cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA" : 10 Documents clear
ANALISIS RENCANA PEMASANGAN TRANSFORMATOR SISIPAN PADA SALURAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PENYULANG PAGUTAN (Studi Kasus: Transformator Distribusi AM097 Di Jalan Banda Seraya, Pagesangan, Kota Mataram) NI Made Seniari; M. Najmul Fadli; I Made Ginarsa
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.226

Abstract

Data lapangan menunjukkan pembebanan Transformator Distribusi AM097 di Jalan Banda Seraya Pagutan, Kota Mataram, sudah overload sebesar 92,82%, tegangan pelanggan paling ujung bernilai 183,85 V, rugi daya saluran 15,87 kW. Drop tegangan mencapai 25,10% melebihi batas yang diizinkan dalam SPLN No.72 tahun 1987 dengan nilai maksimal 5%. Untuk memperbaiki kondisi jaringan maka dilakukan analisis rencana pemasangan transformator sisipan menggunakan simulasi ETAP. Dengan memperhatikan penempatan transformator sisipan pada jarak 313,18 m dari transformator utama, beban transformator utama 69,16%, transformator sisipan kapasitas 100 kVA dibebani 47,13%. Hasil simulasi menunjukkan tegangan di ujung beban 222,3 V, drop tegangan 3,16%, dan rugi daya saluran sebesar 4,16%.
DISTANCE RELAY PROTECTION COORDINATION ANALYSIS OF HIGH VOLTAGE TRANSMISSION LINE 150 KV LOMBOK POWER SYSTEM Risca Arie Wahyuningsih; Agung Budi Muljono; Supriyatna Supriyatna
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.230

Abstract

Sistem kelistrikan Lombok telah mengoperasikan saluran transmisi udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV dan hingga saat ini terus mengalami pengembangan. Pembangunan SUTT ini merupakan usaha meningkatkan kualitas serta keandalan suatu sistem kelistrikan. Oleh karena itu, diperlukan proteksi yang baik untuk menjaga keandalan penyaluran energi listrik. Salah satu rele yang digunakan pada proteksi sistem kelistrikkan Lombok adalah rele jarak. Rele jarak bekerja sebagai pengaman utama pada saluran transmisi. Rele ini mengukur besar impedansi gangguan berdasarkan arus dan tegangan yang terdeteksi oleh rele. Penelitian ini menghitung setting impedansi rele jarak pada Z1pri, Z2pri dan Z3pri, kemudian menguji dengan melakukan simulasi hubung singkat menggunakan software ETAP 7.5. Hasil perhitungan setting rele jarak di Ampenan untuk memproteksi saluran Ampenan - Jeranjang impedansi saluran 3,25 Ω (7,543 km) adalah Z1pri= 2,6057 Ω (6,0345 km), t1 = 0 detik; Z2pri = 13,7056 Ω (31,7406 km), t2 = 0,4 detik; Z3pri = 24,7209 Ω (57,2508 km), t3 = 1,2 detik. Impedansi setting rele lebih besar dari impedansi gangguan yang terdeteksi oleh rele sehingga rele jarak sudah dapat melindungi sistem. Hasil penelitian memperlihatkan grafik koordinasi impedansi dan waktu setting rele jarak pada masing-masing seksi zone proteksi.
ANALISIS KOORDINASI ISOLASI DI GARDU INDUK KUTA TERHADAP TEGANGAN LEBIH AKIBAT SAMBARAN PETIR PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV supriyatna Supriyatna; elan criyanto; agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.237

Abstract

Sambaran petir pada saluran transmisi 150 kV dapat menimbulkan tegangan lebih yang akan membahayakan peralatan jika tegangan tersebut melampaui tingkat isolasi dasar peralatan (TID). Metode untuk mengetahui nilai lightning performance digunakan teori gelombang berjalan dan elektrogeometris. Metode pantulan berulang digunakan untuk menentukan jarak maksimum antara arrester dengan peralatan yang dilindunginya. Berdasarkan hasil penghitungan diperoleh jumlah gangguan petir pada saluran transmisi 150 kV Sengkol-Kuta yaitu 1,2984 gangguan per 100 km pertahun dengan kualifikasi “Pentanahan bagus; perisai cukup” sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan. Koordinasi isolasi di gardu induk Kuta terhadap tegangan lebih akibat sambaran petir pada saluran transmisi 150 kV dikatakan baik karena: Dari hasil perhitungan didapatkan nilai arus pelepasan arrester sebesar 3,9180 kA. Sedangkan arus pelepasan nominal arrester sebesar 10 kA. Hal ini berarti bahwa arus pelepasan arrester lebih kecil 6,0820 kA dari arus pelepasan nominal. Jarak maksimum pemasangan arrester dan transformator sebesar 57 meter. Sedangkan jarak pemasangan arrester dan transformator yang ada dilapangan sebesar 48 meter. Hal ini berarti bahwa jarak pemasangan arrester dan transformator yang ada dilapangan lebih kecil 9 meter dari jarak maksimum arrester dan transformator dari hasil perhitungan. Tegangan akhir yang sampai di transformator sebesar 588,2783 kV. Sedangkan Tingkat Isolasi Dasar (TID) transformator yang digunakan sebesar 650 kV. Hal ini berarti bahwa tegangan tertinggi pada transformator lebih kecil 61,7217 kV dari Tingkat Isolasi Dasar (TID) transformator yang digunakan.
PENGUKURAN PERFOMANSI GAME ON LINE DI DAERAH RURAL DALAM VARIASI WAKTU DAN KARAKTER HERO PADA MOBILE LEGEND BANG BANG Made Sutha Yadnya; Sudi Mariyanto Sasongko; Lalu Alfian Wahyudi
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.235

