium acnes. Kemudian, dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%, dilakukan uji Duncan dengan hasil kontrol positif yang menunjukkan perbedaan yang cukup besar. Penelitian ini menemukan bahwa jumlah efektif tertinggi ekstrak buah rotan sega adalah 80% dan 60%, berturut-turut untuk mencegah pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae dan Propionibacterium acnes.
Diversity of Mosses and Ferns in Dlundung Waterfall, Mojokerto Angella Ananda Syaputra; Lailatus Fitri; Badriatul Musyarofah; Nynda Ayu nadira Savitri; Aji Naufal Syafiq; Rofiatun solekha
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7080

Abstract

Ferns (Pteridophyta) and mosses (Bryophyta) live in moist areas (hygrophytes) both epiphytes (attached to trees, wood, rocks) and terrestrial (soil). Data about the types of ferns and mosses are very important to know either as a biodiversity database or as a medium to support the learning process. Even the rate of species extinction due to human activities has now reached an alarming level. The aims of this research are to; knowing the types of mosses and ferns found in Dlundung Waterfall, Mojokerto and knowing the level of diversity of mosses in Dlundung Waterfall, Mojokerto. The research design obtain with 3 location to field data, using the roaming method. The results obtained 5 species of mosses (Hyophila apiculata, Ectropothecium falciforme, Dumortiera hirsuta, Orthorrhychium phyllogonioides, Cyathodium Smaragdinum) and 5 species of ferns (Pteris vittata, Adiantum concinnum, Aspelenium nidus, D. canariensis, Cyathea sp.) 5 Types of mosses were identified to the species level, five types of ferns were identified to the genus level.
Formulasi Dan Uji Efektivitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Sambung Rambat (Mikhania mikranta) Sebagai Antiinflamasi Pada Tikus Putih Jantan Elysa Elysa; Sembiring Pintata; Barita Esman Dabukke
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7090

Abstract

Latar Belakang: Peradangan merupakan respon normal akibat sistem kekebalan tubuh untuk mengeliminasi patogen, mencegah meluasnya kerusakan jaringan dan memperbaiki jaringan yang rusak akibat gejala patologis suatu penyakit, Tujuan: Mengetahui konsentrasi yang memberikan efektivitas sebagai antiinflamasi terhadap kulit putih pria tikus diinduksi dengan karagenan 1%. . Metode: Tanaman merambat diekstraksi menggunakan etanol 96% sebagai pelarut. Tikus wistar diadaptasi selama tujuh hari sebanyak 15 ekor. Tikus secara acak dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I (kontrol negatif) berbasis gel, kelompok II (kontrol positif) gel voltaren, kelompok III ekstrak etanol tanaman merambat dengan konsentrasi 5%, kelompok IV ekstrak etanol daun tanaman merambat 10%, kelompok V ekstrak etanol daun tanaman merambat dari daun 15%. Semua kelompok perlakuan disublantasikan dengan karagenan 1%. Edema pada kaki tikus diukur pada 30 menit hingga 180 menit. Analisis data menggunakan metode one way ANOVA. Hasil: dari hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing kelompok perlakuan mengalami penurunan inflamasi, pada 5 kelompok perlakuan, penurunan inflamasi yang paling baik adalah konsentrasi 15% yang paling baik dibandingkan voltaren gel dalam menurunkan inflamasi, Kesimpulan: ekstrak etanol tanaman rambat memiliki efek yang hampir setara dengan obat voltaren tetapi obat voltaren lebih efektif mengurangi peradangan
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN KECAMBAH KACANG HIJAU SEBAGAI ZAT PENATUR TUMBUH ALAMI KANGKUNG (Ipomea replans Poir) Safitri Safitri; Elis Yana; Sumayyah Assa'adah Lubis; Indayana Febriani Tanjung; Febri Ramadhani Hasibuan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6438

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang merah Dan kecambah kacang hijau sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) alami kangkung darat ( Ipomea reptans Poir). Penelitian ini dilakukan di Desa Laud Dendang Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, pada bulan Oktober sampai november 2022 disusun dalam rancangan acak kelompok dengan tiga perlakuan. Perlakuan pertama adalah tanpa menggunakan ZPT, perlakuan kedua menggunakan ekstrak bawang merah 400 gram ditambah 1 Liter air dan perlakuan ketiga menggunakan ekstrak  bawang merah 200 gram dan ekstrak kecambah 200 gram dan ditambah air 1 Liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan 200gram ekstrak bawang merah dan ditambah dengan 200 gram kecambah dan ditambah dengan 1 liter air berpengaruh nyata terhadap Luas daun dan tinggi tanaman panjang akar dan diameter batang.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KELOR(Moringa oleifera L.) DENGAN PENAMBAHAN TETES TEBU(Molasse) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMANKACANG HIJAU(Vigna radiata L.) Annisa Mayasari Hutauruk; Muhammad Idris; Rahma dina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hasil terbaik pupuk organik cair daun kelor dengan penambahan tetes tebu terhadap pertumbuhan kacang hijau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Percobaan terdiri dari 5 perlakuan dengan masing-masing 5 ulangan  yaitu ; A = 0%, B = 2%, C = 4%, D = 6%  dan E = 8%. Data yang diperoleh dilakukan analisis of varian dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada setiap perlakuan pemberian pupuk organik cair daun kelor dengan penambahan tetes tebu pada tanaman kacang hijau 2MST, 4MST dan 6MST memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan luas daun. Akan tetapi tidak berbeda nyata pada pertumbuhan jumlah cabang daun dan jumlah klorofil daun. Pupuk organik cair  daun kelor dengan penambahan tetes tebu memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan Tinggi tanaman, jumlah cabang daun, luas permukaan daun dan jumlah klorofil daun. Konsentrasi 8% (80 ml POC + 920 Air) memberikan hasil yang paling baik terhadap  semua parameter pertumbuhan tanaman kacang hijau.
Evaluasi Desain Kegiatan Praktikum Materi Transpor Zat dan Implementasi Hasil Rekonstruksinya pada Kurikulum Merdeka Waliyyatu Azzahra; Bambang Supriatno
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7104

Abstract

Desain Kegiatan Praktikum (DKL) menjadi salah satu komponen pendukung pembelajaran. Namun realitanya DKL yang ditemukan masih memiliki kekeliruan dan perlu adanya perbaikan, baik pada aspek konseptual, praktikal, maupun konstruksi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi 5 buah DKL yang digunakan guru pada materi transport zat dan menganalisis potensi implementasi hasil rekonstruksi DKL tersebut pada kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan tahapan ANCOR (Analisis, Coba, Rekonstruksi). Dari hasil analisis dan uji coba DKL diketahui bahwa belum ada DKL yang memperoleh skor maksimal dari setiap aspek yang dinilai sehingga perlu dilakukan perbaikan dan rekonstruksi DKL. Tahapan rekonstruksi menghasilkan alternatif DKL praktikum transport zat yang diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi dan mengkonstruksi pengetahuan mereka sehingga kegiatan praktikum menjadi lebih bermakna. DKL hasil rekonstruksi juga diarahkan pada literasi numerasi untuk mendukung kesuksesan implementasi kurikulum merdeka.
Efek Kombinasi Linear Alkylbenzene Sulfonates (LAS) dan Tembaga (Cu) pada Kapasitas Fitoremediasi Tanaman Daun Tombak (Sagittaria lancifolia) Agustina, Eva; Nabila, Salsa; Purnamasari, Risa; Irawanto, Rony
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6912

Abstract

Salah satu masalah lingkungan yang serius saat ini adalah pencemaran air yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan organisme lainnya. Salah satu penyebab pencemaran air adalah adanya detergen dan logam berat yang terdapat di lingkungan. Karena dampaknya yang merugikan, perlu dicari solusi untuk menangani masalah ini. Salah satu solusinya adalah menggunakan teknik fitoremediasi dengan memanfaatkan tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) yang terbukti mampu menyerap berbagai polutan dari lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fitoremediasi tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) dalam menangani kontaminasi detergen LAS (Linear Alkylbenzene Sulfonates) dan logam berat tembaga (Cu) pada air. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda konsentrasi LAS + Cu, yaitu 0 mg/L, 10 mg/L + 3 mg/L, 30 mg/L + 3 mg/L, dan 50 mg/L + 3 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan daya penyisihan LAS tertinggi sebesar 96% pada variasi konsentrasi LAS 10 mg/L + Cu 3 mg/L, dan daya penyisihan Cu tertinggi sebesar 72% pada variasi konsentrasi  LAS 50 mg/L + Cu 3 mg/L. lebih lanjut, nilai efektifitas penyerapan logam Cu tertinggi sebesar 59% pada variasi konsentrasi  LAS 50 mg/L + Cu 3 mg/L. Hasil penelitian juga menunjukkan semakin tinggi LAS yang diberikan maka semakin tinggi pula penyerapan logam berat Cu oleh tanaman. Berdasarkan hasil tersebut, terbukti bahwa tanaman daun daun tombak (Sagittaria lancifolia) efektif untuk menyerap LAS dan logam berat Cu di lingkungan.
Formulasi Dan Uji Efektivitas Sediaan Body Lotion Dari Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Sebagai Pelembab Kulit Anggun Syafitri; Maulida Rahma
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7185