Abstract

The use of online games in the Industrial 4.0 eras continues to grow to pamper its consumers. On the consumer side wants to get the best service from providers. This publication is describing the data and connection requirements of online games specifically for Mobile Legend Bam Bang in terms of telecommunications performance. Measurements were made using parameters of throughput, packet loss, and delay. Measurement variations are carried out according to time. The busy time used is 6 am to 11 pm. The results are in accordance with general hypotheses, but there are some things that are anomaly measurements.
ANALISIS SISTEM PENGETANAHAN ELEKTRODA PELAT PADA GARDU HUBUNG GOMONG MATARAM DITINJAU DARI TEGANGAN LANGKAH Ni Made Seniari; Nawi Naufan Nada; I Made Ginarsa
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.206

Abstract

Sistem proteksi petir (SPP) eksternal yang memiliki fungsi menyalurkan arus petir didalam tanah (bumi)adalah elektroda pengetanahan. Arus yang dialirkan didalam tanah menimbulkan medan listrik (E), tegangan langkah (ΔV) dan arus di permukaan tanah (IT), hal ini dapat membahayakan objek disekitar SPP. Objek yang diamati yaitu gardu hubung (GH)Gomong Mataram yang tersambar petir langsung 18, 30, 392 kA;25,100, 200 kHz. GH Gomong memilikipengetanahan 2 pelat sejajar masing-masing 1×0,5 m2 berjarak 12 m yang ditanam 1 m dibawah permukaan tanah. Simulasi menunjukkan dengan injeksi392 kA;200 kHz pada posisi masing-masing (0;-6,1;-1,5) dan (0;6,1;-1,5)menghasilkan nilai E= 0,1282 V/m, ΔV= 2,137 V, dan IT =0,007916 A.Rekomendasi penambahan pelat dan pengetanahan grid tidak dilakukan karena nilai tegangan langkah masih dibawah standar IEEE std 80-2000 yaitu 7 kV.
SINKRONISASI GENERATOR DENGAN PENGENDALI BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 I Made Ari Nrartha; Sultan .; Agung Budi Muljono; I Made Ginarsa; Warindi Warindi
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.227

Abstract

Generator yang masuk ke sistem jala-jala listrik harus melalui proses sinkronisasi. Syarat sinkronisasi adalah generator dan jala-jala sistem harus mempunyai urutan fase yang, maginitud tegangan setiap fase, dan frekuensi yang sama. Diperlukan pengaturan otomatis prime mover dan sistem eksitasi generator untuk memenuhi syarat sinkronisasi. Pengaturan ini mengusulkan pengaturan otomatis prime mover dan sistem eksitasi menggunakan penyearah terkendali dari sumber tegangan AC konstan ke teganagn DC variabel. Pengaturan berbasis Arduino Mega untuk mengolah hasil pengukuran sensor tegangan dan sensor frekuensi dari generator dan jala-jala listrik. Selisih hasil pengukuran sensor-sensor tersebut sebagai dasar pengaturan prime mover dan sistem eksitasi. Arduino mega mengirim sudut penyalaan untuk pengaturan prime mover dan sistem eksitasi ke arduino pro mini pada modul penyearah terkontrol untuk prime mover dan sistem eksitasi. Hasil penelitian menunjukkan pengaturan kecepatan prime mover menghasilkan perubahan frekuensi generator dengan kenaikan 1 rpm menghasilkan kenaikan 0,0352 Hz. Pengaturan tegangan eksitasi menghasilkan perubahan tegangan Vrms generator dengan kenaikan 1 volt tegangan eksitasi menghasilkan kenikan tegangan generator sebesar 4.0427 volt. Kondisi sinkron yang ditunjukkan oleh sinkronoskop, selisih tegangan dan frekuensi generator dengan jala-jala listrik tiga fase yang ditampilkan LCD modul sinkronisasi adalah sebesar 0,13% untuk selisih tegangan dan sebesar 0,12% untuk selisih frekuensi.
IMPLEMENTASI DAN PERANCANGAN SISTEM KENDALI POSISI KETINGGIAN (ALTITUDE) QUADCOPTER BERBASIS ARDUINO UNO R3 Zaenudin Ramli; Made Budi Suksmadana; Giri Wahyu Wiriasto
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.233