Abstract

Kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan berfungsi melindungi kulit dari radikal bebas. Aktivitas radikal bebas dapat dihambat oleh senyawa antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas. Kosmetik adalah produk yang diterapkan pada tubuh atau wajah untuk mempercantik penampilan. Body lotion merupakan sediaan yang dioleskan pada kulit bagian luar yang dapat melembutkan, mencerahkan, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Daun asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa antioksidan untuk mengatasi radikal bebas karena dapat mencegah gangguan kulit yang dirusak oleh sinar UV. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Sampel yang digunakan adalah daun asam jawa (Tamarindus indica L.) kemudian diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%, dipekatkan dengan cara diputar. Ekstrak Daun Asam Jawa diformulasikan dengan konsentrasi F1 1%, F2 3%, F3 5% dan F4 7% menggunakan basis parafin cair, setil alkohol, gliserin, asam stearat, trietanolamin, metil paraben, propil paraben dan air suling. Pemeriksaan mutu sediaan meliputi homogenitas, tipe emulsi, daya sebar, stabilitas dan pH selama 4 minggu. Pemeriksaan iritasi kulit sukarelawan. Semua sediaan homogen, tipe emulsi o/w, daya sebar dengan beban 50 gr 1,3 cm-3 cm, dengan beban 100 gr 2 cm-5,2 cm. Stabil selama penyimpanan 4 minggu, pH 7.49-7.7.62 dan tidak menyebabkan iritasi. Semua sediaan dapat meningkatkan kelembapan kulit. Formulasi body lotion yang paling efektif mengatasi kulit kering adalah sediaan dengan konsentrasi ekstrak daun asam 7% (F4) yang ditandai dengan peningkatan penyembuhan kulit yang dioleskan selama 1 bulan
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC.) TERHADAP PROFIL DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) YANG DIINDUKSI TARTRAZIN Siti Nur Halimah; Husnarika Febriani; Syukriah Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6932

Abstract

Tartrazin atau yang dikenal dengan FD Yellow 5/ E102 merupakan pewarna kuning lemon sintetis. Penggunaan tartrazin yang mencapai batas toksik dapat menyebabkan stres oksidatif salah satunya terhadap profil darah. Efek yang disebabkan dari penggunaan tartrazin dapat diatasi dengan memanfaatkan tumbuhan herbal sebagai terapi obat. Salah satunya buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah andaliman terhadap jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit tikus putih yang diinduksi tartrazin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kontrol negatif diberi CMC 1% selama 30 hari, kontrol positif diberi tartrazin dengan dosis 15 mg/kgBB di pagi hari dan CMC 1% di sore hari selama 30 hari, kelompok perlakuan 1, 2, 3 diberi tartrazin dengan dosis 15 mg/kgBB pada pagi hari dan ekstrak etanol buah andaliman dengan dosis bertingkat (P1=150 mg/kgBB, P2=300 mg/kgBB, P3=450 mg/kg BB) pada sore hari selama 30 hari. Tahapan penelitian ini meliputi skrining fitokimia, uji flvonoid total, uji kadar total antioksidan (IC50), pengamatan jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit menggunakan hematology analyzer. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil yang didapatkan diantaranya ekstrak etanol buah andaliman berpengaruh sangat nyata terhadap eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit dengan nilai P=0,000 dan rata-rata nilai eritrosit (6.82 µl), hemoglobin (9.00 g/dl), leukosit (11.34 µl), trombosit (434.00 mm3). Dosis ekstrak buah andaliman yang optimal untuk menangkal dan memperbaiki jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit adalah dosis 450 mg/kg BB. 

Page 39 of 161 | Total Record : 1602