Abstract

ABSTRAK Sebuah quadcopter dilengkapi dengan sensor ultrasonic HC-SR04 yang digunakan untuk membaca jarak yang bertujuan untuk menahan posisi ketinggian dari quadcopter. Pemanfaatan quadcopter tersebut pada bidang militer, multimedia, dan untuk penelitian yang tidak dapat dijangkau oleh manusia akan sangat tepat, khususnya untuk mengambil gambar dan video serta untuk pengambilan data penelitian. Quadcopter yang dirancang ditugaskan untuk mampu menahan posisi ketinggian tertentu sesuai dengan set-point yang diberikan. Pengambilan keputusan sistem, kontrol motor brushless sebagai aktuator, dan pengontrolan sensor-sensor dilakukan oleh mikrokontroler (atmega328). Pengendali kestabilan dan pengaturan posisi ketinggian quadcopter menggunakan kendali PID yang telah diterapkan kedalam sistem. Hasil dari penelitian ini adalah quadcopter mampu menahan posisi ketinggian sesuai dengan set-point yang diberikan dan quadcopter mampu stabil di ketinggian tersebut, untuk menahan posisi ketinggian 10 cm rata-rata error-nya 0.42 cm, posisi ketinggian 20 cm rata-rata error-nya 0.29 cm dan posisi ketinggian 30 cm rata-rata error-nya 0.32 cm. Kata kunci : quadcopter, sensor ultrasonic HC-SR04, IMU MPU6050, mikrokontroler, kendali PID
Pengolahan Sinyal Geomagnetik di Regional Lombok dengan Metode Fraktal Bulkis Kanata; Teti Zubaidah; I Gusti Ayu Kusdiah
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.215

Abstract

Lombok Island is one of the islands in Indonesia with a high level of seismic activity, because Indonesia itself is in the ring of fire. Mount Rinjani is an active volcano that can be associated with seismicity on the island which can affect changes in geomagnetic fields in this case can cause geomagnetic anomalies. Based on this, a study of the fractal dimensions of geomagnetic signals in the Lombok region used data of Kupang Observatory (KPG), Kakadu (KDU) and Guam (GUA) to determine anomalies that could be suspected as earthquake precursors. The fractal dimension of a destructive earthquake is seen in the range 12-43 days before the earthquake event and 5-46 days for small earthquakes. Fractal dimension values are linear with earthquake distance to the observatory.
IDENTIFIKASI SUARA MENGGUNAKAN METODE MEL FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENTS (MFCC) DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Erina Nursholihatun; Sudi Mariyanto Sasongko; Abdullah Zainuddin
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.232

Abstract

The voice is basic humans tool of communications. Speakers identifications is the process of recoqnizing the identity of a speaker by comparing the inputed voice features with all the features of each speaker in the database.There are two step of speaker identification process: feature extraction and pattern recognition. For the characteristic extraction phase using Mel Frequency Cepstrum Coefficient (MFCC) method. The method of pattern recognition using backpropagation artificial neural networks that compares the test data with the reference data in the database based on the variable result in the learning process. The result from the research show that increasing SNR (Signal to Noise Ratio) value will determine the success of the speaker recognition system. The higher SNR (Signal to Noise Ratio), will increase percentage level of recognition. Average accuracy speakers recoqnition of the speakers data without noise generating is 86%, the biggest average accuracy speakers recoqnition is 92 % in the data with 80 dB SNR level, and the lowest average accuracy is 45 % in the data with 80 dB SNR level. Rejection rate testing result of speakers outside the database is 100 %.
PERLINDUNGAN DAN PEMANTAUAN GANGGUAN DAYA BALIK PADA GENERATOR TIGA FASE 1 KVA BERBASIS PADA ARDUINO MEGA 2560 Muhammad Ulul Azmi; I Made Ari Nrartha; Sultan Sultan
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.229

Abstract

Generator adalah bagian utama pada pembangkitan energi listrik untuk mensuplai daya ke sistem. Generator dapat terganggu akibat gangguan daya balik, yaitu generator menyerap daya dari sistem. Gangguan daya balik dapat merusak generator, sehingga generator harus diisolir dari sistem. Penelitian ini merancang sebuah sistem perlindungan dan pemantauan gangguan daya balik pada generator tiga fase 1 kVA menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai komponen utama. ACS712-20A sebagai sensor arus dan ZMPT101B sebagai sensor tegangan. TFT touchscreen sebagai antarmuka yang digunakan untuk seting daya balik dan waktu pemutusan. Hasil pengujian sensor, kesalahan ukur sensor arus 1.47%, 4.10%, dan 3.59%, sensor tegangan 0.20%, 1.22%, dan 0.77% untuk fase R,S, dan T. Simulasi ganggun daya balik dilakukan dengan cara menurunkan dengan cepat kemampuan penggerak mula sehingga daya generator menjadi negatif. Sehingga daya dari sistem mengalir ke generator, mengakibatkan sistem perlindungan daya balik pada generator bekerja. Semua operasi generator tersebut terpantau secara real time pada TFT touchscreen.

Page 1 of 1 | Total Record : 10